SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 23 Maret 2009 0 komentar

Selasa, 24/03/2009 09:22 WIB
Jelang Nyepi, PT KA Batasi Penumpang ke Bali
Surabaya - Menjelang libur Hari Raya Nyepi, PT KA Daops VIII membatasi jumlah penumpang ke Bali. Penumpang hanya dilayani hingga Banyuwangi. Ini dilakukan untuk menghormati umat Hindu."Beberapa hari ini perjalanan ke Bali kita batasi pelayanan. Kita menghormati Hari Raya Nyepi di sana," kata Humas Daops VIII, Sugeng Priyono saat berbincang-bincang dengan detiksurabaya.com, Selasa (24/3/2009).Menurut dia, jika ada hari libur keagamaan tidak membuat jumlah penumpang KA meningkat. Menurutnya, jumlah penumpang tetap seperti biasa karena jatuhnya hari libur tersebut tidak berdekatan dengan akhir pekan. Dia menambahkan, karena jumlah penumpang diperkirakan sama dengan hari biasa tidak ada penambahan gerbong."Liburnya kan kamis, Jumat masuk lagi, jadi jumlah penumpangnya malah berkurang," ungkapnya.Sementara jumlah penumpang ke Bali setiap harinya sebanyak 1000-1200 orang.Dua kereta api bisnis dan satu kereta api ekonomi. Satu kereta api Mutiara Timur membawa 350 orang penumpang.

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 22 Maret 2009 0 komentar

Senin, 23/03/2009 10:30
Liburan Nyepi, PT KA Siapkan 7 Kereta Tambahan

Jakarta - Liburan pengin mudik dengan kereta api (KA)? Jangan cemas kehabisan tiket. Guna mengantisipasi padatnya penumpang terkait libur Hari Raya Nyepi, PT Kereta Api (KA) akan menjalankan KA tambahan."PT KA akan menjalankan KA tambahan Argolawu ke Solo, Rabu (25/3/2009) dengan 7 kereta eksekutif 350 seat," kata Kahumas Daops I dan Divisi Jabodetabek Akhmad Sujadi melalui pesan singkatnya kepada detikcom, Senin (23/3/2009).Rencananya, kereta tambahan akan berangkat dari Stasiun Gambir pukul 21.15 WIB. Bagi Anda yang ingin membeli tiket KA secara langsung, loket dibuka 3 jam sebelum keberangkatan. Masing-masing ada 50 kursi per KA yang dijual langsung pada hari H.

RENUNGAN HARIAN

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 19 Maret 2009 0 komentar

Dear Saudaraku

Selamat menbaca dan renungkanlah

Rantai Kebaikan

Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedangberdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak gelap, pria itudapat melihat bahwa sang nyonya sedang membutuhkan pertolongan. Makapria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluarmenghampirinya. Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itumendekati sang nyonya.Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih ketakutan. Tak adaseorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini. Apakah pria iniakan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan miskin dankelaparan.Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu ketakutan, sementara berdiri disana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu. Ketakutanitu membuat sang nyonya tambah kedinginan.Kata pria itu, "Saya di sini untuk menolong anda, Nyonya. Masuk ke dalammobil saja supaya anda merasa hangat! Ngomong-ngomong, nama saya BryanAnderson."Wah, sebenarn ya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi wanita lanjutseperti dia, kejadian itu cukup buruk. Bryan merangkak ke bawah bagiansedan, mencari tempat untuk memasang dongkrak. Selama mendongkrak itubeberapa kali jari-jarinya membentur tanah. Segera ia dapat menggantiban itu. Namun akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka.Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda ban, wanita itu menurunkankaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu. Ia mengatakan kepadapria itu bahwa ia berasal dari St. Louis dan hanya sedang lewat di jalanini. Ia sangat berutang budi atas pertolongan pria itu.Bryan hanya tersenyum ketika ia menutup bagasi mobil wanita itu. Sangnyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar sebagai ungkapan terimakasihnya. Berapapun ju mlahnya tidak menjadi masalah bagi wanita kayaitu. Ia sudah membayangkan semua hal mengerikan yang mungkin terjadiseandainya pria itu tak menolongnya.Bryan tak pernah berpikir untuk mendapat bayaran. Ia menolong orang laintanpa pamrih. Ia biasa menolong orang yang dalam kesulitan, dan Tuhanmengetahui bahwa banyak orang telah menolong dirinya pada waktu yanglalu. Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu, dan tidak pernah iaberbuat hal sebaliknya.Pria itu mengatakan kepada sang nyonya bahwa seandainya ia inginmembalas kebaikannya, pada waktu berikutnya wanita itu melihat seseorangyang memerlukan bantuan, ia dapat memberikan bantuan yang dibutuhkankepada orang itu, dan Bryan menambahkan, "Dan ingatlah kepada saya."Bryan menunggu sampai wanita itu menyalakan mobilnya dan berlalu. Hariitu dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu merasa nyamanketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya melihat sebuah kafekecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari makanan kecil, danmenghangatkan badan sebelum pulang ke rumah. Restoran itu nampak agakkotor. Di luar kafe itu ada dua pompa bensin yang sudah tua. Pemandangandi sekitar tempat itu sangat asing baginya.Sang pelayan mendatangi wanita itu dan membawakan handuk bersih untukmengelap rambut wanita itu yang basah. Pelayan itu tersenyum manismeskipun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri sepanjanghari. Sang nyonya melihat bahwa pelayan wanita itu sedang hamil hampirdelapan bulan, namun pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinyamempengaruhi sikap pelayanannya kepada para pelanggan restoran. Wanitalanjut itu heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapatmemberikan suatu pelayanan yang baik kepada orang asing seperti dirinya.Dan wanita lanjut itu ingat kepada Bryan.Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia membayar dengan uangkertas $ 100. Pelayan wanita itu dengan cepat pergi untuk memberi uangkembalian kepada wanita itu. Ketika kembali ke mejanya, sayang sekaliwanita itu sudah pergi. Pelayan itu bingung kemana perginya wanita itu.Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap di meja itu.Ada butiran air mata ketika pelayan itu membaca apa yang ditulis wanitaitu: "Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya.. Saya juga pernahditolong orang. Seseorang yang telah menolong saya, berbuat hal yangsama seperti yang saya lakukan. Jika engkau ingin membalas kebaikansaya, inilah yang harus engkau lakukan: 'Jangan biarkan rantai kasih iniberhenti padamu.'"Di bawah lap itu terdapat empat lembar uang kertas $ 100 lagi.Wah, masih ada meja-meja yang harus dibersihkan, toples gula yang harusdiisi, dan orang-orang yang harus dilayani, namun pelayan itu memutuskanuntuk melakukannya esok hari saja. Malam itu ketika ia pulang ke rumahdan setelah semuanya beres ia naik ke ranjang. Ia memikirkan tentanguang itu dan apa yang telah ditulis oleh wanita itu. Bagaimana wanitabaik hati itu tahu tentang berapa jumlah uang yang ia dan suaminyabutuhkan? Dengan ke lahiran bayinya bulan depan, sangat sulitmendapatkan uang yang cukup.Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan mereka, dan ketikasuaminya sudah tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu memberikanciuman lembut dan berbisik lembut dan pelan, "Se galanya akan beres. Akumengasihimu, Bryan Anderson!"Ada pepatah lama yang berkata, "Berilah maka engkau diberi."

MASIH DALAM PERBAIKAN

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 17 Maret 2009 1 komentar

Para pengunjung Blog ini,
mohon kritik, saran dan masukannya silahkan andaComent di blog ini atau ke ,Email ; paguyubancirex@gmail.com ; fajariskandar@yahoo.com

kami akan sangat berterima kasih, demi terciptanya blog yang baik.

Salam
Fajar Iskanda