SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI



Rel Patah Antara St Tanjung Barat-Lenteng Agung, KRL Antre

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 30 Agustus 2010 0 komentar


Jakarta - Rel kereta yang berada di antara Stasiun Tanjung Barat dan Lenteng Agung (Km 22 +4/5) patah. Akibatnya, terjadi antrean KRL di jalur Jakarta-Bogor tersebut. Kahumas Daops I Mateta Rizalul Haq, menjelaskan, rel patah pada pukul 16.55 WIB. Rel selesai diperbaiki pukul 19.10 WIB. "Sekarang sudah selesai diperbaiki," kata Mateta pukul 19.25 WIB, Senin (30/8/2010). Ia mengatakan, saat patah, rel masih bisa dilalui oleh KRL. Namun dengan kecepatan yang dikurangi. "Biasanya 60-70 km/jam dikurangi jadi 5 km/jam," kata dia. Mateta belum bisa memastikan penyebab rel patah tersebut. "Bisa saja karena sambungan, aus, dan hal lain. Prinsipnya secepatnya kita tangani," kata Mateta.

::: News Link ::

| | edit post

Mudik 2010

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 29 Agustus 2010 0 komentar

Puncak Arus Mudik Via Kereta H-3,

Arus Balik H+6

GB
Jakarta - Ditjen Perkeretaapian memprediksi puncak arus mudik menjelang lebaran akan jatuh pada H-3 atau sekitar 7 September. Sedangkan arus balik pemudik diperkirakan jatuh pada H+6 atau 11 September.

"Peak nya pada H-3 dan H+6," kata Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Tunjung Inderawan, kepada detikcom, Sabtu (28/8/2010).

Lebaran kali ini, Tunjung memprediksi akan ada kenaikan penumpang yang menggunakan kereta api sebesar 1,6 persen. Tahun ini, penumpang yang memakai jasa kereta api diperkirakan akan menembus angka 3,17 juta orang. Menurutnya, tingkat kepadatan penumpang akan mulai dirasakan sejak H-10 hingga H+10.

Pihaknya sendiri memastikan sudah siap menghadapi lonjakan penumpang ini. Ditjen Perkeretaapian telah mempersiapkan 214 rangkaian reguler. Ada juga 17 rangkaian tambahan yang bisa kapan saja digunakan jika penumpang terus membludak.

Untuk rangkaian ekonomi, Tunjung akan memberi toleransi kelebihan penumpang sebesar 50 persen. Sedangkan untuk bisnis hanya 25 persen.

"Untuk eksekutif tidak ada toleransi, harus sesuai seat (tempat duduk)," ucapnya.

Berita Terkait

Pelapor Calo Tiket KA Dapat Imbalan Rp 500 Ribu




::: News Link :::

| | edit post

Mudik 2010

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 19 Agustus 2010 0 komentar

Pelapor Calo Tiket KA Dapat Imbalan

Rp 500 Ribu

GB
Jakarta - Meski sudah dilarang, banyak calo-calo tiket kereta api berseliweran di stasiun. Apalagi menjelang Lebaran. Untuk memberantasnya, PT KAI menjanjikan imbalan Rp 500 ribu kepada siapa saja yang melaporkan adanya praktik percaloan tiket KA.

"Untuk memaksimalkan pengawasan, setiap masyarakat yang melaporkan adanya praktik calo akan kita kasih imbalan sebesar Rp 500.000," kata Dirut PT KAI Ignatius Jonan di Stasiun Gambir, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta, Kamis (19/8/2010).

Ignatius mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi yang tegas kepada para calo tiket KA. PT KAI akan membawa dan melaporkan calo tersebut ke polisi. Ignatius juga membenarkan ada pegawainya yang juga ikut bagian dari praktek percaloan tiket KA.

"Ya informasi yang berkembang seperti itu," ujarnya.

Karena itu, lanjut Ignatius, jika terbukti terlibat dalam praktek percaloan, PT KAI akan memecat karyawan tersebut. "Bisa dipecat yang bersangkutan kalau terbukti kerjasama dengan para calo," tukasnya.

Namun hingga kini belum laporan dan tindakan tegas secara nyata terhadap karyawan yang bekerjasama dengan calo. Ignatius mengimbau kepada masyarakat agar lebih memilih membeli tiket secara online, telepon atau pos.

"Ini untuk meminimalisir calo," pintanya.

::: News link ::;

| | edit post


Jakarta - Tidak ada sanksi yang tegas bagi para pria yang nekat menumpang gerbong kereta khusus wanita (KKW) dalam rangkaian KRL Jabodetabek. Hanya ada sanksi moral yang diharapkan diberikan oleh para wanita penumpang gerbong bersangkutan.

"Kalau ada pria yang masuk gerbong wanita, nasibnya sama dengan pria yang masuk toilet wanita. Paling diteriakin dan disorakin," kata Dirut PT KAI, Ignatius Jonan, Kamis (19/8/2010).

Di dalam keterangan pers yang disampaikannya dalam perjalanan KRL dari Depo Depok ke Stasiun Gambir, dia mengakui bahwa tidak ada sanksi bagi para pelanggar ketentuan. Meski sebenarnya ada dua petugas keamanan yang berjaga di setiap gerbong khusus wanita.

"Sanksi tidak ada, itu sifatnya ajakan moril saja," ujarnya.

Gerbong khusus wanita untuk sementara hanya disediakan untuk rangkaian KRL Ekonomi AC dan Ekspress rute Gambir-Depok. Di setiap rangkaiannya, gerbong paling depan dan belakang dikhususkan bagi wanita. Tapi bukan berarti gerbong lain yang di tengah rangkaian terlarang bagi wanita.

"Ya itu pilihan saja. Kalau merasa tidak ada masalah atau dapatnya di gerbong tengah bersama kaum Adam, ya terserah saja. Tetapi bisa ada rasa risih, takut atau terganggu, silakan naik gerbong nomor 1 dan 8," jelas Ignatius.

Menteri Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak, Linda Gumelar, menyatakan pengadaan gerbong khusus wanita bukan dimaksudkan untuk melakukan pemisahan gender, melainkan tindak lanjut terhadap banyaknya laporan tindak pelecehan seksual dan kekerasan yang dialami oleh penumpang wanita.

"Ya karena kondisi saat ini, mau tak mau agar tidak terjadi pelecehan dan kekerasan perlu ada pemisahan. Sedari pagi banyak yang mengucapkan selamat kepada kami dan minta agar jumlah gerbong khusus wanita ditambah," ujar Linda.

Secara fisik, gerbong khusus wanita tidak berbeda dibanding gerbong KRL lainnya. Pembedanya hanya stiker-stiker peringatan dan petunjuk yang dicetak dalam warna merah muda. Hingga 2012 seluruh rangkaian KRL komuter Jabodetabek akan memiliki gerbong khusus wanita.

::: News Link :::

| | edit post

Mudik 2010

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 18 Agustus 2010 0 komentar

Puasa ke-8, Tiket KA Eksekutif dan Bisnis Masih Banyak

Anda selalu menggunakan Kereta api (KA) saat mudik dan balik lebaran? Tak perlu khawatir kehabisan tiket, karena puasa hari ke-8 KA kelas eksekutif dan bisnis masih banyak. Tiket KA eksekutif dan bisnis yang masih tersedia yakni dari Kota Surabaya ke Jakarta dan kota-kota besar lainnya.

"Tiket kereta eksekutif dan bisnis masih longgar hingga H-2. Baik tujuan Jogja, Bandung maupun Jakarta," ujar Humas PT KA Daop VIII Surabaya, Sri Winarto, Rabu (18/8/2010).

Winarto mengaku, pemesanan tiket KA kelas eksekutif dan bisnis hingga H-2 Hari
Raya Idul Fitri, masih banyak. Pada tahun 2010 ini, pembelian tiket mengalami
peningkatan sekitar 16 persen dibanding tahun lalu.

Dia berharap, masyarakat tidak khawatir akan mengalami kesulitan membeli tiket. Sebab pihaknya sudah menyediakan layanan pemesanan online yang dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB.

"Pokoknya selama jam kerja, kita akan stand by mulai pukul 7 pagi sampai 7 malam," tuturnya.

Winarto mengaku selama arus mudik dan balik, tidak ada kenaikan harga tiket
eksekutif dan bisnis, hanya dalam batas atas dan bawah. Tarif batas atas kelas
eksekutif sebesar Rp 500 ribu. Sedangkan untuk tiket kelas bisnis, batas
bawahnya sebesar Rp 200 ribu. Dan diperkirakan akan terjadi perubahan lonjakan
penumpang pada H+5 atau H+7.

::: News Link ::

| | edit post


Kamis, 19/08/2010 02:41 WIB
Cirebon - Benda langit yang jatuh di Terasana Baru, Babakan, Cirebon mengeluarkan cairan seperti lava berwarna biru, setelah membentur tanah. Sesaat sebelum membeku, lelehan cairan itu membentuk lafad Allah.

Beberapa warga yang menyaksikan peristiwa itu kemudian mengabadikannya dalam kamera ponsel. "Bentuknya seperti lafad Allah," ujar Dudi, pegawai pabrik gula yang juga sempat menyaksikan jatuhan benda langit tersebut di lokasi, Kamis (19/7/2010).

Namun, kejadian itu sangat singkat. Cairan itu kemudian menyebar ke permukaan tanah di sekitar jatuhnya benda yang menyerupai batu tersebut. Api kemudian menyala dari bongkahan batu yang mengeluarkan cahaya warna biru.

Asap pun keluar akibat terbakarnya rumput di lokasi jatuhan benda tersebut. Warga kemudian berinisiatif menimbun api tersebut dengan pasir.

"Tapi lalu dibongkar lagi, karena banyak yang datang dan penasaran," ujar Dudi.

Seketika, cairan tadi berubah menjadi lempengan seperti aspal. Warga yang menganggap benda itu unik kemudian membawanya pulang.

Peristiwa jatuhnya benda langit itu terjadi pada Rabu (18/7) sekitar pukul 21.00 WIB. Warga mendengar suara gemuruh saat benda itu jatuh.

:::News Link :::

| | edit post

Mudik 2010

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 17 Agustus 2010 0 komentar

PT KA Daops VI Yogya Batal Operasikan 2 KA Eksekutif
Yogyakarta - PT Kereta Api (KA) Persero Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta membatalkan beroperasinya dua KA eksekutif lebaran untuk mengangkut para pemudik. Dua KA yang batal beroperasi adalah KA Dwipangga Lebaran dan KA Argo Lawu Lebaran.

"Karena pertimbangan teknis dua KA eksekutif lebaran itu tidak jadi kita
operasikan," ungkap Kepala Daops VI Yogyakarta, Noor Hamidi kepada wartawan
di sela-sela acara buka puasa di kantornya di Jl Lempuyangan, Selasa (17/8/2010).

Menurut dia, pembatalan beroperasi dua KA eksekutif itu setelah adanya peristiwa anjloknya KA Argo Bromo Anggrek beberapa waktu lalu. Dari hasil pemeriksaan ditemukan bogy K9 atau tempat roda untuk KA jenis itu agak kurang handal bila digunakan.

"Alasan keamanan menjadi salah satu pertimbangan sehingga untuk sementara waktu ditarik dulu," katanya.

Dengan demikian, kata Hamidi, dari 4 KA yang disiapkan untuk mengangkut pemudik lebaran itu hanya ada dua KA yang siap dioperasikan. Kedua KA itu adalah KA Bengawan, KA senja Uatama Yogyakarta. Sedangkan KA Dwipangga Ekstra Lebaran dan KA Argo Lawu Lebaran tidak beroperasi.

"Jadi ada potensi penumpang tidak terangkut sekitar 800 orang per hari selama 17 hari angkutan lebaran, terutama pada H+7," katanya.

Dia mengatakan berdasarkan perkiraan dari PT KA jumlah penumpang tahun ini
mencapai 18.359 penumpang atau ada kenaikan sebenar 500-an penumpang dibanding tahun 2009 yang mencapai 17.825 penumpang. Sementara itu kapasitas yang bisa diangkut oleh PT KA sebesar 12-13 ribu penumpang.

"Ada potensi 6 ribu penumpang tidak terangkut. Untuk mengantisipasi hal itu,
kami meminta agar penumpang tidak melakukan perjalanan pada hari puncak lebaran yakni pada tanggal 17 September 2010. Perlu ada pemerataan sehingga potensi itu bisa teratasi," katanya.

Menurut Hamidi KA reguler baik kelas ekonomi dan bisnis diharapkan juga mampu mengatasi masalah tersebut. Rangkaian KA Senja Utama Lebaran mampu mengangkut 673 penumpang dan KA Ekonomi Bengawan Lebaran mampu mengangkut 2.216 penumpang. Jumlah kapasitas KA tambahan tersebut ditambah dengan kereta reguler kelas eksekutif dengan kapasitas total 3.512 penumpang.

"Ini masih ditambah tiket berdiri sebanyak 3.688 dan ekonomi sebanyak 5.222
penumpang. Kita berharap semua bisa berjalan lancar saat lebaran nanti," pungkas Noor Hamidi.

::: News Link :::

| | edit post

Mudik 2010

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 16 Agustus 2010 0 komentar

Antisipasi Lonjakan Penumpang,
PT KA Siapkan 28 Rangkaian Tambahan


Jakarta - Jumlah pemudik yang menggunakan kereta api tahun ini diperkirakan meningkat 2% dibanding sebelumnya. Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan 28 rangkaian kereta api tambahan.

"Antisipasinya kita sediakan 28 perjalanan kereta pergi-pulang termasuk Kereta Pasundan di Bandung jurusan Surabaya. Untuk penambahan (kereta) menyebar di stasiun Daop I," kata Kepala Humas PT KAI Daops I, Mateta Rijalulhaque, di Stasiun Gambir, Senin (16/8/2010).

Selain itu, PT KAI juga akan mengoptimalkan daya tarik lokomotif dalam mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang hari lebaran nanti. Seperti 6 rangkaian kereta ke Surabaya dan 8 rangkaian ke Yogyakarta.

Pembatasan tiket angkut tanpa tempat duduk juga akan diberlakukan di musim lebaran kali ini. Terutama untuk kelas ekonomi yang hanya akan dijual 50 persen dari jumlah tempat duduk tersedia dan 25 persen untuk kelas bisnis.

"Eksekutif tidak ada. Diharapkan dengan armada yang dimiliki seluruh penumpang kereta api terangkut, sehingga masyarakat tidak bejubel, khususnya di kereta ekonomi," harapnya.

::: News Link :::

| | edit post

Setelah 12 Jam, Lokomotif Rapih Dhoho Berhasil Dievakuasi

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 15 Agustus 2010 0 komentar

Jombang - Lokomotif Kereta Api Rapih Dhoho yang nyungsep di Desa Geneng, Kecamatan Jombang Kota, akhirnya bisa dievakuasi. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan KA kumbokarno.

Untuk mengeavakuasi loko, PT KA DAOPS VII Madiun, membutuhkan waktu selama 12 jam. Bahkan, Saat loko berhasil naik, beberapa petugas langsung berteriak kegirangan.

"Alhamdulillah semua sudah selesai, kini tinggal membawa loko tersebut ke stasiun gubeng untuk perbaikan," ujar Humas PT KAI DAOPS VII Madiun, Haryono Wiratomo, kepada wartawan, saat di lokasi kejadian usai proses evakuasi.

Menurut Haryono, proses evakuasi lokomotif berhasil setelah KA kumbukarno mengangkat bagian belakang loko dari atas tanah. Selain posisi roda yang susah dinaikkan di atas rel darurat, Area evakuasi juga sangat terbatas, terganggu jadwal perjalanan KA. "iya, sangat susah, belum lagi kita harus mondar-mandir menunggu jadual kereta lowong untuk melanjutkan evakuasi," tambahnya.

Meski begitu, sempat terjadi gangguan saat proses evakuasi tersebut berjalan, jadwal keberangkatan KA Sancaka harus terganggu selama 30 menit.

Sebelumnya, KA Rapih Dhoho jurusan Surabaya-Malang nyungsep di Dusun/Desa Geneng Kecamatan Kota Jombang atau 100 meter dari Stasiun Jombang sekitar pukul 13.05 WIB, Sabtu (14/8/2010). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

::: News Link :::

| | edit post


Jombang - Untuk mengetahui penyebab anjloknya Kereta Api (KA) Rapih Doho jurusan Surabaya-Malang di Dusun Geneng, Kecamatan Kota Jombang, masisnis dan asisten masisnis diperiksa PT KA Daop VII Madiun.

Ketiganya adalah masinis KA Rapih Doho berloko CC 20320 yaitu Aruman, asisten masinis Almasudin dan Kondektur Sutaji, ketiganya warga Surabaya, serta pemimpin perjalanan KA, Ayub Sutrisno.

"Sekarang kebetulan libur. Mungkin mulai besok, mereka akan diperiksa," kata Humas PT KA Daop VII Madiun Hariyono Wirotomo kepada detiksurabaya.com, Minggu (15/8/2010).

Hariyono mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui penyebab anjloknya KA Rapih Doho di Dusun Geneng atau sekitar 100 meter dari Stasiun Jombang.

Pihaknya, masih konsentrasi mengevakuasi loko yang nyungsep ke gundukan tanah. "Belum, belum. Kita usahakan, besok diperiksa untuk mencari penyebab anjloknya. Apalagi ketiganya tinggal di Surabaya," ungkapnya.

Sebelumnya, KA Rapih Dhoho jurusan Surabaya-Malang nyungsep di Dusun/Desa Geneng Kecamatan Kota Jombang atau 100 meter dari Stasiun Jombang sekitar pukul 13.05 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.


::: News Link :::

| | edit post