SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI




Jakarta - Semua tempat pemesanan tiket KA untuk mudik telah diantre sebelum subuh. Dan seperti biasa, banyak pelanggan kereta kecewa karena tiket KA yang dijual di loket penjualan sangat cepat habis. "Saya baru antre 10 menit, petugas sudah bilang tiketnya habis," keluh Rian kepada detikcom, Selasa (19/7/2011) pukul 09.10 WIB. Pemesanan tiket hari ini adalah untuk keberangkatan pada 28 Agustus. Rian menyatakan, dia datang ke tempat pembelian tiket KA di dekat stasiun Bogor, Jawa Barat. Warga Tajur ini mengaku hampir setiap tahun membeli tiket. "Biasanya masih dapat, sekarang cepat sekali habisnya," katanya. Rian mengatakan, ia datang ke lokasi pembelian tiket sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu tiket penjualan masih tutup dan dia mendapatkan nomor antrean 13. Ia harus menunggu hingga loket buka. "Tapi buru saja buka, petugasnya langsung bilang tiketnya habis," katanya. Rian mengatakan, kemarin dia juga sudah antre untuk membeli tiket kereta eksekutif jurusan Surabaya untuk 27 Agustus. "Kemarin juga sama kejadiannya, loketnya baru buka langsung habis tiketnya," katanya. Rian berharap PT KAI menambah perjalanan kereta sehingga penumpang bisa terangkut. "Kalau bisa ditambah perjalanan keretanya, sehingga bisa dapat tiket," katanya. Nasib Rian tidak seberuntung Anto, warga Cibubur yang antre di Stasiun Gambir. Untuk mendapatkan tiket KA Bima jurusan Surabaya, Anto berangkat dari rumahnya pukul 04.00 WIB. Dia berhasil mendapat tiket dengan harga Rp 600 ribu, naik nyaris 100 persen.

::: News Link :::

| | edit post

Jakarta - Sejak dibuka loket pemesanan tiket mudik lebaran, Sabtu pekan lalu, sejumlah calon pemudik mulai menyerbu loket penjualan tiket H-40 lebaran di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur. Mereka rela menunggu lebih awal sebelum loket dibuka petugas stasiun pukul 07.00 WIB.

Salah satunya adalah Dedi (26), pegawai swasta di Jakarta ini rela menunggu sejak pukul 05.00 WIB untuk mendapatkan tiket pulang kampung ke Solo dengan menggunakan rangkaian kereta Senja Utama. Meski telah berjam-jam menunggu, dia pulang dengan tangan hampa.

"Saya berangkat untuk tanggal 28 Agustus tapi tidak dapat (tiket)," kata Dedi kepada wartawan di Stasiun Jatinegara, Selasa (19/7).

Sebelumnya, Dedi telah berupaya untuk membeli tiket di kantor pos Jl Pemuda, Jakarta Timur, sesuai pemberitahuan yang diumumkan pihak Kereta Api.

"Di kantor pos ternyata belum bisa, padahal pemberitahuannya bisa dibeli H-40, jadinya saya pergi ke stasiun saja. Ini juga nyolong-nyolong jam kerja. Besok coba lagi saja antre," tuturnya.

Di tempat sama, Wakil Kepala Stasiun Jatinegara Weddy Hartono mengatakan guna mengatur lonjakan antrean calon pemudik pihaknya menyediakan nomor antrean bagi para pemudik yang akan membeli tiket.

"Satu formulir sama dengan satu tiket digunakan untuk 4 tempat duduk. Kita tidak melayani formulir antrean untuk dua tujuan. Khawatir disalahgunakan calo," kata Weddy.

Sejak dibukanya pelayanan tiket online untuk calon pemudik, Weddy menambahkan, jalur perjalanan kota besar seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Solo tetap menjadi primadona pemudik.

"Hampir rata-rata pemudik tujuan kota besar," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga memberlakukan seluruh loket penjualan tiket yang berjumlah enam untuk melayani para pemudik. "Prioritas para pemesan tiket mudik dulu supaya dapat mengurai antrean," jelas Weddy.

Pantauan detikcom di layar televisi Stasiun Jatinegara yang khusus menayangkan sisa kursi, rata-rata tiket yang dipesan ludes terhitung tanggal 24 Agustus, seperti Kereta Api Senja Utama, Fajar Utama, Bogowonto, Senja Utama Solo, dan Gajayana.

::: News Link :::

| | edit post

Loket Buka 30 Menit, Tiket KA Langsung Habis

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 18 Juli 2011 0 komentar

Jakarta - Penjualan tiket mudik kereta api untuk H-3 telah habis. Padahal petugas baru membuka loket 30 menit.

Pantauan detikcom, Senin (18/7/2011), antrean sudah tampak sejak pagi hari. Di antara mereka bahkan rela menginap. "Mereka sudah antre dari semalam. Menginap sambil gantian," kata Arifin salah seorang satpam kepada detikcom di Stasiun Gambir.

Saat petugas membuka loket tepat pukul 07.00 WIB, 30 menit kemudian tiket untuk perjalanan jarak jauh pada tanggal 27 Agustus 2011 atau H-3 lebaran dinyatakan habis terjual. "

"Tiket tanggal 27 Agustus 2011 untuk seluruh perjalanan jarak jauh telah habis. Hanya tersisa tiket Cirebon Ekspres dan Parahyangan," kata petugas melalui pengeras suara.
Alhasil, ratusan calon penumpang yang mengantre kecewa. Banyak diantara mereka kaget penjualan tiket langsung bisa habis.

"Masa baru 30 menit langsung habis. Padahal antrean tidak penuh banget," ujar Edi sambil menunjukkan wajah kesal.

Edi berencana untuk memesan tiket Argo Anggrek ke Surabaya pada tanggal 27 Agustus. Namun tiket tersebut telah dinyatakan habis.

"Tadi telpon ke 121 tidak diangkat-angkat. Lama! Makanya saya antre ke sini," sergahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiket kereta yang telah habis antara lain, Argo Bima (Surabaya), Gajayana (Malang), Argo Dwipangga (Solo), Sembrani (Surabaya), Argo anggrek (Surabaya), Argo Lawu (Solo), Argo Muria (Semarang).

Untuk tiket ter tanggal 28 Agustus 2011, PT KAI baru akan membuka layanan Selasa (19/7) esok.

::: News LInk:::

| | edit post

Jakarta - Tiket kereta api yang laris manis untuk H-3 lebaran menyedot perhatian Menteri Perhubungan Freddy Numberi. Freddy berjanji membantu pemudik dengan menyiapkan kereta api tambahan.

"Nanti saya akan cek (ludesnya tiket KA). Saya akan coba tanya ke direkturnya," kata Freddy usai bertemu dengan President International Civil Aviation Organization (ICAO), Roberto Kobeh Gonzales di Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (18/7/2011).

Freddy meminta pihak PT KAI memperhatikan hal ini. Ia berharap hal tersebut terjadi bukan lantaran ada penumpukan tiket pada 1 orang.

"Kita ingin lihat bagaimana PT KAI me-manage-nya. Tetapi meskipun begitu sebagai regulator kita tetap akan membantu. Kalau perlu kita akan bantu dengan tambahan kereta ekstra di luar jam-jamnya karena kita tidak ingin ada masyarakat yang dirugikan," papar Freddy.

Tiket untuk perjalanan jarak jauh pada tanggal 27 Agustus 2011 atau H-3 lebaran dinyatakan habis terjual. Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, tiket kereta yang telah habis antara lain, Argo Bima (Surabaya), Gajayana (Malang), Argo Dwipangga (Solo), Sembrani (Surabaya), Argo Anggrek (Surabaya), Argo Lawu (Solo), Argo Muria (Semarang).

Untuk tiket ter tanggal 28 Agustus 2011, PT KAI baru akan membuka layanan Selasa (19/7) esok.

::: News Link:::

| | edit post

Jakarta - Musim perburuan tiket mudik Lebaran kerap dimanfaatkan calo yang ingin mencari keuntungan. Namun pada Senin (18/7/2011) ini, delapan calo tiket digagalkan aksinya di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

"Betul, satu jam yang lalu," ujar Kepala Humas Daops I PT Kereta Api Indonesia (KAI) Mateta Rizalulhaq ketika dikonfirmasi detikcom hari ini pukul 13.00 WIB, perihal penangkapan calo tersebut.

Mateta menjelaskan, kedelapan calo tersebut sedang diperiksa di Polsek Gambir. Ketika ditanyakan apakah tiket KA yang cepat ludes itu akibat ulah para calo, Mateta mengatakan hal itu memungkinkan karena pembelian tiket bisa dilakukan on line di mana saja.

"Kan sudah on line, tidak hanya di Gambir saja, bisa di Pasar Senen, di seluruh Indomaret, di kantor pos, sekarang seluruhnya on line. Bisa dibeli di mana saja, itu dalam waktu yang cepat, 10 menitan bisa terjual karena polanya seperti itu," imbuhnya.

Mateta juga dengan tegas menampik prasangka masyarakat bahwa 'orang dalam' terlibat dalam 'permainan' jual beli tiket. "Bukan pegawai kita, nggak benar itu. Kalau sarananya sudah siap, buat apa ditahan (penjualan tiketnya)," ucap dia.

Mengenai banyaknya keluhan terkait Call Center 121 PT KAI yang tidak bisa atau sulit dihubungi, Mateta menyatakan mungkin dalam waktu bebarengan banyak yang menggunakan Call Center 121 tersebut. "Mungkin karena banyak peminatnya, dalam waktu bebarengan jadi tidak bisa," imbuhnya.

Mateta menambahkan, akan ada kemungkinan penambahan kereta untuk mudik Lebaran nanti. Namun kapan waktu penjualan tiket kereta tambahan belum bisa diumumkan sekarang.

"Nanti akan diumumkan," tuturnya.

;:: News Link :::

| | edit post

Petugas Buru Pemodal
yang Danai Calo di Stasiun Gambir


Jakarta - Kepolisian dengan dibantu PT KAI telah mengamankan 8 orang calo tiket di Stasiun Gambir. Hingga kini petugas masih memburu pemodal yang mendanai operasional para calo tersebut.

"Kita masih buru pemodal yang memberikan uang untuk membeli tiket para para calo ini," kata Kepala Humas Daops I PT Kereta Api Indonesia (KAI) Mateta Rizalulhaq kepada detikcom, Senin (18/7/2011).

Mateta mengatakan, modus para calo tersebut biasanya ikut antre dan membeli tiket seperti penumpang lainnya. Setelah mendapatkan tiket kemudian mereka menawarkannya kepada calon penumpang di Stasiun Gambir yang kehabisan tiket.

"Mereka antre seperti penumpang lainnya," katanya.

Mateta menjelaskan, para calo ini kemudian menawarkan tiket tersebut di kawasan Stasiun Gambir. Namun transaksi dilakukan di luar lingkungan Stasiun Gambir. "Modusnya memang seperti itu," katanya.

Para calo ini tertangkap setelah petugas kepolisian melakukan penyelidikan dan penyamaran di sekitar Stasiun Gambir. Setelah tertangkap mereka dibawa ke Polsek Gambir.

"Penjagaan sudah dilakukan baik secara tertutup maupun terbuka. Kita terus berusaha mengamankan Gambir," katanya.

Mateta mengatakan, tiket yang menjadi incaran para calo adalah tiket kereta eksekutif dan bisnis. Tiket kereta ini memang selalu laris saat Lebaran tiba. "Kalau tujuannya macam-macam ada Cirebon, Yogyakarta, Semarang dan tujuan lainnya," katanya.

::: News Link:::

| | edit post

Info Lebaran

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 14 Juli 2011 0 komentar

PT KAI Siapkan 224 Rangkaian KA Lebaran

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperkirakan penumpang kereta Lebaran 2011 sebanyak 2,52 juta penumpang. PT KAI sendiri pun mempersiapkan 198 rangkaian kereta reguler, dan 26 rangkaian kereta tambahan.

Demikian disampaikan oleh Direktur Komersial PT KAI, Sulistyo Wimbo H, Kamis (14/7/2011) dalam Jumpa Pers tentang Kereta Lebaran 2011, di Gedung KAI Juanda. Turut Hadir, Direktur Operasi PT KAI, Bambang Irawan, dan VP Angkutan Penumpang, Adi Suryatmini.

Pada tahun 2010, total penumpang KA Lebaran sejak tujuh hari sebelum Lebaran (H-7) hingga tujuh hari setelah Lebaran (H+7) sebanyak 2,83 juta orang. Atau turun 0,5 persen dibandingkan volume penumpang kereta Lebaran tahun 2009 sebesar 2,84 juta orang.

PT KAI tidak menjanjikan semua penumpang terangkut. Ada masalah sarana dan keterbatasan prasarana sehingga frekuensi perjalanan kereta juga terbatas, kata Bambang Irawan. Masa angkutan Lebaran ditetapkan selama 18 hari, mulai 25 Agustus hingga 29 Agustus, dan 1 September hingga 11 September 2011.

Wimbo mengatakan, tiket kereta kereta eksekutif selama masa Lebaran ini dapat dibeli 40 hari sebelum keberangkatan. Sementara tiket kereta ekonomi dapat dipesan 7 hari sebelum tanggal keberangkatan.

::: News Link :::

| | edit post

Tiket KA Lebaran Tembus Rp 650.000

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Tiket KA Lebaran Tembus Rp 650.000


SURABAYA, KOMPAS.com — Enam pekan menjelang Lebaran, PT Kereta Api (KA) Daop 8 Surabaya sudah merancang operasi angkutan untuk melayani pemudik, salah satunya merancang tarif tertinggi yang akan ditanggung penumpang.

***::::Untuk Lebaran tahun ini tarif batas atas akan diterapkan PT KA saat arus balik yakni H1 atau tanggal 30 Agustus hingga H11 atau tanggal 11 September 2011. Tarif batas atas pada arus balik itu bisa sampai Rp 650.000 untuk semua kereta eksekutif.::::***

Kahumas PT KA Daop 8 Sri Winarto mengatakan, tarif batas atas diterapkan pada waktu-waktu tertentu, seperti Lebaran, Natal, Tahun Baru, dan hari libur nasional. Untuk Lebaran tahun ini tarif batas atas akan diterapkan PT KA saat arus balik, yakni H+1 atau tanggal 30 Agustus hingga H+11 atau tanggal 11 September 2011. “Tarif batas atas pada arus balik itu bisa sampai Rp 650.000 untuk semua kereta eksekutif,” katanya, Kamis (14/7/2011).

Tarif itu jauh lebih tinggi dibandingkan tarif pra-Lebaran 25 Agustus (H-5) hingga 29 Agustus. Pada periode itu tarif sudah termasuk batas atas, tetapi masih di bawah patokan arus balik, yakni Rp 350.000-Rp 500.000. “Karena saat arus balik itulah gawe Kereta Api di Daop 8 ini,” ujar mantan Kepala Stasiun Kepanjen Malang.

Tarif batas atas ini, kata Winarto, hanya diberlakukan pada KA eksekutif dan bisnis, sementara harga tiket KA ekonomi tetap.

Untuk angkutan Lebaran, Daop 8 mengandalkan sejumlah KA eksekutif, seperti KA Argo Anggrek Pagi dan Malam, KA Sembrani, serta KA Gumarang yang berangkat dari Stasiun Pasar Turi; KA Bima berangkat dari Stasiun Gubeng; serta KA Gajayana dari Malang.

Yang membedakan dari tahun lalu, kata Sri Winarto, pemesanan tiket bisa dilakukan 40 hari sebelum keberangkatan, misalnya tiket keberangkatan pada 25 Agustus 2011 bisa dipesan 16 Juli.

“Besok secara resmi tiket untuk tanggal 25 Agustus atau H-5 sudah bisa dipesan dan dibeli,” tuturnya.

Pemesanan tiket ini juga berlangsung secara berurutan, misalnya tiket untuk tanggal 26 Agustus bisa dipesan pada 17 Juli dan seterusnya

Untuk memberi kelonggaran kepada masyarakat, tiket KA eksekutif dan bisnis ini dapat dibeli di semua stasiun, seperti Stasiun Gubeng, Stasiun Pasar Turi, Stasiun Wonokromo, Stasiun Sidoarjo, Stasiun Mojokerto, Stasiun Malang, Stasiun Kepanjen, Stasiun Blitar, dan Stasiun Babat.

“Jadi, penumpang KA eksekutif, misalnya, di Mojokerto atau Lamongan tidak perlu ke Surabaya untuk cari tiket, di stasiun setempat juga disediakan secara online,” paparnya.

Pembelian tiket juga bisa dilakukan melalui 34 agen perjalanan dan PT Pos Indonesia. “Kalau di agen perjalanan kena biaya tambahan administrasi sekitar Rp 10.000,” katanya.

::: News Link :::

| | edit post

Tiket Menjelang Lebaran 2011

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 13 Juli 2011 0 komentar

Mulai Dibeli 40 Hari Sebelum Lebaran


Tiket kereta api angkutan Lebaran tahun ini dapat dibeli 40 hari sebelumnya Pemesanan tiket untuk angkutan mudik mulai dibuka 16 Juli 2011.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (Daops) IV, Sapto Hartoyo, mengungkapkan hal itu di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/7/2011). "Kebijakan itu berlaku di seluruh wilayah," katanya.

"Perpanjangan waktu untuk pembelian tiket kami lakukan agar tidak terjadi penumpukan pembalian tiket di stasiun dan tempat pemesanan," tambah Sapto.

Sapto memperkirakan, puncak kepadatan dari Kota Semarang akan terjadi pada empat hari setelah Lebaran, dengan jumlah penumpang sekitar 26.900 orang. Jumlah itu meningkat enam persen dibandingkan tahun 2010 lalu, yaitu 25.300 penumpang.

News link::

I=======================

| | edit post

INTERMEZO

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 11 Juli 2011 0 komentar

TUKERAN ISTRI

Senyumnya mengembang menyambutku sepulang dari kantor. Seperti biasa, wanita itu mengajakku duduk di sofa. Kemudian wanita itu membuka sepatuku, kaus kakiku dan tidak lupa menyuguhkan secangkir teh manis hangat dan sepiring kue kesukaanku. Dia adalah Heny. Istriku yang sudah 13 tahun menemaniku dan telah memberiku 3 orang anak yang lucu.Ketika awal menikah, Heny seorang wanita karir yang cantik dan menarik. Sungguh, Heny benar-benar membuatku jatuh cinta. Namun sejak kelahiran Daffa anak pertama kami, dia memutuskan untuk berhenti dari perusahaan tempatnya bekerja.

Heny ingin lebih fokus dalam merawat dan mendidik anak-anak kami. Aku tak mempermasalahkan alasannya. Aku ikut senang dan mendukungnya. Penghasilanku sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan rumah tangga kami.

Namun seiring berjalannya waktu, Heny telah berubah di mataku. Heny tak semenarik dulu lagi. Sibuknya Heny dalam mengurus rumah tangga dan merawat anak-anak kami, membuat Heny lalai dalam merawat dirinya. Heny jarang menggunakan make up, parfum, dan sering kali memakai daster butut yang selalu setia menemaninya di rumah. Menurut Heny, sangat nyaman dan adem bila memakai daster di cuaca yang sangat panas. “Mau makan malam atau mandi dulu mas?” Heny membuyarkan lamunanku. Di tangannya sudah siap handuk dan baju gantiku. Mataku sempat melirik sebuah foto pernikahan di dinding dengan tulisan dibawahnya: Heny & Ardi. Kami tampak begitu bahagia dan serasi. “Mandi saja dek, tadi di kantor aku sudah makan”, Aku terpaksa berbohong, meski sebenarnya aku belum makan, pemandangan lusuh yang ada di mataku telah merusak selera makanku. Sementara di kantor, rekan-rekan wanitaku tampilannya modis dan wangi namun di rumah wanita yang menyambutku berbeda bagai langit dan bumi. Istriku yang memakai daster lusuh dan berdandan sangat natural. Selesai mandi, segera aku masuk ke kamar Daffa. Dia tengah tertidur pulas. Di usianya yang masih 10 tahun, sudah terlihat wajahnya mengadopsi wajahku. Kukecup keningnya, selanjutnya aku beranjak menuju kamar Zahra dan Nadia. Mereka masih tidur dalam satu kamar. Kecantikan wajah keduanya mewarisi wajah Heny, istriku. Setelah kucium keduanya yang sedang terlelap, segera aku beranjak menuju kamar tidurku. Di dalam kamar, istriku sedang menyalakan lampu tidur. Aku segera berbaring ke tempat tidur yang telah rapi. Meski di rumah tidak ada pembantu rumah tangga, namun istriku mampu mengerjakan hampir semua pekerjaan rumah dengan baik. Dia memang tergolong wanita yang rajin, seolah-olah tidak ada capeknya. “Bagaimana dengan pekerjaannya di kantor, mas ?” “Baik dek” aku biasa memanggilnya dengan sebutan adek. “Bener nggak ada masalah mas? Kok kuperhatikan akhir-akhir ini mas banyak diam” “Iya, ngggak apa-apa kok,” “Syukurlah kalau begitu mas” Heny ikut naik ke ranjang sambil menyelimuti tubuhku dengan selimut yang lembut dan wangi. Aku memang tidak terlalu kuat dengan dingin AC. Aku tidak bisa nyenyak dalam tidurku, jujur aku merasakan suatu kebosanan dengan kehidupanku. Disampingku istriku tidur dengan memakai daster kembang-kembang warna kuning yang juga dipakainya saat hamil Daffa anak pertamaku, yaaa…. berarti sudah 10 tahun lebih usia daster lusuh itu. Sungguh menjadi inspirasi untuk datangnya mimpi burukku.

***********

Saat makan siang di kantor aku mengutarakan tentang kehidupan rumah tanggaku yang membosankan kepada Rudi dan Rio temen akrabku. Sambil tersenyum, silih berganti mereka mendengarkan keluhanku. “Itu karena kamu terlalu monoton Ardi, terlalu lurus berumah tangga. Sekali-kali cobalah melakukan sesuatu yang ekstrim untuk membakar kembali gelora jiwamu” Rudi nyerocos sambil menikmati sepiring nasi goreng. “Betul tuh kata Rudi, cobalah melakukan sesuatu yang ekstrim agar kehidupan rumah tanggamu tidak monoton, dengan cara selingkuh misalnya, tuh.. diem-diem Siska, anak baru di departemen kita kuperhatikan sering curi-curi pandang ke kamu Ar, udah… jadiin aja Siska selingkuhanmu, aku yakin dengan berselingkuh kamu akan menemukan kembali apa yang selama ini hilang dari hidupmu” Rio turut memberikan usulannya. Benar juga kata mereka, Siska anak baru di departemenku memang kuperhatikan sering curi-curi pandang, senyum serta sorot matanya menyiratkan sesuatu maksud tertentu kepadaku. Meski di usiaku yang menginjak 38 tahun, namun ketampananku belum pudar, ditambah lagi posisiku di kantor yang cukup mapan, aku yakin tidak terlalu sulit buatku mendapatkan seorang wanita. “Aku tidak mau terjebak dengan komitmen kepada seorang wanita friend, ada usulan lain nggak?” “Kalau tidak mau susah-susah pelihara kambing, langsung beli satenya aja, ngerti kan maksudku Ar” kata Rudi dengan senyum nakalnya. “Kita bisa kok mengantarmu ke tempat gadis-gadis cantik yang akan memuaskanmu, cinta satu malam, puas, tanpa komitmen, bayar, pulang deh berkumpul lagi bareng keluarga” Rio turut menimpali. “Ok deh, thanks ya friend masukannya, aku pikir-pikir dulu.” “Iya tapi jangan terlalu lama mikirnya, keburu digaet pak bos tuh si Siska, tahu sendiri bos kita nggak bisa lihat cewek bohay dikit” kata Rudi.

*********

Untuk berselingkuh dengan wanita lain aku masih belum berani, demikian juga untuk berzinah, tidak pernah ada dalam kamusku. Dalam kekalutanku aku menghubungi Bimo, kakakku untuk bertemu saat makan siang. Akhirnya pertemuanku dengan kakakku Bimo, akan terlaksana juga. Syukurlah di tengah kesibukannya, ia masih sempat meluangkan waktu untuk mendengar curahan hatiku. “Hallo… sudah lama nunggu Di? Bimo tersenyum menghampiriku. Bimo mengenakan atasan setelan hem biru lengan panjang dan dipadukan dengan celana panjang hitam. Melihatnya, seolah aku sedang bercermin. Kita memang saudara kembar, namanya Bimo, dia lebih tua 10 menit dariku, sehingga antara kami berdua tidak ada yang memanggil kakak atau adik melainkan langsung dengan nama kami masing-masing. “Begitulah Bim, masalah berat yang sedang aku hadapi” Kening Bimo langsung berkerut pertanda sedang berfikir setalah mendengarkan panjang lebar curhatku, tidak lupa usulan teman-temanku Rudi dan Rio aku sampaikan kepadanya. Bimo telah menikah juga dan baru dikaruniai 1 orang anak. Pernikan kita dahulu dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan. Masih teringat ekspresi para tamu undangan yang tersenyum-senyum menyaksikan dua pasang pengantin dengan mempelai pria kembar identik. Ketika bersalaman tidak henti-hentinya para tamu berpesan kepada Heny istriku, dan kepada Rosa istri Bimo, “Awas jangan sampai tertukar ya suaminya di malam pertama!!” Kami pun hanya bisa tersenyum membayangkan malam pertama tertukar, hihihi

“Semua keluarga pasti ada permasalahan Di, akupun juga tidak luput dari permasalahan keluarga” Bimo berucap sambil menghisap sebatang rokok.

Di mataku Bimo laki-laki yang sangat beruntung, punya istri Rosa yang cantik, seksi dan wangi. Tidak seperti Heny yang lusuh dan bau minyak. Rosa seorang sekretaris pada sebuah perusahaan minyak asing. Kemanapun tampilannya selalu modis dan wangi. Bahkan ketika kami sekaluarga menginap di rumah Bimo, Rosa selalu tampil cantik di rumah.

“Kamu beruntung Di punya istri Heny, seorang ibu yang pinter mendidik anak, telaten melayanimu dan bisa setiap saat bertemu denganmu, sedangkan aku karena kesibukan Rosa , jarang punya waktu untuk menikmati saat kebersamaan.” “Tapi aku membutuhkan suatu terobosan besar dalam kehidupanku yang monotan ini Bim, kalau tidak, aku ragu apakah bahtera rumah tanggaku ini bisa diselamatkan. Kalau untuk selingkuh atau “jajan” seperti usul teman-temanku aku jelas tidak bisa melaksanakan Bim, duh.. gimana dong ada solusi nggak?” “Hmm… gimana kalau aku tawarkan sesuatu yang ekstrim tapiiii… nggak jadi deh, Di..” ucap Bimo ragu-ragu. “Ayo dong Bim, lanjutin kata-katanya, aku pasti setuju deh” pintaku dengan penasaran “Sebenarnya aku ragu dengan usulanku ini, sangat ekstrim, namun lebih baik dibandingkan dengan selingkuh atau jajan Di. Kamu ingat tidak saat kita keluarga besar bertemu, Heny dan Rosa sering salah mengira aku adalah kamu dan sebaliknya kamu dikira aku.” “Bener juga ya Bim, selain papa mama, istri-istri dan anak-anak kita masih sering keliru, karena wajah, suara, postur dan perangai kita memang bener-bener susah dibedakan, terusss… maksud kamu apa Bim?” tanyaku tak sabar. “Begini Di, setelah mendengar penjelasanmu tadi tentang tidak bahagianya kamu dengan istrimu, dan demi meyelamatkan rumah tangga kalian maka aku berfikir bagaimana kalau sementara waktu kita saling bertukar posisi, kamu di posisiku dan aku menggantikan posisimu.” “ Barter atau tukeran istri maksudmu Bim”? tanyaku kaget dengan mata melotot. “Bukan sekedar istri namun juga barter seluruh kesehariannya, keluarga dan pekerjaan Di, cukup satu minggu saja dan ada satu syarat yang tidak boleh kita langgar”? “Syarat apa tuh, Bim”? “Kamu berjanji tidak menggauli istriku Rosa Di, dan sebaliknya aku juga tidak berhubungan intim dengan istrimu Heny, bagaimana?” “Baiklah Bim kalau itu aku pasti setuju, tapi kalau boleh tahu apa alasanmu merelakan aku menikmati berada dalam posisimu meski cuma sementara” “Seperti yang aku utarakan tadi Di, kulakukan ini untuk menyelamatkan kehidupan rumah tangga kalian, dari pada kamu terjerumus ke hal-hal yang tidak benar seperti teman-temanmu, disamping itu aku juga ingin menunjukkan kepadamu bahwa aku pun memiliki permasalahan dengan istriku, setiap rumah tangga pasti ada problem, yang terpenting bagaimana kita menyikapinya” “Baik lah mulai kapan kita mulai permainan ini Bim” “Sekarang saja mumpung kita bisa bertemu Di.” Maka setelah kami saling bertukar informasi tentang situasi rumah, istri, anak-anak, pekerjaan dan lain-lain maka mulailah kami bertukar pakaian, HP dan kendaraan untuk melanjutkan keidupan sandiwara kami.

*********

Kupacu mobil Bimo menuju rumahnya yang sementara waktu akan jadi rumahku. Ada perasaan bimbang juga bagaimana bila Rosa , atau Farhan anaknya Bimo mengenaliku bukan Bimo. Sesampainya di rumah, yang membukakan pintu bukanlah Rosa melainkan Mbok Rusti pembantu setia keluarga Bimo. Dalam foto-foto yang dipajang di dinding nampak wajah cantik Rosa , hmm aku pasti bahagia seminggu ini menggantikan Bimo. “Ibu belum pulang pak, bapak mau minum teh atau kopi? Makanan sudah mbok siapkan di meja makan” kata mbok Rusti. Lega juga akhirnya ternyata mbok Rusti mengira aku Bimo “Baik mbok, makasih,” Belum sempat aku membuka sepatu, Farhan keponakanku, anak Bimo satu-satunya langsung menarik tanganku. “Pa temenin Farhan maen bola ya.. trus maen kuda-kudaan” “Sudah malam Farhan, papa capek besok saja ya?” “Nggak mau, pokoknya papa harus temenin maen, kalau tidak Farhan nggak mau tidur malam”. Dengan sangat terpaksa aku menemanin keponakanku itu bermain sepuasnya. Bayangan Heny tiba-tiba muncul di benakku. Betapa capeknya dia selama ini mengurus ketiga orang anakku, dia melakukannya tanpa mengeluh sedikitpun. Selesai bermain, aku masih harus menunggu sampai Farhan sampai tertidur dan aku baru bisa mandi. Tidak ada lagi Heny yang menyiapkan handuk dan baju gantiku, aku sekarang melakukannya sendiri. Selesai mandi aku menonton TV sambil menunggu kedatangan Rosa . “Bapak nggak makan, pak?” sapa mbok Rusti. “Nanti saja mbok nunggu ibu datang” “Sebaiknya bapak makan duluan, ibu kan biasa pulang hampir tengah malam, bapak bisa kena sakit magg kalau menunggu ibu pulang” saran mbok Rusti kepadaku. Benar juga sampai jam 22.00 WIB Rosa belum juga pulang, akhirnya kusantap juga makanan yang sudah disiapkan mbok Surti sejak tadi, rasanya hambar dan dingin sangat berbeda dengan masakan Heny istriku. Istriku pinter masak dan bikin kue, di hari libur pasti disempatkannya membuat sendiri kue-kue yang lezat. Akhirnya aku tertidur juga, karena seharian capek kerja ditambah lagi menemani Farhan main kuda-kudaan. Aku terbangun dari tidurku karena merasa kedinginan, hmm pastes ternyata aku lupa tidak memakai selimut, biasanya istriku Heny yang memakaikan selimut jika aku lupa memakainya. Kulihat disampingku tertidur seorang wanita bergaun tidur putih… Ahh hampir saja aku berteriak ketakutan,kupikir penampakan disampingku sejenis makhluk halus. Bergaun putih, muka pucat putih kaya topeng. Benar-benar membuatku terkejut.

Ternyata setelah kuperhatikan lebih dekat dia adalah Rosa . Tidurnya terlentang seperti mayat, muka pakai masker krim yang tebalnya 1cm ditambah irisan mentimun di matanya. Hmm… akhirnya kulanjutkan tidur juga, dalam hati aku berpikir apa enaknya Bimo punya istri cantik dan seksi namun tidurnya tidak lebih dari mayat begini, masih mending Heny istriku yang dengan lembut dan penuh kasih sayang memperlakukan aku di atas ranjang.

********

Bangun tidur tidak kulihat Rosa disampingku. Mungkin dia sedang mandi, kudengar bunyi gemericik shower di kamar mandi yang ada di kamar. Segera saja aku menuju kamar mandi bawah untuk mandi. Setelah mandi aku masuk kamar dan kulihat Rosa sedang berdandan untuk ke kantor. “Pa… sarapan sama Farhan ya, mama ada meeting pagi-pagi, nggak sempet sarapan. Oh ya pa, mulai nanti malam mama ada dinas luar kota selama 1 minggu, baik-baik ya di rumah “ Aku pun mengangguk serta beranjak turun untuk sarapan. Saat sedang menyantap sarapan, Rosa keluar dari kamar menuruni anak tangga, tampilannya sangat cantik, seksi dan wangi. ”Berangkat dulu ya pa, Farhan jangan nakal ya, mbok jaga rumah baik-baik !!” sambil menciumku ia beranjak menuju mobil meninggalkan bekas lipstick di pipiku. Ternyata kecantikan dan keseksiannya hanya untuk orang lain bahkan suaminya pun tidak ada waktu untuk menikmatinya. Malang sekali nasibmu Bimo kakakku…

***********

Sesampainya di kantor pertama kali yang kulakukan adalah menelpon Bimo saudara kembarku. “Bim, tidak perlu menunggu sampai seminggu, barter ini selesai di sini saja ya. Aku tidak kuat” kataku pada Bimo. “Hahaha… sudah kuduga kamu pasti akan menyerah Di, ok lah kita bertemu siang ini di kantin biasanya”, Aku dengar gelak tawa Bimo di ujung telepon sana .

**********

Sesampainya di rumah, seperti biasa dengan senyum indahnya, Heny menyambut kedatanganku. Melepas sepatuku, kaus kakiku, dan menyiapkan air hangat untuk mandiku serta menemaniku makan malam. Masakan istriku yang masih hangat terasa begitu nikmat di lidahku.Meski baru sehari aku tidak merasakannya, serasa setahun aku tidak menikmati masakan lezat itu. Ku lihat bola matanya lebih dalam, kulihat sorot mata kelelahan. Istriku ternyata begitu berat pekerjaanmu di rumah selama ini. Merawat ketiga anakku ditambah aku yang seolah-olah menjadi anak keempatmu yang masih serba dilayani sehingga tidak ada waktu untuk sekedar merawat tubuhmu. Saat selesai sholat isya berjamaah dengan istriku, seperti biasa ia meraih tanganku untuk diciumnya dengan mesra. Ohh.. kurasakan tangan yang dulu begitu halus kini telah berubah sedemikian kasar, dan kurus, pastilah karena kerja kerasnya di rumah selama ini. Kucium tangan suci ini, bagiku ini adalah tangan suci kedua setelah ibuku. Maafkan aku istriku, anak-anakku, aku selama ini hanya bisa menuntut ini dan itu bahkan begitu pengecut untuk sekedar mengutarakan uneg-unegku. Selalu membanding-bandingkanmu dengan wanita lain. Suami macam apa aku ini, yang hanya tahu mencari uang tanpa memikirkan keluarga. Sebelum tidur, aku dan Heny berdikusi banyak hal. Aku menyampaikan keluhanku padanya dengan cara yang halus tanpa menyinggung perasaannya. Setengah merayu dan memuji kukatakan padanya bahwa aku ingin melihat dan menikmati tubuh indahnya, dengan memberikan sebuah hadiah yang kubeli sepulang dari kantor tadi, ” Dek, aku punya hadiah untuk mu” kataku sambil menyodorkan bungkusan kado berwana biru. Warna kesukaan Heny. Dengan terkejut dan mata berbinar-binar Heny membuka kadonya

” Wah, surprise nih mas. Boleh aku buka sekarang? ” tanyanya tak sabar. ” Ya, semoga dek Heny suka dan mau memakainya malam ini ” kataku sambil mengedipkan mata. Dengan terburu-buru Heny membuka. Roman muka yang begitu gembira ketika Heny melihat Ardi membelikan setengah lusin Lingerie seksi pengganti daster batiknya yang lusuh. Heny memeluk Ardi dengan malu-malu dan berkata, “Terima kasih mas, aku pasti pakai malam ini “ Aku juga menyarankan kepada Heny untuk mengambil seorang pembantu rumah tangga dari sebuah yayasan. Tujuanku agar Heny tidak terlalu kelelahan dalam mengurus rumah tangga dan anak-anak kami. Sehingga Heny masih mempunyai waktu luang untuk merawat diri, kesalon, berolah raga dan membaca buku kegemarannya. Heny sangat gembira sekali. Dan permasalahan dikelurga kami telah tersolusikan. “I Love you, Heny! Kataku sambil memeluknya “Terima kasih sudah menemani dan mengurus aku dan anak-anak selama ini”, Ku kecup keningnya dan tidak terasa meleleh air mataku, telah kutemukan apa yang selama ini aku cari-cari.

***********

EPILOG :

Tidak ada segala sesuatu yang benar-benar sempurna. Rumput tetangga hanya kelihatan selalu lebih indah. Alangkah baiknya jika kita berhenti mengeluh, memperbaiki yang kita miliki dan pandai berucap syukur. Maka akan kita temukan lebih banyak kebahagiaan.

=======================================

Di ambil dari Link Kompas Online : http://m.kompasiana/post/prosa/2011/06/mpk-tukeran-istri/

Penulis : Neny Silvana & Rudra Aksana ( No. 215)

| | edit post