SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI



Ratusan Kura-Kura Mati Mendadak( Cirebon )

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 10 Maret 2010 0 komentar


Cirebon: Lebih dari 200 ekor kura-kura jenis belawa mati secara misterius dalam dua bulan terakhir di Taman Cikuya, Cirebon, Jawa Barat. Hingga Rabu (10/3), kura-kura yang tersisa tinggal sekitar tiga puluh ekor. Menurut pengelola Taman Cikuya, hasil pemeriksaan sementara dokter hewan dari Dinas Peternakan Cirebon menunjukkan, binatang amfibi itu mati akibat serangan bakteri dan jamur Saprolegnia serta Aspergilus.

Berdasarkan hasil pendataan, kura-kura yang mati terdiri dari berukuran kecil hingga besar. Bahkan dari ratusan kura-kura, ada lima yang diperkirakan berumur lebih dari 100 tahun. Sejauh ini, upaya yang dilakukan agar kura-kura langka ini bisa bertahan hidup adalah dengan melakukan karantina terhadap satwa yang masih hidup. Selain itu, petugas juga melakukan sterilisasi kolam dan penangkaran telur.

Sementara itu, warga Desa Belawa sangat mengharapkan adanya upaya penyelamatan oleh pemerintah daerah. Dengan demikian, kura-kura khas Belawa ini tidak punah. Warga juga berharap agar Taman Cikuya dapat dikembangkan menjadi obyek wisata menarik karena memang sangat membantu pendapatan desa.
::News Link::

| | edit post

Jakarta - Wendy dan Heru begitu terpesona. Mata dua bocah ini tidak bisa lepas dari rangkaian kereta api miniatur yang melintasi daerah perbukitan yang juga miniatur. Tangan mereka ingin menjangkaunya, namun seorang pegawai cafe mencegahnya.

Di Trainz Cafe, lantai 3, Pondok Indah Mal I, Jakarta Selatan, orang memang bisa betah duduk berlama-lama sambil menikmati makanan, melihat kereta api mini mengitari kota buatan .

"Enak main di sini, Om. Bisa lihat kereta-keretaan kayak beneran. Lagian tempatnya dekat Timezone, jadi bisa sekalian main," jelas Wendi saat ditanya detikcom, Rabu (10/3/2010).

Ternyata bukan hanya anak-anak saja yang tertarik dengan diorama kereta api di kafe tersebut. Dua perempuan berusia sekitar 40-an tahun juga tampak sangat menikmati diorama kereta mini itu sebelum pergi meninggalkan cafe.

Diorama kereta api memang menjadi andalan Trainz kafe. Pemiliknya, Ramzy Alkatiri, adalah penghobi miniatur kereta dan dia berharap diorama itu bisa menjadi kelebihan dibandingkan cafe lainnya.

"Tapi yang rutin ke sini biasanya para penggemar kereta miniatur. Mereka biasanya datang setiap akhir pekan," jelas Raziv, pengelola Trainz Kafe.

Luas cafe ini sekitar 20x10 meter. Di bagian depan ada toko miniatur dan aksesoris kereta. Diorama terdapat di bagian dalam menghadap pintu masuk, di samping tempat makan. Ada juga layanan bengkel perbaikan kereta yang rusak.

Diorama berukuran 17x2,5 meter menampilkan suasana pedesaan di Jerman. Dalam diorama itu terdapat sejumlah rumah mini khas pedesaan di Jerman. Ada juga stasiun, pemadam kebakaran, pabrik serta beberapa bangunan khas Eropa. Adapun latar belakangnya adalah pegunungan Harz yang terdapat di Jerman. Nuansa Jerman ini semakin terasa dengan melintasnya miniatur kereta api cepat InterCity Express (ICE) milik Deutsche Bahn (PTKA Jerman).

"Kami memang sengaja mengambil nuansa Jerman dengan latar belakang pegunungan Harz. Suasana Jerman sangat eksotis dengan bangunan rumah di pedesaan yang bernuansa klasik," jelas Raziv.

Untuk membangun sebuah diorama berskala 1:184 dengan kereta miniaturnya, tentu bukan perkara gampang. Butuh sedikitnya 6 pekerja dan memakan waktu selama hampir 2 bulan. Adapun biaya yang dikeluarkan mencapai Rp 700 juta. Biaya tersebut sudah termasuk pengadaan tiga rangkaian kereta api miniatur.

Biaya yang sangat besar ini cukuplah membayar kebanggaan sang pemilik. Diorama di Trainz Cafe diklaim yang terbesar di Indonesia. Diorama ini juga memakai arus listri AC dan DC sekaligus sehingga bisa memainkan kereta miniatur buatan Amerika dan Eropa.

Hal ini penting juga, karena para penghobi kereta api tidak hanya makan dan menonton kereta mini. Mereka juga memainkan kereta yang mereka bawa dari rumah. Jadi mereka makan sambil menonton kereta miliknya berputar-putar.

Tak heran kalau pengelola kafe agak kerepotan mengatur penggunaan lintasan. Belum lagi mengawasi lintasan dari tangan iseng anak-anak yang menggerakan tuas perpindahan jalur kereta. Akibatnya kereta bisa tabrakan. Oleh karena itu, laju kereta diatur lambat-lambat saja.

"Yang kami khawatirkan bukan anak-anaknya, tapi keretanya. Sebab kalau kereta bertabrakan dalam kecepatan tinggi bisa hancur-hancuran keretanya," terang Raziv.

Harga kereta miniatur memang tidak murah. Menurut Sukamto, penghobi dan penjual kereta miniatur, harga untuk lokomotifnya saja berkisar Rp 7-43 juta. Bahkan ada lokomotif kereta yang harganya mencapai Rp 100 juta. Belum lagi harga gerbong-gerbong rangkaian yang harganya berkisar Rp 700 ribu-3 juta per unitnya. Seluruh kereta miniatur dan aksesorisnya pun harus diimpor.
:: News Link::

| | edit post


Jakarta - PT Kereta Api (PT KA) akan menyiapkan kereta tambahan menjelang hari raya Nyepi dan Wafat Isa Almasih. Masyarakat yang berlibur akan lebih banyak pada hari kejepit.


"Daops I telah menyiapkan tambahan perjalanan KA untuk Jumat 12 Maret (menjelang Nyepi) dan Kamis 1 April (menjelang Wafat Isa Almasih)," kata Kahumas Daops I PT KA Sugeng saat dihubungi wartawan, Rabu (10/3/2009). Nyepi jatuh pada Selasa 16 Maret. Sedangkan Wafat Isa Almasih Jumat 2 April.

KA tambahan itu adalah Argo Lawu berangkat dari Stasiun Gambir pukul 21.05 WIB tujuan Purwokerto, Yogyakarta, Solo, dengan 400 tempat duduk. Selain itu ada KA Parahyangan berangkat dari Stasiun Gambir tujuan Bandung berangkat pukul 19.15 dan 21.05 WIB dengan kapasitas masing-masing 350 tempat duduk.

"Kami prediksi dari tanggal 12 April 2010 (akan ramai), karena orang kita suka menjepit hari libur," kata dia.

Menurut Sugeng, akan ada kenaikan tarif menjadi Rp 300-370 ribu untuk harga tertinggi dan jarak terjauh. Jumlah penumpang diprediksi akan naik 17-23 persen untuk kelas bisnis dan eksekutif dan 13-15 persen untuk kelas ekonomi.

"Kami juga mengantisipasi perjalanan reguler. Ada tambahan 50 tempat duduk untuk kelas eksekutif dan 75 tempat duduk untuk kelas bisnis," pungkasnya.
::News Link::

KA Tegal Arum Anjlok Di Indramayu

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 09 Maret 2010 0 komentar

Jakarta - Kereta Api Kelas Ekonomi Tegal Arum jurusan Jakarta-Tegal, sekitar pukul 22.00 WIB anjlok di KM 175 Desa Kongsijaya Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Diduga penyebab anjloknya Kereta Api Jurusan Pasar Senen-Tegal ini akibat roda ban dari Gerbong 3 terlepas dari as.

"Ada seperti kembang api dari roda di gerbong 3. Sempat panik khawatir terbakar," ujar warga sekitar, Warji saat ditemui detikcom di lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut seluruh perjalanan KA dari Jakarta menuju Cirebon maupun sebaliknya mengalami keterlambatan. Setelah 8 jam lebih jalur baru akan kembali normal.

"Normal baru jam 06.30 WIB nanti, karena jalurnya harus bergantian," kata Kepala Humas Daop I Sugeng Priyono saat dikonfirmasi detikcom.

Menurut sugeng, akibat kejadian tersebut, bantalan rel sepanjang 1,3 Km di KM 175 Desa Kongsijaya mengalami kerusakan sehingga harus diperbaiki secepatnya. "Setiap kereta harus berhenti di Stasiun Jatibarang dan Telaga Sari untuk bergantian," terang Sugeng.

Seluruh penumpang KA yang anjlok akhirnya diangkut menggunakan KA Brantas jurusan Kediri-Jakarta. KA yang anjlok pun masih dilakukan evakuasi dari bantalan rel oleh pihak PT KAI Daop III Cirebon.
::News Link::

| | edit post

Surat Pembaca

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 08 Maret 2010 0 komentar

Berita soal angkutan paska kereta api saya sangat setuju dengan ketertiban dan keteraturan jangan cuma di Gambir, tapi juga distasiun seluruh JABODETABEK
JABODETABEK jadikanlah Pilot Project bukan jadi pangkalan ojek, bisa dirasakan ketidaknyamanan ketika keluar/masuk stasiun kereta api

Pintunya tidak lebar sehingga serba berdesakan, dihadang tukang ojek, taxi dan bajay yang menawarkan jasanya, kayaknya kita jadi gak merdeka banget,

sudah capek duduk dikereta dengan fasilitas seadanya ketika keluar masih dihadapkan dgn ketidak teraturan para pengemudi jasa angkutan lain, apa......
apalagi keluar dari stasiun Jatinegara, udah ribet tambah mikrolet dan metromini ngetem sembarangan, udah sempit tambah crodit, Indonesiaku bangunlah.

Ditulis Oleh;
Ketua Paguyuban CIREX



| | edit post

PT KA Proses Empat Taksi di Gambir

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar


PT KA Proses Empat Taksi di Gambir

Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api (KA) Daop I Jakarta sedang memroses kembali empat perusahaan taksi yang akan diperbolehkan beroperasi di Stasiun Gambir, Jakarta.

"Empat lagi sedang diproses untuk menempati slot di Gambir. Sebelumnya kan sudah ada tiga perusahaan. Total slot di Gambir kan 36," kata Kahumas PT KA Daop I Jakarta, Sugeng Priyono saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Penegasan itu untuk menjawab keinginan sejumlah perusahaan yang berminat menjadi perusahaan taksi yang bisa beroperasi di Stasiun Gambir.

Pada Senin (8/3), sejumlah pengemudi taksi di luar taksi yang diperbolehkan beroperasi di Gambir, sejumlah tukang ojek dan pengemudi bajaj berdemontrasi di depan Stasiun Gambir.

Aksi demo yang intinya memprotes pengaturan dan penertiban angkutan umum berupa taksi dan bajaj di stasiun itu diikuti oleh sekitar 70 orang dan berlangsung sekitar satu jam mulai dari pukul 12.30 WIB dan sempat memblokir pintu masuk Stasiun Gambir.

Setelah aksi di depan Stasiun Gambir, mereka pindah di depan Kantor Kementerian BUMN di Jalan Merdeka Selatan sekitar pukul 17.00 WIB dan membubarkan diri setelah 30 menit kemudian.

Sugeng menjelaskan, prinsipnya perusahaan taksi mana pun yang berminat dipersilakan mengajukan diri dan jika memenuhi kriteria yang ditetapkan, langsung bisa menempati slot yang disiapkan di Stasiun Gambir.

"Tentu harus memenuhi persyaratan di sini, baik administrasi maupun teknis," kata Sugeng.

Sejak awal Februari 2010, Sugeng menyebutkan, EZ Parking, mitra parkir PT KA bersama manajemen PT KA Daop I telah menyeleksi 25 perusahaan peminat dan menentukan tiga operator, yaitu Blue Bird, Pusaka Satria dan Dian Taksi.

Tiga taksi inilah yang nantinya berhak menurunkan dan mengangkut penumpang dari Stasiun Gambir, sedangkan lainnya hanya berhak menurunkan penumpang.

"Selanjutnya, penumpang akan dikenakan biaya tambahan (surcharge) sebesar Rp3.000 tiap menggunakan taksi stasiun," katanya.

Selama ini, PT EZ Parking yang berwenang mengelola lahan parkir di Gambir. PT EZ sudah sejak lama ditunjuk sebagai pengelola lahan parkir di stasiun itu.

Perusahaan ini membayar kontrak sewa lahan parkir sebesar Rp530 juta per tahun ke PT KA.

Sementara itu, informasi yang beredar di kalangan pengunjuk rasa menyebutkan bahwa setiap satu slot di Stasiun Gambir sewanya sebesar Rp7 juta per bulan.

News Link

| | edit post


Jakarta - Puluhan sopir taksi non-Blue Bird, tukang ojek dan bajaj menggelar aksi blokir pintu masuk stasiun Gambir. Aksi dilakukan karena pihak stasiun dituding menerapkan tarif sewa pangkalan terlalu tinggi. Hal ini sontak dibantah.

Kahumas Daerah Operasi 1 (Daops 1) PT KA, Sugeng Priyono mengatakan, sejak tahun 2009, stasiun Gambir memang sedang dilakukan pembenahan internal. Hal ini dipicu oleh banyaknya keluhan penumpang yang menggunakan jasa kereta api, khususnya persoalan angkutan setelah turun dari kereta.

"Mereka semua pada komplain, Gambir itu tidak seperti yang dibayangkan. Banyak taksi yang membuat tarif seenaknya, lalu tukang ojek yang menawarkan dengan cara memaksa, dan lain-lain," jelas Sugeng saat dihubungi detikcom, Senin (8/3/2010).

Akibat keluhan itu, manajemen Gambir membuat aturan ketat tentang angkutan umum yang diizinkan 'mangkal'. Hanya taksi dengan tarif argo dan jelas perusahaannya yang diizinkan memiliki pangkalan.

Selain itu, disiapkan 36 lokasi untuk lokasi menunggu para sopir taksi. Sebagai biaya perawatan tempat, PT KA memang mengenakan tarif sebesar Rp 7,5 juta per bulan.

"Rp 7,5 per bulan itu relatif murah. Itu resmi masuk perusahaan (PT KA), mereka yang demo itu nggak mau, pengennya gratis," lanjutnya.

Dengan anggaran tersebut, PT KA mengaku ingin membuat Gambir menjadi lokasi yang lebih nyaman dari sebelumnya. Mulai dari taman, tempat kebersihan, hingga angkutan transportasi.

"Masuk stasiun tanpa peron, toilet gratis, penumpang datang dan berangkat ditata. Sampai taman pun ditata. Perusahaan taksi harus jelas, identitas sopir taksi harus jelas dan lain-lain," tambahnya.

Bagaimana jika para sopir taksi itu terus protes?

"Demo itu kan ada prosedurnya. Kita serahkan saja pada kepolisian," pungkasnya.

:: Link News ::

| | edit post


VIVAnews – Sedikitnya 100 pengemudi taksi, bajaj, dan ojek sepeda motor berunjuk rasa di lobi Stasiun Gambir, Senin 8 Maret 2010 siang. Mereka minta agar larangan mangkal di sekitar stasiun dicabut. Tapi, warga lainnya malah setuju bila kawasan ini bebas dari pangkalan angkutan umum yang setiap hari dinilai bikin semrawut.

Para pengemudi berorasi di depan stasiun. Sementara kendaraan mereka parkir di sekitar pintu masuk dan pintu keluar stasiun.

Mereka berteriak minta bertemu dengan pengelola stasiun kereta api agar dapat langsung menyampaikan keberatan atas kebijakan larangan beroperasi di sekitar stasiun.

Aksi ini mendapat penjagaan aparat Polsek Gambir. Aparat berjaga-jaga di sekitar pintu agar para pengemudi tidak merangsek masuk stasiun.

Sementara itu, akibat aksi demonstrasi ini, sebagian calon pembeli karcis kereta terganggu. Misalnya yang dialami Sapar, salah satu pengemudi mobil. Dia tidak bisa masuk dan terpaksa mengurungkan niat untuk membeli tiket ke Jawa.

Menanggapi aksi itu, sebagian warga yang setiap hari melintas di sekitar kawasan Gambir malah mendukung upaya pengelola Stasiun Gambir untuk menertibkan lingkungan stasiun.

“Soalnya selama ini tiap pagi macet. Gara-gara taksi dan bajaj mangkal sembarangan. Mereka itu kan tidak pernah mau tertib,” kata Franki Nugroho.

Franki menambahkan kawasan Gambir harusnya jadi simbol ketertiban kota Jakarta. Jadi, kawasan ini harus dibebaskan dari angkutan umum yang selalu memicu kesemrawutan lalu lintas.

:: News Link :::

| | edit post

KA Tabrak Tiga Sepeda Motor

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar




Kereta api Baraya Geulis jurusan Cicalengka-Bandung-Padalarang menabrak tiga sepeda motor di perlintasan rel Jalan Garuda, Bandung. Satu orang tewas dan dua orang terluka dalam kejadian ini.

::; Link News :::

| | edit post

Peniadaan KA Bandung - Jakarta Keberangkatan Pukul 04:00

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 07 Maret 2010 0 komentar

Surangga Wijaya - suaraPembaca



/ilustrasi ist.
Jakarta - Saya seorang karyawan di salah satu perusahaan swasta yang berkantor di Jakarta yang memaksa saya untuk melakukan perjalanan pulang pergi Jakarta - Bandung setiap akhir pekan. Seperti biasa saya kembali ke Bandung setiap hari Jumat sore dan berangkat ke Jakarta hari Senin dini hari.

Kurang lebih 2 (tahun) saya melakukan rutin hal tersebut di atas. Untuk mengurangi kesalahan biasanya saya memesan tiket untuk pemberangkatan hari Senin dini hari jauh-jauh hari sebelumnya dan saya membeli untuk beberapa tiket hari Senin sekaligus. Alangkah kagetnya saya sewaktu membeli tiket untuk hari Senin tanggal 1 Maret 2010 pada hari Jumat, 26 Februari 2010 pukul 13.30 di Stasiun Kiaracondong. Petugas yang berada di loket mengatakan bahwa untuk ke depan keberangkatan dari Bandung ke Jakarta setiap Senin pukul 04:00 ditiadakan karena diganti dengan kereta barang.

Hal itu tidak menjadi masalah besar bagi saya karena kebijakan jadwal keberangkatan menjadi hak mutlak PT Kereta Ap (PT KA), karena saya tetap harus menuju Jakarta setiap hari Senin saya membeli 2 tiket. Satu tiket Argo Gede Senin, 01/03/2010 pukul 06:00 dan satu tiket lainnya Parahyangan untuk hari Senin, 08/03/2010 pukul 05:00 karena memang menurut petugas bersangkutan jadwal yang biasa saya gunakan sudah tidak ada lagi.

Hari Minggu tanggal 28/02/2010 pukul 08:15 saya terkaget karena teman saya baru mendapatkan tiket perjalanan untuk hari Senin, 01/03/2010 pukul 04:00. Saya mohon penjelasan dari pihak PT KA mengenai kejadian yang saya alami. Karena saya sudah membeli tiket untuk beberapa minggu ke depan dengan jadwal yang tidak sesuai karena keterangan dari petugas loket.

Demikian surat pembaca ini saya buat sebagai pengungkapan rasa kecewa. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

:::News Link:::::
Salam,
Surangga Wijaya
Jl Binong Jati Nur Ummat I No 6 Bandung
sami_hehe@yahoo.co.id
081221337887

| | edit post