SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI



Kalau Omni Berniat Baik, Langsung Cabut Saja Gugatannya

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 09 Desember 2009 0 komentar

Niat RS Omni Internasional mencabut gugatan perdata atas Prita Mulyasari dicibir. Bila RS Omni memang ingin berniat baik, semestinya langsung saja cabut gugatan, tanpa syarat apa pun.

"Kalau Omni ingin cabut ya langsung cabut saja, kenapa mesti menawarkan perdamaian. Kalau sudah dicabut itu juga kan nanti faktanya bisa meringankan pidana bagi Prita," jelas pendukung Prita, Enda Nasution, melalui telepon, Rabu (9/12/2009).

Enda yang juga salah seorang penggagas koin keadilan untuk Prita ini pun menyayangkan bila kemudian ada embel-embel di balik tawarn damai yang digagas Depkes dan sudah diamini Omni itu.

"Jangan sampai seperti dahulu, tawaran damainya mensyaratkan adanya permintaan maaf, mengaku salah dan lainnya," tambahnya.

Enda juga mengaku dukungan untuk Prita terus mengalir termasuk dalam pengumpulan koin. Uang yang terkumpul sudah mencapai Rp 7 juta, semuanya dalam bentuk koin.

"Ini baru di posko kami saja di Wetiga di Jl Langsat (Kebayoran). Masih ada posko-posko lain yang tersebar. Ppengumpulan koin akan kami tutup pada 14 Desember dan dengan total di semua posko pada 17 Desember," terangnya.

Rencananya pada 20 Desember juga akan dilakukan konser untuk Prita. "Tempatnya masih dicari," katanya.

'Maju Terus Mbak Prita'

Enda juga menjelaskan poskonya juga kedatangan tamu, Arfi dan Ita, yang membuat lagu 'Maju Terus Mbak Prita', yang didedikasikan untuk Prita Mulyasari.

Lagu itu dipasang di situs koin keadilan. Berikut penggalan syair yang diciptakan suami istri tersebut:

Maju terus mbak Prita huuuu
Berjuang demi keadilan semua

Lewat milis, facebook, twitter, kami berpadu
Berdoa bersatu menyatukan jalan

204 juta yang kau butuhkan
Kami kan sediakan
Kami kan usahakan

"Rencananya lagu ini akan dinyanyikan di depan Prita pada 20 Desember nanti," tutup Enda.

Sumber Berita :

| | edit post

Berikut Draft Perdamaian Prita-Omni

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar


Kedua pihak sepakat menyelesaikan masalah dengan saling memaafkan. Departemen Kesehatan menawarkan mediasi untuk mendamaikan Prita Mulyasari dan Rumah Sakit Internasional Omni Alam Sutera. Namun, hingga kini perdamaian atas kasus pencemaran nama baik yang dilakukan Prita terhadap RS Omni itu belum menemui titik temu. "Jika draf perjanjian ini ditandatangani, kami sepakat perkara perdata dicabut dan membebaskan Prita dari ganti rugi yang dibutuhkan. Tapi dari pihak kuasa hukum Prita meminta pidana dicabut. Masalahnya ini kan bukan kewenangan kami," kata kuasa hukum RS Omni, Risma Situmorang. Penghentian kasus pidana, kata Risma, adalah kewenangan penegak hukum. Sesuai pasal 75 KUHP, pelapor bisa mencabut aduannya maksimal 3 bulan. "Sedangkan kasus ini sudah dari Agustus 2008," kata Risma. Berikut draf perdamaian yang disampaikan kuasa hukum RS Omni dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Antara No 45A, Jakarta Pusat, Rabu 9 Desember 2009. Pihak pertama adalah Prita, dan pihak kedua adalah RS Omni. 1. Kedua pihak sepakat bahwa segala permasalahan antara pihak pertama dengan pihak kedua yang terjadi sebagai akibat dari peristiwa di atas dianggap telah selesai dengan saling memaafkan dan saling menghargai. Oleh karena itu tidak akan melanjutkan, baik pada saat ini maupun di masa mendatang. 2. Kedua pihak sepakat bahwa kedua pihak mencabut perkara perdata yang sudah dicatatkan di pengadilan atau sedang berjalan prosesnya di pengadilan. 3. Kedua pihak sepakat untuk menyerahkan perjanjian perdamaian ini kepada pengadilan untuk digunakan sebagai pertimbangan dalam perkara pidana yang sedang berjalan berproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 4. Kedua pihak sepakat untuk tidak mengajukan keluhan, pengaduan, gugatan ataupun penuntutan baru, dalam bentuk apapun, baik melalui instansi penegak hukum, penasehat hukum, maupun media massa baik cetak maupun elektronik. 5. Pihak kedua dengan itikad baik membebaskan pihak pertama dari kewajiban membayar ganti rugi kepada pihak kedua. 6. Kedua pihak sepakat untuk mengembalikan hubungan baik antara pihak pertama dengan pihak kedua. 7. Perjanjian ini mulai efektif berlaku terhitung sejak tanggal ditandatanganinya perjanjian ini oleh kedua pihak.

Sumber Berita :

| | edit post

Arti Penting Kembalinya Bibit-Chandra ke KPK

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 07 Desember 2009 0 komentar


VIVAnews - Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah hari ini akan kembali ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Mereka akan memulai lagi pekerjaannya sebagai pimpinan KPK.

Menurut Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua kembalinya Pak Bibit dan Chandra bukanlah sesuatu yang perlu dibesar-besarkan.

"Karena selama ini saya menganggap tidak ada persoalan sama sekali dengan mereka berdua," kata Abdullah, ketika dihubungi VIVAnews, Senin 7 Desember 2009 malam.

"Bagi saya, keduanya selama ini hanyalah menjalankan cuti selama tiga bulan," tambah Abdullah.

Meski demikian, kembalinya mereka berdua ke KPK punya arti penting. "Membuktikan tuduhan atas kriminalisasi kepada mereka berdua tidak terbukti,sehingga saya yakin kinerja pegawai KPK akan semakin baik," kata dia.

Menurut Abdullah, Pak Bibit dan Chandra selama ini menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai prosedur. "Namun dituduh menyalahgunakan wewenang dan pada akhirnya tidak terbukti."

"Ini memperlihatkan bahwa selama ini segenap jajaran KPK mulai dari level pimpinan hingga pegawai sudah bekerja secara prosedural dan profesional," tambah Abdullah.

Bibit dan Chandra berhenti sementara dari KPK karena menjadi tersangka kasus pidana. Bibit dan Chandra dituduh telah menyalahgunakan kewenangan dan menerima suap.

Pasca penerbitan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) oleh Kejaksaan Agung, kemarin KPK menerima keputusan Presiden terkait pengaktifan kembali Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah sebagai Wakil Pimpinan KPK.

Keppres itu berisi dua hal. Yakni, pemberhentian dengan hormat kepada Mas Achmad Santosa dan Waluyo sebagai pimpinan sementara KPK. Serta, pengaktifan kembali Chandra dan Bibit.

Serah terima jabatan dari Waluyo-Ota kepada Bibit-Chandra akan dilakukan siang ini pukul 14.00.

Sumber Berita :

| | edit post


VIVAnews - Hubungan bangsa Indonesia dan Kamboja ternyata mulai terjalin sejak sebelum masa Raja Jayawarman II di Kamboja, yaitu sebelum abad ke-9. Buktinya, warisan kebanggaan kedua bangsa, Candi Borobudur dan Candi Angkor Wat, memiliki kesamaan.

Demikian menurut kalangan cendekia dan pemerhati sejarah dalam seminar mengenai penelitan Candi Borobudur dan Angkor Wat di kota Siem Reap, 5-6 Desember 2009, seperti yang diungkapkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kamboja.

Berdasarkan peninggalan arkeologi serta catatan beberapa prasasti, interaksi dan hubungan antara masyarakat Kamboja dan penduduk Jawa bahkan telah terjadi pada abad ke-6. Interaksi ini terjalin melalui kegiatan perdagangan yang melibatkan kerajaan di Kamboja dan Indonesia pada masa itu.

Bahkan, dari beberapa model relief yang terdapat di Candi Angkor Wat, ternyata banyak ditemukan kesamaannya dengan yang terdapat di Candi Borobudur dan Prambanan.

Maka, Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Ngurah Swajaya, mengusulkan beberapa rekomendasi konkrit kerjasama kedua negara, seperti pelaksanaan riset mengenai hubungan sejarah kedua negara, pendirian pusat informasi mengenai Borobudur di Siem Riep dan Angkor Wat di Jawa Tengah sebagai salah satu program sister temple antara Siem Riep dan Jawa Tengah.

“Ini melanjutkan kerjasama bidang restorasi cagar budaya dunia seperti yang telah dilakukan melalui proyek kerjasama teknik merestorasi salah satu candi di Siem Riep oleh Indonesia tahun 1994, penjajagan kerjasama sister sites warisan budaya dunia dan kerjasama antara otoritas pengelola warisan budaya Borobudur dan Siem Riep,” kata Swajaya.

Seminar ini juga menghasilkan rekomendasi untuk menjajaki promosi bersama dalam menarik wisatawan asing mengunjungi Borobudur dan Angkor Wat. Sebagai catatan, pada tahun 2008 Angkor Wat berhasil menarik wisatawan manca negara sebesar 1,2 juta sementara wisatawan mancanegara ke Borobudur dan Prambanan berjumlah 400 ribu orang.

Pertemuan dua hari ini juga dihadiri Dirjen Sejarah dan Purbakala-Depbudpar RI dan Dirjen Warisan Budaya-Kementerian Kebudayaan dan Seni Kamboja, wakil gubernur Siem Reap dan Dirjen Apsara Authority Kamboja, PT. Taman Wisata Borobudur serta peserta dari Angkor University, Build Bright University-Siem Reap dan Royal University of Fine Arts-Phnom Penh.

Sumber Berita :

| | edit post


Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui International Conference of Islamic Scholars (ICIS) kembali akan mengumpulkan ulama dan cendekiawan Muslim tingkat dunia pada 19-21 Desember 2009 .

Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi yang juga Sekretaris Jenderal ICIS di Jakarta, Senin, mengatakan, kali ini pertemuan akan membahas konsep persaudaraan Muslim dunia.

"Alhamdulillah kerja pramuktamar secara konseptual hampir selesai. Tinggal satu konsep ukhuwah Islamiyah dualiyah (persaudaraan Muslim tingkat dunia) yang akan dikonsep bersama ulama negara-negara Muslim dunia yang diselenggarakan oleh ICIS," katanya.

Rencananya 100 ulama dan cendekiawan akan hadir, antara lain dari Iran, Mesir, Syiria, Lebanon, Libya, Irak, Palestina, Jordania, Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura dan Indonesia.

Akan tampil sebagai pembicara dalam forum ini antara lain DR Muhammad Salim Al Awwa (Mesir), DR Bassam Sabbagh (Syiria), Ayatullah Muhammad Ali at Taskiri (Iran), Hujjatul Islam wal Muslimin Muchsin Qumi (iran), Prof DR Fathullah Zayadi (Lybya), Prof DR Khalid Hindawi (Qatar), Prof DR Muchsin Abdul Hamid (Irak), serta DR Alwi Shihab dan Prof DR Said Aqil Siraj (Indonesia).

Menurut Hasyim, kegiatan yang didukung At Taqrib Baina Madhahib Al Islamiyah yang berpusat di Iran itu merupakan bagian dari kegiatan pramuktamar ke-32 NU.

Sebelumnya PBNU juga menyelenggarakan workshop kontraterorisme yang dihadiri 90 peserta dari berbagai negara.


Sumber Berita

| | edit post



Solo (ANTARA) - Sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi dan Informatika serta anggota organisasi massa "Republik Aeng-aeng" menggelar aksi solidaritas mengumpulkan uang koin sebagai wujud solidaritas kepada Prita Mulyasari, Senin.

Aksi yang diselenggarakan di Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo itu, dilakukan dengan mengumpulkan uang koin dari para pengguna jalan tersebut.

Selain mengundang perhatian para pengguna jalan, aksi tersebut juga mampu menarik solidaritas dari sejumlah pelaku usaha di kawasan itu.

Bahkan, salah satu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sukodono yang berada tidak jauh dari lokasi aksi juga memberikan uang koin pecahan Rp25 sejumlah Rp25.000 melalui pegawai BPR itu.

Tidak sedikit pengguna jalan yang tidak memberikan uang koin, tetapi malah uang kertas pecahan lebih besar.

"Kami menolak masyarakat yang memberikan uang kertas. Aksi ini hanya bertujuan mengumpulkan uang koin sebagai wujud solidaritas kami untuk Prita," kata salah satu peserta aksi itu, Mayor Haristanto.

Ia mengatakan tidak ada target yang ditentukan dalam aksi ini, karena aksi yang mereka lakukan hanya sekedar sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan hukum yang dialami Prita.

"Aksi ini akan kami lakukan hingga satu minggu ke depan. Setelah terkumpul, kami akan meneyrahkan uang koin tersebut ke Posko Peduli Prita di Jakarta," kata Mayor Haristanto.

Senada dengan itu, peserta aksi lainnya, Syarif Hidayatullah mengatakan, aksi yang mereka lakukan juga merupakan dukungan moral kepada Prita dan keluarganya.

"Selain itu, adanya aksi ini juga diharapkan dapat menggugah pemerintah untuk dapat segera mereformasi aparat hukumnya," kata Syarif.

Sementara itu, Prita Mulyasari yang sebelumnya menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik RS Omni Internasional Alam Sutera Tangerang telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tinggi Banten.

Prita diharuskan membayar denda sebesar Rp204 juta kepada rumah sakit tersebut

Sumber Berita

| | edit post

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sering mengatakan akan berdiri paling depan dalam pemberantasan korupsi. Namun dengan sikapnya terkait aksi 9 Desember nanti, tidak membuktikan hal tersebut.

"Daripada terlalu khawatir akan diturunkan, Presiden lebih baik berdiri paling depan dalam aksi tersebut untuk meneguhkan upaya pemberantasan korupsi," kata Koordinator ICW, Danang Widoyoko di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (7/12/2009).

Menurut Danang, selama 100 hari kerja SBY, tidak ada program kerja yang terlihat baik di mata publik. Presiden hanya sibuk mengurusi perbaikan citra atas pekerjaan anak buahnya yang tidak profesional. Dalam hal ini kepolisian dan kejaksaan terkait kasus Chandra dan Bibit.

Koordinator Kontras Usman Hamid menegaskan, kekhawatiran Presiden SBY terhadap aksi di hari antikorupsi tersebut karena mengalami krisis kepemimpinan. Bahkan dengan sering mengumbar informasi intelijen, SBY hanya memperkeruh situasi.

"Bahkan saya malah khawatir, aksi itu bisa batal karena presiden," imbuhnya.

Tokoh kristen Romo Beni Susetyo juga ikut mengatakan, tidak ada indikasi revolusi sosial dalam aksi nanti. Dengan tokoh-tokoh agama yang akan hadir nanti, indikasi untuk penggulingan kekuasaan tidak akan terjadi.

"Presiden malah sebaiknya mendukung itu," tegasnya.

Sumber Berita

| | edit post

Khotbah Jum'at 04 - Desember 2009

Diposting oleh paguyubancirex Jumat, 04 Desember 2009 0 komentar



Ass.Wr.Wb.

Marilah kita menuju keimanan dan ketaqwaan yang prima

Taqwa :

- Memenuhi Rukun Islam (Syahadat, Sholat, Puasa, Zakat & Haji)Justify Full
- Memenuhi Rukun Iman (Allah, Malaikat, Rasul, Kitab, Kiamat & Takdir)
- Ihsan (Beribadah kepada Allah dan kita yakin Allah melihatnya & Ihlas)

Kiamat :

Tanda-tanda Kiamat :

~ Banyak anak durhaka kepada orang tuanya
~ Orang kehilangan rasa malunya
~ Tidak tampak kerjanya hidup bermewah-mewah

Terjadinya Kiamat :

~ Hanya Allah yang tahu (urusan Allah) semua mahluk tidak ada yang tahu waktunya
~ Datang secara tiba-tiba (semua selain Allah merasa sangat berat)
~ Bumi akan memuntahkan tulang-belulang semua penghuninya
~ Allah mengembalikan bentuk yang telah mati seperti semula (hidup lagi)
~ Dikumpulkan diantara Makah - 492km - Madinah melebar ke Palestina/Baitul Maqdis
~ Digiring ke Padang Mahsyar untuk dihisab (masa peradilan)

Dari kronologis terjadinya kiamat secara logika kita bisa membaca bahwa Bumi tidak hancur karena masih dijadikan tempat berkumpulnya mahluk Bumi yang dihidupkan kembali setelah matinya walaupun telah mencapai jutaan tahun, bisa dibayangkan bahwa jumlahnya akan sangat banyak.

Pada masa manusia dihidupkan lagi maka ada dua perliku manusia (ketakutan/ketenang an). Takut karena perilaku tidak ber-iman sedang merasa tenang karena ke-imanan-nya.

Semoga ringkasan khotbah ini dapat dijadikan sarana kita untuk meningkatkan keimanan dan ke taqwaan, kesadaran kita untuk menjadi manusia sebagaimana di titahkan untuk menjadi penyelamat alam semesta (rahmatan lil alamin) dapat kita wujudkan dari sisi religi, ini adalah kehakikian hidup.

Wass.wr.wb.
Khotib

| | edit post

TIP SEHAT TRADISIONAL

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 03 Desember 2009 0 komentar

Yth. Pembaca Blog

Selagi kita gak baca berita aktual mungkin perlu juga untuk mengetahui beberapa tip kesehatan dan perawatan kesehatan dengan sarana yang mudah dan murah tapi bermanfaat bagi yang mau mempraktekkannya :

Terapi yang enak bagi yang kepingin punya keturunan :

Buah Nangka yang Matang (enak khan)
Untuk makan nangka agar tidak mengganggu kinerja mag adalah tidak memakan sisa nangka yang ada dibalik/dibelakang bijinya, makan saja bagian yang enak sekeliling biji.
Manfaatnya apa bila selama 3 (tiga) hari berturut-turut mengkonsumsi nangka akan meluruhkan sisa/residu obat-obat kimia yang tertampung dalam darah dan pencernakan.
Reaksinya akan diare tapi tidak sakit perut, selanjutnya bersihkanlah dengan memakan timun (bonteng) sehari berikutnya sehingga semua sisa kimiawi akan hilang.
Langkah berikutnya adalah berhubungan intim dengan baik dan sehat terutama pada masa-masa subur.

Untuk meningkatkan kesuburan dan kesehatan hormonal tambahlah makanan anda dengan mengkonsumsi Ikan Sembilang (Lele laut) untuk lauk pauk pada waktu makan.
Insya Allah dalam waktu kurang lebih 2 bulan sang istri akan merasakan tanda-tanda kehamilan.

Apabila aroma tubuh ingin berbau sedap maka konsumsilah Ketumbar (bumbu dapur semacam lada) setelah di sangrai (goreng tanpa minyak) setiap pagi dan sore masing-masing sebutir boleh dikunyah atau di telan apabila tidak tahan baunya.

Manfaat lain bagi ibu hamil 7 bulan yang telah mengkonsumsi Ketumbar sampai saat melahirkan maka sang bayi akan mempunyai aroma yang harum semerbak termasuk vagina sang itu juga wangi.

Air susu lancar pada saat bayi pertama lahir (sesaat setelah melahirkan)

Untuk memancing air susu ibu (ASI) sesaat setelah bayi lahir, disarankan ketika bayi dimandikan sang ibu mengkonsumsi kacang tanah goreng kurang lebih 1 ons (sebaiknya yang baru dikupas dari kulitnya) bisa merk apa saja yang penting pilih kancang tanah yang bagus, insya Allah ketika bayi diletakkan di dada ibu pasca dimandikan, ASI telah siap dikonsumsi sang bayi.

Obat luka dalam (akibat operasi/caesar)

Obat luka dalam (operasi) biar cepat kering dan tidak infeksi adalah Daun Kembang Sepatu (waribang) kurang lebih 7 lembar direbus dengan 0,6 litter air hingga mendidih, setelah air rebusan hangat silahkan diminum pagi dan sore selama beberapa hari. Daun Kembang Sepatu yang bunganya berwarna putih lebih baik dari pada yang berbunga merah tetapi tetap punya manfaat yang sama. Insya Allah luka akan segera sembuh, efek penyembuhan dibarengi dengan rasa kantuk ringan.

Semoga bermanfaat,
Pramono Edi.

| | edit post
Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 01 Desember 2009 0 komentar

PENGUMUMAN

Kabar gembira buat rekan-rekan Paguyuban Cirex
Bahwa Pak Ketua Paguyuban Cirex telah bertemu dengan Pihak tiketing
Kereta Api di Jakarta untuk menjalin kerjasama
yaitu memberikan komunitas ini
mendapatkan kemudahan dalam membeli tiket kereta api.
Untuk secara Teknisnya sedang di diskusikan,
hasilnya akan kita kabarkan segera


Salam
Admind Paguyuban Cirex

| | edit post