SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI



Sample Stiker Publikasi

Diposting oleh paguyubancirex Jumat, 29 Oktober 2010 0 komentar

Sample Stiker publikasi Paguyuban Cirex,
yang akan di bagikan secara cuma-cuma


Yang Berminat silahkan menghubungi Admin Paguyuban
atau
silahkan kumpul di Gerbong 3
Stok TERBATAS

| | edit post
Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 27 Oktober 2010 3 komentar

Raden Mas Surakso Hargo atau Mbah Marijan -
Ketua Ranting NU desa setempat

Meninggal dalam Keadaan Sujud - Semoga khusnul KhotimanNgabehi
Surakso Hargo atau Mbah Marijan adalah panglima yang pantang mundur sampai titik darah penghabisan. Beliau mengemban tugas muliamenjaga Merapi, dan itu sudah dijalankan dengan baik. Selamat Jalan,
Sugeng Tindak Mbah......


"Jakarta - Mantan Ketum PBNU Hasyim Muzadi ingat betul dengan sosok Mbah Maridjan. Meski memiliki cukup harta, hidup abdi dalem Kraton Yogyakarta itu tetap bersahaja. Hal itu yang selalu dikagumi Hasyim. Salah satu yang diingatnya yakni pesan juru kunci Merapi untuk para pemimpin negeri ini.

"Panjenengan sak konco poro piageng, kedah 'temen lan sak temene' mugi ndonyane tenterem. Yang dalam bahasa Indonesia artinya: 'Pak Hasyim dan para pembesar harus benar dan bertindak sebenarnya, agar alam tenteram," kata Hasyim dalam siaran pers, Rabu (27/10/2010).

Pesan itu disampaikan Maridjan saat mereka bertemu pada 2006 lalu, saat itu Gunung Merapi memang tengah 'menghangat'. Awan panas beberapa kali dimuntahkan Merapi.

"Mbah Maridjan terakhir saya jumpai di rumahnya pada tahun 2006 lalu, ketika Merapi disangka meletus tapi ternyata gempa yang menghancurkan sekitar Merapi," kenang Hasyim.

Saat pertemuan itu, Hasyim juga sempat memberi kenang-kenangan kepada Maridjan yakni seperangkat alat salat. Saat itu Maridjan di tengah kehidupan sederhananya terlihat gembira.

"Karena beliau Ketua Ranting NU desa setempat, saya juga memberi beliau jaket bertuliskan NU," tambah Sekjen ICIS ini.

Hasyim juga ingat, saat itu Maridjan sudah menjadi model iklan Jamu Kuku Bima, namun uangnya digunakan untuk membangun masjid.

"Rumah baru diperbaiki setelah beliau jadi iklan jamu kuku Bima, dan itupun digunakan untuk membangun masjid," terang pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Depok ini.

::: News Link :::

| | edit post

Rem Ngadat, Keberangkatan KA Bima Terganggu

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 24 Oktober 2010 0 komentar

t

Surabaya - Kereta Api Bima jurusan Surabaya-Jakarta mengalami gangguan pada pipa air brake di gerbong nomor 2 di Stasiun Gubeng. Akibatnya, KA Bima molor lebih dari 1 jam.

Pipa air brake pada gerbong nomor 2 itu pecah sehingga harus dilakukan pergantian. Apabila tidak diganti maka akan membahayakan pada bagian pengeremannya.

"Penyebabnya karena pipa itu memang pecah dengan sendirinya. Gerbong yang pipa rem udaranya saat ini proses diganti," kata Humas Daops VIII, Sri Winarto saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (24/10/2010).

Sri menjelaskan, pergantian itu dilakukan pada satu gerbong yang rusak tersebut dengan mengganti gerbong baru. Pergantian ini kini sudah hampir rampung dan kereta akan diberangkatkan.

Kejadian itu diketahui ketika dilakukan kontrol sebelum kereta berangkat. Ketika pengecekan itu,diketahui pipa rem angin pecah sedangkan bagian lain tidak ada kerusakan.

Ia menjelaskan, akibat kejadian ini KA Bima yang rencananya berangkat pada pukul 17.00 WIB dan diberangkatkan pada pukul 18.30 WIB. Penumpang kereta eksekutif ini belum ada yang komplain dengan kejadian ini. "Belum ada yang mengembalikan tiket atau batal berangkat. Kejadian ini murni karena teknis," tandasnya.

::: News Link ::

| | edit post

PT Kereta Api Raup Untung Rp 300 Miliar

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 18 Oktober 2010 0 komentar

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (PT KA) hampir mencapai target laba sebelum pajak tahun 2010 sebanyak Rp 400 miliar. Hingga triwulan III-2010, perseroan sudah membukukan laba sebelum pajak (laba kotor) sebesar Rp 300 miliar. Menurut Direktur Utama PT KA Ignasius Jonan, perolehan laba sebelum pajak di triwulan III-2010 itu naik 30 persen dari perolehan tahun lalu pada periode yang sama. "Sesuai target dalam RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) tahun 2010 kan Rp 400 miliar. Sampai kuartal III laba sebelum pajak kita itu Rp 300 miliar," katanya di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (18/10/2010). Ia menambahkan, naiknya perolehan laba di triwulan III-2010 itu disebabkan kenaikan jumlah penumpang sebanyak 3 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Ini didukung oleh angkutan penumpang, operasional yang biasa. Volume penumpang naik sekitar 3 persen," katanya

::: News Link :::

PT KA Minta Panpel dan Manajemen Persib Tanggung Jawab

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 17 Oktober 2010 0 komentar

Justify Full

Bandung - PT KA meminta penitia penyelenggara (panpel) dan manajemen Persib Bandung turut bertanggung jawab terkait perusakan kereta api lokal 936 Purwakarta-Cibatu yang dilakukan bobotoh.

"Tentu saja kami ingin ada tanggung jawab dari panpel dan manajemen Persib. Sebab, perusak fasilitas kereta tersebut ialah bobotoh yang hendak menyaksikan Persib. Massa itu yakin bobotoh karena memakai atribut Persib," papar Kepala Humas PT KA Daop II Bandung Bambang S Prayitno, saat dihubungi wartawan via telepon, Minggu (17/10/2010).

Menurut Bambang, pihaknya akan memikirkan cara apa langkah yang akan dilakukan nanti mengenai kejadian tersebut. Namun dia berencana melayangkan surat terlebih dahulu kepada panpel dan manajemen Persib.

"Selain itu, kami berencana kejadian ini dibawa ke jalur hukum. Tak hanya itu, bisa jadi kami tidak akan lagi mengangkut bobotoh," tegas Bambang.

Pada Sabtu (16/10/2010), sekitar 500 bobotoh menaiki kereta api dari Purwakarta menuju Bandung untuk menyaksikan laga Persib kontra Persiba di Stadion Siliwangi. Namun, selama perjalanan atau sebelum masuk Stasiun Cikudapateuh, oknum bobotoh merusak fasilitas kereta tersebut.

Rincian kerusakan yang tercatat PT KA yakni kaca jendela 102 buah, kaca bordes dua buah, kaca jalosi penumpang 12 buah, kaca jalosi WC 10 buah, meja penumpang 81 buah, kran WC 4 buah dan 1 atap lampu (dalam) jebol.

::::::::News Link :::

| | edit post

KA Terbakar di Rangkasbitung

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 12 Oktober 2010 0 komentar

Polisi Duga Ada Aktivitas Pembakaran
Sebelum KA Terbakar

Jakarta - Kepolisian Resor Lebak belum bisa memastikan penyebab terbakarnya 24 rangkaian kereta di Stasiun Rangkasbitung, Lebak, Banten, Senin, 11 Oktober dini hari lalu. Dugaan sementara, KA tersebut tebakar karena adanya aktivitas pembakaran.

Kapolres Lebak AKBP Widoni Fredi mematahkan berbagai spekulasi di antaranya korsleting listrik. “Karena saat itu kereta dalam keadaan terparkir. Kemungkinan ada perbuatan yang bisa menimbulkan api,” kata Widoni saat dihubungi wartawan, Selasa (12/10/2010).

Ia mencontohkan aktivitas yang bisa menimbulkan api. “Misalnya menyulut rokok,” katanya.

Namun, spekulasi tersebut dinilainya tidak masuk akal. Karena menurutnya, api yang ditimbulkan rokok, tidak akan berakibat besar.

“Kalau cuma rokok, api yang ditimbulkan tidak akan sebesar itu. Dan kereta sendiri bahannya terbuat dari material yang tidak mudah terbakar hanya dengan api sekecil rokok,” katanya.

Ketika ditanya apakah peristiwa kebakaran itu merupakan suatu kesengajaan, Widoni mengungkapkan, hal itu bisa saja terjadi.

“Segala kemungkinan bisa saja terjadi. Tapi kita kan bicara fakta, bukan dugaan dugaan,” kata dia.

Namun, jika dalam penyelidikan ditemukan adanya unsur kesengajaan atau
kelalaian, polisi akan menindaklanjutinya.

“Kalau ada kesengajaan atau kelalaian, kita akan cari siapa pelakunya,” katanya.

Lebih jauh Widoni mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa 14 saksi terkait
peristiwa tersebut. Sementara Puslabfor sendiri telah mengamankan sejumlah
barang bukti untuk diteliti.

“Dari kemarin sampai dnegan tadi, Puslabfor baru mengambil barang bukti untuk diteliti. Doakan saja agar cepat terungkap apa penyebabnya,” tutupnya.

Sedikitnya 24 rangkaian kereta yang terparkir di Stasiun Rangkasbitung, Lebak, Banten terbakar pada Senin, 11 Oktober dinihari lalu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian yang diderita PT KA diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Sebelumnya, Kepala Humas PT KAI Daops I Mateta Rizalulhaq mengungkapkan,
rangkaian kereta tersebut terbakar saat diparkir. Kereta itu sendiri telah dibersihkan.

:: News Link by Detik.com::

| | edit post
Diposting oleh paguyubancirex Senin, 11 Oktober 2010 0 komentar


Labbaik Allahumma Labbaik. Labbaik, La Shareek Laka, Labbaik. Innal Hamdah, Wan Nematah, Laka wal Mulk, La Shareek Laka Labbaik.


Kami Segenap Pengurus, Anggota dan keluarga Besar Paguyuban CIREX

Mengucapkan
" SELAMAT JALAN
&
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH HAJI


Kepada salah satu keluarga besar Anggota Paguyuban CIREX

Bpk MI'AN Beserta ISTRI

Yang Berangkat Menjalankan Ibadah Haji
Kloter Pertama Minggu ini ( 13 Oktober 2010 )

Do'a Kami Semoga di berikan Kesehatan, diberikan kemudahkan dan di berikan keselamatan dari berangkat hingga kembali ke Tanah Air
Membawa Haji yang mambrur.
Amin.. YA ROBBAL N'GLAMAIN...


Atas Nama Anggota dan Keluarga Besar Paguyuban Cirex

Pramono Edy - Ketua
&
Nurachman - Wakil Ketua

| | edit post

21 Gerbong Hangus di Stasiun Rangkas, Kebakaran Diduga Kesengajaan

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 10 Oktober 2010 0 komentar

Jakarta - Kobaran api di stasiun Rangkasbitung, Lebak, Banten, menyebabkan 21 gerbong kereta penumpang kelas ekonomi terbakar. 18 Gerbong terbakar habis sedangkan 3 gerbong terbakar sebagian. PT KA menduga ada kesengajaan dalam peristiwa ini.

"Keretanya habis dicuci dan sedang parkir, jadi tidak ada aliran listrik di situ. Kami menduga ada kesengajaan," kata Kahumas Daops I PT KA Mateta Rizalulhaq kepada detikcom, Senin (11/10/2010).
Mateta menjelaskan, kereta yang terbakar adalah kereta jenis ekonomi. Saat ini petugas kepolisian sudah berada di lokasi. Beberapa orang juga sudah dimintai keterangan.
"Keretanya belum dipindahkan, masih di lokasi karena sudah diberi garis polisi," katanya.
Peristiwa ini menyebabkan perjalanan kereta dari Rangkas menuju Senen pada pukul 05.20 WIB dibatalkan.
"Kita masih punya kereta cadangan, jadi rute itu masih tetap beroperasi. Hanya yang pukul 05.20 WIB saja dibatalkan," katanya.
Kebakaran hebat terjadi di Stasiun Rangkasbitung subuh tadi sekitar pukul 01.25 WIB dan bisa dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB. Kereta Rangkas jurusan Jakarta selalu dipadati penumpang karena murah meriah.

::: News Link :::

| | edit post


Jakarta - Direktorat Jendral Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menggelar acara istigotsah dilanjutkan dengan salat gaib untuk para korban tabrakan kereta api (KA) di Pemalang, Jawa Tengah, pekan lalu. Kecelakaan maut itu telah merenggut nyawa 34 penumpang KA Senja Utama Semarang.

Istigotsah malam ini, Kamis (7/10/2010), digelar di Masjid Cut Nyak Dien, Jl Johar, Menteng, Jakarta Pusat. Acara itu diikuti oleh kurang lebih 70 orang, termasuk di antaranya para pegawai Ditjen Perkeretaapian.

Dirjen Perkeretaapian Tunjung Inderawan juga terlihat hadir. Istigotsah yang dimulai setelah ibadah salat maghrib tersebut dipimpin oleh Habib Ali Muchdar.

"Malam ini Kemenhub bersama masyarakat melakukan istigotsah, mendoakan korban meninggal dunia dalam kecelakaan khususnya di Petarukan Pemalang beberapa waktu lalu," kata Tunjung kepada wartawan.

Menurut Tunjung, istigotsah juga dimaksudkan sebagai bentuk keperihatinan atas terjadinya serangkaian kecelakaan KA belakangan ini.

Tunjung menjelaskan, pihaknya telah memerintahkan kepada PT KA untuk memberi santunan terhadap keluarga korban meninggal. Santunan itu total berjumlah Rp 65 juta per orang, dengan rincian dari PT Jasa Raharja Rp 25 juta, Asuransi Jasindo Rp 35 juta, dan PT KA Rp 5 juta.

"Sedangkan untuk yang luka akan ditanggung sampai sembuh. Ini juga berlaku juga untuk korban di solo, Jawa Tengah," ucapnya.

Seperti diketahui, KA Agro Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya menabrak KA Senja Utama di Stasiun Petarukan, Pemalang, sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (2/10/2010), lalu. Akibat kejadian itu, gerbong terakhir KA Senja Utama ringsek. Kecelakaan maut itu juga menyebabkan 34 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

::: News Link ::

| | edit post

KA Tabrak Truk di Permata Hijau

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 06 Oktober 2010 0 komentar

Evakuasi Masih Berlangsung,
Polisi Masih Cari Sopir Truk


Jakarta - KRL jurusan Serpong - Tanah Abang dan yang menabrak truk di perlintasan Permata Hijau masih dievakuasi. Polisi masih mencari sopir truk.

"Masih belum kelar. Sedang dievakuasi. Sopirnya belum ketemu," ujar petugas Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya Aiptu Rahman ketika dihubungi detikcom pukul 22.30 WIB.

Rahman juga mengatakan truk sampah yang tertabrak KA itu mengakibatkan tiang listrik tumbang. Dalam situs TMC truk itu bernopol B 9271 ZQ.

Evakuasi yang masih berlangsung itu, imbuh Rahman, menimbulkan kemacetan di lokasi. Sudah ada petugas yang menangani kemacetan.

Smentara petugas Operations Center PT KA, Tebe mengatakan evakuasi KRL sedang berlangsung. "Lagi ditarik," kata Tebe.

Kronologis

Kronologis tertabraknya truk oleh KRL Serpong - Tanah Abang, menurut situs TMC diduga pengemudi truk bernomor polisi B 9721 ZQ tersebut melanggar lampu lalu lintas di perlintasan rel.

Akibatnya KRL yang sedang melaju cukup kencang dari arah Kebayoran Lama menuju Tanah Abang menabrak truk lalu menyeret badan truk sejauh puluhan meter. Tiang aliran listrik KRL ikut jatuh pula menimpa bagian atas kereta.

Sedangkan petugas Operations Center PT KA Tebe mengatakan KA tersebut menabrak truk hingga berhenti karena mengenai tiang listrik. "Dia nerobos, kejebak macet," ujar Tebe.

Sebelumnya, saksi mata Anto yang dikonfirmasi detikcom mengatakan truk tersebut tidak menerobos palang pintu perlintasan, melainkan terjebak macet dan posisi truk masih di perlintasan sehingga KRL melintas.

"Truk itu bukan menerobos, karena macet otomatis palang lintasan otomatis nggak bisa ketutup, kereta lewat," jelas Anto.

Padahal petugas penjaga lintasan KA itu, imbuh Anto, sudah memperingatkan masinis. Petugas terlihat sibuk hingga memberikan sinyal dengan mengacung-acungkan bendera.

"Truk yang ditabrak bak terbuka. Habis nabrak kereta langsung berhenti dan korslet aliran listriknya. Truknya malang di perlintasan," imbuh Anto yang saat itu hendak pulang ke rumahnya di kawasan Senayan ini.

:::: news Link ::

| | edit post