SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 28 April 2011 0 komentar

CONTOH KAOS UNTUK PRODUKSI KE 2
Silahkan di komentarin

Long Weekend, PT KA Perketat Sweeping Penumpang Tanpa Tiket

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 24 April 2011 0 komentar

Long weekend, PT KA Daop II Bandung memperketat sweeping bagi penumpang kereta tanpa tiket. Pemeriksaan tiket pun bakal dilakukan di tiap stasiun keberangkatan penumpang. "Pada dasarnya sweeping selalu kami lakukan untuk kenyamanan penumpang lainnya. Tapi berkaitan dengan long weekend ini, kita tingkatkan sweeping di tiap stasiun," ujar Kepala Humas PT KA Daop II Bandung Bambang S Prayitno, di ruang kerjanya, Kamis (21/4/2011). Biasanya, sweeping dilakukan di tengah perjalanan dan di stasiun. Mereka yang tertangkap petugas tidak memiliki tiket, bakal didenda dua kali lipat dari harga tiket. Jika tidak mampu membayar, maka yang bersangkutan akan diturunkan di stasiun terdekat. Namun pada long weekend ini, penumpang yang tertangkap tidak memiliki tiket tidak akan didenda. "Sekarang kita akan turunkan di stasiun terdekat. Mereka tidak akan didenda," katanya. Untuk mencegah penumpang tanpa tiket masuk ke dalam kereta, sweeping dan pemeriksaan tiket pun bakal difokuskan di stasiun keberangkatan. "Dengan begitu, maka penumpang tanpa tiket bisa dicegah lebih awal agar tidak masuk ke dalam kereta," katanya. Bambang mengatakan, hal itu juga akan mencegah konflik. "Kalau seperti itu kan lebih bijak. Sehingga penumpang tanpa tiket tidak akan berdebat dengan petugas di dalam karena mereka tidak punya tiket," jelasnya. Selama ini, sambung Bambang, jumlah penumpang tanpa tiket terbilang kecil. "Ya nol koma sekian persen dari penonton bertiket," kata Bambang. Sementara tenaga pengamanan untuk sweeping di antaranya terdiri dari Polsuska, unsur polisi, TNI, dan satpam. Total lebih dari 40 personel keamanan diterjunkan untuk melakukan sweeping, baik di stasiun atau pun di dalam kereta.

Libur Panjang, PT KAI Tambah Kereta Argo Lawu

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 20 April 2011 0 komentar


Hanya untuk malam ini,
pemberangkatan kereta Argo Lawu dilakukan dua kali dari Gambir.
VIVAnews -- Libur panjang Paskah dimanfaatkan sebagian orang untuk mudik atau berlibur ke luar kota. Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang diminati. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT Kereta Api Indonesia menambah armada kereta api eksekutif Argo Lawu tujuan Jakarta-Solo. "Enam gerbong. Tambahannya hanya hari ini saja," kata Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi I, Mateta Rizalulhaq kepada VIVAnews.com, Kamis 21 April 2011. Untuk diketahui, selama ini PT KA hanya menjalankan kereta Argo Lawu malam pada pukul 20.00 WIB. Khusus untuk malam ini, ada dua kali keberangkatan. Untuk kereta tambahkan berangkat dari Stasiun Gambir pukul 21.05 WIB. Sementara, PT KA Daops VI Yogyakarta menyatakan, tidak akan menyediakan kereta api tambahkan. Kepada VIVAnews, Eko Budianto, Kepala Humas Daops, VI, Yogyakarta, mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan, pihaknya hanya akan memaksimalkan daya tarik lokomotif dari 9 gerbong menjadi 12-13 gerbong kereta untuk semua kelas. "Kami optimis meski hanya memaksimalkan gerbong, penumpang kereta tetap akan terangkut dan tetap bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna jasa kereta api," kata dia. Apalagi, "kami memprediksi ada peningkatan jumlah penumpang namun tidaklah signifikan. Jika pada hari biasanya penumpang dalam kisaran 5-6 ribu, pada libur Paskah mendatang diperkirakan meningkat dalam kisaran 7-8 ribu penumpang,"paparnya Seperti pada libur akhir pekan atau saat high season maka untuk tiket kereta menggunakan tarif batas atas untuk kelas bisnis dan eksekutif, sedangkan kelas ekonomi tidak ada kenaikan harga tiket untuk semua tujuan."Tiket batas atas hanya untuk kelas bisnis dan eksekutif," tegasnya. (eh)

2 BUMN Garap Proyek KA Manggarai-Bandara Rp 2,27 Triliun

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 14 April 2011 0 komentar


Jakarta - Pemerintah bakal menunjuk 2 BUMN untuk menggarap proyek rel kereta api Manggarai-Tangerang-Bandara Soekarno Hatta. Kedua BUMN tersebut adalah PT Angkasa Pura II dan PT Kereta Api Indonsia (KAI).
Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, kedua BUMN tersebut telah membentuk konsorsium bernama PT Railling Indonesia. Pembangunan jalur kereta api ini bakal dikebut pemerintah mulai 2012.
"Prioritas pertama adalah kereta api bandara, dari Manggarai ke Bandara lewat Tangerang. Yang jangka menengah panjang lewat Pluit. Prioritas yang ringan dan mendesak yang Manggarai. BUMN kita sanggup meng-handle yang lewat Tangerang," tutur Mustafa saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (14/4/2011).

Mustafa mengatakan, total pembangunan rel kereta api Manggarai-Bandara tersebut bakal menghabiskan biaya Rp 2,27 triliun. Sumber dana Rp 2 triliun bakal diambil dari APBN karena ini merupakan proyek infrastruktur pemerintah.

"Pembebasan lahan sudah bisa dilakukan. Untuk yang Tangerang ini lebih ringan dibandingkan yang lewat Pluit nanti. Nanti Pemprov DKI dan Banten ikut aktif membantu," jelas Mustafa.

Sedangkan untuk proyek rel Tangerang-Pluit-Bandara, Mustafa mengatakan biayanya lebih besar. Bisa mencapai Rp 10,7 triliun, karena banyaknya pembebasan tanah yang harus dilakukan.

Di tempat yang sama, Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengatakan, untuk proyek kereta lewat Pluit tersebut bakal diserahkan ke swasta.

"Kalau ada kereta api lebih ringan, bisa meringankan beban angkutan dan melancarakan. Dan juga terjangkau untuk masyarakat Tangerang ke airport," jelas Freddy.

::: News Link ::::

Undangan Pertemuan Rutin 2 bulanan

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 11 April 2011 0 komentar


Iklan Mini

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 06 April 2011 0 komentar