SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI



Pada masa angkutan lebaran tahun 2012,  PT Kereta Api Indonesia (PT KAI)  menerapkan sistem Boarding Pass, dimana hanya penumpang yang memiliki tiket yang berhak masuk ke dalam peron dan tiket yang dimiliki oleh calon penumpang harus sesuai dengan kartu identitas yang dimiliki penumpang (ktp/sim/passport/id lainnya). Selain itu PT KAI hanya menjual tiket sesuai dengan kapasitas tempat duduk sehingga tidak ada lagi penumpang yang berdiri.

Kebijakan tersebut selain untuk memberikan rasa aman dan nyaman, juga untuk mencegah calo tiket berulah. Namun kebijakan tersebut menuai kritik pedas dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Anggota Komis V DPR RI, Saleh Husein dalam dialog bersama Pro 3 RRI mengatakan sistem Boarding dan pembatasan penumpang kereta api, dinilai dapat mengatasi kepadatan di moda transportasi kereta api namun imbasnya calon penumpang yang tidak dapat tiket beralih ke moda transportasi lain seperti bus dan motor. Dikhawatirkan kondisi tersebut  akan menambah daftar kecelakaan lalu lintas untuk mudik.
“Berpengaruh juga dengan sistem Boarding pass. Di kereta api tidak ada masalah sehingga orang beralih ke moda transportasi. Di kereta api beres namun ditempat lain bermasalah,” kata Saleh Husein, Selasa (21/8).
Dengan sistem pembatasan penumpang, untuk tahun ini ada 28 ribu penumpang. Dan dibandingkan tahun lalu, tahun ini  lebih sedikit. Tahun lalu ada 34 ribu penumpang yang terangkut .
Menurut Politikus dari Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), untuk menekan angka kecelakaan pada kendaraan bermotor yang jumlahnya mencapai 2 juta lebih unit, aparat keamanan harus membuat terobosan misal dengan pengawalan pemudik sepeda motor.
“Mereka yang kembali, dilokalisir  di posko dan dikawal sehingga kecelakaan lebih rendah,” ujarnya. Dia juga menghimbau agar pemudik menghindari puncak arus balik lebaran. Diprediksi pucak arus balik akan terjadi pada mulai H+4 atau Jumat (24/8) hingga H+7. (Sgd/BCS)

| | edit post

CIREBON, KOMPAS.com - Kondisi lalulintas arus balik lebaran pada H+5 di Jalur Pantura dari Palimanan ke Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat pada Sabtu pagi (25/8/2012) masih terpantau ramai lancar. Walaupun Sabtu ini aktivitas Pasar Sandang, Tegal Gubug, Cirebon sudah beraktivitas kembali, namun tidak ada kepadatan yang berarti.

Kendaraan masih bisa melaju dengan kecepatan rata-rata 60 kilometer per jam. Pantauan Tim Mudik Radio Sonora pagi ini, pedagang aneka pakaian tetap berdagang secara normal, tetapi petugas melarang mereka berdagang di bahu jalan.

Sementara itu, demi mengantisipasi terjadinya kepadatan arus lalulintas sekitar Pasar Tegal Gubug anggota Satpol PP dan unsur TNI juga diturunkan untuk mengatur lalulintas, di bawah kendali Kepolisian Resort Kabupaten Cirebon.

Perwira Piket Pengendali di Pospam Pertigaan Palimanan AKP Bambang Suryanata mengatakan, lokasi SPBU dan tempat istirahat yang berpotensi menimbulkan kemacetan menjadi fokus pengamanan dan pengaturan petugas kepolisian. "Setiap SPBU setidaknya ditempatkan minimal 2-3 personil dengan satu unit mobil patroli Mitshubisi Strada untuk mengantisipasi kemacetan di simpul-simpul kepadatan lalulintas," ujarnya.

Bambang menambahkan, pertigaan Palimanan sebagai salah satu kunci lancarnya arus lalulintas di Jalur Pantura Indramayu terus berkoordinasi dengan beberapa Polres terdekat, seperti Polres Losari untuk melaporkan arus lalulintas dari arah Timur Jawa Tengah. Jika arus lalulintas dari Timur Jawa Tengah padat maka pihaknya akan mengalihkan sebagian kendaraan lewat jalur lintas tengah Jawa Barat yakni lewat Majalengka - Cikamurang - Sadang.

"Kami selalu koordinasi dengan jajaran polsek terdekat, jika arus kendaraan dari timur padat maka di Pertigaan Palimanan diberlakukan pengalihan arus dengan mengarahkan pemudik lewat Majalengka agar Lintas Pantura Arjawinangun terus terkendali," tambah Bambang.

::: News Link:::

| | edit post

BANDUNG (bisnis-jabar.com)—Aturan ketat yang diberlakukan PT Kereta Api agar calon penumpang mencantumkan identitas pada tiket sesuai KTP menuai hasil.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) II Bandung, Bambang Setya Prayitno, mengatakan pada momen arus mudik lebaran 2012 ini, pihaknya masih menemukan banyak calon penumpang masih membeli tiket lewat calo. Namun karena pihaknya menerapkan aturan ketat, ribuan penumpang yang sudah memiliki tiket lewat calo tidak bisa menggunakan kereta.
“Itu karena nama yang tertera pada tiket itu tidak sama dengan identitasnya,” kata Bambang.
Pihaknya mencatat sampai hari perdana Idulfitri 2012 sebanyak 2.543 orang ditolak masuk karena tidak memiliki kesesuaian nama.
Menurut Bambang, sejak pemberlakuan pencantuman identitas calon penumpang pada tiket dan boarding pass, ditambah pembatasan kapasitas penumpang 100%, kenyamanan perjalanan kereta bisa dirasakan para penumpang. (ajz)

::: News Link:::

| | edit post

BANDUNG (bisnis-jabar.com)—Tingkat okupansi penumpang arus mudik Lebaran 2012 ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan 2011 lalu.
Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) II Bandung, Bambang Setya Prayitno mengatakan sejumlah kebijakan ketat yang diterapkan KAI rupanya berhasil mendongkrak tingkat okupansi penumpang.
“Tahun ini okupansi penumpang lebih tinggi 127% dibanding 2011 lalu,” katanya.
Menurut Bambang, sejak H-10 sampai H2  jumlah penumpang yang menggunakan KAI dari Stasiun Bandung dan beberapa stasiun lainnya di wilayah kerja Daop II Bandung mencapai 456.590 orang.
“Pada momen yang sama tahun lalu, jumlah penumpang sebanyak 361.511 orang,” katanya.
Menurutnya, hal itu terjadi berkat terbitnya kebijakan-kebijakan jajaran direksi untuk memperbaki sekaligus meningkatkan sistem pelayanan, seperti pembatasan kapasitas angkut hanya 100% untuk semua kelas baik eksekutif, bisnis, maupun ekonomi, sekaligus pencantuman nama pemilik tiket sesuai KTP. (ajz)

::; news Link:::

| | edit post

IDULFITRI 2012: Arus Mudik Naik 9,63%

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

JAKARTA – Arus mudik tahun ini meningkat 9,63% dibandingkan tahun lalu dengan total pemudik 11,03 juta orang, demikian hasil pantauan Kementerian Perhubungan sejak tujuh hari sebelum Lebaran sampai dua hari setelah Lebaran.
Kenaikan pemudik paling banyak terjadi pada moda kereta api sebesar 28,38%, dari 1,19 juta orang menjadi 1,54 juta orang.
Pada hari kedua setelah Lebaran 170.562 penumpang menggunakan kereta api,  naik 26.876 orang dibandingkan priode sama tahun lalu.
Angkutan kereta api yang dipantau selama arus mudik itu adalah sembilan Daerah Operasi PT Kereta Api di Jawa dan dua Divisi Regional Sumatera Utara dan Sumatera bagian selatan, demikian Kementrian Perhubungan dalam siaran persnya itu. (ant/ajz)

:: News Link:::

| | edit post

CIREBON (bisnis-jabar.com) : Puncak arus balik Idulfitri 2012 di 33 stasiun yang berada di wilayah Daop 3 diperkirakan terjadi besok Sabtu (25/8).
Manajer Humas PT KAI Daop 3, Sumarsono mengatakan pada H+1 hingga H+3 idulfitri, seluruh tiket kereta api berdasarkan tempat duduk yang ada telah terisi secara keseluruhan.
“Besok kami perkirakan puncak arus balik untuk jalur kereta api di Daop 3,” katanya, Jumat (24/8).
Sumarsono menuturkan penambahan kereta api sebanyak 3 buah yang diberangkatkan hari ini seluruh tiketnya telah habis.
“Begitu juga untuk tiket besok, yang kami perkirakan sebagai puncak arus balik,” tuturnya.
Meski telah terbit aturan yang melarang menjual tiket tanpa tempat duduk, Sumarsono optimistis target penjualan tiket di Daop 3 bisa sesuai target atau sama seperti tahun lalu.
“Total penjualan tiket di Daop 3 sejak H-7 hingga H+3 Idulfitri, sudah mencapai 42.313 tiket, atau telah 99,5% dari tahun lalu dengan kurun waktu yang sama hingga H+3 yang mencapai 42.507,” tuturnya.
Sumarsono menambahkan penambahan kereta menjadi faktor utama yang mendorong penjualan tiket meskipun sebelum larangan menjual tiket berdiri, dalam 1 kereta jumlah penumpang bisa 50% lebih banyak. (K3/ajz)

::: News Link:::

| | edit post
Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 23 Agustus 2012 0 komentar


| | edit post

::

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 14 Agustus 2012 0 komentar

INNALILLAHI WAIINA ILAIHI ROJI'UN

 

Segenap Pengurus, dan anggota Keluarga Besar 

PAGUYUBAN CIREX

 Menyampaikan 

TURUT BELASUNGKAWA YANG SEDALAM-DALAMNYA

ATAS BERPULANNGA IBUNDA DARI 

MAS AGUS SADIKIN ( tiketting Paguyuban Cirex)

Semoga Almarhummah, di berikan tempat yang terbaik di sisihNYA..

dan yang Di tinggalkan di berikan ketabahan Aminnn...

 


| | edit post

Bebaskan Pembelian Tiket Mudik Lebaran dari Calo!

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 01 Agustus 2012 0 komentar

Jakarta Anggota Komisi V DPR Saleh Husin mendorong PT Angkasa Pura dan PT KAI membersihkan stasiun dan bandara dari calo. Sudah menjadi tradisi para calo biasa beraksi di masa mudik lebaran.

"Pihak Angkasa Pura dan PT KAI kali ini harus benar-benar membersihkan airport maupun stasiun terutama airport Cengkareng dan Juanda serta stasiun Gambir dan Senen dari calo yang biasanya tumbuh subur pada saat mudik lebaran," kata Saleh kepada detikcom, Kamis (2/8/2012).

Menurut Saleh, semua angkutan mudik harus bebas dari calo. "Hal ini harus dilakukan guna kita dapat melayani guna menghindari para penumpang terganggu dari ulah para calo yang sering menyusahkan dan menyesatkan para pemudik," kata Sekretaris Fraksi Hanura DPR ini.

Dia berharap loket penjualan tiket di stasiun juga ditambah. Jangan karena kereta api tergolong angkutan ekonomis kemudian tidak dijaga dari gangguan calo.

"Terutama pemudik yg menggunakan kereta api yang notabene adalah saudara-saudara kita yang berpenghasilan rendah . Untuk itu kami harapkan juga agar kementerian perhubungan juga turut memantau agar para pemudik dapat bepergian dengan nyaman tanpa terganggu oleh ulah para calo termasuk juga PT KAI dapat memperbanyak loket-loket penjualan tiket di stasiun,"tandasnya.

| | edit post

Tiket KA Ekonomi Lebaran Tak Naik

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 20 Juni 2012 0 komentar


Jakarta Penumpang kereta api (KA) ekonomi tidak perlu khawatir saat mudik dan balik Lebaran. Seperti Lebaran tahun lalu, harga tiket tidak akan naik.

"Untuk tarif ekonomi tidak ada kenaikan. Karena tarif ditentukan oleh pemerintah," ujar Kepala Humas PT KAI Sugeng Priyono.

Sugeng mengatakan itu dalam jumpa pers angkutan Lebaran di gedung PT KAI, jl Juanda IB, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2012).

Menurut Sugeng, untuk KA komersial kelas eksekutif dan bisnis, harga tiket yang ditetapkan yakni batas atas dan batas bawah. Penyesuaian tarif juga akan berlaku pada H-5 Lebaran.

"Contoh dari Jakarta ke Malang lebih mahal saat mudik. Berbeda dengan dari Malang ke Jakarta pada saat yang sama. Sementara setelah Lebaran dari Jakarta lebih murah. Sehingga tarif tergantung pada harinya," kata dia.

Untuk besaran tarifnya, lanjut Sugeng, belum ditentukan. Tarif diberlakukan mulai 1 Juli mendatang.

"Nanti 1 Juli baru dilirik tarifnya," ucap Sugeng.

:;; news Link :::

| | edit post