SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI



Tarif Penumpang Kereta Api Ekonomi Naik Mulai Juni

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 31 Mei 2010 0 komentar


PT Kereta Api (Persero) memastikan tarif angkutan penumpang kelas ekonomi untuk semua jurusan akan naik mulai Juni 2010. "Tarif kereta ekonomi akan disesuaikan pada Juni. Namun besaran kenaikan kami usulkan 50 persen," kata Direktur Utama PTKA, Ignasius Jonan, usai seminar "Mapping Anatomi BUMN Menuju World Class Company", di Jakarta, Rabu (26/5). Menurut Jonan, usulan kenaikan sudah disampaikan kepada Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham, dan Kementerian Perhubungan. "Tarif kelas ekonomi sudah tidak naik sejak delapan tahun lalu, sehingga perlu ada penyesuaian," katanya. Ia menjelaskan, dalam usulan yang disampaikan kepada pemerintah, kenaikan diharapkan mencapai 70 persen. "Namun, kemungkinan akan disetujui sebesar 50 persen, dengan pola penerapan bertahap dalam dua tahun," katanya. Adapun angka 50 persen disesuaikan dengan kemampuan membayar dari konsumen. Keharusan menaikkan tarif, terkait dengan persaingan usaha pada transportasi darat antara Kereta Api dengan angkutan truk yang menggunakan bahan bakar solar bersubsidi. "Saat ini PTKA diwajibkan membayar 'TAC' (track access charge) pengunaan jalan rel milik negara. TAC yang besar berdampak pada biaya operasi perusahaan," kata Jonan. Meski begitu, Jonan tidak merinci tarif penumpang ekonomi penumpang yang berlaku pada saat ini. Ia hanya menjelaskan, dengan kenaikan tarif tersebut sudah menggambarkan tingkat tarif keekonomian PTKA. Kenaikan besaran tarif penumpang ekonomi terakhir kali naik pada 2004 sebesar 10-20 persen dari tahun 2002. Dengan kebijakan tarif kereta ekonomi yang masih rendah tersebut, PTKA memproleh dana sebesar Rp500 miliar yang digunakan untuk subsidi penumpang sebagai pelaksana kewajiban kepada publik (PSO). Jonan mengaku, dengan menaikkan tarif penumpang maka perseroan juga bersedia dana PSO yang bersumber dari APBN dikurangi sebesar persentasi kenaikan tarif.

::: News Link :::

| | edit post

Penumpang Terluka Dibawa KA Matarmaja

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar


Cirebon - Buntut penyerangan KA Gaya Baru Malam Selatan yang dilakukan ratusan warga di jalur antara Stasiun Cikampek dan Stasiun Haurgeulis Indramayu, membuat ratusan penumpang terlantar. Mereka mengaku takut berada di antara suporter kesebelasan Arema yang tiba-tiba diserang. Para penumpang terpaksa turun di Stasiun Parujakan Cirebon untuk meminta ganti Kereta. Di antara mereka terdapat penumpang yang terluka. Mereka menderita luka akibat lemparan batu dan pecahan kaca. "Di sepanjang jalan kereta dilempari. Kami takut dan memilih untuk menunda perjalanan ke Malang." Ujar Arifin, penumpang yang ditemui detikcom di Stasiun Parujakan, Selasa (01/6/2010) dini hari. Para penumpang yang terlantar akhirnya dinaiki KA bisnis Matarmaja jurusan Jakarta-Malang pukul 22.00 WIB dengan pengawalan petugas kepolisian. Sementara itu, salah seorang Suporter Aremania bernama Susanto (25 tahun) warga Desa Pakis Haji Malang, Jawa Timur terpaksa dilarikan ke RS Pelabuhan Cirebon. Ia terluka di kepala dan kritis setelah terkena lemparan batu saat naik KA untuk pulang. Selain melukai penumpang, aksi penyerangan warga juga merusak sejumlah Gerbong Kereta Api jurusan ke Timur. Kaca dan pintu Gerbong termasuk kaca lokomotif pecah dilempat batu dan bom molotov. Polisi pun belum melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku.

:::: News Link ::::


Cirebon - Puluhan Penumpang Kereta Api (KA) Ekonomi Gaya Baru Malam Selatan terluka akibat diserang bom molotov oleh ratusan warga di sekitar Stasiun Cikampek dan Stasiun Haurgeulis Indramayu, Senin (31/05/2010). Di antara para penumpang yang sebagian besar Aremania, pendukung kesebelasan Klub Arema Malang harus dilarikan ke rumah sakit di Kota Cirebon. Mereka menderita luka bakar dan luka memar akibat lemparan batu. Penyerangan diduga dilakukan oleh warga yang merupakan pendukung kesebelasan musuh mereka. Karena diantara para penyerang diketahui mengenakan pakaian klub sepakbola tertentu. "Ada yang pakai kaos Viking Persib. Kami dilempari batu dan bom molotov hingga nyaris membakar gerbong kereta api tersebut. Penumpang yang terluka banyak." Ujar Bayu, korban luka yang ditemui detikcom di RS Pelabuhan, Senin (31/05/2010) malam. Penyerangan diduga dipicu kekesalan salah satu pendukung klub sepakbola karena Arema berhasil menjuarai Liga Super Indonesia setelah mengalahkan Persija Jakarta di Gelora Bung Karno kemarin. Sementara itu, seorang Masinis KA dikabarkan harus mendapatkan perawatan di RS Haurgeulis Indramayu karena menderita luka akibat terlempar batu. Polisi pun masih melakukan pencarian terhadap para pelaku penyerangan tersebut.

:::: News Link :::

| | edit post

Hari Raya Waisak, Tiket KA Diserbu Penumpang

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 30 Mei 2010 0 komentar

Libur Hari Raya Waisak yang bertepatan dengan akhir minggu menjadikan libur panjang. Untuk menghabiskan libur panjang ini , warga Surabaya sepertinya lebih memilih menghabiskan waktu melancong keluar kota.

Buktinya, tiket kereta api kelas bisnis dan eksekutif laris manis diserbu warga yang ingin menghabiskan waktu keluar kota.

"Sejak seminggu lalu, tiket sudah banyak yang memesan baik lewat online maupun lewat agen-agen kami," kata Humasda PT KA Daops VIII, Herry Winarno, kepada wartawan di Stasiun Pasar Turi, Jalan Semarang, Kamis (27/5/2010).

Tiket kereta yang banyak dipesan, kata Herry, adalah untuk kereta jurusan Bandung dan Jakarta sepert Argo Bromo Anggrek dan Gumarang. Tiket tersebut untuk pemesanan pada tanggal keberangkatan 27, 28, 29 dan 30 Mei.

Herry mengatakan bahwa tiket kereta pada tanggal 27 Mei untuk jurusan Bandung dan Jakarta hampir 100 % ludes. Sementara tiket untuk tanggal 28 dan 29 relatif masih banyak. "Tiket untuk arus balik juga sebagian besar sudah ludes," tutur Herry.

Meski penumpang membludak, pihaknya kata Herry, tidak akan menambah rangkaian kereta. Yang dilakukan hanyalah mengoptimalisasi rangkaian kereta.

"Bila pada hari biasa rangkaian kereta hanya berjumlah 7 ragkaian, maka besok akan kami tambah 2 rangkaian lagi menjadi 9 rangkaian," tandas Herry.


:: News Link :::

| | edit post

Gerbong Berasap, Penumpang KA Senja Utama Berhamburan Keluar

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 23 Mei 2010 0 komentar


Jakarta - Penumpang Kereta Api Senja Utama dari Semarang tujuan Jakarta dikejutkan oleh munculnya api di gerbong nomor 5. Mereka pun berhamburan keluar dari KA. Salah seorang penumpang, Sigit, mengatakan, peristiwa itu terjadi begitu KA kelas bisnis tersebut memasuki Stasiun Haurgeulis, Indramayu, Jawa Barat, Senin (24/5/2010) sekitar pukul 03.00 WIB. Ketika akan berhenti, asap tiba-tiba masuk ke dalam gerbong dan membawa bau sangat menyengat. Asap itu diperkirakan berasal dari bawah gerbong. "Semua penumpang panik dan keluar dari gerbong. Saya lihat ada api memercik dari bawah gerbong yang saya naiki itu," ujar dia kepada detikcom. Beberapa saat kemudian, menurut Sigit, dua orang petugas mengecek kondisi KA. Setelah memastikan kondisi KA aman, petugas meminta penumpang masuk kembali ke dalam KA. "Tapi tidak ada penjelasan dari petugas tentang apa yang terjadi," keluh Sigit. KA Senja Utama itu kembali melanjutkan perjalanan sekitar pukul 04.00 WIB. Kereta tertahan selama 30 menit akibat kejadian tersebut.

::: News Link :::

KA Brantas Hantam Mobil, 1 Orang Kritis

Diposting oleh paguyubancirex Jumat, 21 Mei 2010 0 komentar


Madiun - Kecelakaan antara mobil dengan kereta terjadi di Madiun. KA Brantas jurusan Pasar Senin-Kediri bertabrakan dengan mobil Suzuki Forsa Nopol AE 1547 NC. Peristiwa itu terjadi di perlintasan rel KA tanpa palang pintu di Desa Ngetreb, Kecamatan Jiwan. 1 Orang kritis dan dirawat di UGD RSUD Dr Soedono Madiun. Korban kritis adalah Erlita Angkasanawati (27), guru honorer SDN Bedoho 1 dan warga RT 12 RW 3 Desa/Kecamatan Jiwan. Bejo (60) warga yang biasa mengatur lalu lintas di lokasi kepada wartawan mengatakan kejadian terjadi pada pukul 07.00 WIB, Rabu (19/5/2010). Kala itu mobil yang dikendarai korban berjalan dari selatan. Warga sekitar sudah member tanda KA lewat. Tapi mobil tetap melaju pdan dihantam KA Brantas. Mobil terseret sekitar 15 meter. "Tadi yang bertugas di sini saya bersama Dawuk dan kebetulan tadi yang bawa rambu stop saya. Mobil lambat jalannya tapi kok bablas dan tersambar KA terseret hampir 15 meter. Korban pingsan dan luka-luka di kaki sekarang sudah di RS Madiun," ungkap Bejo. Bejo menambahkan di lokasi yang merupakan perbatasan antara Desa Ngetreb dan Teguhan memang sering terjadi kecelakaan dan setahun belakangan ini jarang dilewati. Tapi sejak ada petugas sukarela dirinya dan temannya jalur tersebut dilewati warga kembali. Mobil milik korban tampak rusak bagian depan dan belakang. Mobil belum dievakuasi dan menjadi tontonan warga. Rencananya mobil itu akan diderek oleh Unit laka Polres Madiun.

::: News Link ::

| | edit post


Tulungagung - Kecelakaan hebat terjadi di perlintasan KA tanpa palang pintu di Desa Kromasan, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Sebuah pick up berpenumpang 3 orang dihantam KA Eksekutif Gajayana, hingga terbelah jadi 2 bagian. Informasi yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Kejadian bermula ssaat mobil pick up bernopol AG 8019 RE mendadak mogok tepat di tengah perlintasan KA. Saat kembali dinyalakan, mendadak melaju dengan kecepatan tinggi KA Eksekutif Gajayana dari arah timur, hingga terjadi benturan keras tak dapat dihindarkan.

:: News Link :: Akibatnya pick up terbelah jadi 2 bagian dengan bak terseret hingga 250 meter. Sementara kepalanya terpental sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Beruntung 2 penumpang, masing-masing Sakip dan Gian bisa menyelamatkan diri. Sedangkan pengemudi atas nama Harianto Saputra, warga Desa Sambirejo, Kecamatan Sumbergempol, ikut terseret di bagian kepala mobil, meski akhirnya hanya mengalami luka berat di bagian kepala. "Dari 3 penumpang hanya 1 yang luka, yaitu sopirnya. Informasi yang saya dapatkan dia luka di kepala dan sekarang sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah," terang KBO Reskrim Polres Tulungagung Iptu Siswanto, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com di sela-sela pengamanan Gedung DPRD, Rabu (19/5/2010). Siswanto menambahkan, kini Satuan Lalu Lintas saat ini mengumpulkan data dan mengamankan mobil pick up. "Dua korban selamat juga sudah diminta keterangan, dan hasilnya terkait penyebab kecelakaan mungkin akan bisa segera diketahui," imbuhnya. Di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Desa Kromasan, Kecamatan Ngunut, berdasarkan catatan kepolisian memang sangat rawan terjadi kecelakaan antara pengguna jalan dan kereta api.

| | edit post

KA Mutiara Dikabarkan Terjebak Banjir

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 18 Mei 2010 0 komentar

Hujan yang mengguyur Banyuwangi dan sekitarnya menyebabkan beberapa daerah di kawasan itu tergenang air. Akibatnya satu KA Mutiara jurusan Surabaya-Banyuwangi terjebak banjir dan tak bisa melewati rel yang tergenang. KA itu terjebak di Kalibaru. Banjir terjadi setelah kawasan Kalibaru diguyur hujan dengan intensitas tinggi, Selasa (18/05/2010) sore. Kereta api Mutiara tersebut terjebak saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banyuwangi. Sesaat kemudian laju kereta api terhenti setelah adanya genangan air yang merendam rel yang dilewatinya. "Kereta apinya tidak berani lanjutkan perjalanan, terpaksa berhenti," jelas salah seorang Pegawai PT Kereta APi, saat mengkonfirmasi pada detiksurabaya.com Posisi kereta api saat ini berada sekitar 100 meter dari terowongan Gumitir. Belum jelas bagaimana nasib para penumpangnya. PT Kereta Api Daop XI saat dihubungi justru mengaku belum mendapat laporan perihal peristiwa tersebut. "Kami belum mendapat tembusan mas, terima kasih informasinya," kata Humas PT Kereta Api Daop XI, Burhani Sulthon, saat dihubungi detiksurabaya.com.

:::: News Link :::

| | edit post

Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, terendam banjir cukup tinggi. Akibatnya, sejumlah perjalanan Kereta Api (KA) terganggu, termasuk KA Bangun Karta yang tertahan di stasiun itu selama 6 jam. "Ini sudah mulai berangkat. Kereta sampai di Stasiun Tawang pukul 24.00 WIB lalu tidak bisa melanjutkan perjalanan karena banjir," kata salah seorang penumpang KA Bangun Karta, Wahyu Cahyono, kepada detikcom, Senin (17/5/2010). Wahyu mengatakan, sebagian besar penumpang memilih turun dari kereta dan menghabiskan waktu dengan duduk-duduk di stasiun saat KA menunggu bisa melaju kembali. Bangun Karta adalah KA dengan rute Jombang, Jawa Timur, tujuan Jakarta. Sebelum di Stasiun Tawang pun, imbuh Wahyu, KA yang ditumpanginya itu sempat terhambat akibat banjir di Walikukun, Jatim. Supaya dapat melintasi banjir, lokomotif KA Bangun Karta sampai harus diganti. "Ada sekitar satu jam KA tertahan di Walikukun. Banjirnya tinggi sekali, relnya sampai tidak kelihatan," ucap Wahyu. Menurutnya, ia naik KA Bangun Karta dari Stasiun Kertosono pada Minggu (16/5), kemarin, sekitar pukul 16.45 WIB. Seharusnya KA tersebut tiba di Jakarta sekitar pukul 04.00-05.00 WIB. "Ya, mau bagaimana lagi. Saya tidak bisa masuk kerja hari ini," ucapnya sedih.

| | edit post

Banjir, Kereta Api Tertunda 11 Jam

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 17 Mei 2010 0 komentar

SEMARANG, KOMPAS - Banjir yang merendam Kota Semarang, Jawa Tengah, sejak Senin (17/5) dini hari mengakibatkan perjalanan 16 kereta api, baik dari arah Surabaya, Jawa Timur, maupun Jakarta, tertunda hingga 11 jam. Lokomotif KA tidak bisa melewati rel yang tergenang di kota itu dengan ketinggian air mencapai 12,5 sentimeter.

Kereta api (KA) dari Jakarta terjebak di Stasiun Tawang, Semarang, sedangkan KA dari Surabaya terhenti di Stasiun Alas Tuwo, Semarang sejak pukul 00.30. KA tidak dapat melewati genangan air yang merendam rel sepanjang 300 meter di Kilometer 0+4 hingga 0+7 di Kecamatan Genuk.

”Lokomotif hanya bisa melewati genangan air setinggi 7,5 sentimeter. Saat ini genangan mencapai 12,5 sentimeter,” kata Wakil Kepala Stasiun Tawang Widodo yang ditemui di Stasiun Tawang kemarin siang sekitar pukul 12.30.

Perjalanan KA tertunda 1,5-11 jam dan baru normal sekitar pukul 13.00. Sebagai contoh, KA Sembrani (Jakarta-Surabaya) yang seharusnya berangkat dari Stasiun Tawang menuju Surabaya Minggu pukul 23.21 baru dapat melaju Senin pukul 11.00. Kereta lainnya yang perjalanannya terlambat, antara lain, adalah KA Argo Anggrek, KA Gumarang, KA Matar Maja, KA Kertajaya, KA Bangunkarta, KA Brantas, dan KA Fajar Utama.

Akibat banjir, Stasiun Poncol, Semarang, membatalkan keberangkatan KA Banyubiru jurusan Semarang-Solo-Yogyakarta pukul 04.50 dan KA Feeder Semarang-Bojonegoro pukul 05.30. Kepala Stasiun Semarang Poncol Ahmad Zahid mengatakan, penumpang KA tersebut dialihkan ke KA Matarmaja yang melalui Solo serta KA Kertajaya jurusan Jakarta-Surabaya yang melalui Bojonegoro.

Penumpang kecewa

Sebagian penumpang yang naik dari Stasiun Tawang kecewa atas tertundanya keberangkatan KA. ”Memang ini karena banjir, tetapi semestinya ada pemberitahuan dari PT KA sehingga kami tidak perlu menghabiskan waktu di stasiun,” ucap Heri (42), penumpang KA Argo Anggrek.

Selain rel KA, loket di dalam Stasiun Tawang pun terendam sekitar 10 cm. ”Ini sudah menyusut dibandingkan subuh tadi, yang setinggi betis (orang dewasa),” kata Kusnan (50), pengangkut barang di Stasiun Tawang, Semarang Utara, kemarin siang.

Jalan di luar Stasiun Tawang pun terendam hingga setinggi lutut (sekitar 50 cm). Air juga menggenangi jalan-jalan lain di kawasan Kota Lama setinggi 30-50 cm dan sekitar Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Selain di Semarang Utara, banjir juga terjadi di Kecamatan Genuk dan Kecamatan Gayamsari. Di Kelurahan Gebangsari, Genuk, ketinggian air mencapai 1 meter. Di Kecamatan Gayamsari, genangan terparah terjadi di Kelurahan Tambakrejo, Kaligawe, Sawah Besar, dan Siwalan dengan ketinggian mencapai 80 cm.

Banjir juga terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Banjir ini terjadi karena tanggul Sungai Cabean yang jebol di tiga titik, masing-masing selebar 25 meter, 20 meter, dan 5 meter, belum diperbaiki.

Bupati Demak Tafta Zani yang meninjau lokasi tanggul yang jebol kemarin mengatakan, kemungkinan perbaikan dilakukan pekan ini. ”Tugas pemerintah daerah hanya bersifat darurat dalam penanganan Sungai Cabean” ujarnya.

Sawah terendam

Dari Bojonegoro, Jawa Timur, dilaporkan, laut yang sedang pasang menyebabkan air Bengawan Solo di Bojonegoro lambat mengalir ke laut kemarin. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mendata, seluas 789 hektar tanaman padi usia 7-14 hari, 94 hektar tegalan, dan 4.165 meter jalan desa terendam.

Wilayah permukiman Ledok Kulon, Ledok Wetan, dan Banjarjo di Kecamatan Bojonegoro serta wilayah Ngablak dan Ngulanan di Kecamatan Dander juga kebanjiran.

Di Kabupaten Tuban, luapan Bengawan Solo menggenangi jalan desa serta puluhan rumah.

::; News Link :::

| | edit post