SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI



Pengguna KRL Ekonomi AC Ciujung - Tanah Abang Tak Terbendung

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 16 Juni 2010 0 komentar


Jakarta - Kami adalah pengguna jasa kereta rel listrik (KRL) Ekonomi AC Ciujung Serpong - Tanah Abang - Serpong. Alat transportasi ini sangat membantu kami dalam menjalankan aktivitas sehari-hari karen beberapa nilai lebih.

Antara lain karena bebas dari kemacetan lalu lintas, waktu tempuh yang singkat, kondisi kereta yang masih baik dan nyaman, kedisiplinan awak kereta yang melarang pedagang asongan ikut naik, letak stasiun kereta api yang strategis, jadwal pemberangkatan dan kedatangan kereta yang sesuai dengan jam kerja, serta harga tiket yang terjangkau. Tidak berlebihan rasanya jika kami mengacungkan jempol kepada PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Commuter Jabodetabek selaku pihak pengelola jasa angkutan transportasi tersebut.

Sejak setahun menjadi pengguna jasa KRL Ekonomi AC Ciujung Serpong - Tanah
Abang - Serpong kami melihat adanya peningkatan pengguna jasa transportasi ini. Hal ini sedikit banyak mempengaruhi nilai lebih sebagaimana kami sebutkan di atas. Khususnya pada KRL Ekonomi AC Ciujung Tanah Abang - Serpong yang diberangkatkan pada pukul 17.15. Sebagaimana lazim kita ketahui bersama jam pulang kantor berkisar antara pukul 16.00 sampai dengan pukul 18.00.

Kereta yang tersedia dan mungkin dijangkau untuk jam-jam tersebut adalah KRL Ekspres AC pada pukul 16.30, 17.45, dan 17.55, serta KRL Ekonomi AC Ciujung pada pukul 17.15. Mengingat KRL Ekspres AC tidak berhenti di setiap stasiun pemberhentian dan harga tiketnya hampir dua kali lipat lebih mahal dari KRL Ekonomi AC Ciujung KRL Ekonomi AC Ciujung lebih memenuhi kebutuhan sebagian besar penumpang.

Dahulu ketika KRL Ekonomi AC Ciujung belum sepopuler sekarang menggunakan kereta ini sangat nyaman. Meskipun tidak mendapat tempat duduk (berdiri) karena penumpangnya tidak berjubel. Namun, saat ini kondisi di setiap gerbong sangat penuh. Terkadang penumpang yang naik dari Stasiun Palmerah yang merupakan stasiun kedua setelah stasiun pemberangkatan Tanah Abang tidak dapat terangkut karena setiap gerbong kereta sudah penuh. Kalau pun terangkut kondisi di dalam sangat tidak nyaman karena terjepit di antara penumpang lain. Sampai-sampai petugas pengecek karcis tidak dapat melakukan tugasnya.

Mereka tidak dapat bergerak maju terhalang penumpang yang berjubel. Kondisi seperti ini membuat kereta ini tidak memungkinkan lagi untuk digunakan oleh para wanita hamil dan lansia. Karena, dapat membahayakan keselamatan.

Bukannya penumpang lain tidak toleran memberi ruang yang lebih leluasa atau memberi tempat duduk kepada para wanita hamil ataupun lansia tetapi hal tersebut memang tidak mungkin dilakukan. Karena, sangat penuhnya gerbong. Para wanita hamil dan lansia inilah yang tidak dapat bergerak menuju tempat yang lebih nyaman atau menuju tempat penumpang yang akan memberikan tempat duduknya.

Jika bagi wanita hamil dan lansia membahayakan maka bagi penumpang lain kondisi gerbong kereta yang penuh tersebut menjadi tidak nyaman. Para penumpang terpaksa harus berdempet-dempetan dengan lawan jenis dengan posisi-posisi yang tidak nyaman.

Tidak hanya bagi penumpang wanita namun penumpang laki-laki pun mungkin merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut. Kami berharap kejahatan pencabulan sebagaimana telah terjadi di transjakarta beberapa waktu yang lalu tidak sampai terjadi di KRL Ekonomi AC Ciujung.

Karena itu melalui surat pembaca ini kami meminta perhatian serius dari PT KAI
Commuter Jabodetabek selaku pengelola angkutan KRL Ekonomi AC Ciujung untuk segera mendesain dan mengimplementasikan solusi efektif dari permasalahan ini. Khususnya untuk KRL AC yang diberangkatkan pada jam pulang kantor. Mungkin penambahan gerbong KRL Ekonomi AC Ciujung atau penggantian salah satu jadwal KRL Ekspres AC yang diberangkatkan sore hari menjadi KRL Ekonomi AC Ciujung dapat menjadi alternatif solusi. Mengingat pada sore hari jadwal KRL Ekspres AC ada tiga kali sedangkan KRL Ekonomi AC hanya satu kali. Padahal, KRL Ekonomi AC Ciujung lebih banyak diminati.

Mohon tanggapan dari PT KAI Commuter Jabodetabek.

Ayu Inayati Shoim
BSD City Sektor 12.4
Kencana Loka Blok R No 55 Serpong
Tangerang Selatan
ayushoim@gmail.com
085714037538

| | edit post
Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 15 Juni 2010 0 komentar

KEPADA YTH

Saya atas nama keluarga mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada Rekan-Rekan keluarga besar paguyuban Cirex atas Do’a, ucapan duka cita, dan simpati yang begitu mendalam,berkenaan dengan berpulangnya ke Rahmatulloh ayahanda kami tercinta, kami hanya bisa mendo’akan semoga amal baik dari rekan2 di balas oleh ALLOH SWT tuhan yang Maha ESA, aminn….

Salam

Fajar Iskandar

fajariskandar@yahoo.com

http://fajariskandar.purworejo.asia


| | edit post


Jakarta - PT. SAP Indonesia mengumumkan bahwa PT. Kereta Api Indonesia, perusahaan kereta api terbesar di Indonesia, secara resmi mengimplementasikan solusi SAP ERP (Enterprise Resource Planning). Untuk meningkatkan kinerja dan mempermudah sistem pelaporan di berbagai unit kerja di Kantor Pusat, Daerah Operasi, serta Divisi Regional, PT. Kereta Api Indonesia (KAI) bekerjasama dengan PT. Telkom Indonesia memulai pengaplikasian program yang berbasis teknologi informasi. Program SAP ini implementasinya dimulai pada tanggal 1 Juni 2010, dari hal teknis hingga yang terkait masalah sumber daya manusia untuk mengoperasikan program. Rencananya tanggal 1 Januari 2011, Sistem SAP ERP akan go-live. Dengan adanya penerapan SAP ERP, maka akan menciptakan sebuah platform tunggal yang terinterkoneksi dengan keuangan, sumber daya manusia, dan kegiatan operasional PT. KAI lainnya. Diharapkan, perusahaan dapat melakukan proses terhadap berbagai hal secara tepat waktu, dan meningkatkan kontrol manajemen. Tidak lain hal ini dilakukan bertujuan agar PT. KAI selalu bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna jasa kereta api. Penggunaan SAP ERP bisa memberikan gambaran yang konsisten terhadap kegiatan dan informasi keuangan di seluruh organisasi, yang memungkinkan kegiatan pelaporan menjadi lebih cepat, juga lebih akurat. Dan juga bisa meningkatkan pengawasan dalam kegiatan operasional yang dilakukan bersama-sama. Selain itu, SAP ERP juga bisa berguna untuk menentukan apakah sebuah rute yang dilalui oleh kereta api bisa ditambah frekuensinya atau bahkan bisa dihapuskan. Tidak sebatas itu saja, PT. KAI juga bisa merencanakan, melaksanakan, dan memonitor rolling stock, serta kegiatan pemeliharaan terhadap infrastruktur yang dimiliki agar menjadi lebih baik. Direktur Personalia dan Umum PT. KAI, Joko Margono, mengemukakan bahwa adanya sistem ini telah lama dinanti, mengingat tantangan yang dihadapi PT. KAI sekarang ini semakin lama semakin besar. “Penggarapan akan dikerjakan oleh tim fungsional yang bekerja secara fulltime,” tutur Joko. Tim yang akan menggarap SAP ERP ini berjumlah sekitar 20 orang yang tergabung dari berbagai unit pelaksana teknis di kantor pusat serta tim dari PT. Telkom Indonesia dan Metrasys. Dia mengharapkan, dengan pengalaman yang dimiliki oleh PT. Telkom Indonesia, maka tim dari PT. KAI bisa belajar dengan cepat. Sehingga penggunaan SAP ERP ini bisa sesuai dengan target, yaitu pada 1 Januari 2011 nanti. Senada dengan Joko, Direktur Keuangan PT. KAI, Achmad Kuntjoro, juga menginginkan penggunaan sistem SAP ERP bisa dimulai pada awal tahun. “Sistem ini mesti bisa berjalan pada akhir tahun,” kata Achmad. Menurut Kuncoro, Direktur proyek SAP PT. KAI, diperlukan sebuah transformasi lengkap terhadap infrastruktur teknologi informasi yang dimulai dari tingkat teratas sampai bawah dalam organisasi dan di seluruh unit bisnis. “Kami tidak bisa bergantung lagi pada sistem yang kami kembangkan sendiri. Hampir semua sistem back office perusahaan akan diganti sesuai dengan kebutuhan dan penerapan sistem terpadu akan menjadi platform yang strategis bagi perusahaan,” kata Kuncoro. “Visi kami adalah untuk memberikan layanan yang terbaik bagi pelanggan dan memenuhi tujuan yang ingin dicapai oleh para stakeholders. Penerapan solusi SAP ERP adalah sejalan dengan visi kami tersebut,” jelas Kuncoro.

::: News Link :::

| | edit post


Malang - Keterangan mengagetkan diungkapkan oleh Hendro Diarjo (27), pelaku penyanderaan terhadap penumpang KA Malabar tujuan Bandung-Malang. Warga Kabupaten Jember itu dalam keterangannya kepada polisi, mengaku penyanderaan itu pengaruh dirinya selesai menggelar ritual di Gunung Kawi. "Pelaku mengaku selesai ritual di Gunung Kawi, semua yang dilakukan terkait dengan kegiatannya itu," kata Kasatreskrim Polresta Malang AKP Decky Hermansyah dihubungi melalui telpon genggamnya, Sabtu (11/6/2010) siang. Decky mengaku pihaknya belum dapat mengetahui motif dari aksi penyanderaan ini. Apakah murni dilakukan pelaku atau upaya lain setelah pelaku tertangkap basah melakukan aksi kejahatan. "Motif belum dapat kami ketahui, pelaku sendiri menggunakan pecahan kaca untuk melumpuhkan korban," terangnya. Diketahui, korban Nur Widiastuti (46), warga Jalan Nakulo II No 3, Kecamatan Mahayu, Kabupaten Bekasi, ini menumpang KA Malabar tujuan Bandung-Malang dari Solo. Selama perjalanan korban berada di gerbong bisnis satu. Sementara pelaku sendiri menumpang kereta dari Stasiun Kepanjen atau sekitar 25 kilometer sebelum kereta berhenti terakhir di Stasiun Besar Malang. Aksi penyanderaan sendiri terjadi saat korban hendak meninggalkan tempat duduk. Mendadak pelaku langsung menodongkan pecahan gelas ke arah lehernya. Aksi itu sempat membuat panik penumpang lain dan melaporkan kepada petugas keamanan kereta api. Setelah 15 menit proses negoisasi dilakukan petugas kepolisian yang datang ke lokasi kejadian. Akhirnya mampu membebaskan korban dari jeratan pelaku. "Tidak ada barang bukti berupa senjata tajam atau barang berbahaya lain diamankan dari tangan pelaku. Karena pelaku menggunakan pecahan gelas untuk menodong korban," tegas Decky.

::: News Link :::

| | edit post

Jakarta - Saya adalah salah satu komuter Bandung - Jakarta yang berdomisili di Bandung. Adanya travel cepat via Tol Cipularang sempat membuat saya tidak menggunakan jasa kereta api karena waktu tempuh menggunakan kereta api tidak signifikan dibanding travel.

Tetapi, seiring dengan perbaikan PT Kereta Api (Persero) atas kereta Bandung Jakarta atas pelayanan di kereta, terlebih di saat saya membutuhkan layanan yang menawarkan kenyamanan perjalanan, saya kembali menggunakan kereta api Bandung Jakarta pulang pergi.

Keberadaan Argo Parahyangan sebagai pengganti kereta Parahyangan dan Argo Gede membuat saya semakin yakin akan itikad baik PT Kereta Api (Persero) untuk memperbaiki pelayanannya. Sehingga, moda kereta api yang sempat ditinggalkan konsumen menjadi semakin kompetitif.

Namun, saya akan menyampaikan keluhan mengenai pelayanan PT Kereta Api pada Senin, 7 Juni 2010 lalu. Saat itu saya menaiki Kereta Api Argo Parahyangan dengan jadwal keberangkatan pukul 04:00. Ternyata kereta terlambat sampai 04:15. Selain itu, ternyata kereta berhenti di Stasiun Cimahi, dengan alasan BLB (Berhenti
Luar Biasa) seperti kata kondektur yang saya tanya.

Dari dua hal itu saya sangat kecewa. Karena, pertama, rumah saya berada di Kotabaru Parahyangan letaknya lebih dekat dari Stasiun Cimahi dibanding stasiun Bandung. Untuk perjalanan yang seharusnya jam 04:00 terlambat sampai 15 menit itu sudah luar biasa. Mengingat tidak ada kereta yang lewat di jalur tersebut pada jam itu. Hampir mustahil terlambat karena sedang menunggu kereta yang akan datang (langsir).

Kedua, saya harus datang ke Stasiun Bandung karena petugas loket selalu berkata bahwa untuk perjalanan pukul 04:00 hanya berangkat dari Bandung. Tidak berhenti di
Stasiun Cimahi. Saya yang dari Padalarang harus berangkat ke Bandung selama ini,
tetapi kenapa kereta pukul 4 itu bisa BLB di Cimahi? Apakah yang naik dan meminta kereta untuk BLB di Cimahi adalah 'pejabat' negara?

Secara hukum setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama. Tetapi, mengapa setiap saya minta kereta untuk berhenti di Cimahi, tidak dapat dilakukan untuk keberangkatan Senin, pukul 4 pagi kecuali tanggal 7 Juni 2010 lalu? Ketepatan waktu dan kesesuaian jadwal adalah hal mendasar yang menjadi nilai lebih dari moda kereta api dibanding moda transportasi lain.

Saya menunggu komitmen PT Kereta Api (Persero) atas pernyataan yang sudah disiarkan di media massa bahwa PT Kereta Api (Persero) telah meningkatkan layanan kereta api. Khususnya Bandung Jakarta yang memiliki potensi besar. Sekian dan terima kasih.

Ir Alexander Pratomo MT
Jinggaprakarsa 23 Tatar Jingganagara
Kotabaru Parahyangan Padalarang
allexppratomo_777@yahoo.com
08122027851

Jakarta - Menanggapi Suara Pembaca yang disampaikan oleh Bapak Wahid Najmuddin pada detik.com Rabu, 2 juni 2010 tentang "Petugas Tiket Nakal" di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. Sebelumnya kami menyampaikan permohonan maaf atas kekhilafan petugas kami serta ucapan terima kasih atas kepedulian Bapak.

Semoga dengan kepedulian Bapak akan lebih meningkatkan layanan PT KAI (Persero) Daop VI yang kini terus dilakukan perbaikan.

Tentang keluhan Bapak terkait layanan petugas kami yang melakukan kesalahan sudah ditindaklanjuti dengan memanggil petugas tersebut untuk dilakukan pembinaan. Apa bila kekeliruan ini merupakan sebuah kesengajaan tentunya kepada yang bersangkutan akan dikenai hukuman disiplin sesuai porsi kesalahannya.

Perlu kami informasikan bahwa saat ini PT KAI (Persero) Daop VI Tengah melakukan perbaikan kualitas layanan. Tentunya juga perbaikan kualitas SDM. Terkait perbaikan yang kini tengah berlangsung di Daop VI, kami berharap sekiranya Bapak menemukan petugas kami yang melakukan tindakan tidak terpuji ketika memberikan pelayanan kepada pengguna jasa KA, berkenan Bapak untuk melaporkan kepada Kepala Stasiun terdekat atau manajemen PT KAI (Persero) Daop VI. Supaya, kami dapat terus melakukan perbaikan dan pembinaan pada petugas kami.

Demikian tanggapan suara pembaca ini kami sampaikan teriring harapan semoga Bapak tetap setia menggunakan KA sebagai moda transportasi.

Eko Budiyanto
Ka Humas PT KAI (Persero) DAOP VI Yogyakarta
Jl Lempuyangan No 1 Yogyakarta
08112511270

| | edit post

Biker Tewas Tertabrak Kereta di Ulujami

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Jakarta - Seorang biker tewas tertabrak kereta api di perlintasan kereta Ulujami, Jakarta Selatan. Tubuh korban langsung terlempar dari motornya dan tewas di tempat kejadian.

"Korban mengendarai motor Supra Fit dengan nomor polisi B 6803 SHQ dan ditabrak kereta bernomor 903 jurusan Pondok Ranji-Kebayoran," kata Briptu Fajar, seperti dikutip dari situs TMC Polda Metro Jaya, Kamis (10/6/2010).

Fajar menyatakan, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu Suwadi (50), warga Jalan Permai Tengah, Jurangmangu Barat, Pondok Aren, sedang melintasi perlintasan kereta Ulujami ke arah Tanah Kusir.

Suwadi kemudian menerobos perlintasan kereta api setelah kereta pertama melintas. Namun tanpa sepengetahuannya masih ada kereta kedua yang lewat dan akhirnya menabraknya.

"Sebenarnya dari kejauhan, KA tersebut sudah membunyikan klakson. Namun korban diduga tidak mendengar dan tidak tahu ada kereta kedua yang lewat," katanya.

Saat ini, korban dibawa ke RS Fatmawati untuk diotopsi. Kasus kecelakaan ini ditangani petugas Polres Jakarta Selatan.

:: News Link ::

| | edit post

Pekerja Kontrak dan Outsourcing Geruduk PT KA

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 13 Juni 2010 0 komentar


Bandung - Sekitar 50 orang dari Serikat Pekerja Kereta Api Jabodetabek (SPKAJ) menggeruduk kantor pusat PT KA di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Senin (7/6/2010). Mereka yang merupakan pekerja kontrak dan outsourcing ini, menuntut menjadi pekerja tetap di PT KA sesuai nota dari Dirjen Pembinaan dan Kementrian Pengawasan Tenaga Kerja. Koordinator Aksi Jhon Silaban mengatakan, saat ini ada sekitar 280 orang pekerja kontrak di wilayah Jabodetabek. Mereka terdiri dari pekerja antara lain di bagian tiket dan portir (pemeriksa tiket masuk). "Kami menuntut status 280 oran ini menjadi pekerja tetap. Selain itu, kami juga meminta pihak manajemen untuk melaksanakan hasil nota yang dikeluarkan Pengawasan Depnakertrans RI," kata Jhon di lokasi aksi. Jhon mengatakan para pekerja atau buruh ini sudah ada yang bekerja sejak 1996. Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan mereka selama ini ialah pekerjaan yang berhubungan langsung dengan proses produksi. "Maka itu, kami tetap memperjuangkan hak kami yakni menjadi pekerja tetap di PT KA," jelas Jhon. Ia menambahkan, para pekerja ini berada di bawah naungan perusahaan outsourching yaitu Koperasi Wahana Jabodetabek (Kowasjab) dan PT Kencana Lima. Ia menilai, bila menilik UU 13 tahun 2003 pasal 66 ayat 1, para pekerja itu memiliki hak dan status sama dengan pekerja tetap di lingkungan PT KA. Dia menjelaskan, nota tersebut dikeluarkan pada 10 Mei 2010 oleh negara melalui Pengawasan Depnakertrans RI dengan No. B.239/PPK-NK/V/2010. Isinya ialah pekerja yang diipekerjakan di daerah kerja PT KA Jabodetabek melalui perusahaan penyedia tenaga kerja/buruh yaitu Kowasjab dan PT Kencana Lima sebelumnya berstatus sebagai pekerja tetap PT KA. Lalu, pekerjaan bagian loket, administrasi, pelayanan informasi KA, portir dan satpam di daerah PT KA Jabodetabek adalah pekerjaan yang berhubungan langsung dengan proses produksi dan dilakukan secara tetap dan terus menerus dalam operasional KA sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa angkutan umum. "Dengan nota itu, para pekerja ini mempunyai hak sama dengan pekerja tetap PT KA. Bila tak dituruti, kami secara hukum akan melalui jalur Pengadilan Industrial," papar Jhon. Aksi mereka berlangsung tertib dan dikawal puluhan aparat kepolisian. Demonstran ini membawa poster bertulis, 'Pekerjakan Kembali Sebagai Pekerja Tetap PT KA' dan 'Status Tetap Harga Mati'

::: News Link :::

| | edit post



Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memeriksa Sesditjen Kereta Api Kementerian Perhubungan Nugroho Indro. Pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan kereta api hibah bantuan dari Jepang.

"Diperiksa sebagai saksi," kata Juru Bicara Johan Budi SP saat dihubungi lewat telepon, Kamis (3/6/2010).

Nugroho diketahui datang ke KPK sekitar pukul 10.00 WIB. Menurut Johan, pemeriksaan tidak berlangsung lama. Sekitar pukul 12.00 WIB, Nugroho sudah meninggalkan Gedung KPK.

Kasus ini berawal ketika Jepang memberikan bantuan kereta api listrik pada Departemen Perhubungan pada tahun 2006-2007. Nilai proyeknya mencapai Rp 48 miliar. Saat itu Menteri Perhubungan dijabat oleh Hatta Rajasa.

Diduga, telah terjadi mark up dalam biaya transportasi pengiriman kereta tersebut. KPK sudah menetapkan mantan Dirjen Perkeretaapian Dephub Soemino Eko Saputro sebagai tersangka.


::: News Link :::

| | edit post
Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 01 Juni 2010 0 komentar

PAGUYUBAN CIREX

KUMPULAN ORANG YANG SUKA SILATURAHMI

VISI & MISI :

1. Menjadi mitra aktif bagi PT. KAI melalui kritik membangun dan mengajak penumpang kereta untuk selalu membeli tiket resmi

2. Berfungsi sebagai social control dalam pelayanan dan kepantasan harga tiket

3. Turut serta menjaga keutuhan fasilitas penumpang dan menjaga kenyamanan penumpang Cirebon Ekspres

4. Menjalin persaudaraan antar penumpang Cirebon Ekspres se Wilayah 3 (Cirebon, Kuningan, Indramayu, Sumber, Majalengka) dan Tegal.

AKTIVITAS :

1. Membantu pembelian tiket pergi pulang dari pelayanan tiket di reservasi Cirebon dengan dana talangan serta mengenakan biaya Rp. 5.000,- per tiket untuk membantu Kas Paguyuban. Pembayaran dapat dilakukan pada saat kereta mau berangkat, pesan via sms.

2. Iuran bulanan sebesar Rp. 20.000,- untuk konsumsi pertemuan keluarga anggota rutin 2 (dua) bulanan.

3. Arisan istri tiap pertemuan keluarga

4. Menjual pulsa dengan menambah biaya Rp. 1.000,- untuk pulsa dengan nilai <> 50.000 (pelayanan cukup pesan via sms yang telah dikenal/terdaftar, pembayaran pada saat ketemu di kereta)

5. Pada saat kumpul di kereta : Membuka ajang diskusi, penyembuhan penyakit ringan (sakit gigi, masuk angin, pusing, salah bantal dan stress) dengan urutan/pijat - gratis.

6. Ajang Konsultasi : Pajak, Asuransi, Perijinan Usaha, Tehnology HP, Perbankan, Produksi Sandang dan Problema Psychology Religy

PENDAFTARAN ANGGOTA :

1. Sampaikan nama lengkap, alamat, nomor hand phone dan tempat kerja kepada Sekretaris Paguyuban

2. Siap berkelakukan baik selama jadi anggota Paguyuban Cireks

| | edit post