SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI
Demikian disampaikan oleh Senior Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta, Mateta Rijalulhaq kepada detikFinance, Senin (9/1/2012).
"Aturan ini mulai berlaku hari ini 9 Januari 2012," jelas Mateta.
Mateta mengatakan, aturan ini juga berlaku untuk pembelian tiket secara langsung. Penulisan nama di tiket ini berlaku untuk kereta api komersial jarak jauh dan menengah.
Nama dan nomor identitas wajib diisi sesuai KTP/SIM/Passport untuk pemesanan tiket. Kalau untuk pembelian langsung hanya wajib mencantumkan nama sesuai kartu identitas tadi.
Untuk calon penumpang yang tidak mempunyai kartu identitas resmi bisa menggunakan kartu identitas lain seperti kartu pelajar. Sedangkan anak-anak di bawah umur bisa dengan hanya mengisi nama anak tersebut.
Tidak dapat dipungkiri, bahwa masih adanya calo-calo yang memanfaatkan peluang tersebut karena nama yang tercantum pada tiket tidak sama dengan tanda pengenal calon penumpang. Diharapkan ini bisa menjadi salah satu cara untuk membatasi ruang gerak calo.
::: News Link :::
Libur Natal dan Tahun Baru, PT KAI Tambah Jadwal Perjalanan Kereta
Namun bagi Anda yang belum mendapatkan tiket kereta api jangan khawatir, meski tidak ada kursi tambahan, PT KAI menambah jadwal perjalanan.
"ATidak ada kursi tambahan, tapi yang ada tambahan perjalanan kereta api untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Karena setiap libur Natal dan tahun baru pemesanan tiket selalu naik," ujar Kepala Humas PT KAI Daops I, Mateta Rizalulhaq kepada detikcom, Rabu (21/12/2011).
Menurut Mateta, penambahan perjalanan diberikan untuk kereta Argo Lawu, Cirebon Ekspres dan Parahyangan. Bila sebelumnya Argo Lawu dari Gambir menuju Solo hanya satu perjalanan, maka jelang Natal dan tahun Baru akan menjadi dua perjalanan perharinya.
"Argo Lawu dari Gambir ke Solo kan hanya pagi, nanti ada kereta malamnya juga. Dari Gambir pukul 21.30 WIB," terangnya.
Untuk kereta CIREX (CIrebon EXpress), juga akan ditambah dua perjalanan tiap harinya. Sedangkan Kereta Parahyangan ditambah 1 perjalanan.
"Argo Lawu malam untuk Natal, penambahan perjalanannya untuk tanggal 22 dan 23 Desember, sedangkan tahun baru tanggal 29 sampai 31 Desember," terangnya.
Penambahan kereta CIREX untuk libur Natal dilakukan pada tanggal 23 sampai 24 Desember. Sedangkan penambahan untuk libur tahun baru dimulai 29 Desember hingga 2 Januari.
"Kalau Parahyangan penambahan pasti, tapi kalendernya belum dibuat. Nanti akan diinformasikan lagi," tutupnya.
::: News Link ::
BANDUNG (bisnis-jabar.com): Tingkat pemesanan kereta api kelas utama akhir tahun dari Bandung ke berbagai tujuan di timur Pulau Jawa menyentuh angka 60%.
Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung Bambang Setyo Prayitno mengatakan, tingkat okupansi 7 perjalanan 22-31 Desember 2011 hingga pukul 09.05 WIB terpesan 60%.
“Tapi untuk jadwal keberangkatan Jumat (23/12) okupansi mendekatai 100% dengan tingkat pemesana tertinggi terjadi di kereta eksekutif Lodaya Malam sebesar 99%,” kata Bambang.
Bambang merilis okupansi kereta eksekutif Argowilis 72%, Turangga 96%, Harina 82%, Lodaya Malam 85%, Malabar 85%, Mutiara Selatan 80%, sedangkan Lodaya Pagi 50%.
Menurut Bambang, untuk memudahkan proses pemesanan tiket, pihaknya sudah membuka pemesanan secara on line sejak 40 hari sebelum keberangkatan, dan 7 hari jelang berangkat untuk kereta ekonomi jarak jauh.
“Kami mengimbau pengguna jasa untuk segera merencanakan dan melakukan reservasi perjalanannya karena kami melakukan pembatasan kapasitas angkut hanya 100% dan tidak menjual tiket tanpa tempat duduk,” jelasnya.(fsi)
Hal tersebut diutarakan Menteri BUMN Dahlan Iskan usai mengikuti rapat koordinasi di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu (14/12/2011).
"Di seluruh dunia, perusahaan kereta api itu tidak mungkin bisa untung dari jualan karcis, pasti dari pengelolaan propertinya. Kedepannya tida apa-apa ada 2 bidang usaha dari KAI," urai Dahlan.
PT KAI merupakan salah satu BUMN yang akan ditumbuhkembangkan menjadi sangat besar, selain Perum Perumnas. Menurut Dahlan, hal itu bisa dilakukan mengingat properti milik KAI sangat besar.
"Propertinya KAI itu luar biasa besar dan strategis-strategis semua," ujar Dahlan.
"Artinya, jangan sampai kereta api ini jelek karena memang tidak pernah bisa punya uang dan tidak bisa melayani penumpang dengan baik, tidak bisa memperbaiki keretanya. Misalnya di Hong Kong, penghasilan dari propertinya itu besar sekali," imbuhnya.
::: News Link ::
Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung Bambang Setyo Prayitno mengatakan, tingkat pemesanan rata-rata kelas utama ke berbagai tujuan di arah timur terus bergerak naik dan mulai memasuki angka 40%.
“Tingkat pemesanannya diperkirakan akan terus naik dan mengalami puncaknya menjelang natal dan tahun baru,” kata Bambang di ruang kerjanya.
Untuk menghindari kekosongan tiket, lanjutnya, pihaknya mengimbau calon penumpang segera melakukan pemesanan tiket melalui system on line, karena dia khawatir jika masyarakat masih melakukan pembelian system go show (beli di loket langsung berangkat), tidak ada lagi tiket tersedia.
“Setiap akhir tahun terutama beberapa hari menjelang natal dan tahun baru tingkat okupansi selalu meningkat, sehingga kami mengimbau calon penumpang untuk melakukan pemesanan dari sekarang,” jelasnya.
Kondisi itu diperburuk dengan regulasi pembatasan jumlah penumpang di seluruh kelas kereta api sebesar 100%.
“Kami juga menyarankan masyarakat memesan tiket dengan system return (pulang-pergi) untuk mengantisipasi tiket kosong dari stasiun asal sebelum kembali ke Bandung,” terangnya. (fsi)
PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengerahkan empat kereta api untuk mengangkut penumpang dan penambahan gerbong guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2012.
Keempat kereta itu adalah kereta Cirebon Ekspress (Jakarta-Cirebon), Argo Lawu (Jakarta-Solo), Argo Parahyangan (Bandung-Jakarta), dan Sancaka (Yogyakarta-Surabaya), kata Vice President Pemasaran Angkutan Penumpang PT KAI Husein Nuroni kepada wartawan saat menghadiri acara “Sahabat KAI Gathering” di Sari Ater Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu.
“Pemesanan tiket untuk kereta api yang mengangkut pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2011 sudah bisa dilakukan sejak 40 hari sebelum hari H pelaksanaan,” ujarnya.
Layaknya ketika menyambut perayaan Lebaran yang ramai dengan pembukaan Posko, maka PT KAI pun akan membuka posko tersebut mulai 20 Desember 2011 hingga 5 Januari 2012.
Selain itu, pada rentang tanggal tersebut, PT KAI pun telah mengintruksikan kepada seluruh pegawainya untuk tidak bepergian jauh, kecuali dalam rangka memberikan pelayanan kepada pelanggan jasa moda transportasi kereta api.
“Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, jumlah penumpang kereta api pada momen Natal dan Tahun Baru itu mencapai 1,2 juta orang. Tahun ini kita memprediksi ada kenaikan sebesar 5 persen saja,” kata Husein.
Di sisi lain akibat kebijakan PT KAI yang melarang penumpang tidak bertiket berada di dalam gerbong atau pun berdiri, diprediksi juga berdampak pada turunnya jumlah penumpang.
Pasalnya, tahun sebelumnya kebijakan penumpang sesuai dengan tempat duduk belumlah dijalankan.
“Karena sekarang ini naik kereta api termasuk kelas ekonomi sudah semakin nyaman seperti naik kelas bisnis. Penumpang tidak boleh ada yang berdiri dan tidak bertiket semuanya harus sesuai dengan yang ada di tiketnya masing-masing,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Husein, pemesanan tiket secara langsung oleh penumpang ke stasiun masih tetap bisa dilakukan selama persediaan tiket tersedia. Hingga kini, persediaan tiket untuk Daop 2 Bandung, tinggal 50 persen saja. Sedangkan untuk daerah Jakarta dengan tujuan ke beberapa daerah lainnya sudah habis dipesan.
“Pemesanan tiket bisa dilakukan secara langsung datang ke stasiun atau mengunjungi agen seperti Indomaret dan Kantor Pos atau bisa juga melakukan pemesanan lewat telpon. Pada prinsipnya pelayanan yang dilakukan oleh PT KAI terus diperbaiki demi kenyamanan penumpang,” ujarnya.
Terhitung mulai hari Kamis tanggal 1 Desember 2011, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan memberlakukan perubahan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka). Perubahan ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Direksi No. D3/189 tanggal 17 Nopember 2011 setelah adanya persetujuan dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian, dengan surat No. KA.407/A-259/DJKA/10/11 tanggal 28 Oktober 2011 tentang pelaksanaan Gapeka tahun 2011 dan Peraturan Direktur Jenderal Perkeretaapian No. KA.407/SK.102/DJKA/10/2011, tanggal 26 Oktober 2011 tentang Gapeka tahun 2011.
Pemberlakukan Gapeka tahun 2010 yang berlaku sejak tanggal 1 Maret 2010 dalam pelaksanaannya terutama dalam hal pengendalian KA, saat ini sudah tidak sesuai lagi terkait dengan adanya perubahan kualitas, kuantitas prasarana dan sarana KA, serta untuk lebih meningkatkan keselamatan, keamanan dan kelancaran operasi kereta api di wilayah Jawa dan Sumatera.
Perubahan tersebut diantaranya sebagai berikut:
1. Adanya perubahan perjalanan KRL Jabodetabek dengan pola single operation, untuk selanjutnya menuju ke pola Loop Line (jalur lingkar) di Daerah Operasi 1 Jakarta
2. Adanya perubahan tempat pergantian awak KA (Masinis) di suatu stasiun. Antara lain; Stasiun Cirebon, stasiun Banjar, dll
3. Adanya penambahan dukungan sarana, yaitu;
a. 1 (satu) set rangkaian KA Ekonomi AC sebagai KA Gajahwong lintas Lempuyangan-Pasarsenen
b. 1 (satu) set rangkaian KA Ekonomi AC sebagai KA Bogowonto lintas Kutoarjo – Pasarsenen
c. 2 (dua) Set KRDI AC, yaitu;
- KA Cepu Ekspres lintas Surabaya Pasarturi – Cepu
- KA Madiun Jaya, lintas Madiun - Yogyakarta
4. Adanya perubahan Prasarana, antara lain;
a. Rencana pemberlakukan jalur kembar Kretek –Prupuk (Daop 5 Purwokerto)
b. Perubahan system pengaturan keluar masuknya kereta api di stasiun Cirebon dan stasiun Cirebon Prujakan (Daop 3 Cirebon)
c. Penambahan 6 (enam) stasiun baru di Divre 3 Sumatera Selatan, yaitu;
- Stasiun Talangpadang antara stasiun Niru – Blimbingpendopo
- Stasiun Tanjungterang antara Stasiun Blimbingpendopo– Gunungmegang
- Stasiun Sukamenanti antara Stasiun Tarahan-Kotabumi
- Stasiun Candimas antara Stasiun Kalibalangan – Kotabumi
- Stasiun Beringinjaya antara Stasiun Giham-Waytuba
- Stasiun Waypisang antara stasiun Waytuba – Martapura
Dengan pemberlakuan Gapeka tahun 2011 ini, diharapkan dapat menekan kelambatan kedatangan KA karena perjalanan kereta api intercity maupun komuter sudah diakomodir atau terjadwal dalam Gapeka 2011.
Dari sisi efesiensi KA penumpang kelas komersial, PT KAI (Persero) merasionalisasi beberapa perjalanan KA yang tidak efisien, sebagai contoh membatalkan KA Banyubiru relasi Semarang Poncol-Solo Balapan, rangkaian dialihkan dengan menjalankan KA Blorajaya relasi Bojonegoro - Semarang Poncol. Untuk jumlah perjalanan KA Ekonomi (PSO) tidak mengalami perubahan.
Sementara itu, untuk KA barang, dijalankan KA angkutan semen relasi Karangtalun-Cirebon Prujakan PP dan menjalankan KA angkutan Container relasi Kalimas – Tanjungpriok PP.
Selain melakukan perubahan Gapeka baru tahun 2011, dalam rangka meningkatkan pelayanan, keamanan dan ketertiban, PT KAI (Persero) tetap melakukan kebijakan – kebijakan yaitu:
a. Boardingpass di stasiun-stasiun keberangkatan, yakni hanya penumpang yang telah memiliki tiket dan kereta apinya telah siap, diijinkan masuk peron di dalam stasiun.
b. Pemberlakukan pembatasan kapasitas angkut maksimal 100 % untuk KA jarak jauh dan KA jarak menengah tertentu serta tidak menjual tiket tanpa tanda nomor tempat duduk (tiket berdiri)
c. Rencana larangan merokok di atas semua kelas KA, untuk KA-KA yang tidak disiapkan ruang khusus merokok.
Sebagai informasi tambahan, tiket kereta api kelas komersial sudah dapat dibeli H-40 di tempat-tempat yang telah di tentukan, antara lain; stasiun on-line, Contact Centre 121, Agent, Indomaret dan ATM bank-bank tertentu, kantor pos dan lain-lain. Tiket untuk KA kelas ekonomi dapat dibeli H-7 di stasiun on-line.
“Dengan pemberlakuan Gapeka ini kami berharap dapat meningkatkan layanan terhadap pengguna jasa kereta api karena angkutan KA akan lebih tertib, aman, nyaman dan tepat waktu. Disisi lain, dengan perubahan pola Loop line pada perjalanan KRL Jabodetabek, akan semakin banyak penumpang yang bisa diangkut” demikian dikatakan VP Public Relations PT KAI (Persero), Sugeng Priyono.
Bila kurang jelas dapat menghubungi VP Public Relations Sugeng Priyono HP. 081357045799 atau melalui email: sugeng.priyono@kereta-api.co.id


