CIREBON, KOMPAS.com - Kondisi lalulintas arus balik
lebaran pada H+5 di Jalur Pantura dari Palimanan ke Jatibarang,
Indramayu, Jawa Barat pada Sabtu pagi (25/8/2012) masih terpantau ramai
lancar. Walaupun Sabtu ini aktivitas Pasar Sandang, Tegal Gubug,
Cirebon sudah beraktivitas kembali, namun tidak ada kepadatan yang
berarti.
Kendaraan masih bisa melaju dengan kecepatan rata-rata
60 kilometer per jam. Pantauan Tim Mudik Radio Sonora pagi ini,
pedagang aneka pakaian tetap berdagang secara normal, tetapi petugas
melarang mereka berdagang di bahu jalan.
Sementara itu, demi
mengantisipasi terjadinya kepadatan arus lalulintas sekitar Pasar Tegal
Gubug anggota Satpol PP dan unsur TNI juga diturunkan untuk mengatur
lalulintas, di bawah kendali Kepolisian Resort Kabupaten Cirebon.
Perwira
Piket Pengendali di Pospam Pertigaan Palimanan AKP Bambang Suryanata
mengatakan, lokasi SPBU dan tempat istirahat yang berpotensi menimbulkan
kemacetan menjadi fokus pengamanan dan pengaturan petugas kepolisian.
"Setiap SPBU setidaknya ditempatkan minimal 2-3 personil dengan satu
unit mobil patroli Mitshubisi Strada untuk mengantisipasi kemacetan di
simpul-simpul kepadatan lalulintas," ujarnya.
Bambang
menambahkan, pertigaan Palimanan sebagai salah satu kunci lancarnya arus
lalulintas di Jalur Pantura Indramayu terus berkoordinasi dengan
beberapa Polres terdekat, seperti Polres Losari untuk melaporkan arus
lalulintas dari arah Timur Jawa Tengah. Jika arus lalulintas dari Timur
Jawa Tengah padat maka pihaknya akan mengalihkan sebagian kendaraan
lewat jalur lintas tengah Jawa Barat yakni lewat Majalengka - Cikamurang
- Sadang.
"Kami selalu koordinasi dengan jajaran polsek
terdekat, jika arus kendaraan dari timur padat maka di Pertigaan
Palimanan diberlakukan pengalihan arus dengan mengarahkan pemudik lewat
Majalengka agar Lintas Pantura Arjawinangun terus terkendali," tambah
Bambang.
::: News Link:::
SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI
BANDUNG (bisnis-jabar.com)—Aturan ketat yang diberlakukan PT Kereta
Api agar calon penumpang mencantumkan identitas pada tiket sesuai KTP
menuai hasil.
“Itu karena nama yang tertera pada tiket itu tidak sama dengan identitasnya,” kata Bambang.
Pihaknya mencatat sampai hari perdana Idulfitri 2012 sebanyak 2.543 orang ditolak masuk karena tidak memiliki kesesuaian nama.
Menurut Bambang, sejak pemberlakuan pencantuman identitas calon penumpang pada tiket dan boarding pass, ditambah pembatasan kapasitas penumpang 100%, kenyamanan perjalanan kereta bisa dirasakan para penumpang. (ajz)
::: News Link:::
BANDUNG (bisnis-jabar.com)—Tingkat okupansi penumpang arus mudik
Lebaran 2012 ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan 2011 lalu.
Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop)
II Bandung, Bambang Setya Prayitno mengatakan sejumlah kebijakan ketat
yang diterapkan KAI rupanya berhasil mendongkrak tingkat okupansi
penumpang.
“Tahun ini okupansi penumpang lebih tinggi 127% dibanding 2011 lalu,” katanya.
Menurut Bambang, sejak H-10 sampai H2 jumlah penumpang yang
menggunakan KAI dari Stasiun Bandung dan beberapa stasiun lainnya di
wilayah kerja Daop II Bandung mencapai 456.590 orang.
“Pada momen yang sama tahun lalu, jumlah penumpang sebanyak 361.511 orang,” katanya.
Menurutnya, hal itu terjadi berkat terbitnya kebijakan-kebijakan
jajaran direksi untuk memperbaki sekaligus meningkatkan sistem
pelayanan, seperti pembatasan kapasitas angkut hanya 100% untuk semua
kelas baik eksekutif, bisnis, maupun ekonomi, sekaligus pencantuman nama
pemilik tiket sesuai KTP. (ajz)
::; news Link:::
JAKARTA – Arus mudik tahun ini meningkat 9,63% dibandingkan tahun
lalu dengan total pemudik 11,03 juta orang, demikian hasil pantauan
Kementerian Perhubungan sejak tujuh hari sebelum Lebaran sampai dua hari
setelah Lebaran.
Kenaikan pemudik paling banyak terjadi pada moda kereta api sebesar 28,38%, dari 1,19 juta orang menjadi 1,54 juta orang.
Pada hari kedua setelah Lebaran 170.562 penumpang menggunakan kereta
api, naik 26.876 orang dibandingkan priode sama tahun lalu.
Angkutan kereta api yang dipantau selama arus mudik itu adalah
sembilan Daerah Operasi PT Kereta Api di Jawa dan dua Divisi Regional
Sumatera Utara dan Sumatera bagian selatan, demikian Kementrian
Perhubungan dalam siaran persnya itu. (ant/ajz)
:: News Link:::
CIREBON (bisnis-jabar.com) : Puncak arus balik Idulfitri 2012 di 33 stasiun yang berada di wilayah Daop 3 diperkirakan terjadi besok Sabtu (25/8).
Manajer Humas PT KAI Daop 3, Sumarsono mengatakan pada H+1 hingga H+3
idulfitri, seluruh tiket kereta api berdasarkan tempat duduk yang ada
telah terisi secara keseluruhan.
“Besok kami perkirakan puncak arus balik untuk jalur kereta api di Daop 3,” katanya, Jumat (24/8).
Sumarsono menuturkan penambahan kereta api sebanyak 3 buah yang diberangkatkan hari ini seluruh tiketnya telah habis.
“Begitu juga untuk tiket besok, yang kami perkirakan sebagai puncak arus balik,” tuturnya.
Meski telah terbit aturan yang melarang menjual tiket tanpa tempat
duduk, Sumarsono optimistis target penjualan tiket di Daop 3 bisa sesuai
target atau sama seperti tahun lalu.
“Total penjualan tiket di Daop 3 sejak H-7 hingga H+3 Idulfitri,
sudah mencapai 42.313 tiket, atau telah 99,5% dari tahun lalu dengan
kurun waktu yang sama hingga H+3 yang mencapai 42.507,” tuturnya.
Sumarsono menambahkan penambahan kereta menjadi faktor utama yang
mendorong penjualan tiket meskipun sebelum larangan menjual tiket
berdiri, dalam 1 kereta jumlah penumpang bisa 50% lebih banyak. (K3/ajz)
::: News Link:::
INNALILLAHI WAIINA ILAIHI ROJI'UN
Segenap Pengurus, dan anggota Keluarga Besar
PAGUYUBAN CIREX
Menyampaikan
TURUT BELASUNGKAWA YANG SEDALAM-DALAMNYA
ATAS BERPULANNGA IBUNDA DARI
MAS AGUS SADIKIN ( tiketting Paguyuban Cirex)
Semoga Almarhummah, di berikan tempat yang terbaik di sisihNYA..
dan yang Di tinggalkan di berikan ketabahan Aminnn...
"Pihak Angkasa Pura dan PT KAI kali ini harus benar-benar membersihkan airport maupun stasiun terutama airport Cengkareng dan Juanda serta stasiun Gambir dan Senen dari calo yang biasanya tumbuh subur pada saat mudik lebaran," kata Saleh kepada detikcom, Kamis (2/8/2012).
Menurut Saleh, semua angkutan mudik harus bebas dari calo. "Hal ini harus dilakukan guna kita dapat melayani guna menghindari para penumpang terganggu dari ulah para calo yang sering menyusahkan dan menyesatkan para pemudik," kata Sekretaris Fraksi Hanura DPR ini.
Dia berharap loket penjualan tiket di stasiun juga ditambah. Jangan karena kereta api tergolong angkutan ekonomis kemudian tidak dijaga dari gangguan calo.
"Terutama pemudik yg menggunakan kereta api yang notabene adalah saudara-saudara kita yang berpenghasilan rendah . Untuk itu kami harapkan juga agar kementerian perhubungan juga turut memantau agar para pemudik dapat bepergian dengan nyaman tanpa terganggu oleh ulah para calo termasuk juga PT KAI dapat memperbanyak loket-loket penjualan tiket di stasiun,"tandasnya.
"Untuk tarif ekonomi tidak ada kenaikan. Karena tarif ditentukan oleh pemerintah," ujar Kepala Humas PT KAI Sugeng Priyono.
Sugeng mengatakan itu dalam jumpa pers angkutan Lebaran di gedung PT KAI, jl Juanda IB, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2012).
Menurut Sugeng, untuk KA komersial kelas eksekutif dan bisnis, harga tiket yang ditetapkan yakni batas atas dan batas bawah. Penyesuaian tarif juga akan berlaku pada H-5 Lebaran.
"Contoh dari Jakarta ke Malang lebih mahal saat mudik. Berbeda dengan dari Malang ke Jakarta pada saat yang sama. Sementara setelah Lebaran dari Jakarta lebih murah. Sehingga tarif tergantung pada harinya," kata dia.
Untuk besaran tarifnya, lanjut Sugeng, belum ditentukan. Tarif diberlakukan mulai 1 Juli mendatang.
"Nanti 1 Juli baru dilirik tarifnya," ucap Sugeng.
Jakarta -
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengeluarkan sistem tiket baru
berbasis internet, mobile, dan mesin tiket yang terintegrasi dengan
perbankan untuk kereta api (KA) kelas ekonomi jarak jauh.
Deputi
Kementerian BUMN Bidang Usaha Infrastruktur dan Logistik, Sumaryanto
Widayatin mengatakan kebijakan baru ini sebagai upaya untuk meningkatkan
pelayanan kepada para penumpang.
"Ini merupakan salah satu perbaikan pelayanan," ungkapnya kepada detikFinance, Kamis (3/5/2012).
Sumaryanto
juga mengatakan lewat sistem tiket yang baru ini, pemalsuan tiket
kereta api dapat dicegah. "Ya, palsu (tiket) pasti selalu ada, intinya
semakin kita bikin secara elektronik maka kontrolnya gampang," sebutnya.
Soal
tiket palsu ini memang pernah disindir langsung oleh Menteri BUMN
Dahlan Iskan. Putera Dahlan pernah membeli tiket kereta api tapi
ternyata ada juga penumpang yang memiliki tiket yang sama, sehingga
Dahlan sempat menegur Direktur Utama Kereta Api, Ignasius Jonan. Tetapi
Sumaryanto membantah, apa yang dilakukan oleh pihak Kereta Api sebagai
respons dari apa yang pernah dialami oleh putera Dahlan.
"Bukan karena Pak Dahlan, itu konsepnya untuk perbaikan," tambahnya.
Seperti
dikutip dari situs Kementerian BUMN, PT Kereta Api melakukan penerapan
sistem tiket elektronik berbasis internet, mobile, dan mesin tiket yang
terintegrasi dengan perbankan.
Adapun perubahan tersebut akan dilaksanakan 4 (empat) tahap yaitu :
Tahap I, akan dimulai pada 9 Mei 2012 untuk KA Kertajaya (Tanjung
Priok-Surabaya Pasarturi), KA Tawangjaya (Semarang Poncol-Pasar Senen)
dan KA Tegal Arum (Jakarta Kota-Tegal).
Tahap II, direncanakan akan dimulai pada 15 Mei 2012 berlaku untuk
KA Pasundan (Surabaya Gubeng – Kiara Condong), KA Kahuripan
(Kediri-Padalarang), KA Kutojaya Selatan (Kutoarjo-Tanah Abang), KA
Serayu I-II dan KA Serayu III-IV (Kroya-Jakarta Kota).
Tahap III, akan dimulai pada 23 Mei 2012 berlaku untuk KA Gayabaru
Malam Selatan (Surabaya Gubeng-Jakarta Kota), KA Bengawan (Solo
Jebres-Tanah Abang), KA Progo (Pasar Senen-Lempuyangan), dan KA Kutojaya
Utara (Kutoarjo-Tanah Abang).
Tahap IV, direncanakan pada 30 Mei 2012 untuk KA Sritanjung
(Banyuwangi-Surabaya Gubeng-Lempuyangan), KA Logawa (Purwokerto-Surabaya
Gubeng-Jember), KA Tawangalun (Banyuwangi-Bangil-Malang Kota Lama), KA
Matarmaja (Malang-Pasar Senen) dan KA Brantas (Kediri-Tanah Abang)
. :::: News Link :::


