SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI

Kereta Bawah Tanah Rusia Dibom

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 30 Maret 2010 0 komentar

Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan tidak ada korban warga negara Indonesia dalam ledakan bom di Rusia. Hal ini dikuatkan kembali oleh Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia di Jakarta.

"Beruntung, menurut informasi yang kami peroleh, tidak ada warga Indonesia yang tewas maupun terluka," kata Atase Pers dan Informasi Kedubes Rusia, Alexander Zimin, kepada detikcom, Selasa (30/3/2010).

Menurut Zimin, ada 3 pendatang dari Asia yang terluka dalam peristiwa dua ledakan bom bunuh diri pada Senin (29/3), kemarin pagi, itu. Namun, setelah mendapatkan perawatan medis, mereka diperbolehkan pulang.

"Mereka terdiri dari satu warga negara Filipina dan dua dari Malaysia," jelas dia.

Setidaknya 38 orang tewas akibat ledakan bom yang mengguncang dua stasiun metro Moskow. Bom tersebut diledakkan oleh dua pengebom bunuh diri yang semuanya perempuan.

Ledakan pertama terjadi sebelum pukul 08.00 waktu setempat dan menghantam gerbong kedua sebuah kereta yang berhenti di stasiun metro Lubyanka, dekat markas badan keamanan domestik Rusia, FSB. Sedangkan ledakan kedua terjadi sekitar 40 menit kemudian di stasiun metro Park Kultury.

Peristiwa ini merupakan serangan bom terburuk dalam enam tahun terakhir di Rusia. Pada Februari 2004 lalu, serangan bom bunuh diri menewaskan 39 orang di sebuah kereta api di Moskow. Lebih dari 100 orang lainnya terluka dalam serangan itu.

::: News Link :::

Long Weekend, Satu Gerbong Tambahan Disiapkan

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 29 Maret 2010 0 komentar

Jakarta - Long weekend pekan ini selama 3 hari berturut-turut diprediksi akan mengalami kenaikan lonjakan penumpang kereta api. Untuk mengantisipasinya, PT KA telah menyiapkan satu gerbong tambahan untuk tiap kereta jurusan Purwokerto dan Solo.

Kahumas Daop I Jabodetabek PT KA Sugeng Priyono mengatakan, KA tambahan tersebut akan dipasang di setiap rangkaian KA. Kereta yang akan ditambah rangkaiannya adalah KA Argo Lawu tambahan dengan jumlah 400 bangku untuk tujuan Purwokerto, Yogyakarta, dan Solo.

"Kita harap, tambahan gerbong bisa mengantisipasi lonjakan penumpang,” kata Sugeng dalam pesan singkatnya ke detikcom, Senin, (29/3/2010).

Adapun untuk KA Parahiyangan tujuan Bandung ditambah dengan dengan 350 bangku tambahan. KA Cirebon Ekspres tujuan Cirebon dengan 450 bangku tambahan. "Tarif tetap normal seusai harga hari libur biasa," jelasnya.

Sementara, tiket online untuk tujuan kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur baik reguler dan KA tambahan sudah habis terjual. Direncanakan, rangkaian KA tambahan yang berangkat dari Jakarta tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur akan mulai diberangkatkan tanggal 1 April mendatang.

"Kecuali tujuan Bandung dan Cirebon masih tersedia," tuturnya.

::: News Link ::

Wisata Alam Setu Patok

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 28 Maret 2010 0 komentar

( View Pemandangan alam di Setu patok- foto by FI )


WADUK SETU PATOK yang terletak di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon ternyata mampu membawa daya tarik tersendiri akan keindahan alam Setu Patok bagi para wisatawan yang berkunjung.

Waduk Setu Patok yang memiliki luas kurang lebih 176 hektare dengan kapasitas tampung maksimal mencapai 14.000.000 meter kubik air, berfungsi sebagai pengairan untuk lahan pertanian bagi masyarakat setempat juga di manfaatkan oleh masyarakat untuk budidaya ikan tawar.

Sebagai salah satu waduk yang terbesar di wilayah Cirebon, serta keindahan akan panoramanya. Hal ini dapat terlihat adanya bukit yang berada di tengah waduk serta hamparan sawah dan hijaunya pepohonan yang terdapat di areal waduk.

Saat ini minat masyarakat luas untuk mengunjungi Waduk Setu Patok cukup banyak. Apalagi jalan menuju ke lokasi wisata tersebut cukup bagus di tambah banyaknya warung yang menyugukan makanan dan minuman di kawasan wisata tersebut.

Selain berfungsi sebagai pengairan dan budidaya ikan tawar, juga tersedia sarana rekreasi air. Namun hal ini juga perlu didukung adanya prasarana yang lain untuk lebih menunjang, agar minat wisatawan berkunjung ke waduk tersebut terus meningkat seperti: perlu adanya dermaga, pengadaan perahu motor dan sarana pemancingan.

Tentunya dengan adanya fasilitas sarana dan prasarana yang memadai para wisatawan yang berkunjung tentu akan lebih menikmati.

Hal ini tidak terlepas dari peran serta instansi terkait tentunya dalam hal ini pemerintah Kabupaten Cirebon, untuk lebih memajukan dan mengembangkan obyek wisata tersebut.

Sekilas Tentang Wisata Alam Setu Patok
Salam
Admind Cirex

Klik disini Peta Menuju Lokasi

:: CIREX-Sport

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar


Ajang Tarung Bintang Proliga 2010 di Cirebon

CIREBON, KOMPAS.com - Kota Cirebon besok (Minggu, 28/3/2010) akan menjadi saksi pertarungan bintang-bintang papan atas pemain voli yang berlaga di Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010. Medan pertempuran mereka akan digelar di GOR Bima, pukul 15.00.

Pada laga bintang tersebut, akan bertanding dua tim putra dan putri, yakni tim putra/putri spirit dan tim putra/putri dynamic. Tiap tim terdiri 12 pemain yang berasal dari 2-3 tim berbeda. Tiap tim juga disertai pelatih dan asisten pelatih khusus yang berasal dari tim peserta proliga 2010.

Seperti tim Spirit putra yang diperkuat Loudryn Maspaitella dari Jakarta BNI 46, Andri Widiatmoko dari Palembang Bank Sumsel, serta Eko Permana Putra dari Jakarta Sanata. Sementara tim Dynamic putra ada Bagus Wahyu dan Wu Xiao Lei dari Surabaya Samator, serta Miko Fajar dari Bantul Yuso Gunadarma.

Adapun pendukung tim Spirit putri diantaranya Indah Gunarti dari Jakarta Electric PLN, Yokbeth dari Jakarta BNI 46, dan Krystle Amanda dari Jakarta TNI AU. Sedangkan Zara Lautania dari Jakarta Popsivo Polwan dan Maya Kurnia Indri dari Gresik Petrokimia akan memperkuat tim Dynamic putri.

Menurut Direktur Proliga Reginald Nelwan, Cirebon sengaja dipilih karena dulu di Cirebon pernah terdapat klub voli yang tangguh. Oleh sebab itu, tarung bintang diharapkan bisa menggairahkan kembali bola voli di daerah dan memicu lahirnya generasi baru pemain voli yang andal. Selain itu, ajang pertunjukkan laga bintang ini mengisi masa istirahat antara putaran pertama dan kedua.

Manajer Pemasaran PT HM Sampoerna Wilayah Cirebon Andrianto R Nurtani, Cirebon sebenarnya menyimpan potensi pemain voli yang belum tergali dengan optimal. Selain itu, komunitas pecinta olahraga bola voli relatif besar di Cirebon, sehigga diharapkan tontonan tarung bintang bisa memuaskan para pecinta voli.

Adapun 48 bintang voli yang dihadirkan adalah pemain-pemain yang dipilih oleh penonton, pelatih, bahkan wartawan olah raga, lewat proses polling. Diakui Jeffry Wallandouw, pelatih tim Spirit putra, masalah komunikasi antarpemain adalah masalah utama timnya yang berasal dari pemain-pemain tiga tim berbeda.

"Soal teknik individu tidak perlu dipertanyakan lagi, tetapi menggabungkan mereka dalam satu tim itu yang butuh latihan lebih banyak lagi. Kami hanya diberi waktu dua kali latihan bersama," ujar Jeffry, di sela-sela jumpa pers tarung bintang Proliga 2010.

:: News Link :::

Medan - Kereta api berpenumpang menabrak mobil yang tengah melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, Jl. Budi Kemasyarakatan, Medan, Sumatera Utara. 1 pengendara mobil mengalami kritis. Sedangkan 2 penumpang mobil mengalami luka ringan.

"Peristiwa tabrakan terjadi saat mobil Suzuki X-Over berwarna biru tua melintas perlahan di perlintasan kereta api
tersebut," kata saksi mata Yusuf, Minggu (28/3/2010).

Yusuf mengatakan, saat mobil itu melintas, tiba-tiba kereta api penumpang dari arah Belawan menuju stasiun
besar kereta api Medan dan langsung menabrak bagian pintu kanan mobil.

Akibatnya, mobil terseret sejauh tiga puluh meter dan terpental ke teras salah satu rumah warga.

"Sudah diklakson beberapa kali, tapi pengemudi mobil tidak dengar. Kereta api langsung menabrak dan mobil terlempar ke depan rumah," kata Yusuf.

Dalam peristiwa ini, pengemudi mobil A Shen mengalami patak tangan dan tulang rusuk akibat tergencet di bagian setir. Perempuan itu kemudian dibawa ke RSU Martha Friska, Jl. Kolonel Yos Sudarso, sekitar satu kilometer dari lokasi
kejadian.

Sementara dua anak korban, Shumacher dan Mei Shan, mengalami luka ringan disekujur tubuh.

Shumacer, bocah berusia 10 tahun itu mengatakan, peristiwa terjadi saat mereka menuju tempat les di Jl Jemadi, Medan. Mereka tidak mendengar ada klakson kereta api karena seluruh jendela mobil tertutup.

"Kami ditabrak waktu Mama mau antar ke tempat les. Mama tidak tahu ada kereta api lewat," kata Shumacher sambil menangis.

Tabrakan kereta api ini merupakan yang kedua kali dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya, kereta api barang dari arah stasiun besar kereta api Medan, menabrak sebuah mobil di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di perlintasan Jl. Al-Falah Medan, sekitar setengah kilometer dari lokasi kejadian.

News Link

SUARA PEMBACA

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Imbauan PT Kereta Api untuk Mencegah Tindak Kriminal di Atas KA

Jakarta - Menanggapi keluhan Saudari Mila di detik.com tanggal 23 Maret 2010 dapat kami jelaskan sebagai berikut:

Manajemen PT Kereta Api (Persero) mengucapkan terima kasih atas kepercayaan keluarga Saudari menggunakan jasa angkutan kereta api. Informasi yang diberikan sangat berarti bagi kami untuk senantiasa berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik di masa mendatang.

Kami sangat prihatin atas kasus yang Saudari alami ketika menggunakan KA Gajayana perjalanan dari Malang ke Jakarta. Harapan kami kejadian serupa mudah mudahan tidak terjadi lagi.

Untuk mencegah tindak kriminal di atas KA kami telah melakukan imbauan dan upaya-upaya sebagai berikut:

- Menghimbau agar kepada masyarakat ketika bepergian tidak membawa barang-barang yang berharga maupun uang yang berlebihan;

- Apabila sangat terpaksa barang berharga atau uang tersebut harus dibawa, kami selalu ingatkan lewat media informasi di stasiun maupun di atas kereta melalui tayangan KA TV agar hati-hati dan waspada dengan barang bawaannya agar tidak terjadi kehilangan, menempatkan barang bawaan yang mudah diawasi atau disimpan di safety box yang sudah disediakan di atas KA tanpa dipungut biaya (gratis), awak KA prama/prami siap membantunya;

- Mengadakan pengawalan di atas KA oleh aparat keamanan dari Polri, polsuska, atau security guna mengantisipasi tindak kriminal yang mungkin terjadi dan memberikan rasa aman bagi para pelanggan di atas KA. Dengan demikian ketika penumpang merasa ada indikasi atau gelagat yang kurang baik dari penumpang yang lain dapat secara langsung menginformasikan kepada aparat keamanan diatas KA tersebut.

Dalam hal terjadi tindak kriminal di atas KA yang tidak tertangkap tangan, selain alasan kenyamanan karena pada kenyataannya tidak mudah memeriksa para penumpang di atas KA, apalagi mereka merasa tidak melakukan perbuatan kriminal, kami tetap
berpedoman pada KUHAP yang salah satunya mengatur tentang Penggeledahan. Upaya kami tersebut akan berhasil juga ditentukan adanya kerja sama dengan para pelanggan KA.

Demikian penjelasan dari kami. Mudah-mudahan Saudari masih menjadi pelanggan setia kami di masa mendatang. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Sugeng Priyono,
Kahumasda PT KA (Persero) Daop 1 Jakarta

SUARA PEMBACA

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

KRL Pakuan Express yang Menjanjikan Kenyamanan


Jakarta - Menyebut layanannya dengan kata "Ekspress" seharusnya pihak PT Kereta Commuter Jakarta (KCJ) paham betul dengan konsekuensinya. Dengan tarif Rp 11,000 seharusnya KCJ memberikan pelayanan yang lebih baik dari KRL Ekonomi dan Ekonomi AC yang tarifnya hanya Rp 2,000 dan Rp 5,500. Akan tetapi yang terjadi justru sebaliknya.

Pada pagi Senin, 22 Maret 2010 Pakuan yang harusnya hanya berhenti di tiga stasiun dipaksa harus berhenti di enam stasiun pemberangkatan. Padahal di tiga stasiun tersebut penumpang sudah berjubel sehingga yang terjadi tak ubahnya di kereta ekonomi yang tarifnya Rp 2,000. Untuk mencari posisi berpijak saja sangat sulit.

Apa gunanya iklan KRL yang menjanjikan kenyamanan dan sebagainya terus didengung-dengungkan kalau yang terjadi justru sebaliknya. Jangankan permintaan maaf dari kru kabin kereta. Pemberitahuan mengenai pintu akan dibuka pun tidak diumumkan.

Sudah saatnya KRL berbenah dengan mengedepankan Customer Satisfaction bila tidak ingin dicap hanya tarif karcisnya saja yang mahal tapi pelayanan murahan. Semoga ada pihak KCJ membaca tulisan ini (atau mungkin Bapak Menteri Perhubungan), dan semoga tidak ada surat pembaca yang berisi keluhan lagi di esok hari dan di kemudian hari. Terima kasih.

F Adhi S
Jl KS Tubun I No 2 Jakarta
fadhi@gmail.com
08562921234


Jakarta - Pemerintah berencana membenahi kawasan kumuh sepanjang jalur kereta Stasiun Tanjung Priok-Stasiun Senen-Kota. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 1,2 triliun.

"Beberapa kementerian telah menyiapkan anggaran Rp 1,2 trilun untuk membangun kawasan kumuh di lintas kereta api," kata Menko Kesra Agung Laksono saat melakukan kunjungan kerja di Stasiun Senen, Jakarta, Kamis (25/3/2010).

Menurut Agung, pembenahan ini berupa relokasi dan revitalisasi terhadap pemukiman warga yang ada di sekitar rel. Bukan hanya sekadar memindahkan rumah penduduk, tapi sekaligus melakukan penghijauan di sekitar rel.

Anggaran Rp 1,2 triliun berasal dari APBN. Pembenahan ini ditargetkan akan selesai pada tahun 2011.

Agung juga mengatakan pada program 100 hari, pemerintah telah melakukan penertiban penduduk di sekitar jalur kereta, pengangkutan sampah dan pemagaran di kawasan 3 stasiun. Pemagaran ini dilakukan untuk menghindari warga di sekitarnya tertabrak kereta api.

Untuk pembenahan tersebut, sejumlah menteri rutin melakukan kunjungan di lokasi proyek. Kunjungan Menko Kesra ke jalur kereta ini adalah kali kedua. Kali ini Menko Kesra datang bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Joko Kirmanto, Menteri Sosial Salim Assegaf, Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa, dan Wakil Gubernur DKI Prijanto.

:: News Link :::



Jakarta - Empat menteri bidang kesra dikomando langsung oleh Menkokesra Agung Laksono meninjau tiga Stasiun KA di Jakarta. Peninjauan ini dimaksudkan untuk memastikan stasiun bebas dari perkampungan kumuh.

Tiga menteri yang mengikuti kunjungan ini adalah Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, dan Menteri Pemukiman Rakyat Suharso Monoarfa. Rombongan mula-mula mengunjungi Stasiun Tanjung Priok dimulai oukul 08.00 WIB, dilanjutkan ke Stasiun Senen dan Stasiun Kota.

"Kunjungan ini adalah kunjungan berikutnya setelah kita sebelumnya pernah mengadakan kunjungan yang sama. Ini bagian dari program penataan kawasan jalur kereta api yang sebelumnya sudah direlokasi penduduknya," kata Agung sambil tersenyum.

Hal ini disampaikan Agung saat meninjau Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (25/3/2010). Pantauan detikcom sekitar lokasi Stasiun Tanjung Priok mendadak bersih dan terlihat sangat tenang.

Selain melihat efektivitas relokasi penduduk di sekitar rel di sejumlah Stasiun yang awalnya kumuh tersebut, empat menteri juga menanam pohon sebagai upaya penghijauan daerah sekitar rel.

"Pada kunjungan kali ini kita lebih kepada proses penataan setelah relokasi penduduk, juga penghijauan, agar penduduk tidak kembali tinggal di daerah ini," kata Agung saat akan menanam pohon Mahoni.

:: News Link ::

Pemenang Blog Award Minggu Keempat Maret 2010

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 23 Maret 2010 0 komentar


Screenshot Blog Kereta Api
Jakarta - Setelah melakukan proses verifikasi dan penilaian, bersama ini kami dari tim Internet Sehat menyampaikan bahwa blog berikut di bawah ini layak dan berhak mendapatkan penghargaan Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2010 untuk kategori BRONZE, Selasa (23/03/2010):
http://superpedia.rumahilmuindonesia.net (education)

Dewasa ini, ensiklopedia online memiliki peran yang sangat penting dalam menyebarkan pengetahuan. Wikipedia, sebagai babon-nya ensiklopedia dalam jaringan, sering menjadi rujukan utama dalam menemukan informasi yang diinginkan oleh pengguna internet. Bukan cuma Wikipedia, semua orang di internet juga berhak untuk membuat ensiklopedia versinya sendiri dengan memuat informasi-informasi yang menurutnya relevan. Salah satu ensiklopedia dalam jaringan ini adalah ensiklopedia http://superpedia.rumahilmuindonesia.net yang disusun oleh Rumah Ilmu Indonesia. Informasi yang ada di dalam ensiklopedia kebanyakan berfokus ke dunia pendidikan. Entry-entry yang ada terbagi dalam kategori-kategori tertentu seperti ilmu sosial (politik, sejarah, akuntansi, manajemen, geografi dll), sains dan teknologi (fisika, matematika, biologi, elektronika, dll), bahasa, pendidikan dan pengetahuan umum, serta kategori lainnya.


http://rel-keretaapi.blogspot.com (inspiring)

Kereta api adalah moda angkutan yang memiliki banyak pengguna (dan penggemar) di Indonesia. Coba lihat saja ketika musim mudik Idul Fitri atau hari-hari besar lainnya tiba. Puluhan, bahkan ratusan ribu orang mengandalkan kendaraan yang berjalan di atas rel ini untuk membawanya ke tempat tujuan. Dari sekian banyak penggemar kereta api tersebut, ada yang menuangkan kecintaannya pada kendaraan yang satu ini melalui forum, mailing list, atau blog. Salah satu blog yang banyak menulis khusus soal kereta api berada di rel-keretaapi.blogspot.com. Ada banyak tulisan menarik di blog rel-keretaapi.blogspot.com, misalnya tentang spesifikasi teknis lokomotif, tentang bagaimana membaca sinyal, kritik dan masukan soal pelayanan PT Kereta Api, atau tentang catatan perjalanan yang tentu saja berhubungan erat dengan dunia perkeretaapian.
Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2010 adalah kelanjutan dari ISBA 2009, sebuah penghargaan yang diberikan kepada pengelola blog (blogger), boleh perseorangan ataupun berkelompok, yang dengan segenap daya kreatifitasnya telah menuangkan ide, gagasan dan pikirannya dalam bentuk tulisan di blog. Tulisan tersebut tentunya yang harus dapat memberikan ide ataupun mengarahkan pembaca untuk melakukan tindakan yang positif dan bermanfaat, bagi dirinya ataupun masyarakat sekitarnya di Indonesia. ISBA 2010 diinisiasi oleh ICT for Partnership (www.ictwatch.com), didukung oleh XL Axiata (www.xl.co.id), Norton Symantec (www.symantec.com), OpenNet Initiative (www.opennet.net) dan media online detikINET (www.detikinet.co)

::NEWS LINK;;;

SUARA PEMBACA

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Keamanan di KA Gajayana Malang - Jakarta Tidak Terkontrol


Jakarta - Saya sebagai penumpang Kereta Api (KA) Gajayana jurusan Malang - Jakarta. Ingin berbagi pengalaman menggunakan kereta tersebut. Pada hari Sabtu, 20 Maret 2010 saya dan keluarga menggunakan jasa KA Gajayana dalam perjalanan pulang dari Malang ke Jakarta dengan lama perjalanan sekitar 15 jam.

Fasilitas yang dimiliki KA Gajayana sudah banyak yang diperbaharui. Setidaknya tidak hanya fasilitas tempat duduk dan toilet yang baik yang kita dapat. Akan tetapi fasilitas keamanan juga harus diperhatikan agar para penumpang merasa nyaman karena harga tiket yang mahal yang harus kita bayar untuk dapat menggunakan jasa KA Gajayana ini.

Saya sebagai salah satu penumpang merasa sangat kecewa karena KA Gajayana yang kami pergunakan keamanannya tidak terkontrol dengan baik. Ibu saya kehilangan sejumlah uang ketika kami sedang menggunakan kereta tersebut di gerbong 2. Kejadian itu bermula ketika Ibu saya tertidur dalam perjalanan karena perjalanan yang ditempuh cukup jauh Malang - Jakarta sekitar 15 jam perjalanan.

Sepengetahuan Ibu saya tas miliknya ditaruh di pojok bawah kaki beliau berhimpitan dengan tembok kereta. Akan tetapi dengan herannya tas tersebut telah berpindah tempat ke samping lorong jalan antara kursi penumpang sedangkan di samping kursi Ibu saya ada Bapak saya yang sedang tertidur juga.

Sepertinya hal ini tidak mungkin terjadi jika tas milik Ibu saya berpindah tempat dengan sendirinya. Itu terjadi ketika KA Gajayana memasuki Purwokerto pada subuh dini hari. Kronologinya seperti ini Minggu, 21 Maret 2010 ketika Ibu saya terbangun untuk Sholat Subuh. Dikarenakan melihat tasnya sudah berpindah tempat Ibu saya langsung memeriksanya, dan ketika diperiksa uang Ibu saya di dalam tas sudah raib entah ke mana.

Seketika itu pun kami lapor ke pihak keamanan di dalam KA Gajayana. Ada seorang polisi dan Polsuska di sana. Mendengar laporan dari kami pihak keamanan kereta justru menanggapinya dengan tenang dan terkesan seperti menyalahkan Ibu saya yang katanya lenggah tidak menjaga barang pribadinya dengan baik.

Saya berpikir susah juga kalau saya terus mendesak tetapi tidak ada tanggapan. Walaupun akhirnya mereka menanggapi laporan kami dengan memeriksa kereta untuk mencari orang yang kami curigai karena Ibu.

Saya sempat menegur salah satu penumpang yang dilihat oleh Ibu. Saya ketika itu sedang mengintip. Memperhatikan Ibu saya dari pintu gerbong dekat toliet. Ketika Ibu saya tegur orang tersebut pergi ke gerbong lainnya (gerbong 1).

Kemudian petugas keamanan hanya memeriksa gerbong di mana kita curigai bahwa pelaku berjalan ke arah gerbong tersebut (gerbong 1). Banyak penumpang yang masih tertidur dengan menutupkan wajah mereka memakai selimut. Pihak keamanan terlihat tidak antusias untuk meminta kepada penumpang agar membuka penutup selimut yang menutupi wajah mereka agar kami bisa melihat wajah orang yang kami curigai.

Kami memaklumi mungkin polisi menjaga kenyamanan penumpang jika kita meminta mereka untuk membuka selimut. Tetapi, pastinya mereka mengerti jika mendengar penjelasan dari pihak keamanan.

Karena tidak menemukan orang yang kami curigai akhirnya pihak keamanan pun pergi meninggalkan kami tanpa sepatah kata pun. Sepertinya tidak terjadi apa-apa. Saya dan keluarga kembali bingung terhadap prosedur keamanan di KA Gajayana ini karena sepengetahuan saya dan keluarga setidaknya jikalau kita melapor kehilangan sesuatu kepada pihak kemananan yang bertugas kita seharusnya mendapatkan surat keterangan resmi atas pelaporan kehilangan barang milik kita mungkin bisa disebut BAP. Akan tetapi di KA Gajayana ini kita tidak mendapatkan BAP tersebut.

Apakah memang seperti ini prosedurnya. Saya dan pihak keluarga sendiri kurang paham atas hal seperti ini (mohon penjelasan bila ada pembaca yang mengetahui prosedur yang seharusnya kita dapatkan sebagai penumpang KA).

Karena tidak menemukan titik terang saya dan Ibu saya berusaha untuk mengikhlaskan saja uang yang hilang milik kami. Itu pun juga dikarenakan kami melihat dari gelagat pihak keamanan KA Gajayana yang sepertinya mengganggap laporan kehilangan dari kami sebagai laporan yang biasa saja.

Tidak lama setelah Ibu saya kehilangan uangnya ternyata digerbong 1 itu pun juga ada laporan dari penumpang lain karena kehilangan laptopnya. Perlakuan yang sama pun di dapat oleh pemilik laptop tersebut. Untuk menindaklanjuti rasa ketidakpuasan dari saya dan keluarga akhirnya kita sepakat untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak keamanan di Stasiun Gambir setelah sampai di Jakarta nanti.

Setelah sampai di Jakarta kita melaporkan kejadian tersebut ke pihak keamanan di Gambir. Ternyata petugas keamanan di Gambir pun memberi tahu kalau kejadian seperti itu di kereta api sering terjadi. Bukan rahasia lagi kalau di kereta eksekutif terdapat sekelompok oknum yang mengganggu kenyamanan penumpang.

Sejauh ini oknum dari kereta lain seperti KA Bima sudah pernah tertangkap tapi untuk KA Gajayana pihak keamanan di Stasiun Gambir (Jakarta) tidak dapat berbuat banyak dikarenakan alasan dari mereka bahwa yang bertanggung jawab atas KA Gajayana adalah management KA Gajayana yang berada di Malang. Prosedurnya setelah kita melaporkan di kantor management Stasiun Gambir (Jakarta) kita juga harus melaporkan kejadian tersebut ke stasiun Kota Baru (Malang).

Oleh karena kita sudah berada di Jakarta untuk sementara waktu berita pelaporan kehilangan dari kami ditampung di kantor keamanan Stasiun Gambir (Jakarta). Mereka membuatkan BAP untuk kami sebagai surat pengantar yang bisa kami ajukan ke Management Stasiun KotaBaru Malang untuk diteruskan ke Management KA Gajayana.

Pihak keamanan di Stasiun Gambir pun berjanji untuk membantu kami melanjutkan laporan tersebut ke pihak yang lebih berwenang menangani kejadian seperti ini. Agar dapat diproses lebih lajut. Rencana BAP yang kami miliki akan kami bawa ke Malang sekitar 2 minggu ke depan setelah Om saya selesai tugas dari Riau dan balik ke rumahnya di Malang. Karena, BAP tersebut harus kita sampaikan sendiri ke Stasiun Kota Baru Malang.

Tujuan keluarga kami membuat tulisan ini dan kami kirim ke surat pembaca bukan untuk mencemarkan nama baik KA Gajayana dan pihak management yang terkait. Akan tetapi kami berharap tulisan ini bisa menjadi pelajaran berharga buat kami dan orang lain yang akan menggunakan KA Gajayana agar lebih berhati-hati lagi dikarenakan keluarga kami banyak yang tinggal di Malang. Otomatis pilihan transportasi yang kami gunakan adalah KA Gajayana ini selain KA Mataremaja dan pesawat terbang tentunya.

Mohon sekiranya ini bisa menjadi masukan untuk management dan pihak-pihak terkait atas pelaksana KA Gajayana sehingga tidak terjadi lagi hal-hal yang akan merugikan penumpangnya. Terima kasih kepada KA Gajayana karena sudah memberikan kami pengalaman yang tidak mungkin bisa kami lupakan dan ini akan menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk kami sebagai penumpang kereta tersebut agar lebih berhati-hati lagi.

Sebagai catatan ini adalah nomer BAP yang kami dapat di Kantor Keamanan KA Stasiun Gambir: POLSUSKA DAOP I gambir no 598/B/DAOPS I/2010 tanggal 21/03/2010 pk 08.20 WIB.

Mila
Pasar Minggu Jakarta Selatan
milanews14@yahoo.com
021-99012678

KRL Anjlok di Depo Bogor, Keberangkatan KRL Pakuan Ditunda

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 22 Maret 2010 0 komentar

KRL anjlok di Depo Stasiun Bogor. Keberangkatan KRL Pakuan Bogor tujuan Jakarta untuk sementara ditunda.

"Iya ada yang anjlok tapi tidak di lintasan," ujar petugas call center PT KA saat dihubungi
Selasa (23/3/2010).

KRL anjlok sekitar pukul 05.00 WIB saat akan melakukan langsir gerbong. Penumpang KRL Pakuan untuk sementara masih harus menunggu.

GAJI PNS, TNI DAN POLRI NAIK !!

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 18 Maret 2010 0 komentar

KABAR GEMBIRA !!!!!!

Kabar gembira buat kawan-kawan yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil, Anggota TNI dan Anggota POLRI….

Surat Edaran Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Nomor SE-06/PB/2010 Tanggal 18 Maret 2010 akan melakukan penyesuaian Besaran Gaji Pokok bagi PNS, Anggota TNI dan POLRI. Kenaikan ini berlaku mulai bulan Januari 2010 dan diharapkan telah dapat dibayarkan mulai gaji bulan Mei 2010.

Sebuah angin segar bagi bagi para PNS, Anggota TNI dan POLRI umumnya di tengah kenaikan harga-harga yang terjadi belakangan ini

Berikut surat Edarannya bisa di Download disini cuma agak lambat karena besar dan dalam bentuk PDF file

:::Salam Paguyuban Cirex:::


Surat Pembaca

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Yang Taat yang di Rugikan,
Yang Melanggar yang di Untungkan "


Paguyuban Cirex-Kalau kita mengeluh tentang Pelayanan PT. Kerta Api ( KA ) kayaknya gak ada habisnya dech, saya sholat maghrib kurang dari 5 menit ditinggal,

Lha yang naik gak beli tiket kena PS Gabungan di Cikampek diminta turun untuk membeli tiket dan kompromi selama lebih dari 30 menit ditungguin dengan khusuk tanpa memperhatikan penumpang yang patuh dan tertib sebanyak 98% harus terlambat sampai ke rumah, kalau dipikir sebenarnya, maunya PT. Kereta Api ( KA ) ini apa sih....?
Melayani tepat waktu atau menjaring Rp. 1 juta tapi habis solar sekitar 60 litter dan keluhan
keluhan penumpang, ucapan "."Ma'af Kereta Anda Terlambat "Sadarkah bahwa Efisiensi harus dibarengi dengan efektivitas, waktu dan biaya saling terkait.
Tetapi dalam beberapa minggu (2 s/d 3 minggU ) terakhir ini ada sedikit tanda-tanda perbaikan pelayanan di kebersihan dan sarana kereta, semoga dapat dilanjutkan dengan perbaikan dan pelayanan yang lainnya, kami mendukung kinerja PT Kereta Api ( KA ) untuk menjadi angkutan massal yang murah, nyaman dan tepat waktu.


Jakarta 18 Maret 2010

DI Tulis Oleh :
Ketua Paguyuban CIREX

Surat Pembaca

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 16 Maret 2010 0 komentar

"Steak Dingin KA Argo Bromo Tersebut Jelas Tidak Menarik Perhatian"

Jakarta - Sabtu, 13 Maret 2010 malam saya naik kereta Argo Bromo Anggrek tujuan akhir Surabaya dengan harga tiket 380 ribu rupiah. Sebenarnya saya hanya turun di Semarang. Tetapi, diharuskan membayar tiket sampai Surabaya. Saya tidak mempermasalahkan hal itu.

Namun, yang saya sesalkan terjadi 30 menit kemudian. Ketika dua orang lelaki dengan seragam Pramugara membagikan piring berisikan daging steak sapi dingin. Mereka tidak menawarkan bahwa steak itu dijual tetapi langsung diserahkan ketangan saya.

Dua menit kemudian juga datang dua orang wanita berseragam pramugari membagikan satu botol You C-1000 Lemon Water. Kembali mereka langsung memberikan minum kemasan tersebut ketangan saya tanpa memberitahu bahwa itu dijual.

Steak dingin tersebut jelas tidak menarik perhatian saya. Karena, saat itu sudah jam
10 malam. Sudah melewati jam makan malam saya. Terlebih sebelumnya saya sudah makan
malam. Saya hanya memotong kecil daging steak tersebut untuk mencicipi sebelum saya letakan sisanya di samping bangku saya.

Satu jam kemudian datang seorang pramugari menagih uang atas steak dan minuman kemasan tersebut. Saya katakan, "kok, tadi gak bilang sih kalau itu dijual beserta harganya". Namun, dia tidak menjawab dan mengatakan saya harus membayar empat puluh ribu.

Saya di sini tidak mempemasalahkan harganya. Tetapi, yang saya permasalahkan adalah cara pihak restorasi kereta api khususnya Argo Bromo Anggrek berjualan. Saya pikir model mereka berjualan sudah seperti penipuan. Dengan memberikan langsung ke tangan penumpang saya pikir banyak yang tertipu. Bahwa itu adalah makanan gratis.

Semoga ada perhatian dari pihak kereta api. Terima kasih.

Donald
Pejompongan Jakarta
reskoisdead@yahoo.co.id
08567500992

Arus balik penumpang kereta api.

Madiun - Puncak arus balik pasca libur panjang akhir pekan akan terjadi Selasa (16/3) ini. Menurut Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VII Madiun, Harijono Wirotomo, saat arus mudik dan arus balik saat libur panjang di akhir pekan, jumlah penumpang di seluruh stasiun yang ada di wilayah Daerah Operasi VII mencapai 10.000 orang

“Kalau di luar hari libur, rata-rata jumlah penumpang di seluruh stasiun yang masuk wilayah Daop VII mencapai 6.000-7000 orang. Sedangkan kalau hari libur panjang akhir pekan bisa mencapai 10.000 orang,” ujarnya, di Madiun, Selasa (16/3). Jumlah itu, Harijono menambahkan, merupakan jumlah penumpang semua jenis kereta, baik eksekutif, bisnis, dan ekonomi.

Kepala Stasiun Besar Kota Madiun ,Yuli Purwanto, juga mengatakan bahwa puncak arus balik terjadi hari ini. “Arus balik terjadi hari ini, mulai tadi pagi sampai nanti malam dan besok pagi,” kata Yuli. Menurut dia, saat penumpang padat, jumlah penumpang yang naik dari Stasiun Besar Kota Madiun mencapai 1.500 orang.

Menurut jadual PT Kereta, jumlah kereta kelas eksekutif-bisnis yang melintas di Daerah Operasi VII sebanyak lima kereta. Kelima kereta eksekutif-bisnis itu adalah KA Argo Wilis jurusan Bandung-Surabaya, KA Turangga jurusan Bandung-Surabaya, KA Bimas jurusan Jakarta-Surabaya, KA Bangunkarta jurusan Jakarta-Jombang, serta KA Gajayana jurusan Jakarta-Malang.

Sedangkan kereta ekonomi yang melintas di Daop VII ada enam kereta dan satu kereta komuter. Keenam kereta ekonomi itu adalah lain KA Sritanjung jurusan Yogyakarta-Banyuwangi, KA Logawa jurusan Bandung-Jember, KA Pasundan jurusan Bandung-Surabaya, KA Matarmaja jurusan Jakarta-Malang, KA Kahuripan jurusan Bandung-Kediri, dan KA Brantas jurusan Jakarta-Kediri. Sedangkan satu-satunya komuter yang beroperasi adalah komuter Madiun Jaya jurusan Solo-Kertosono.

:: News Link::

Jakarta - Seorang pendukung Persija Jakarta tewas setelah tertabrak kereta api di Permata Hijau, Jakarta Selatan. Saat ini jenazah tengah dievakuasi petugas lalu lintas.

Kejadian diduga berawal karena para pendukung Macan Kemayoran tersebut sempat tawuran dengan warga.

"Sempat tawuran kecil lalu keserempet kereta langsung tewas," ujar petugas TMC Bripda Fajar saat dihubungi detikcom, Selasa (16/3/2010).

Jenazah pria tersebut kini dibawa ke RS Fatmawati. Belum bisa dipastikan identitas dan data lengkap laki-laki tersebut.

Sebelumnya, polisi juga mengamankan sejumlah senjata tajam dan benda berbahaya dari pendukung tim Persija Jakarta tersebut. Benda-benda itu antara lain clurit, kelewang, panah, tombak, dan stick golf.

Penyitaan sejumlah benda berbahaya itu dilakukan petugas saat ratusan suporter melintas di kawasan Slipi, Jakarta Barat sekitar pukul 15.20 WIB. Sore ini, tim Persija dan Persipura bertanding di GBK Senayan. Ribuan suporter diperkirakan memenuhi kawasan itu.

:: NEws Link:::

Selasa, 16 Maret 2010 16:37 WIBJustify Full

Bandung: Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat telah menyelesaikan berkas perkara dua tersangka dugaan korupsi investasi PT Kereta Api senilai Rp 100 miliar. Kedua tersangka, yakni Kepala Seksi Pengendalian dan Pendayagunaan Kas PT Kereta Api Widiarsono dan Direktur Utama PT OKCM Antonius Siahaan langsung dijebloskan ke Rumah Tahanan Kebor Waru sebagai tahanan Kejaksaan Negeri Bandung, Jawa Barat.

Menurut Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bandung Eko Sunarno, keduanya tersangkut kasus gratifikasi. Mereka telah lebih dulu mendekam di tahanan Polda Jawa Barat sejak November 2009. "Meski berkas perkaranya sudah lengkap (P21), kami akan tetap mempelajari dulu. Jaksa Penuntut Umum butuh waktu minimal 20 hari untuk menyiapkan berkas penuntutan kasusnya diajukan ke pengadilan," ujar Eko di Bandung, Selasa (16/3).

Kuasa hukum kedua tersangka, Maroloptua Sagala, mempertanyakan penahanan kliennya. Sebab eksekusi dilakukan tanpa ada surat penahanan. "Ini tidak benar. Kami akan mengajukan surat penangguhan penahanan," katanya. Widiarsono dan Antonius adalah dua dari tujuh tersangka yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Berkas perkara lima tersangka lainnya belum diselesaikan oleh Polda Jabar

:: News Link ::

Diky Candra, Perjuangkan Potensi Garut

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar


Diky Candra, Perjuangkan Potensi Garut

Liputan6.com, Garut: Mantan artis dan model Diky Candra kini menjadi pejabat negara. Dan, ia kerap berhadapan dengan kebijakan yang bertentangan dengan hati nuraninya. Pendekatan langsung dengan warga pun menjadi solusi untuk mendapat dukungan, seperti terjun ke lokasi bencana longsor di Kecamatan Samarang dilakoninya di hari libur, Selasa (16/3).

Bagi pemain sinetron Lorong Waktu itu, jabatan adalah sebuah amanah. Ayah empat anak itu bertekad memperjuangkan potensi daerahnya yang beragam.

"Pariwisata itu sebagai etalase pengungkit sektor-sektor unggulan yang ada di Garut, seperti agro bisnis, industri, dan kelautan," kata Diky. "Pola ini baru dibuat karena selama ini pariwisata tidak pernah dibuat sebagai lokomotif. Padahal nilai jual pariwisata sangat tinggi, walaupun diukur dari PAD setempat."

Sebagai artis, tentu masyarakat lebih mengenal Diky dibandingkan dengan sang bupati. Namun Diky punya jurus khusus dalam berbagi tugas. "Ini hanya balancing saja. Sosok utama tetap sang bupati. Saya lebih banyak jadi konseptor yang membuat ide-ide kreatif dan bagaimana cara kita menempatkan diri dalam pekerjaan," ujarnya.

Sementara sang isteri, Rani Permata yang juga artis sinetron, mendukung penuh kegiatan Diky. Bahkan, ia pun ikut terlibat mempromosikan daerah yang disebut Swiss Van Java itu.

"Jika ada pihak-pihak yang ingin mengajak dia dan suaminya bermain film harus mengambil lokasi syuting di Garut," kata Rani. "Dengan cara seperti itu bisa menjadi alat promosi pariwisata daerah. Karena bisa mengangkat dari segi seni, budaya, sampai makanan daerah tersebut."


::News Link::

Pemerintah Tata Ulang Pola Transportasi Jabodetabek

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 11 Maret 2010 0 komentar

Kamis 11 Maret 2010
Bagja Pratama - detikOto
Gambar
Jakarta - Hasil survei terhadap lalu lintas Jabodetabek yang memaparkan kalau 60 persen waktu di jalan terbuang karena kemacetan, tentunya membuat semua pihak merasa dirugikan karena terbuangnya waktu sia-sia.

Melihat kondisi tersebut, Deputi Menko Perekonomian Bidang Transportasi, Bambang Susantono, mengungkapkan, kalau pemerintah mau tidak mau harus melakukan penataan ulang terhadap sistem transportasi di Jabodetabek.

"Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah akan melakukan penataan ulang pola transportasi di Jabodetabek," ujarnya ketika dihubungi detikOto, Rabu (10/3/2010) malam.

Niatan tersebut tentunya tidak hanya sebatas perkataan saja. Bambang pun memberikan contoh konkretnya, dimana saat ini pemerintah sedang terus mengembangkan moda transportasi umum khususnya busway Trans Jakarta.

"Selain itu, kita juga sedang mengkaji pengaplikasian kereta api monorel, sehingga diharapkan terjadi integrasi yang harmonis diantara dua aspek transportasi kota tersebut," tambahnya.

Memang untuk mewujudkan hal tersebut bukanlah pekerjaan mudah, dan tidak bisa semata-mata diserahkan pada pemerintah saja.

'Swasta sebagai pengelola angkutan umum juga harus sama-sama membantu," harap Bambang.

:: Nesw Link :::


Polisi Gelar Razia
Surabaya - Berbagai upaya dilakukan untuk memperkecil ruang gerak teroris. Salah satu cara yang digelar Polres Surabaya Timur adalah razia. Korps baju coklat ini merazia KA Gaya Baru Selatan jurusan Jakarta-Surabaya. Namun sayangnya dalam razia ini polisi tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan.

Razia ini terkait dengan dibekuknya kelompok teroris di Pamulang, Jakarta. Sehingga teroris tidak bisa melarikan diri dan masuk ke Surabaya.

Anggota polisi masuk ke dalam kereta ketika berhenti di Stasiun Wonokromo. Selama perjalanan dari Stasiun Wonokromo, polisi terus memeriksa satu persatu penumpang yang ada.

Penumpang diminta menunjukkan KTP atau identas lainnya dan memeriksa tiap detail barang bawaannya. Hasilnya, penumpang tidak ada yang membawa barang mencurigakan, senjata tajam atau narkotika.

"Langkah ini sebagai upaya kami mengantisipasi jaringan terorisme," kata Kapolres Surabaya Timur, AKBP Samudi kepada wartawan di Stasiun Gubeng, Jalan Gubeng Masjid, Kamis (11/3/2010).

Samudi menjelaskan selama ini yang menjadi sasaran adalah kereta yang mengarah ke Jakarta. Sedangkan dari arah sebaliknya masih lemah pengawasan. "Langkah kami untuk memperkecil kemungkinan teroris yang dari arah barat (Jakarta) masuk ke Surabaya," tandasnya

:: News Link::

Kamis 11 Maret 2010


Surabaya - Libur Hari Nyepi tiket KA diserbu oleh penumpang. Jumlah penumpang yang menggunakan jasa kereta api naik dibandingkan hari biasanya.


Permintaan tiket berbagai jurusan mengalami peningkatan terutama tujuan ke Denpasar, Bali. Tiket tujuan ke Bali melalui Banyuwangi tersisa 10 persen.

"Untuk tiket jurusan Banyuwangi tanggal 15-16 Maret sekarang hanya tersisa 10 persen," kata Koordinator Humas Daops VIII, Heri SW saat dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (11/3/2010).

Meningkatnya jumlah penumpang ini, kata Heri disebabkan jadwal kereta api tidak terganggu dengan ditutupnya sementara Dermaga Gilimanuk, Bali selama Hari Nyepi.

"Kan datangnya sebelum dilakukan penutupan sementara. Sehingga masih aman dan kemungkinan masyarakat masih bisa masuk ke Bali," ujarnya.

:: News Link :::

Jakarta - Akibat unjuk rasa sopir taksi, ojek dan bajaj yang berlangsung rusuh, sejumlah fasilitas di Stasiun Gambir mengalami kerusakan. Menajemen PT KAI akhirnya melaporkan kasus pengerusakan itu ke Polres Jakarta Pusat.

"Sehubungan peristiwa Rabu kemarin, kami tadi malam sudah melaporkannya ke Polres Jakarta Pusat," kata Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi I Dejabotabek, Sugeng Priyono di kantor Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA), Jl Ir H Djuanda, Jakarta, Kamis (11/3/2010).

Menurutnya langkah hukum tersebut ditempuh karena dalam unjuk rasa yang dilakukan oleh para supir taksi merusak fasilitas umum di stasiun Gambir. Tidak hanya itu, massa pengunjuk rasa ternyata juga merusak sejumlah kendaraan pribadi milik karyawan PT KAI.

"Mereka telah melakukan tindakan anarkis, mendobrak pagar, merusak kaca kantor kepala stasiun, merusak mobil, dan melakukan sweeping serta pengangancaman," sambung Sugeng.

Aksi yang berlangsung Rabu (10/11) tidak hanya melibatkan puluhan sopir taksi, tukang ojek dan bajaj yang dilarang mangkal di Stasiun Gambir tetapi juga LSM Bendera. Namun di dalam laporannya PT KAI tidak menunjuk langsung siapa yang bertanggung jawab atas kerusuhan dalam aksi demontrasi tersebut.

"Kami tidak menyebut orang per orang, kami hanya laporkan pengrusakan dan tindak anarkis tersebut saja. Kami minta agar polisi menyelidiki pelaku pengerusakan tersebut," jelas Sugeng.

Pada kesempatan sama Kepala Stasiun Gambir Sofyan Hasan menyatakan pihaknya merasa terancam dengan aksi anarkis yang pengunjuk rasa lakukan. Dia menegaskan penertiban yang dilakukan bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman kepada penumpang.

"Banyak dari mereka juga yang menjadi calo, jadi itu sungguhmembuat penumpang tidak merasa nyaman," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seratusan orang yang terdiri dari tukang ojek dan pengemudi taksi berunjuk rasa di Stasiun Gambir. Massa menuntut pihak stasiun kembali mengijinkan mereka untuk kembali mencari penumpang di dalam stasiun.

:::News Lin:::

Meski Didemo, Gambir Tetap Ditata

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 10 Maret 2010 0 komentar

KOMPAS/AGNES RITA SULISTYAWATY
Demonstran memenuhi pelataran Stasiun Gambir, Rabu (10/3). Mereka yang terdiri dari sopir kendaraan umum dan anggota lembaga swadaya masyarakat itu memaksa bertemu Kepala PT Kereta Api Daop I, memprotes pembatasan angkutan umum yang diperbolehkan mencari penumpang di dalam stasiun.
PELAYANAN PUBLIK
Meski Didemo, Gambir Tetap Ditata

Kamis, 11 Maret 2010 | 03:14 WIB

Jakarta, Kompas - Penataan Stasiun Gambir merupakan upaya PT Kereta Api untuk memperbaiki citra. Seperti pemilik rumah, PT Kereta Api memperbaiki stasiun ini agar menjadi ”rumah” yang nyaman dan tertib bagi pengguna jasa kereta api.

Penataan itulah yang membuat PT Kereta Api juga menata angkutan umum lanjutan, seperti taksi. Sejumlah taksi yang tidak memenuhi standar pelayanan, seperti sopir yang tertib, perusahaan taksi yang jelas, serta adanya tempat komplain penumpang, tidak diperkenankan masuk stasiun.

”Di suatu tempat, harus ada aturan-aturan tertentu. Ada aturan di stasiun itu dan aturan harus dilaksanakan,” ucap Wakil Kepala Daop I Jabodetabek Muhardono, Rabu (10/3).

Permintaan para sopir yang berdemonstrasi, menurut Muhardono, merupakan keinginan dan kemauan mereka yang tidak bisa dituruti PT Kereta Api. Penertiban yang dilakukan PT Kereta Api bertujuan membuat Stasiun Gambir menjadi stasiun kelas dunia.

Ricuh

Gara-gara tidak terima dengan keputusan penataan angkutan di Stasiun Gambir, sopir angkutan umum menggelar unjuk rasa di stasiun itu kemarin. Dalam aksi ini, kericuhan terjadi.

Awalnya, para sopir taksi, bajaj, dan ojek yang tergabung dalam Frontrans Indonesia menutup jalan masuk stasiun dengan kendaraan mereka. Penutupan jalan ini kemudian diurai polisi dan petugas keamanan Stasiun Gambir.

Para pengunjuk rasa kemudian mendesak masuk kawasan stasiun. Petugas keamanan semula menutup pagar menuju bagian dalam stasiun.

Dorong-mendorong pagar antara pengunjuk rasa dan petugas keamanan tidak terelakkan. Lama-kelamaan, para pengunjuk rasa tidak sabar dan memanjat pagar agar bisa masuk ke dalam stasiun.

Mereka mendesak bertemu Kepala PT Kereta Api Daerah Operasional (Kadaop) I selaku penanggung jawab kebijakan stasiun-stasiun di wilayah Jabodetabek. Namun, upaya ini tidak berhasil karena Kadaop sedang bertugas di luar kota.

Demonstran sempat berkeliling mengecek ruangan yang ada di stasiun untuk mencari Kadaop. Pencarian sempat dilanjutkan hingga ke lantai II stasiun. Langkah ini sempat membuat sebagian calon penumpang kereta api khawatir.

Tania, salah satu calon penumpang KA Parahyangan, memilih menepi sambil menggendong anaknya karena takut melihat demonstran berkeliling di lantai II tempat penumpang menunggu kereta api.

Muhardono mengatakan, pihaknya telah memanggil perwakilan demonstran untuk membicarakan tuntutan mereka. Namun, hal itu tidak membuahkan hasil.

”Saya tidak mungkin menemui seluruh pengunjuk rasa yang sedang emosi karena saya bisa terpancing emosi juga,” kata Muhardono

::;News Link::

Jakarta - 30 Supir bajaj dan taksi non-Blue Bird berunjuk rasa dan memblokir jalan di depan kantor eks PDIP lama di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat. 2 Taksi Blue Bird yang melintas jadi sasaran kemarahan mereka.

Kaca belakang taksi Blue Bird dengan no seri LR2014 dan P2079 ini pecah dilempar.

Mereka pun sempat membakar ban sehingga lalu lintas macet. Aksi unjuk rasa ini terjadi karena para sopir menuntut pihak Stasiun Gambir mengizinkan mereka kembali bisa beroperasi di sekitar stasiun Gambir.

"Kelakuan mereka sangat diskriminatif dan merugikan masyarakat umum. Pengguna kereta api bukan orang kaya saja, ada juga pedagang. Ini akan jadi kematian kendaraan umum selain taksi Blue Bird," jelas Slamet, seorang supir Bajaj di sela-sela unjuk rasa, Kamis (11/3/2010).

Slamet menjelaskan, biasanya dalam sehari dia bisa dapat Rp 50 sampai Rp 60 ribu. Namun, saat ini hanya Rp 20 ribu, yang didapatnya.

"Alasan Stasiun Gambir tidak ada tempat, padahal luas sekali. Kalau harus bayar kontrak Rp 7 juta pertahun kita tidak mampu," terang Slamet.

Setelah puas menggelar aksi, sekitar pukul 22.00 WIB para supir ini menghentikan aksinya. Mereka pun melakukan konsolidasi di kantor yang kini dijadikan markas Bendera tersebut. Arus lalu lintas pun kembali normal.
:: News Link::


Cirebon: Lebih dari 200 ekor kura-kura jenis belawa mati secara misterius dalam dua bulan terakhir di Taman Cikuya, Cirebon, Jawa Barat. Hingga Rabu (10/3), kura-kura yang tersisa tinggal sekitar tiga puluh ekor. Menurut pengelola Taman Cikuya, hasil pemeriksaan sementara dokter hewan dari Dinas Peternakan Cirebon menunjukkan, binatang amfibi itu mati akibat serangan bakteri dan jamur Saprolegnia serta Aspergilus.

Berdasarkan hasil pendataan, kura-kura yang mati terdiri dari berukuran kecil hingga besar. Bahkan dari ratusan kura-kura, ada lima yang diperkirakan berumur lebih dari 100 tahun. Sejauh ini, upaya yang dilakukan agar kura-kura langka ini bisa bertahan hidup adalah dengan melakukan karantina terhadap satwa yang masih hidup. Selain itu, petugas juga melakukan sterilisasi kolam dan penangkaran telur.

Sementara itu, warga Desa Belawa sangat mengharapkan adanya upaya penyelamatan oleh pemerintah daerah. Dengan demikian, kura-kura khas Belawa ini tidak punah. Warga juga berharap agar Taman Cikuya dapat dikembangkan menjadi obyek wisata menarik karena memang sangat membantu pendapatan desa.
::News Link::

Jakarta - Wendy dan Heru begitu terpesona. Mata dua bocah ini tidak bisa lepas dari rangkaian kereta api miniatur yang melintasi daerah perbukitan yang juga miniatur. Tangan mereka ingin menjangkaunya, namun seorang pegawai cafe mencegahnya.

Di Trainz Cafe, lantai 3, Pondok Indah Mal I, Jakarta Selatan, orang memang bisa betah duduk berlama-lama sambil menikmati makanan, melihat kereta api mini mengitari kota buatan .

"Enak main di sini, Om. Bisa lihat kereta-keretaan kayak beneran. Lagian tempatnya dekat Timezone, jadi bisa sekalian main," jelas Wendi saat ditanya detikcom, Rabu (10/3/2010).

Ternyata bukan hanya anak-anak saja yang tertarik dengan diorama kereta api di kafe tersebut. Dua perempuan berusia sekitar 40-an tahun juga tampak sangat menikmati diorama kereta mini itu sebelum pergi meninggalkan cafe.

Diorama kereta api memang menjadi andalan Trainz kafe. Pemiliknya, Ramzy Alkatiri, adalah penghobi miniatur kereta dan dia berharap diorama itu bisa menjadi kelebihan dibandingkan cafe lainnya.

"Tapi yang rutin ke sini biasanya para penggemar kereta miniatur. Mereka biasanya datang setiap akhir pekan," jelas Raziv, pengelola Trainz Kafe.

Luas cafe ini sekitar 20x10 meter. Di bagian depan ada toko miniatur dan aksesoris kereta. Diorama terdapat di bagian dalam menghadap pintu masuk, di samping tempat makan. Ada juga layanan bengkel perbaikan kereta yang rusak.

Diorama berukuran 17x2,5 meter menampilkan suasana pedesaan di Jerman. Dalam diorama itu terdapat sejumlah rumah mini khas pedesaan di Jerman. Ada juga stasiun, pemadam kebakaran, pabrik serta beberapa bangunan khas Eropa. Adapun latar belakangnya adalah pegunungan Harz yang terdapat di Jerman. Nuansa Jerman ini semakin terasa dengan melintasnya miniatur kereta api cepat InterCity Express (ICE) milik Deutsche Bahn (PTKA Jerman).

"Kami memang sengaja mengambil nuansa Jerman dengan latar belakang pegunungan Harz. Suasana Jerman sangat eksotis dengan bangunan rumah di pedesaan yang bernuansa klasik," jelas Raziv.

Untuk membangun sebuah diorama berskala 1:184 dengan kereta miniaturnya, tentu bukan perkara gampang. Butuh sedikitnya 6 pekerja dan memakan waktu selama hampir 2 bulan. Adapun biaya yang dikeluarkan mencapai Rp 700 juta. Biaya tersebut sudah termasuk pengadaan tiga rangkaian kereta api miniatur.

Biaya yang sangat besar ini cukuplah membayar kebanggaan sang pemilik. Diorama di Trainz Cafe diklaim yang terbesar di Indonesia. Diorama ini juga memakai arus listri AC dan DC sekaligus sehingga bisa memainkan kereta miniatur buatan Amerika dan Eropa.

Hal ini penting juga, karena para penghobi kereta api tidak hanya makan dan menonton kereta mini. Mereka juga memainkan kereta yang mereka bawa dari rumah. Jadi mereka makan sambil menonton kereta miliknya berputar-putar.

Tak heran kalau pengelola kafe agak kerepotan mengatur penggunaan lintasan. Belum lagi mengawasi lintasan dari tangan iseng anak-anak yang menggerakan tuas perpindahan jalur kereta. Akibatnya kereta bisa tabrakan. Oleh karena itu, laju kereta diatur lambat-lambat saja.

"Yang kami khawatirkan bukan anak-anaknya, tapi keretanya. Sebab kalau kereta bertabrakan dalam kecepatan tinggi bisa hancur-hancuran keretanya," terang Raziv.

Harga kereta miniatur memang tidak murah. Menurut Sukamto, penghobi dan penjual kereta miniatur, harga untuk lokomotifnya saja berkisar Rp 7-43 juta. Bahkan ada lokomotif kereta yang harganya mencapai Rp 100 juta. Belum lagi harga gerbong-gerbong rangkaian yang harganya berkisar Rp 700 ribu-3 juta per unitnya. Seluruh kereta miniatur dan aksesorisnya pun harus diimpor.
:: News Link::


Jakarta - PT Kereta Api (PT KA) akan menyiapkan kereta tambahan menjelang hari raya Nyepi dan Wafat Isa Almasih. Masyarakat yang berlibur akan lebih banyak pada hari kejepit.


"Daops I telah menyiapkan tambahan perjalanan KA untuk Jumat 12 Maret (menjelang Nyepi) dan Kamis 1 April (menjelang Wafat Isa Almasih)," kata Kahumas Daops I PT KA Sugeng saat dihubungi wartawan, Rabu (10/3/2009). Nyepi jatuh pada Selasa 16 Maret. Sedangkan Wafat Isa Almasih Jumat 2 April.

KA tambahan itu adalah Argo Lawu berangkat dari Stasiun Gambir pukul 21.05 WIB tujuan Purwokerto, Yogyakarta, Solo, dengan 400 tempat duduk. Selain itu ada KA Parahyangan berangkat dari Stasiun Gambir tujuan Bandung berangkat pukul 19.15 dan 21.05 WIB dengan kapasitas masing-masing 350 tempat duduk.

"Kami prediksi dari tanggal 12 April 2010 (akan ramai), karena orang kita suka menjepit hari libur," kata dia.

Menurut Sugeng, akan ada kenaikan tarif menjadi Rp 300-370 ribu untuk harga tertinggi dan jarak terjauh. Jumlah penumpang diprediksi akan naik 17-23 persen untuk kelas bisnis dan eksekutif dan 13-15 persen untuk kelas ekonomi.

"Kami juga mengantisipasi perjalanan reguler. Ada tambahan 50 tempat duduk untuk kelas eksekutif dan 75 tempat duduk untuk kelas bisnis," pungkasnya.
::News Link::

KA Tegal Arum Anjlok Di Indramayu

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 09 Maret 2010 0 komentar

Jakarta - Kereta Api Kelas Ekonomi Tegal Arum jurusan Jakarta-Tegal, sekitar pukul 22.00 WIB anjlok di KM 175 Desa Kongsijaya Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Diduga penyebab anjloknya Kereta Api Jurusan Pasar Senen-Tegal ini akibat roda ban dari Gerbong 3 terlepas dari as.

"Ada seperti kembang api dari roda di gerbong 3. Sempat panik khawatir terbakar," ujar warga sekitar, Warji saat ditemui detikcom di lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut seluruh perjalanan KA dari Jakarta menuju Cirebon maupun sebaliknya mengalami keterlambatan. Setelah 8 jam lebih jalur baru akan kembali normal.

"Normal baru jam 06.30 WIB nanti, karena jalurnya harus bergantian," kata Kepala Humas Daop I Sugeng Priyono saat dikonfirmasi detikcom.

Menurut sugeng, akibat kejadian tersebut, bantalan rel sepanjang 1,3 Km di KM 175 Desa Kongsijaya mengalami kerusakan sehingga harus diperbaiki secepatnya. "Setiap kereta harus berhenti di Stasiun Jatibarang dan Telaga Sari untuk bergantian," terang Sugeng.

Seluruh penumpang KA yang anjlok akhirnya diangkut menggunakan KA Brantas jurusan Kediri-Jakarta. KA yang anjlok pun masih dilakukan evakuasi dari bantalan rel oleh pihak PT KAI Daop III Cirebon.
::News Link::

Surat Pembaca

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 08 Maret 2010 0 komentar

Berita soal angkutan paska kereta api saya sangat setuju dengan ketertiban dan keteraturan jangan cuma di Gambir, tapi juga distasiun seluruh JABODETABEK
JABODETABEK jadikanlah Pilot Project bukan jadi pangkalan ojek, bisa dirasakan ketidaknyamanan ketika keluar/masuk stasiun kereta api

Pintunya tidak lebar sehingga serba berdesakan, dihadang tukang ojek, taxi dan bajay yang menawarkan jasanya, kayaknya kita jadi gak merdeka banget,

sudah capek duduk dikereta dengan fasilitas seadanya ketika keluar masih dihadapkan dgn ketidak teraturan para pengemudi jasa angkutan lain, apa......
apalagi keluar dari stasiun Jatinegara, udah ribet tambah mikrolet dan metromini ngetem sembarangan, udah sempit tambah crodit, Indonesiaku bangunlah.

Ditulis Oleh;
Ketua Paguyuban CIREX



PT KA Proses Empat Taksi di Gambir

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar


PT KA Proses Empat Taksi di Gambir

Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api (KA) Daop I Jakarta sedang memroses kembali empat perusahaan taksi yang akan diperbolehkan beroperasi di Stasiun Gambir, Jakarta.

"Empat lagi sedang diproses untuk menempati slot di Gambir. Sebelumnya kan sudah ada tiga perusahaan. Total slot di Gambir kan 36," kata Kahumas PT KA Daop I Jakarta, Sugeng Priyono saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Penegasan itu untuk menjawab keinginan sejumlah perusahaan yang berminat menjadi perusahaan taksi yang bisa beroperasi di Stasiun Gambir.

Pada Senin (8/3), sejumlah pengemudi taksi di luar taksi yang diperbolehkan beroperasi di Gambir, sejumlah tukang ojek dan pengemudi bajaj berdemontrasi di depan Stasiun Gambir.

Aksi demo yang intinya memprotes pengaturan dan penertiban angkutan umum berupa taksi dan bajaj di stasiun itu diikuti oleh sekitar 70 orang dan berlangsung sekitar satu jam mulai dari pukul 12.30 WIB dan sempat memblokir pintu masuk Stasiun Gambir.

Setelah aksi di depan Stasiun Gambir, mereka pindah di depan Kantor Kementerian BUMN di Jalan Merdeka Selatan sekitar pukul 17.00 WIB dan membubarkan diri setelah 30 menit kemudian.

Sugeng menjelaskan, prinsipnya perusahaan taksi mana pun yang berminat dipersilakan mengajukan diri dan jika memenuhi kriteria yang ditetapkan, langsung bisa menempati slot yang disiapkan di Stasiun Gambir.

"Tentu harus memenuhi persyaratan di sini, baik administrasi maupun teknis," kata Sugeng.

Sejak awal Februari 2010, Sugeng menyebutkan, EZ Parking, mitra parkir PT KA bersama manajemen PT KA Daop I telah menyeleksi 25 perusahaan peminat dan menentukan tiga operator, yaitu Blue Bird, Pusaka Satria dan Dian Taksi.

Tiga taksi inilah yang nantinya berhak menurunkan dan mengangkut penumpang dari Stasiun Gambir, sedangkan lainnya hanya berhak menurunkan penumpang.

"Selanjutnya, penumpang akan dikenakan biaya tambahan (surcharge) sebesar Rp3.000 tiap menggunakan taksi stasiun," katanya.

Selama ini, PT EZ Parking yang berwenang mengelola lahan parkir di Gambir. PT EZ sudah sejak lama ditunjuk sebagai pengelola lahan parkir di stasiun itu.

Perusahaan ini membayar kontrak sewa lahan parkir sebesar Rp530 juta per tahun ke PT KA.

Sementara itu, informasi yang beredar di kalangan pengunjuk rasa menyebutkan bahwa setiap satu slot di Stasiun Gambir sewanya sebesar Rp7 juta per bulan.

News Link


Jakarta - Puluhan sopir taksi non-Blue Bird, tukang ojek dan bajaj menggelar aksi blokir pintu masuk stasiun Gambir. Aksi dilakukan karena pihak stasiun dituding menerapkan tarif sewa pangkalan terlalu tinggi. Hal ini sontak dibantah.

Kahumas Daerah Operasi 1 (Daops 1) PT KA, Sugeng Priyono mengatakan, sejak tahun 2009, stasiun Gambir memang sedang dilakukan pembenahan internal. Hal ini dipicu oleh banyaknya keluhan penumpang yang menggunakan jasa kereta api, khususnya persoalan angkutan setelah turun dari kereta.

"Mereka semua pada komplain, Gambir itu tidak seperti yang dibayangkan. Banyak taksi yang membuat tarif seenaknya, lalu tukang ojek yang menawarkan dengan cara memaksa, dan lain-lain," jelas Sugeng saat dihubungi detikcom, Senin (8/3/2010).

Akibat keluhan itu, manajemen Gambir membuat aturan ketat tentang angkutan umum yang diizinkan 'mangkal'. Hanya taksi dengan tarif argo dan jelas perusahaannya yang diizinkan memiliki pangkalan.

Selain itu, disiapkan 36 lokasi untuk lokasi menunggu para sopir taksi. Sebagai biaya perawatan tempat, PT KA memang mengenakan tarif sebesar Rp 7,5 juta per bulan.

"Rp 7,5 per bulan itu relatif murah. Itu resmi masuk perusahaan (PT KA), mereka yang demo itu nggak mau, pengennya gratis," lanjutnya.

Dengan anggaran tersebut, PT KA mengaku ingin membuat Gambir menjadi lokasi yang lebih nyaman dari sebelumnya. Mulai dari taman, tempat kebersihan, hingga angkutan transportasi.

"Masuk stasiun tanpa peron, toilet gratis, penumpang datang dan berangkat ditata. Sampai taman pun ditata. Perusahaan taksi harus jelas, identitas sopir taksi harus jelas dan lain-lain," tambahnya.

Bagaimana jika para sopir taksi itu terus protes?

"Demo itu kan ada prosedurnya. Kita serahkan saja pada kepolisian," pungkasnya.

:: Link News ::


VIVAnews – Sedikitnya 100 pengemudi taksi, bajaj, dan ojek sepeda motor berunjuk rasa di lobi Stasiun Gambir, Senin 8 Maret 2010 siang. Mereka minta agar larangan mangkal di sekitar stasiun dicabut. Tapi, warga lainnya malah setuju bila kawasan ini bebas dari pangkalan angkutan umum yang setiap hari dinilai bikin semrawut.

Para pengemudi berorasi di depan stasiun. Sementara kendaraan mereka parkir di sekitar pintu masuk dan pintu keluar stasiun.

Mereka berteriak minta bertemu dengan pengelola stasiun kereta api agar dapat langsung menyampaikan keberatan atas kebijakan larangan beroperasi di sekitar stasiun.

Aksi ini mendapat penjagaan aparat Polsek Gambir. Aparat berjaga-jaga di sekitar pintu agar para pengemudi tidak merangsek masuk stasiun.

Sementara itu, akibat aksi demonstrasi ini, sebagian calon pembeli karcis kereta terganggu. Misalnya yang dialami Sapar, salah satu pengemudi mobil. Dia tidak bisa masuk dan terpaksa mengurungkan niat untuk membeli tiket ke Jawa.

Menanggapi aksi itu, sebagian warga yang setiap hari melintas di sekitar kawasan Gambir malah mendukung upaya pengelola Stasiun Gambir untuk menertibkan lingkungan stasiun.

“Soalnya selama ini tiap pagi macet. Gara-gara taksi dan bajaj mangkal sembarangan. Mereka itu kan tidak pernah mau tertib,” kata Franki Nugroho.

Franki menambahkan kawasan Gambir harusnya jadi simbol ketertiban kota Jakarta. Jadi, kawasan ini harus dibebaskan dari angkutan umum yang selalu memicu kesemrawutan lalu lintas.

:: News Link :::

KA Tabrak Tiga Sepeda Motor

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar




Kereta api Baraya Geulis jurusan Cicalengka-Bandung-Padalarang menabrak tiga sepeda motor di perlintasan rel Jalan Garuda, Bandung. Satu orang tewas dan dua orang terluka dalam kejadian ini.

::; Link News :::

Peniadaan KA Bandung - Jakarta Keberangkatan Pukul 04:00

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 07 Maret 2010 0 komentar

Surangga Wijaya - suaraPembaca



/ilustrasi ist.
Jakarta - Saya seorang karyawan di salah satu perusahaan swasta yang berkantor di Jakarta yang memaksa saya untuk melakukan perjalanan pulang pergi Jakarta - Bandung setiap akhir pekan. Seperti biasa saya kembali ke Bandung setiap hari Jumat sore dan berangkat ke Jakarta hari Senin dini hari.

Kurang lebih 2 (tahun) saya melakukan rutin hal tersebut di atas. Untuk mengurangi kesalahan biasanya saya memesan tiket untuk pemberangkatan hari Senin dini hari jauh-jauh hari sebelumnya dan saya membeli untuk beberapa tiket hari Senin sekaligus. Alangkah kagetnya saya sewaktu membeli tiket untuk hari Senin tanggal 1 Maret 2010 pada hari Jumat, 26 Februari 2010 pukul 13.30 di Stasiun Kiaracondong. Petugas yang berada di loket mengatakan bahwa untuk ke depan keberangkatan dari Bandung ke Jakarta setiap Senin pukul 04:00 ditiadakan karena diganti dengan kereta barang.

Hal itu tidak menjadi masalah besar bagi saya karena kebijakan jadwal keberangkatan menjadi hak mutlak PT Kereta Ap (PT KA), karena saya tetap harus menuju Jakarta setiap hari Senin saya membeli 2 tiket. Satu tiket Argo Gede Senin, 01/03/2010 pukul 06:00 dan satu tiket lainnya Parahyangan untuk hari Senin, 08/03/2010 pukul 05:00 karena memang menurut petugas bersangkutan jadwal yang biasa saya gunakan sudah tidak ada lagi.

Hari Minggu tanggal 28/02/2010 pukul 08:15 saya terkaget karena teman saya baru mendapatkan tiket perjalanan untuk hari Senin, 01/03/2010 pukul 04:00. Saya mohon penjelasan dari pihak PT KA mengenai kejadian yang saya alami. Karena saya sudah membeli tiket untuk beberapa minggu ke depan dengan jadwal yang tidak sesuai karena keterangan dari petugas loket.

Demikian surat pembaca ini saya buat sebagai pengungkapan rasa kecewa. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

:::News Link:::::
Salam,
Surangga Wijaya
Jl Binong Jati Nur Ummat I No 6 Bandung
sami_hehe@yahoo.co.id
081221337887