SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI

PT KAI Siapkan 12 Kereta Api Tambahan untuk Natal dan Tahun Baru

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 16 Desember 2012 0 komentar

Jakarta - Kereta api merupakan salah satu moda transportasi favorit masyarakat Indonesia untuk merayakan liburan natal dan tahun baru di kampung halaman. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang libur akhir tahun, PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah menyiapkan 12 kereta tambahan.

12 kereta api tambahan tersebut antara lain 2 kereta Argo Lawu, 2 Argo Jati I, 2 Argo Jati II, 2 Cirebon Ekspres I, 2 Cirebon Ekspres II, dan 2 Argoparahyangan. Kereta tersebut dijalankan sesuai kebutuhan.

Berdasarkan rilis yang diterima detikcom, kereta tambahan itu baru akan berlaku selama 18 hari mulai 20 Desember 2012 hingga 6 Januari 2013. PT KAI sendiri memperkirakan puncak angkutan natal dan tahun baru terjadi pada 22 Desember 2012 hingga 1 Januari 2013.

Mengenai tarif tiket, selama angkutan natal dan tahun baru PT KAI mematok tarif terjauh (mendekati tarif batas atas), sedangkan kereta api ekonomi sesuai ketentuan SK Kementerian Perhubungan.

Berikut beberapa himbauan dari PT KAI bagi Anda yang akan menggunakan moda transportasi kereta api:

1. Membeli tiket KA jauh hari sebelum keberangkatan di tempat penjualan resmi yang telah ditentukan.
2. Tidak dianjurkan membeli tiket ke calo karena ketidaksesuaian nama tiket dengan nama kartu identitas akan ditolak masuk KA
3. Telah disediakan area merokok di lingkungan stasiun, dilarang merokok diluar area itu dan selama perjalanan di atas KA
4. Jangan mudah percaya kepada orang yang baru dikenal
5. Tidak membawa barang yang berlebihan atau memakai perhiasan mencolok
6. Tetap waspada meskipun sudah ada petugas keamanan berjaga

Permohonan Maaf PT KAI Commuter Jabodetabek

Diposting oleh paguyubancirex Sabtu, 24 November 2012 0 komentar



Jakarta - Seluruh jajaran manajemen dan karyawan PT KAI (Persero) dan PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar - besarnya khususnya kepada para pengguna jasa KRL karena terganggunya kenyamanan dan kelancaran perjalanan KRL terutama untuk lintas Bogor sampai dengan Bojonggede akibat peristiwa alam longsor yang terjadi pada hari Rabu 21 November 2012 pukul 17:50 WIB, tepatnya pada KM 45 di lintas Bojonggede-Cilebut.

Akibat hal tersebut dan demi keamanan perjalanan KRL maka seluruh perjalanan KRL pada Lintas Bogor sampai dengan Bojong Gede tidak dioperasikan. Perjalanan KRL hanya dapat dioperasikan mulai dari Stasiun Bojonggede dan Stasiun Depok menuju Jakarta kota, Tanah Abang dan Jatinegara PP.

Dengan tertutupnya lintas Bogor s.d Bojonggede, maka seluruh loket Stasiun Bogor dan Cilebut tidak melayani penjualan karcis untuk sementara. Namun bagi penumpang pada kedua Stasiun tersebut yang menggunakan kartu Commet tetap dapat melakukan refund pada loket St Bogor dan St Cilebut sesuai harga tiket satu kali perjalanan.

Penjualan karcis dengan relasi tujuan Stasiun Bogor juga tidak dijual pada Stasiun lain. Bagi penumpang yang akan menuju Bojong Gede diperkenankan membeli tiket tujuan Stasiun Depok, namun tetap dapat melanjutkan perjalanan hingga Stasiun Bojonggede.

Perbaikan atas peristiwa alam Longsor tersebut akan dilakukan sesegera mungkin agar kerusakan dapat teratasi dengan cepat dan KRL dapat Kembali beroperasi seperti biasa.

Hormat kami,

Direksi PT KAI (Persero)
dan
Direksi PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ)
 

Longsor Terjadi di Jalur KA Antara Purwokerto-Karang Gandul

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 22 November 2012 0 komentar

Purwokerto - Hujan deras yang terus turun di kota Purwokerto sejak siang hingga petang ini menyebabkan banjir, longsor, dan pohon tumbang di beberapa titik. Bahkan longsor juga terjadi di jalur kereta api yang berada di wilayah Daop V Purwokerto antara stasiun Purwokerto dan stasiun Karang Gandul.

"Betul terjadi gogos (longsoran kecil) di bawah rel (tubuh ban). Di kilometer 345 antara Karanggandul- Purwokerto jalur hilir sepanjang 100 meter dan di kilometer 337 antara Karangsari-Karang Gandul jalur hilir sepanjang 20 meter," kata Manager Humas PT KAI Daop V Purwokerto dalam pesan singkatnya, Kamis (22/11/2012).

Menurut dia, akibat longsoran ini pihaknya telah bersiaga memantau jalur kereta di lokasi tersebut.

"Sementara KA dilewatkan 1 jalur," jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun, akibat longsor ini beberapa perjalanan kereta api terhenti.

Selain banjir di berbagai titik di kota Purwokero. Air sungai Logawa dan Banjaran juga meluap menggenangi pemukiman warga. Belum diperoleh data kerusakan akibat banjir tersebut.

::: News Link:::

Bogor - PT KAI memperkirakan longsor di Cilebut, Bogor, Jabar baru bisa diselesaikan dalam waktu 21 hari. Kereta Jakarta-Bogor dan sebaliknya, tidak bisa lewat dalam waktu dekat. Paling cepat 2 minggu.

"Tiga hari, nggak bisa. Paling cepat dua minggu," kata Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan di lokasi kejadian, Kampung Babakan Sirna RT 3 RW 11, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis (22/11/2012).

Jonan menjelaskan, keretakan tanah akibat longsor cukup parah. Kondisi tersebut terlihat dari pengecekan struktur tanah. Tanah tempat rel berpijak, ikut retak.

PT KAI tidak berani berspekulasi. Untuk itu, kereta akan diizinkan lewat jika kondisi betul-betul aman. "Bahaya kalau dipaksakan. Mudah-mudahan (kereta) dua minggu sudah bisa (lewat)," kata Jonan.

Jonan menambahkan, rencananya PT KAI akan menimbun bekas longsoran sehingga ketinggian tanahnya sama dengan kondisi semula. Di bawah timbunan akan dibangun saluran atau aliran kapiler untuk mencegah penggerusan tanah saat hujan.

"Ketiga, kami akan buat plengsengan atau talut penahan longsoran. Memang agak lama pengerjaannya tapi tidak masalah," jelasnya.

Jonan menegaskan, kereta Jakarta-Bogor bisa sampai Stasiun Bojonggede. PT KAI hanya mengenakan tarif seharga tiket Jakarta-Depok. "Tapi penumpang bisa turun sampai Bojonggede. Untuk Bogor ke Jakarta, sementara tidak dioperasikan," katanya.

::: News Link:::

Hore! Semua Kereta Ekonomi Pakai AC Mulai Tahun Depan

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 05 September 2012 0 komentar

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana membenahi terus layanannya. Mulai tahun depan, seluruh kereta ekonomi bakal dilengkapi dengan pendingin ruangan atau AC.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama KAI Ignasius Jonan kepada detikFinance, Kamis (6/9/2012).

"Kita berupaya menyediakan kereta ekonomi semua dengan AC mulai awal tahun depan. Tujuannya adalah untuk pelayanan lebih baik," tegas Jonan.

Pihak KAI saat ini sedang menghitung berapa dana yang dibutuhkan untuk pembenahan pelayanan tersebut. Jonan mengatakan, saat ini ada 700 gerbong kereta ekonomi yang bakal dilengkapi dengan AC mulai tahun depan.

Apakah dengan tambahan AC ini maka tiket kereta ekonomi bakal naik? "Untuk tiket kelas ekonomi, harga tiket diatur/ditentukan pemerintah. Sehingga terserah keputusan pemerintah, apakah harga tiket disesuaikan atau PSO (subsidi) ditambah," papar Jonan.

:::: News Link:::

4 Rumah Terbakar dan 16 orang Luka-Luka Akibat Tawuran di Cirebon

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 29 Agustus 2012 0 komentar

Tawuran antar warga terjadi di wilayah Pasar Celancang, Desa Purwawinangun, Kabupaten Cirebon. Akibat tawuran tersebut empat rumah warga habis terbakar dan 16 orang luka-luka.

Hal itu disampaikan Kanit Polsek Gunung Jati, Aiptu Wahyudi saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (29/8/2012).

Menurut Wahyudi, Kebakaran yang menghabiskan 4 rumah warga tersebut diakibatkan lemparan bom molotov dan petasan pada saat tawuran. Dan 16 korban yang terluka dikarenakan terkena anak panah.

"Terbakar karena lemparan bom molotov dan petasan. Sedangkan korban karena terkena anak panah," ujar Wahyudi.

Menurutnya saat ini semua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Pelabuhan dan Rumah Sakit Gunung Jati. dan masih dalam perawatan.

"Seluruh korban masih di Rumah Sakit Pelabuhan dan Rumah Sakit Gunung Jati," ujarnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti anak panah yang digunakan saat tawuran. Dan saat ini keadaan di tempat kejadian sudah terkendali.

"Situasi saat ini sudah aman," ujar Wahyudi.

::;News Link:::

Tawuran antar warga terjadi di wilayah Pasar Celancang, Desa Purwawinangun, Kabupaten Cirebon. Satu rumah warga menjadi sasaran amuk massa dan dibakar.

"Laporan yang diterima di lokasi tawuran ada satu rumah yang dibakar," kata petugas piket Pemadam Kebakaran Gunung Jati, Karsidi, saat dihubungi detikcom, Rabu (29/8/2012).

Dari laporan yang diterima pihak pemadam kebakaran, aksi pembakaran rumah tersebut terjadi sekitar pukul 24.00 WIB.

"Satu unit mobil pemadam sudah dikerahkan ke TKP," ujar petugas tersebut.

Menurutnya, tawuran yang terjadi di lokasi tersebut bukan pertama kalinya terjadi. Pekan kemarin juga sempat terjadi tawuran.

Seorang petugas piket Polsek Gunung Jati membenarkan adanya informasi tawuran tersebut. Namun petugas tersebut belum mengetahui rincian mengenai tawuran itu.

"Waka Polsek masih di TKP, saya belum mengetahui data-datanya," ujar petugas itu.

::: News Link::

Polisi Dianiya 3 Oknum TNI di KA Cirebon Express

Diposting oleh paguyubancirex Jumat, 24 Agustus 2012 0 komentar

 TRIBUNNEWS.COM

CIREBON - Anggota Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Cirebon Express, Lukman S (22), melaporkan kasus pemukulan yang dialaminya di dalam kereta api oleh oknum anggota TNI, Minggu (12/8/2012) malam.

Kejadian itu hanya berselang sehari setelah kasus dua anggota TNI yang dilaporkan warga dengan tuduhan penganiayaan terhadap warga di RW 11, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Sabtu (11/8/2012).

Lukman mengatakan peristiwa itu bermula dari pemeriksaan tiket penumpang kereta api. Lukman bertugas memeriksa tiket para penumpang kereta Cirebon Express sesaat setelah meninggalkan Stasiun Gambir, Jakarta.

Tujuan akhir perjalanan kereta itu adalah Stasiun Kejaksan, Cirebon. "Saat itu, saya mendapatkan ada delapan penumpang dengan tiket kelas bisnis tapi duduk di gerbong eksekutif," ujar Lukman kepada wartawan, di Stasiun Kejaksan, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Minggu (12/8/2012) malam.
Tiga di antara penumpang itu adalah anggota TNI. Ia mengaku mengenal ketiga anggota TNI itu karena sering melihat mereka naik kereta api itu.

Pria berusia 22 tahun itu mengatakan lebih dulu meminta lima penumpang sipil agar pindah ke gerbong bisnis. Hal itu dilakukan seusai dengan perintah kondektur kereta api Cirebon Express.
"Saya meminta mereka menempati kursi sesuai yang tertera pada tiket," katanya. Awalnya, tidak ada masalah. Namun, ucap Lukman, seorang di antara lima penumpang itu mengadu ke anggota TNI itu.
"Tuntas pemeriksaan karcis, mereka (tiga anggota TNI) mengadang saya di gerbong kamar makan," ujar Lukman.

Anggota TNI itu menarik baju Lukman hingga kancing atasnya lepas. Selain itu, mereka memukuli wajah korban. "Saya digeret-geret, kancing baju lepas," ujarnya. Lukman mengalami pemukulan itu sekitar pukul 16.51. Ponsel yang dikantongi dalam saku bajunya rusak karena tangan ketiga anggota TNI itu sering menekan ponselnya ketika mendorong-dorongnya.

Hidung Lukman pun mengeluarkan darah dan bibirnya pecah. Ketiga anggota TNI itu juga mengucapkan kata-kata kasar kepada Lukman.

Padahal, menurut dia, ia hanya berurusan dengan lima penumpang sipil dan belum menegur ketiga anggota TNI itu. Karena itu, ia melaporkan peristiwa itu kepada atasannya.

Menurut Kepala PT KAI Daerah Operasional (Daop) III Cirebon, Berlin Barus, pimpinan tertinggi atau direktur utama PT KAI menyatakan kasus pemukulan oleh anggota TNI terhadap anggota Polsuska diselesaikan melalui proses hukum.

Sejauh ini, Dirut PT KAI, katanya, sudah mendatangi markas besar AL di Jakarta untuk membicarakan hal ini. "Tunggu saja hasilnya," kata dia.

Belum ada tanggapan dari pihak TNI AL mengenai ini. Dandenpom AL, Kapten Achmad Taufan W, yang dihubungi Tribun melalui pesan singkat, menolak berkomentar.

"Mohon maaf, belum bisa konfirmasi Komandan (karena) masih dinas di luar kota," ujarnya via pesan singkat. Dandenpom AD, Letkol Agus Santoso, pun belum menanggapi hal itu. Agus sempat menerima telepon Tribun kemarin sore tapi tak sempat memberi keterangan karena sedang berada di tempat ramai.

::: New Link:::

Penumpang Tuding PT KAI Arogan

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Ribuan masyarakat kecewa dan menilai PT Kereta Api Indonesia (KAI) arogan alias kejam, bertindak semaunya sendiri tanpa memikirkan kesusahan orang lain.
Keluhan penumpang tersebut terkait dihanguskannya 5 ribu tiket kereta yang sudah dibeli penumpang karena tidak sesuai dengan identitas penumpang.

“Saya melihat pimpinan PT Kereta Api memanfaatkan momen Lebaran untuk menindas penumpang. Mereka tau kondisi sekarang ini orang kejepit kesulitan mencari angkutan mudik, dan kesempatan itulah dimanfaatkan PT Kereta Api supaya kami membeli tiket lagi,” papar Fredy Kartanto, penumpang asal Tegal, Jawa Tengah.

Menurutnya, dia membeli tiket jauh hari sebelum Lebaran dan meminta tolong adiknya pergi ke loket Stasiun Gambir pada bulan Mei 2012. Saat itu adiknya disuruh mengisi nama dan KTP tapi petugas tidak menjelaskan lebih rinci kalau harus KTP yang akan berangkat.

“Waktu itu adik saya mengira KTP adik saya yang ditanya, mangkanya yang tertera nama dan nomor KTP di tiket adalah adik saya,” cerita Fredy menyesalkan sikap manajemen Kereta Api.

“Saat mau masuk stasiun saya dilarang naik ke atas kereta karena di tiket tidak sesuai denan identitas, meskipun saya jelaskan itu nama adik saya, petugas tidak mau tau,”tambahnya.

Dengan nada kesal, Fredy menceritakan akhirnya dia diharuskan membeli tiket baru lagi dan menambah 25 persen dari harga tiket yang berlaku saat itu. “Ini jelas pemerasan. Pemerintah cuma gembar-gembor membantu masyarakat mudik, tapi disatu sisi membiarkan BUMN Kereta Api memeras penumpang.”
Beberapa penumpang lainnya menuturkan, kalau nama yang tertera di tiket adalah nama panggilan sehari-hari atau nama pendek panggilan mereka tetap saja tiketnya dianggap tidak berlaku dan disuruh membeli tiket baru. “Harusnya ada petugas khusus di loket yang mensosialisasikan. Sebab waktu saya antri tiket bulan Juli lalu tidak ada yang memberitahu,” kata Achwan, warga Kelapa Gading.

Dirut PT KAI Ignasius Jonan membenarkan pihaknya sudah menerapkan system boarding pass dalam pembelian tiket kereta api dan mengakui ada 5 ribu tiket kereta api hangus karena nama yang tertera dalam tiket tidak sesuai dengan kartu identitas yang dimiliki.

“Limaribu tiket yang hangus tergolong kecil tidak sampai 0,5 persen dari total tiket yang terjual sebanyak 1,308 juta tiket selama Idul fitri,” kata Jonan.
Menurut Jonan, penyebab utama tiket yang hangus selain tiket tidak sesui identitas juga calon penumpang menuliskan nama panggilan atau nama julukan.
Namun lanjut Jonan, pihaknya masih memberikan toleransi hingga akhir Agustus 2012, tiket yang tidak sesuai harus membeli tiket baru dengan nomor kursi yang sama dan hanya membayar tambahan 25 persen dari harga tiket yang berlaku saat itu.

“Tapi mulai 1 September 2012 tidak ada toleransi lagi. Kalau tidak sesuai nama, kami anggap hangus dan tidak bisa dibeli ulang,” katanya.
Jonan mengatakan tidak ada larangan membelikan tiket untuk orang lain. Asalkan nama yang tertera adalah nama penumpang yang akan berangkat sebab akan ada pemeriksaan di peron dan di atas kereta. (dwi)

4,100 Train Tickets are Illegal

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar


As much as 4,100 train tickets are considered illegal due to bought from the brokers and passengers’ name on the ticket does not match with their ID Card (KTP). To prevent loss, candidate passengers are urged not to buy ticket from brokers.

“Candidate passengers must be more selective in buying ticket. This is because if the name on the ticket and ID card is different, the ticket is no longer valid,” stated Head of Public Relations for PT KAI Operational Region I (Daops), Mateta Rijalulhaq, Thursday (8/16).

With boarding pass system, the ticket owners must check and match the name on the ticket with their ID card when coming to the train station. “Before arriving at the station, the passengers are obligated to wait outside the platform,” stressed Rijalulhaq.

The implemented boarding pass system also makes the amount of passengers departed from Senen Station is relatively similar with the amount of passengers departed on previous day. This is because with boarding pass system, the amount of passengers will be the same with the amount of seats available.

Until 2 PM today, 4,883 passengers have been departed. Meanwhile, in the span of D-10 to D-4, the amount of passengers departed from Senen Station has reached 26,203 passengers.

There are 30 departures at Senen Station, with 20 regular trains and 10 additional trains. The first and last departure would be Tawang Jaya Train, which is an additional train heading to Semarang at 5.50 AM and 10 PM.

Ribuan Tiket Calo Dihanguskan

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

4.100 tiket yang dihanguskan ini sudah terhitung sejak H-9 atau sejak diberlakukannya sistem boarding pass

Hingga H-4 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah, sebanyak 4.100 tiket kereta ekonomi yang dijual oleh calo di Stasiun Pasar Senen dihanguskan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) I Jakarta.

“4.100 tiket yang dihanguskan ini sudah terhitung sejak H-9 atau sejak diberlakukannya sistem boarding pass,” ujar Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi I, Mateta Rijalulhaq.

Dijelaskan oleh Mateta, dengan sistem boarding pass ini, maka para pemilik tiket tersebut ketika datang ke stasiun sebelum masuk maka harus mencocokkan nama yang terdapat didalam tiket dengan Kartu Tanda Pengenal (KTP) asli.

“Nah tiket penumpang yang dihanguskan ini adalah biasanya mereka yang membeli di calo,” kata Mateta saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, hari ini.

Menurut Mateta, jumlah tiket kereta ekonomi yang dihanguskan ini diprediksikan akan meningkat, mengingat konsentrasi penjualan tiket ekonomi terpusat di Pasar Senen. “Apalagi besok menjelang H-3 sampai H-1 Lebaran, pasti makin banyak.”

Sudah menjadi tradisi bagi para calo, lanjut Mateta, untuk memborong tiket perjalanan kereta ekonomi pada H-3, H-2, dan H-1 menjelang Lebaran. Namun sayangnya, dengan penerapan sistem boarding pass dimana nama yang tercantum dengan KTP asli harus sama, maka kondisi ini diperkirakan akan menjadi kerugian besar bagi para calo.

“Kita lihat saja esok, kalau ada yang menjual tiket dengan harga yang murah dan secara berbondong-bondong itu pasti calo,” lanjutnya.

Dirinya menghimbau untuk para calon penumpang untuk tidak membeli tiket melalui calo tersebut, karena akan merugikan bagi calon penumpang atas resiko kegagalan berpergian akibat tiket yang tidak sah tersebut.

“Tujuan lain diterapkan sistem ini adalah berhubungan dengan asuransi, karena asuransi itu wajib diberikan kepada nama yang tertera di tiket tersebut, bukan kepada orang lain,” tegas Mateta.


::: News Link::

Pada masa angkutan lebaran tahun 2012,  PT Kereta Api Indonesia (PT KAI)  menerapkan sistem Boarding Pass, dimana hanya penumpang yang memiliki tiket yang berhak masuk ke dalam peron dan tiket yang dimiliki oleh calon penumpang harus sesuai dengan kartu identitas yang dimiliki penumpang (ktp/sim/passport/id lainnya). Selain itu PT KAI hanya menjual tiket sesuai dengan kapasitas tempat duduk sehingga tidak ada lagi penumpang yang berdiri.

Kebijakan tersebut selain untuk memberikan rasa aman dan nyaman, juga untuk mencegah calo tiket berulah. Namun kebijakan tersebut menuai kritik pedas dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Anggota Komis V DPR RI, Saleh Husein dalam dialog bersama Pro 3 RRI mengatakan sistem Boarding dan pembatasan penumpang kereta api, dinilai dapat mengatasi kepadatan di moda transportasi kereta api namun imbasnya calon penumpang yang tidak dapat tiket beralih ke moda transportasi lain seperti bus dan motor. Dikhawatirkan kondisi tersebut  akan menambah daftar kecelakaan lalu lintas untuk mudik.
“Berpengaruh juga dengan sistem Boarding pass. Di kereta api tidak ada masalah sehingga orang beralih ke moda transportasi. Di kereta api beres namun ditempat lain bermasalah,” kata Saleh Husein, Selasa (21/8).
Dengan sistem pembatasan penumpang, untuk tahun ini ada 28 ribu penumpang. Dan dibandingkan tahun lalu, tahun ini  lebih sedikit. Tahun lalu ada 34 ribu penumpang yang terangkut .
Menurut Politikus dari Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), untuk menekan angka kecelakaan pada kendaraan bermotor yang jumlahnya mencapai 2 juta lebih unit, aparat keamanan harus membuat terobosan misal dengan pengawalan pemudik sepeda motor.
“Mereka yang kembali, dilokalisir  di posko dan dikawal sehingga kecelakaan lebih rendah,” ujarnya. Dia juga menghimbau agar pemudik menghindari puncak arus balik lebaran. Diprediksi pucak arus balik akan terjadi pada mulai H+4 atau Jumat (24/8) hingga H+7. (Sgd/BCS)

CIREBON, KOMPAS.com - Kondisi lalulintas arus balik lebaran pada H+5 di Jalur Pantura dari Palimanan ke Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat pada Sabtu pagi (25/8/2012) masih terpantau ramai lancar. Walaupun Sabtu ini aktivitas Pasar Sandang, Tegal Gubug, Cirebon sudah beraktivitas kembali, namun tidak ada kepadatan yang berarti.

Kendaraan masih bisa melaju dengan kecepatan rata-rata 60 kilometer per jam. Pantauan Tim Mudik Radio Sonora pagi ini, pedagang aneka pakaian tetap berdagang secara normal, tetapi petugas melarang mereka berdagang di bahu jalan.

Sementara itu, demi mengantisipasi terjadinya kepadatan arus lalulintas sekitar Pasar Tegal Gubug anggota Satpol PP dan unsur TNI juga diturunkan untuk mengatur lalulintas, di bawah kendali Kepolisian Resort Kabupaten Cirebon.

Perwira Piket Pengendali di Pospam Pertigaan Palimanan AKP Bambang Suryanata mengatakan, lokasi SPBU dan tempat istirahat yang berpotensi menimbulkan kemacetan menjadi fokus pengamanan dan pengaturan petugas kepolisian. "Setiap SPBU setidaknya ditempatkan minimal 2-3 personil dengan satu unit mobil patroli Mitshubisi Strada untuk mengantisipasi kemacetan di simpul-simpul kepadatan lalulintas," ujarnya.

Bambang menambahkan, pertigaan Palimanan sebagai salah satu kunci lancarnya arus lalulintas di Jalur Pantura Indramayu terus berkoordinasi dengan beberapa Polres terdekat, seperti Polres Losari untuk melaporkan arus lalulintas dari arah Timur Jawa Tengah. Jika arus lalulintas dari Timur Jawa Tengah padat maka pihaknya akan mengalihkan sebagian kendaraan lewat jalur lintas tengah Jawa Barat yakni lewat Majalengka - Cikamurang - Sadang.

"Kami selalu koordinasi dengan jajaran polsek terdekat, jika arus kendaraan dari timur padat maka di Pertigaan Palimanan diberlakukan pengalihan arus dengan mengarahkan pemudik lewat Majalengka agar Lintas Pantura Arjawinangun terus terkendali," tambah Bambang.

::: News Link:::

BANDUNG (bisnis-jabar.com)—Aturan ketat yang diberlakukan PT Kereta Api agar calon penumpang mencantumkan identitas pada tiket sesuai KTP menuai hasil.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) II Bandung, Bambang Setya Prayitno, mengatakan pada momen arus mudik lebaran 2012 ini, pihaknya masih menemukan banyak calon penumpang masih membeli tiket lewat calo. Namun karena pihaknya menerapkan aturan ketat, ribuan penumpang yang sudah memiliki tiket lewat calo tidak bisa menggunakan kereta.
“Itu karena nama yang tertera pada tiket itu tidak sama dengan identitasnya,” kata Bambang.
Pihaknya mencatat sampai hari perdana Idulfitri 2012 sebanyak 2.543 orang ditolak masuk karena tidak memiliki kesesuaian nama.
Menurut Bambang, sejak pemberlakuan pencantuman identitas calon penumpang pada tiket dan boarding pass, ditambah pembatasan kapasitas penumpang 100%, kenyamanan perjalanan kereta bisa dirasakan para penumpang. (ajz)

::: News Link:::

BANDUNG (bisnis-jabar.com)—Tingkat okupansi penumpang arus mudik Lebaran 2012 ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan 2011 lalu.
Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) II Bandung, Bambang Setya Prayitno mengatakan sejumlah kebijakan ketat yang diterapkan KAI rupanya berhasil mendongkrak tingkat okupansi penumpang.
“Tahun ini okupansi penumpang lebih tinggi 127% dibanding 2011 lalu,” katanya.
Menurut Bambang, sejak H-10 sampai H2  jumlah penumpang yang menggunakan KAI dari Stasiun Bandung dan beberapa stasiun lainnya di wilayah kerja Daop II Bandung mencapai 456.590 orang.
“Pada momen yang sama tahun lalu, jumlah penumpang sebanyak 361.511 orang,” katanya.
Menurutnya, hal itu terjadi berkat terbitnya kebijakan-kebijakan jajaran direksi untuk memperbaki sekaligus meningkatkan sistem pelayanan, seperti pembatasan kapasitas angkut hanya 100% untuk semua kelas baik eksekutif, bisnis, maupun ekonomi, sekaligus pencantuman nama pemilik tiket sesuai KTP. (ajz)

::; news Link:::

IDULFITRI 2012: Arus Mudik Naik 9,63%

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

JAKARTA – Arus mudik tahun ini meningkat 9,63% dibandingkan tahun lalu dengan total pemudik 11,03 juta orang, demikian hasil pantauan Kementerian Perhubungan sejak tujuh hari sebelum Lebaran sampai dua hari setelah Lebaran.
Kenaikan pemudik paling banyak terjadi pada moda kereta api sebesar 28,38%, dari 1,19 juta orang menjadi 1,54 juta orang.
Pada hari kedua setelah Lebaran 170.562 penumpang menggunakan kereta api,  naik 26.876 orang dibandingkan priode sama tahun lalu.
Angkutan kereta api yang dipantau selama arus mudik itu adalah sembilan Daerah Operasi PT Kereta Api di Jawa dan dua Divisi Regional Sumatera Utara dan Sumatera bagian selatan, demikian Kementrian Perhubungan dalam siaran persnya itu. (ant/ajz)

:: News Link:::

CIREBON (bisnis-jabar.com) : Puncak arus balik Idulfitri 2012 di 33 stasiun yang berada di wilayah Daop 3 diperkirakan terjadi besok Sabtu (25/8).
Manajer Humas PT KAI Daop 3, Sumarsono mengatakan pada H+1 hingga H+3 idulfitri, seluruh tiket kereta api berdasarkan tempat duduk yang ada telah terisi secara keseluruhan.
“Besok kami perkirakan puncak arus balik untuk jalur kereta api di Daop 3,” katanya, Jumat (24/8).
Sumarsono menuturkan penambahan kereta api sebanyak 3 buah yang diberangkatkan hari ini seluruh tiketnya telah habis.
“Begitu juga untuk tiket besok, yang kami perkirakan sebagai puncak arus balik,” tuturnya.
Meski telah terbit aturan yang melarang menjual tiket tanpa tempat duduk, Sumarsono optimistis target penjualan tiket di Daop 3 bisa sesuai target atau sama seperti tahun lalu.
“Total penjualan tiket di Daop 3 sejak H-7 hingga H+3 Idulfitri, sudah mencapai 42.313 tiket, atau telah 99,5% dari tahun lalu dengan kurun waktu yang sama hingga H+3 yang mencapai 42.507,” tuturnya.
Sumarsono menambahkan penambahan kereta menjadi faktor utama yang mendorong penjualan tiket meskipun sebelum larangan menjual tiket berdiri, dalam 1 kereta jumlah penumpang bisa 50% lebih banyak. (K3/ajz)

::: News Link:::

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 23 Agustus 2012 0 komentar


::

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 14 Agustus 2012 0 komentar

INNALILLAHI WAIINA ILAIHI ROJI'UN

 

Segenap Pengurus, dan anggota Keluarga Besar 

PAGUYUBAN CIREX

 Menyampaikan 

TURUT BELASUNGKAWA YANG SEDALAM-DALAMNYA

ATAS BERPULANNGA IBUNDA DARI 

MAS AGUS SADIKIN ( tiketting Paguyuban Cirex)

Semoga Almarhummah, di berikan tempat yang terbaik di sisihNYA..

dan yang Di tinggalkan di berikan ketabahan Aminnn...

 


Bebaskan Pembelian Tiket Mudik Lebaran dari Calo!

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 01 Agustus 2012 0 komentar

Jakarta Anggota Komisi V DPR Saleh Husin mendorong PT Angkasa Pura dan PT KAI membersihkan stasiun dan bandara dari calo. Sudah menjadi tradisi para calo biasa beraksi di masa mudik lebaran.

"Pihak Angkasa Pura dan PT KAI kali ini harus benar-benar membersihkan airport maupun stasiun terutama airport Cengkareng dan Juanda serta stasiun Gambir dan Senen dari calo yang biasanya tumbuh subur pada saat mudik lebaran," kata Saleh kepada detikcom, Kamis (2/8/2012).

Menurut Saleh, semua angkutan mudik harus bebas dari calo. "Hal ini harus dilakukan guna kita dapat melayani guna menghindari para penumpang terganggu dari ulah para calo yang sering menyusahkan dan menyesatkan para pemudik," kata Sekretaris Fraksi Hanura DPR ini.

Dia berharap loket penjualan tiket di stasiun juga ditambah. Jangan karena kereta api tergolong angkutan ekonomis kemudian tidak dijaga dari gangguan calo.

"Terutama pemudik yg menggunakan kereta api yang notabene adalah saudara-saudara kita yang berpenghasilan rendah . Untuk itu kami harapkan juga agar kementerian perhubungan juga turut memantau agar para pemudik dapat bepergian dengan nyaman tanpa terganggu oleh ulah para calo termasuk juga PT KAI dapat memperbanyak loket-loket penjualan tiket di stasiun,"tandasnya.

Tiket KA Ekonomi Lebaran Tak Naik

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 20 Juni 2012 0 komentar


Jakarta Penumpang kereta api (KA) ekonomi tidak perlu khawatir saat mudik dan balik Lebaran. Seperti Lebaran tahun lalu, harga tiket tidak akan naik.

"Untuk tarif ekonomi tidak ada kenaikan. Karena tarif ditentukan oleh pemerintah," ujar Kepala Humas PT KAI Sugeng Priyono.

Sugeng mengatakan itu dalam jumpa pers angkutan Lebaran di gedung PT KAI, jl Juanda IB, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2012).

Menurut Sugeng, untuk KA komersial kelas eksekutif dan bisnis, harga tiket yang ditetapkan yakni batas atas dan batas bawah. Penyesuaian tarif juga akan berlaku pada H-5 Lebaran.

"Contoh dari Jakarta ke Malang lebih mahal saat mudik. Berbeda dengan dari Malang ke Jakarta pada saat yang sama. Sementara setelah Lebaran dari Jakarta lebih murah. Sehingga tarif tergantung pada harinya," kata dia.

Untuk besaran tarifnya, lanjut Sugeng, belum ditentukan. Tarif diberlakukan mulai 1 Juli mendatang.

"Nanti 1 Juli baru dilirik tarifnya," ucap Sugeng.

:;; news Link :::

Cegah Tiket Palsu, Ini Siasat Baru Kereta Api

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 03 Mei 2012 0 komentar


Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengeluarkan sistem tiket baru berbasis internet, mobile, dan mesin tiket yang terintegrasi dengan perbankan untuk kereta api (KA) kelas ekonomi jarak jauh.

Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Infrastruktur dan Logistik, Sumaryanto Widayatin mengatakan kebijakan baru ini sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada para penumpang.

"Ini merupakan salah satu perbaikan pelayanan," ungkapnya kepada detikFinance, Kamis (3/5/2012).

Sumaryanto juga mengatakan lewat sistem tiket yang baru ini, pemalsuan tiket kereta api dapat dicegah. "Ya, palsu (tiket) pasti selalu ada, intinya semakin kita bikin secara elektronik maka kontrolnya gampang," sebutnya.

Soal tiket palsu ini memang pernah disindir langsung oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Putera Dahlan pernah membeli tiket kereta api tapi ternyata ada juga penumpang yang memiliki tiket yang sama, sehingga Dahlan sempat menegur Direktur Utama Kereta Api, Ignasius Jonan. Tetapi Sumaryanto membantah, apa yang dilakukan oleh pihak Kereta Api sebagai respons dari apa yang pernah dialami oleh putera Dahlan.

"Bukan karena Pak Dahlan, itu konsepnya untuk perbaikan," tambahnya.

Seperti dikutip dari situs Kementerian BUMN, PT Kereta Api melakukan penerapan sistem tiket elektronik berbasis internet, mobile, dan mesin tiket yang terintegrasi dengan perbankan.

Adapun perubahan tersebut akan dilaksanakan 4 (empat) tahap yaitu :

Tahap I, akan dimulai pada 9 Mei 2012 untuk KA Kertajaya (Tanjung Priok-Surabaya Pasarturi), KA Tawangjaya (Semarang Poncol-Pasar Senen) dan KA Tegal Arum (Jakarta Kota-Tegal).

Tahap II, direncanakan akan dimulai pada 15 Mei 2012 berlaku untuk KA Pasundan (Surabaya Gubeng – Kiara Condong), KA Kahuripan (Kediri-Padalarang), KA Kutojaya Selatan (Kutoarjo-Tanah Abang), KA Serayu I-II dan KA Serayu III-IV (Kroya-Jakarta Kota).

Tahap III, akan dimulai pada 23 Mei 2012 berlaku untuk KA Gayabaru Malam Selatan (Surabaya Gubeng-Jakarta Kota), KA Bengawan (Solo Jebres-Tanah Abang), KA Progo (Pasar Senen-Lempuyangan), dan KA Kutojaya Utara (Kutoarjo-Tanah Abang).

Tahap IV, direncanakan pada 30 Mei 2012 untuk KA Sritanjung (Banyuwangi-Surabaya Gubeng-Lempuyangan), KA Logawa (Purwokerto-Surabaya Gubeng-Jember), KA Tawangalun (Banyuwangi-Bangil-Malang Kota Lama), KA Matarmaja (Malang-Pasar Senen) dan KA Brantas (Kediri-Tanah Abang)


. :::: News Link :::

Mulai Hari Ini Tiket KA Dapat Dibeli H-90

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 08 Maret 2012 0 komentar

KOMPAS/TJAHJA GUNAWAN DIREDJA
Sejumlah calon penumpang berusaha menukarkan tiket yang sudah terlanjur dibeli, tetapi petugas loket Stasiun Tanah Abang Jakarta Pusat menolaknya, Kamis (5/12/2012). Padahal, perjalanan kereta hingga saat ini belum juga dipastikan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Terhitung mulai hari ini, Kamis (8/3/2012), PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan penjualan tiket kereta api sampai dengan H-90 (90 hari sebelum keberangkatan). Dengan demikian, pelanggan atau calon penumpang bisa membeli tiket KA untuk perjalanan hingga 90 hari mendatang.

Ketentuan tersebut hanya berlaku untuk KA kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi komersial jarak jauh dan menengah. Selain itu, PT KAI (Persero) menerapkan ketentuan untuk satu tiket KA hanya berlaku untuk satu orang penumpang.

Direktur Komersial PT KAI (Persero) Sulistyo Wimbo Hardjito mengatakan, pemberlakuan pembelian tiket KA H-90 merupakan salah satu upaya PT KAI dalam meningkatkan pelayanan, khususnya kemudahan dan keleluasaan bagi calon penumpang KA dalam memperoleh tiket. "Selain itu, calon penumpang lebih fleksibel dalam merencanakan perjalanan sesuai keinginannya," ujar Wimbo.

Tiket kereta api kelas komersial sudah dapat dibeli H-90 di tempat-tempat yang telah ditentukan, antara lain, melalui Contact Centre 121 dengan menekan angka 121 dari telepon rumah atau 021-121 dari telepon seluler agen-agen, Indomaret, Kantor Pos, dan lain-lain. Untuk sementara, tiket KA kelas ekonomi nonkomersial dapat dibeli H-7 di stasiun online.

"Pemberlakuan ketentuan satu tiket hanya untuk satu calon penumpang. Untuk itu, bagi calon penumpang wajib menyertakan kopi identitas diri saat melakukan transaksi tiket KA. Dengan demikian, diharapkan bisa membantu dalam mempersempit ruang gerak percaloan tiket KA," kata VP Public Relations PT KAI Sugeng Priyono.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan, keamanan, dan ketertiban, PT KAI tetap konsisten melakukan kebijakan-kebijakan, yaitu:

a. Boarding pass di stasiun-stasiun keberangkatan, yakni hanya penumpang yang telah memiliki tiket diizinkan masuk peron stasiun.

b. Pemberlakuan pembatasan kapasitas angkut maksimal 100 persen untuk KA jarak jauh dan KA jarak menengah tertentu serta tidak menjual tiket tanpa tanda nomor tempat duduk (tiket berdiri).

c. Larangan merokok di atas semua kelas KA.

d. Larangan pedagang asongan berjualan di atas KA.

Bila kurang jelas dapat menghubungi VP Public Relations Sugeng Priyono di nomor 081357045799.

:::: News Link ::::

Kereta Api Sudah Bebas Asap Rokok, Dahlan Harap Dirutnya Berhenti Merokok

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 23 Februari 2012 0 komentar


Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memuji aturan ketat larangan merokok di lingkungan kereta api yang diberlakukan Dirut PT KAI. Padahal, Dirut BUMN transportasi itu merupakan perokok berat.

"Kebijakan larangan merokok tersebut sangat ketat, tidak hanya di stasiun dan di dalam kereta saja, namun digordes-pun (sambungan antara gerbong) juga tidak boleh," ujar Dahlan, di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (23/2/2012).

Padahal, menurut Dahlan, Dirut PT KAI, Ignasius Jonan merupakan perokok berat. "Itu yang saya kagum, Dirut KAI itu perokok berat, tapi mau menjalankan aturan tersebut sangat ketat. Bahkan ide larangan merokok tersebut bukan dari saya melainkan dari dia sendiri," kata Dahlan.

Dan, yang membuat dirinya tambah bangga lagi dengan kebijakan yang dilakukan PT KAI tersebut, respon dari masyarakat sangat positif.

"Respon dari masyarakat terutama Komisi Perlindungan Anak, Komisi Perlindungan Perempuan, responnya sangat luar biasa positif. Walaupun dibeberapa jurusan kereta saat ini masih ada ditemukan perokok, makanya kita harus dukung terus kebijakan ini,"

Maka dari pada itu, Dahlan mengajak siapapun yang mendukung kebijakan PT KAI tersebut mendoakan Dirut KAI. "Ayo sama-sama kita doain agar Dirut PT KAI segera berhenti merokok," tukas Dahlan.

::: Link News :::

Sample Logo Baru

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 16 Februari 2012 0 komentar


Sample Logo Baru
Untuk KAOS Paguyuban CIREX
Silahkan Comment

Mulai Maret, Ketahuan Merokok di Kereta Diturunkan

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 06 Februari 2012 0 komentar

PT Kereta Api kini mulai menyosialisasikan larangan merokok di seluruh gerbong kereta. Larangan ini akan berlaku mulai 1 Maret disertai dengan sanksi penurunan penumpang yang melanggar.

Gatut Widagdo, Humas PT KA Daop IX Jawa Timur, mengatakan, sosialisasi pelarangan merokok ini berlaku di seluruh gerbong kereta. Selain teguran langsung, larangan merokok di KA juga dicantumkan dalam seluruh tiket perjalanan yang diterima penumpang.

Penumpang yang kedapatan merokok untuk sementara hanya ditegur, tetapi mulai Maret nanti penumpang langsung diberi sanksi, yakni diturunkan di stasiun terdekat. "Kalau pun ia punya tiket, tiketnya akan hangus atau tak berlaku lagi," kata Gatut. >> News Link ||

--------------------------------------------------------

Larangan Merokok dalam Kereta Diprotes

TEMPO.CO, Tegal - Larangan merokok dalam kereta api menuai protes dari Re-Ide Indonesia yang menilai kebijakan PT Kereta Api ini terlalu gegabah dan diskriminatif. Mereka menilai perokok selama ini memiliki hak yang sama dalam menikmati moda transportasi.

Peneliti Re-Ide Indonesia, Satrio Adjie, menilai kebijakan ini seharusnya diimbangi dengan persediaan kereta khusus untuk perokok sebagai konsekuensi kebijakan yang baru dikeluarkan ini.

“Kebijakan melarang merokok ini terlalu gegabah. PT KAI cenderung diskriminatif karena tak menyediakan gerbong khusus bagi perokok,” ujar Satrio Adjie saat dimintai komentar terkait kebijakan larangan merokok pada semua jenis kereta yang berlaku secara tegas bulan Maret mendatang.

Satrio menyarankan sebaiknya PT Kereta Api meningkatkan layanan infrastruktur pendukung operasional kereta ketimbang merampas hak-hak penumpang dengan cara melarang merokok di dalam gerbong. “Ini lebih baik, toh selama ini pendapatan PT KAI selalu merugi,” ujar Satrio.

Ia menilai larangan merokok dalam kereta bukan kebijakan populis bagi salah satu badan usaha milik negara yang dinilai masih punya masalah yang lebih besar. Apalagi, menurut dia, perokok Indonesia lebih santun dan bisa memposisikan diri ketika menikmati rokok dalam kereta. Perokok nasional tak mau gegabah mengisap tembakau dalam kondisi tertentu. “Mereka sering menggunakan toilet atau ruang sambung kereta saat merokok ketika berada di dalam gerbong eksekutif,” katanya.

Sementara itu, pengelola Stasiun Kota Tegal telah mulai mensosialisasikan kebijakan larangan merokok sejak awal bulan Februari ini. Kenyamanan penumpang umum menjadi alasan utama bagi pengelola stasiun untuk menjalankan kebijakan tersebut.

“Mulai Maret kami akan turunkan penumpang yang kedapatan merokok di dalam kereta,” ujar Kepala Stasiun Kota Tegal Achmad Zahid saat ditemui di ruang kerjanya, Minggu, 5 Februari 2012.

Ia mengaku sudah memasang peringatan larangan merokok di dalam kereta yang beroperasi dari Stasiun Kota Tegal. Bahkan sosialisasi ini melibatkan petugas pemeriksa tiket di dalam kereta untuk menegur penumpang yang sedang merokok. “Pada bulan Februari ini petugas pemeriksa tiket wajib menegur,” ujar Zahid.

Langkah lain yang dilakukan oleh pengelola Stasiun Kota Tegal ini dengan cara melampirkan tulisan berisi larangan merokok pada tiket yang terjual. Zahid mengakui kebijakan atas instruksi PT KAI pusat ini berlaku bagi semua jenis kereta.

Berdasarkan catatannya, selama ini keberadaan perokok di dalam kereta menjadi salah satu pengganggu kenyamanan penumpang lain. Bahkan penumpang perokok ini tak hanya terjadi dalam kereta ekonomi dan bisnis, namun juga kereta eksekutif yang menggunakan mesin pendingin ruangan. “Mereka memanfaatkan ruang sambung kereta untuk merokok,” katanya.




Wow! Mariam Al Safar Jadi Masinis Wanita Pertama di Timur Tengah

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 31 Januari 2012 0 komentar


Mariam Al Safar (Gulf News)

Dubai - Seorang wanita asal Dubai, Uni Emirat Arab tercatat sebagai masinis wanita pertama di Timur Tengah. Kiprah wanita yang masih berusia 28 tahun ini seakan menjadi penghancur penghalang bagi perjuangan persamaan hak wanita di wilayah yang sangat didominasi kaum pria tersebut.

Pencapaian Mariam Al Safar sebagai pengemudi kereta Metro pertama tidak hanya di Uni Emirat Arab, tapi juga di wilayah Timur Tengah ini cukup menakjubkan. Bayangkan jika dibandingkan dengan kaum perempuan di Arab Saudi yang ditangkap hanya karena mengemudi mobil sendirian.

Mariam yang merupakan warga asli Uni Emirat Arab, terpilih dari sekian banyak orang untuk menjadi masinis kereta Metro yang beroperasi di kota Dubai. Dari beberapa orang yang terpilih, hanya Mariam satu-satunya masinis wanita.

Menjadi masinis, terutama bagi kereta Metro yang serba otomatis bukanlah pekerjaan mudah. Walaupun seluruh kontrol dioperasikan secara otomatis, namun dalam kondisi yang tidak diinginkan seperti saat mesin rusak atau mengalami kecelakaan, pengendalian secara manual harus dilakukan.

"Saya selalu terbuka terhadap tantangan yang ada dan saya tidak takut untuk mengambil risiko. Saya bekerja keras dan pekerjaan saya menjadi prioritas utama saya," tutur Mariam kepada Gulf News dan dilansir oleh Daily Mail, Selasa (31/1/2012).

"Menjadi petugas kereta membantu saya untuk memahami bagaimana berinteraksi dengan orang lain dan juga staf dari negara-negara maupun kebudayaan yang berbeda. Hal ini telah memampukan saya untuk mengatasi bermacam situasi berbeda dengan mudah," imbuhnya.

Di sisi lain, Mariam juga mendorong kaum perempuan, tidak hanya di Uni Emirat Arab tapi juga di Timur Tengah, untuk mengembangkan karirnya secara mandiri. Dia meminta agar kaum wanita lebih berani untuk menjalani pekerjaan yang tidak konvensional.

"Jangan jalani hidup Anda tanpa target ataupun tujuan. Tetapkanlah target Anda dan berjuang untuk mencapainya," ujar Mariam.

Kota Dubai memiliki warga ekspatriat dalam jumlah besar, bahkan hampir 80 persen dari total penduduknya. Warga asli pun seringkali menjadi kaum minoritas di negaranya sendiri. Sebagian besar pekerjaan, termasuk yang dijalani oleh Mariam, lebih sering dilakukan oleh warga asing yang tinggal di Dubai.

Kendati demikian, Uni Emirat Arab saat ini berusaha untuk mengurangi ketergantungannya terhadap tenaga kerja asing. Pemerintah tengah menggalakkan kebijakan baru yang memberikan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi warga asli.

::: News Link :::

Wow! Terminal & Stasiun KA akan Dilengkapi Rusun & Mal

Diposting oleh paguyubancirex Jumat, 27 Januari 2012 0 komentar

Jakarta - Wapres Boediono menggelar rapat untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Selain membahas cara mengurai macet, dibicarakan juga penataan kota. Diantaranya membangun fasilitas umum yang teritegrasi dengan Terminal Bus dan Stasiun Kereta Api.

"Janganlah terminal itu seperti dulu, kalau bisa dia ada mal-nya, ditata supaya itu juga menjadi sentral," ujar Menhub EE Mangindaan usai rapat di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat (27/1/2012).

Sementara di Stasiun KA, bisa dibangun rumah susun. Selain untuk masyarat, Rusun ini juga bisa digunakan untuk tempat tinggal masinis.

"Jadi petugasnya tidak harus pulang ke rumahnya di Bekasi. Jadi harus kombinasi seperti itu," terang menteri asal Demokrat ini.

Menurutnya perlu segera diupayakan sarana transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat Jakarta. Dia juga berharap pembangunan kereta ke Tanjung Priok dan ke Bandara Soetta. Pembangunan KRL diharapkan mampu mengatasi kemacetan.

"Jangan sampai kita terlambat sehingga nanti jadi lebih macet lagi dan kelihatanya titik terang ada," tutupnya.

::: News Link :::

Wih! RI Berambisi Punya Kereta Peluru Jakarta-Surabaya

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 25 Januari 2012 0 komentar




Jakarta
- Indonesia berambisi memiliki kereta peluru seperti Shinkansen di Jepang. Shinkansen a la Indonesia ini akan diberi nama Argo Cahaya, memiliki rute Jakarta-Surabaya. Biayanya diperkirakan mencapai Rp 150 triliun sampai Rp 180 triliun. Wuih!

"Pengembangan KA Indonesia masa depan ada Argo Cahaya, Jakarta-Surabaya. Mengadopsi sistem Shinkansen Jepang. Studi awal sudah dilakukan," ujar Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono dalam acara Seminar Nasional Perkeretaapian di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Rabu (25/1/2012).

Sudah ada investor yang menjajaki mengenai pembangunan kereta peluru ini, di antaranya ada investor dari Jepang dan China. Anggarannya cukup fantastis, mencapai ratusan triliunan rupiah.

"Sekitar Rp 150 trilun - Rp 180 triliun. Jadi cukup besar. Diharapkan tidak hanya dari swasta tapi juga pemerintah," jelas dia.

Ketika ditanya mengenai jalur kereta di sepanjang Pulau Jawa yang sering berhimpitan dengan rumah penduduk, Bambang mengatakan, kemungkinan tidak menggunakan jalur kereta yang ada, namun membuat jalur sendiri. Untuk itulah studi awal pembangunan kereta shinkansen ini meliputi kondisi sosial budaya masyarakat.

"Tentu high technology itu harus disiapkan seiring keadaan sosial budaya dan psikologi masyarakat. Kemungkinan itu mengambil jalur sendiri. Jadi nggak campur. Itu harus disiapkan secara matang dari segi nonteknis," tutur Bambang.

Shinkansen di Jepang berkecepatan 300-600 km/jam. Bila nantinya Argo Cahaya secepat ini, maka jarak Jakarta-Surabaya bisa ditempuh dalam waktu 2,5 jam saja.

Tapi tentu saja harga tiketnya cukup tinggi. Tiket termurah Shinkansen sekitar Rp 1,3 juta untuk jarak 380 km.

::: News Link :::