SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI



7.000 Korban Tewas Akibat Gempa Dimakamkan Massal

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 17 Januari 2010 0 komentar

Senin 18 Januari 2010
7.000 Korban Tewas Akibat Gempa Dimakamkan Massal

PORT AU PRINCE, KOMPAS.com - Sekitar 7.000 korban tewas akibat gempa di Haiti telah dimakamkan. "Kami telah memakamkan 7.000 orang dalam kuburan massal," kata Presiden Haiti Rene Preval, Kamis.

Preval mengungkapkan hal itu pada wartawan di bandara ketika menyertai Presiden Republik Dominika Leonel Fernandez, kepala negara asing pertama yang mengunjungi Haiti setelah gempa bumi yang menghancurkan itu.

Fernandez menyatakan salah satu hal paling penting yang Haiti butuhkan adalah bantuan untuk menguburkan korban yang tewas.


Sumber Berita

| | edit post

Longsor Lumpuhkan Jalur Lahat-Muaraenim

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Senin 18 Januari 2010

Longsor Lumpuhkan Jalur Lahat-Muaraenim

Liputan6.com, Lahat: Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) di Desa Banjarsari, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, sempat terputus selama empat jam akibat longsor sepanjang lima meter, Ahad (17/1). Pengamatan di lokasi menunjukkan, timbunan tanah yang menutupi badan jalan sempat menimbulkan kemacetan arus lalu lintas dari berbagai arah sepanjang empat kilometer.

Kapolsek Merapi Timur, Ipda Yusuf Solehat, mengatakan hujan yang mengguyur wilayah Merapi Timur sejak Sabtu tengah malam hingga menjelang pagi hari diduga mendorong terjadinya longsor. "Guyuran hujan mengakibatkan kondisi tanah di kawasan jalan provinsi di daerah Lahat ini menjadi labil dan terjadi longsor sepanjang lima meter," ujarnya seperti ditulis ANTARA.

Jalan yang berada di Desa Banjarsari memang berada di sisi tebing yang rawan longsor. Reruntuhan dari bukit tersebut menutupi ruas jalan yang ada, sehingga semua jenis kendaraan bermotor sempat kesulitan melintas dan mengakibatkan kemacetan panjang.

Kondisi terakhir longsoran tanah yang menutupi jalan sudah dibersihkan dengan melibatkan polisi, personel TNI, dan warga sekitar. Camat Merapi Timur, Akhmad Hadiah, mengatakan hujan yang turun dari malam hingga pagi hari, selain mengakibatkan longsor juga membuat satu desa terendam banjir, yaitu Desa Sirah Pulau

Sumber Berita

| | edit post

Sel Tahanan Korupsi Dilengkapi WC Duduk

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Senin 18 Januari 2010
Menkumham Patrialis Akbar Meninjau Lapas Paledang

VIVAnews - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Patrialis Akbar mengatakan sekitar tiga bulan lagi akan ada tahanan khusus untuk tersangka kasus korupsi.

"Jadi nanti ada tempat khusus tahanan tipikor, sudah disiapkan bahkan satu kamar untuk satu orang. Kalau lebih, bisa dua sampai tiga orang," kata Patrialis Akbari di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta, Minggu 17 Januari 2010.

Sel khusus tahanan kasus korupsi ini akan dilengkapi kamar mandi dalam. "Closet duduk. Juga fasilitas untuk orang cacat," kata Patrialis.

Sementara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertimbangkan lagi untuk mengusulkan dibangunnya penjara khusus untuk tahanan korupsi. KPK tidak ingin agar tahanan korupsi dicampur dengan tersangka lain.

"Masih didiskusikan, terpidana korupsi tidak dicampur dengan yang lain," kata Wakil Ketua Bidang Pencegahan KPK, Haryono Umar di Gedung KPK, Jakarta, Selasa 12 Januari 2010.

Usulan ini kembali diwacanakan KPK setelah Artalyta Suryani, Darmawati Dareho, Ines, dan Ary mendapatkan fasilitas khusus di Rutan Pondok Bambu.

Artalyta mendapat ruangan terpisah dengan tahanan lain dengan fasilitas mewah. Di dalam ruangannya yang besar, terpidana suap jaksa Urip Tri Gunawan itu terdapat televisi, kulkas, pendingin ruangan, dan meja kantor.

Selain menemukan perlakuan khusus kepada Artalyta, Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum juga menemukan kasus yang sama di blok lain. Aling, terpidana kasus narkotika, bahkan memiliki fasilitas karaoke, televisi, dan ruang lebih besar.

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, menambahkan wacana itu akan kembali diusulkan. "Ini supaya KPK bisa mengontrol tahanan," kata Johan.


Sumber Berita


| | edit post

Senin 18 JAnuari 2010

Hadirnya Peraturan Presiden (Perpres) pembentukan Badan Pengelolaan/Pengambangan Perbatasan disambut baik. Sebab persoalan perbatasan menyangkut masalah keutuhan NKRI dan masyarakat daerah perbatasan mempunyai hak yang sama atas pembangunan.

"Perbatasan harus menjadi etalase atau jendela terhadap dunia luar, dan bukan sebagai halaman belakang yang kumuh," ujar pengamat pertahanan Yusron Ihza Mahendra dalam rilis yang dikirimkan, Minggu (17/1/2010).

Yusron menambahkan, ada persoalan pelik terkait perbatasan Indonesia. Ada indikasi bahwa pemindahan patok perbatasan bukan hanya dilakukan oleh warga negara tetangga, melainkan oleh warga Indonesia sendiri. Alasannya, kata Yusron, tindakan itu karena masyarakat yakin akan hidup lebih layak jika wilayahnya menjadi bagian wilayah negara tetangga.

"Seperti di Kalimantan Utara," terang mantan wakil ketua Komisi Pertahanan DPR ini.

Yusron mengusulkan cara mengatasi masalah-masalah perbatasan ini. Untuk perbatasan laut, peningkatan kinerja patroli perbatasan mungkin cukup. Tapi untuk wilayah perbatasan darat atau pulau-pulau terdepan, perlakuannya tidak cukup hanya dengan patroli, melainkan harus melibatkan warga setempat.

Sementara untuk perbatasan darat, Yusron mengusulkan pemerintah perlu membangun jalan raya dan mengkombinasikannya dengan pengembangan perkebunan dan lain-lain sehingga daerah perbatasan itu dapat berkembang dan masyakat pun dapat hidup layak.

"Sedangkan wilayah perbatasan laut dapat dikembangkan dengan cara mengembangkan sumber daya laut di sekitar pulau-pulau terdepan," jelas politisi PBB ini.

Yusron menambahkan, jika saran di atas dijalankan dengan baik, maka perbatasan Indonesia bukan saja aman, tetapi masyarakatnya dapat hidup lebih sejahtera.

"Pemerintah pun akan memperoleh keuntungan dari geliat ekonomi yang akan muncul," tandasnya.

Sumber Berita

| | edit post


Catut Nama, Facebook PKI 2010 Dituding Sebagai Kebohongan

Grup Partai Komunis Indonesia 2010 di jejaring sosial Facebook diprotes. Salah satunya karena mencatut nama Bedjo Untung, ketua Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965 (YPKP 65).

Dalam posting 6 Januari 2010 ditulis Bedjo menghadiri rapat terbatas bersama Heru Atmojo, eks tapol PKI dari Paguyuban Korban Orde Baru, Sumarsih, ketua Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK), dan Casman, mantan anggota pasukan Cakrabirawa.

"Kami dari YPKP 65 sangat keberatan atas pencatutan nama Bedjo Untung selaku Ketua YPKP 65 yang mengadakan rapat bersama kawan-kawan lainnya apalagi dihubungkan dengan agenda kebangkitan PKI. Kawan-kawan yang tertera di pernyataan itu juga tidak pernah hadir di dalam pertemuan yang dimaksud oleh ‘Partai Komunis Indonesia 2010'," demikian rilis YPKP 65 yang diterima detikcom, Senin (18/1/2010).

Atas dasar protes itu, YPKP 65 menegaskan tidak ada pertemuan sebelumnya seperti yang diutarakan di dalam grup Partai Komunis Indonesia 2010 dengan agenda apa pun juga yang tertera di facebook tersebut. YPKP 65 juga meminta pengelola Facebook Partai Komunis Indonesia 2010 bertanggung jawab atas kesalahan yang disengaja dengan pencatutan nama Bedjo Untung dan Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 dengan cara mengoreksinya dan menyatakan permintaan maafnya ke publik.

"Meminta pengelola Facebook Partai Komunis Indonesia 2010 harus menghentikan penyudutan korban tragedi 1965 secara terselubung. Cara-cara itu biasa digunakan oleh militer yang anti hak asasi manusia (HAM)," tuntut YPKP 65.

Facebook Partai Komunis Indonesia 2010 sebelumnya juga menuai protes soal pencatutan nama sejumlah aktivis prodemokrasi. Diantaranya presidium Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) Sumarsih yang juga membantah menghadiri rapat seperti yang ditulis pada posting 6 Januari 2010 itu.

Sumber Berita


| | edit post

BMKG: Cuaca Buruk Berakhir Hari Ini

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 14 Januari 2010 0 komentar

Jum'at 15 Januari 2010

BMKG: Cuaca Buruk Berakhir Hari Ini

Liputan6.com, Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyatakan bahwa Kamis (14/1) adalah hari terakhir cuaca buruk di hampir semua daerah di Tanah Air. Reporter SCTV Bimo Cahyo melaporkan, cuaca buruk yang terjadi di berbagai daerah akibat banyaknya awan di bagian selatan yang disebabkan tingginya suhu di permukaan laut. Ini menyebabkan hujan turun di sejumlah wilayah Indonesia.

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Sumatra Selatan, Bengkulu, dan Lampung. Kondisi serupa juga berlangsung di Kalimantan timur dan selatan, Jabodetabek, sebagian besar pulau Jawa, Sulawesi bagian utara, selatan, dan tenggara. Kemudian cuaca cukup ekstrim juga terjadi di Bali, Nusa Tenggara Timur bagian timur, Maluku utara dan tenggara, serta Papua bagian barat dan utara.( Sumber Berita )

| | edit post

Jum'at 15 Januari 2010


Sering Ribut, Masyarakat akan Kecewa Lihat Sikap Anggota Pansus

Dalam proses penyelidikan, anggota pansus lebih sering bertikai antar sesama. Kadang pertikaiannya justru keluar dari konteks permasalahan yang sedang dihadapi.

Sebagai contoh pihak yang seperti tidak bosan mencari musuh adalah anggota dari Fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul. Beberapa kali tingkah laku Ruhut membuat panas suasana rapat.

Yang paling terbaru soal penyebutan kata 'Daeng' kepada mantan Wapres Jusuf Kalla. Sebagian anggota pansus mengkritik keras pernyataan Ruhut. Bagi mereka, sebutan itu justru dianggap tidak sopan.

Situasi tersebut justru akan membuat turun kredibilitas anggota pansus di mata masyarakat.

"Masyarakat akan kecewa melihat anggota dewan seperti itu. Simpati masyarakat juga akan berkurang melihat cara yang kurang etis," ujar pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Andrinof Chaniago kepada detikcom, Kamis (14/1/2009) malam.

Mengenai Ruhut, Andrinof dinilai memang sengaja dan direncanakan untuk menjadi benteng setiap pertanyaan yang muncul dalam rapat pansus.

"Ada kesengajaan dan perencanaan untuk Ruhut. Minimal membendung serangan yang berlebihan dan melebar," kata Adrinof.

Adrinof mengatakan, anggota pansus selama ini belum membangun dan memisahkan antara substansi dengan emosional.

"Jika fokus ke substansi, tidak perlu marah-marah atau dengan nada tinggi. Dalam politik itu yang penting perdebatan substansi tidak perlu dengan nada marah dan sebagainya," tutupnya.

Sumber Berita

| | edit post

Jum'at 15 Januari 2010


Jakarta
- Anggodo Widjojo ditempatkan di sel umum dilantai tiga Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Anggodo minta dijelaskan mengenai alasan KPK yang menetapkannya sebagai tersangka dan pasal-pasal yang menjeratnya.


"Selnya biasa saja. Bangsal umum tidak ada yang khusus," ujar Pengacara Anggodo, Bonaran Situmeang kepada wartawan di Rutan Cipinang, Jl Bekasi Timur, Jakarta, Kamis (14/1/2009).

Bonaran mengatakan, Anggodo minta dijelaskan dan dibicarakan alasan-alasan hukum yang dikenakan sama dia. Misalnya, soal Anggodo dianggap menghalangi-halangi dan menyuap.

"Emang Pak Anggodo menghalangi siapa. Masalah penyuapan, yang disuap siapa, ini kami minta penjelasan sama KPK," imbuhnya.

Anggodo dijerat dengan tiga pasal. Pertama, Pasal 15 UU 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang tindak pidana korupsi berbunyi, setiap orang yang melakukan percobaan pembantuan atau pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana korupsi dipindana yang sama sebagaimana dimaksud pasal 2, pasal 3, pasal 5 sampai dengan pasal 14.

Ancaman hukuman di dalam pasal 2 ayat 1 maksimal penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

Selanjutnya, pasal 21 UU 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang tindak pidana korupsi berbunyi, tiap orang yang dengan sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di pengadilan terhadap tersangka dan terdakwa ataupun para saksi dalam perkara korupsi dipidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 12 tahun dengan denda Rp 150 juta dan paling banyak Rp 600 juta. Anggodo juga dikenai Pasal 53 KUHP

Sumber Berita

| | edit post

Jum'at 15 Januari 2010


Jakarta
- Anggodo Widjojo kini sudah resmi menjadi tersangka dan ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta. Apakah buronan KPK yang juga notabene abang Anggodo, Anggoro Widjojo mengetahui nasib yang menimpa adiknya?


"Saya pikir dia sudah mengetahuinya, tanpa saya kasih tahu pun," ujar pengacara Anggodo, Bonaran Situmeang saat dihubungi, Jumat (15/1/2010).

Namun hingga kini Bonaran mengakui dirinya belum ada komunikasi dengan Anggoro perihal kondisi terkini adiknya. Hingga saat ini, Anggoro masih berada di luar negeri.

Bonaran juga sedang memikirkan kembali jadi tidaknya mengajukan permohonan penangguhan penahanan untuk kliennya. Ia menduga usaha tersebut hanya buang-buang waktu saja.

"Besan Presiden saja tidak dikasih, apalagi Anggodo yang seorang rakyat biasa," kilahnya.

Bonaran menampik jika bakal ada perlakuan istimewa terhadap Anggodo seperti yang sempat diterima oleh Ayin. Kondisi Anggodo juga hingga kemarin masih sehat.

"Ia hanya mengeluh sedikit sakit di bagian kakinya," tandasnya.

Sumber Berita

| | edit post

Gempa Haiti

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 13 Januari 2010 0 komentar

Kamis 14 Januari 2010
14 Staf PBB Tewas, 56 Terluka, & 150 Lainnya Hilang


Jakarta
- 14 Staf PBB di Haiti dilaporkan tewas serta 56 luka berat akibat gempa berkekuatan 7 SR yang menggoyang negara tersebut. Sedangkan 150 staf lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

Demikian dikatakan Kepala Departemen Bantuan Lapangan PBB, Susana Malcorra, seperti dikutip dari reuters, Kamis (14/1/2010).

Menurut Susana, korban merupakan staf misi PBB di Haiti (Minustah). Hingga kini, menurutnya, ada sekitar 150 orang yang masih dicari.

Namun, Kepala Departemen Perdamaian PBB, Alain Leroy mengatakan, tewasnya staf PBB itu tidak dapat dikonfirmasi kepada Presiden Haiti Rene Preval.

"Kami tidak dapat mengkonfirmasi laporan itu," ucapnya.

Namun, dia menambahkan, Kantor Minustah ambruk akibat gempa dahsyat itu.

Belum ada data resmi mengenai besarnya korban jiwa akibat gempa Haiti. Dikhawatirkan, ribuan orang tewas tertimbung reruntuhan bangunan. Gempa menghancurkan berbagai gedung di Port-au-Prince termasuk Istana Kepresidenan Haiti.

Sumber Berita

| | edit post