SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI

Masa Liburan, 1 Orang Dibatasi Beli 4 Tiket Kerata Api

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 19 Desember 2010 0 komentar

Jakarta - Menjelang masa liburan panjang mulai 21 Desember 2010 hingga 5 Januari 2011, PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatasi pembelian tiket antrean maksimal 4 tempat duduk untuk 1 pengantre. Hal ini dilakukan agar setiap calon penumpang mendapatkan tiket. Hal ini disampaikan oleh VP Public Relations KAI Sugeng Priyono dalam siaran pers, Senin (20/12/2010). "Pembelian tiket untuk antrean dibatasi maksimal 4 tempat duduk untuk 1 pengantre dengan melengkapi identitas yang berlaku, dicetak 1 tiket untuk 4 tempat duduk," ujarnya. Sugeng mengatakan, sepanjang masa liburan Natal dan Tahun Baru selama 16 hari tersebut, KAI telah menyiapkan 200 KA untuk mengangkut para penumpang yang ingin berlibur. KAI memperkirakan puncak arus angkutan terjadi pada Minggu (2/1/2011). Volume angkutan saat itu diperkirakan bakal sebesar 2.007.357 penumpang atau naik 0,46%, naik dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 1.998.140 penumpang. "Dukungan dari sarana dengan menyiapkan lokomotif sebanyak 167 unit, meliputi lokomotif dinas KA 137 unit dan cadangan 30 unit. Sedangkan armada kereta yang disiapkan berjumlah 1.194 unit," ujar Sugeng. Sebagaimana tahun sebelumnya, untuk mengantisipasi gangguan operasi KA telah dipersiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) pada titik-titik tertentu yang dianggap rawan seperti banjir dan longsor. Untuk mengantisipasi gangguan operasi KA, telah disiapkan lokomotif cadangan dan crane di Cikampek (CC 201), Banjar (CC 201), Semarangponcol (BB 301), Madiun (BB 301), dan Kertosono (CC 201) masing-masing 1 buah.

Libur Natal dan Tahun Baru, PT KA Siapkan 1.194 Armada

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 15 Desember 2010 0 komentar


Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2010, PT Kereta Api (KA) menyiapkan 167 lokomotif unit. Sementara armada kereta yang diterjunkan untuk mengangkut penumpang berjumlah 1.194 unit. Humas PT KA Sugeng Triyono, 167 unit tersebut meliputi 137 unit lokomotif dinas, dan 30 lokomotif cadangan. "Selama Natal dan Tahun Baru 2010 nanti, frekuensi kereta yang akan diberangkatkan sebanyak 200 kereta reguler. 60 persennya kereta ekonomi, 40 persennya kereta komersil," ujarnya saat ditemui di Ruang Kerjanya, Kantor Pusat PT KA, Jalan Perintis Kemerdekaan, Selasa (14/12/2010). Tarif yang berlaku selama libur Natal dan Tahun Baru 2010, menurut Sugeng, berlaku tarif normal. "Tarif yang berlaku tarif normal. Untuk diskon 30 persen, di antaranya berlaku bagi lansia, anak-anak, dan pensiunan pegawai aktif," terang Sugeng. Untuk pengamanan ganguan operasi kereta Api, PT KA menyiapkan Alat Material untuk Siaga (AMUS) pada titik-titik tertentu yang dianggap rawan banjir dan longsor.

::: News Link :::

KA Cirebon Ekspres Mogok Sebelum Stasiun Jatibarang

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 12 Desember 2010 0 komentar

KA Cirebon Ekspres (Cirex) jurusan Jakarta menuju Cirebon mogok sebelum Stasiun Jatibarang. Penumpang dialihkan ke KA Purwojaya jurusan Jakarta-Cilacap.

"Saya melihat KA Cirebon Ekspres mogok sebelum Stasiun Jatibarang. Sebagian penumpang ada yang berinisiatif pindah ke KA Purwojaya dan sebagian lagi memilih menunggu datangnya lokomotif bantuan," kata seorang penumpang KA Purwojaya, Rizki, kepada detikcom, Sabtu (11/10/2010).

Menurut dia, penumpang KA Cirebon Ekspres yang beralih ke KA Purwojaya terpaksa berdiri hingga Cirebon lantaran muatan penumpang yang padat. Namun, penumpang KA Cirebon Ekspres kini sudah turun di stasiun Cirebon.

"Saat KA Purwojaya berangkat dari Jatibarang, lokomotif bantuan belum datang," ujar dia.

::: News Link ::

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 07 Desember 2010 0 komentar

SEGENAP KELUARGA BESAR BESAR
PAGUYUBAN CIREX

MENGUCAPKAN SELAMAT
ATAS KELAHIRAN PUTRI PERTAMA


Salah satu Anggota Paguyuban Cirex,
Mas Ahmad Arasyi, pada hari Jum'at, Pon,
Tgl 03 Des 2010 jam 00.45 WIB,

Semoga Menjadi anak yang Sholehah,
berbhakti kepada kedua orang tua,agama dan bangsa..

Rel Terendam Air, KA Kertajaya Tertahan di Stasiun Tandes

Diposting oleh paguyubancirex Kamis, 02 Desember 2010 0 komentar

Banjir yang menerjang Surabaya dan sekitarnya berpengaruh pada perjalanan kereta api. Beberapa kereta api tertahan karena rel terendam air. Kereta Api Kertajaya dari arah Jakarta sempat tertahan di Stasiun Tandes.

"KA Kertajaya tertahan karena rel terendam air. Dari kepala rel tinggi air 30 cm. Rel tidak kelihatan," kata Humas KA Daops VIII, Sri Winarto saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Jumat (3/12/2010).

Tak hanya KA Kertajaya tujuan Jakarta-Pasar Turi yang tertahan, KA Gumarang juga tertahan di Stasiun Cerme dan KA Anggrek juga tertahan di Stasiun Lamongan. Tapi kata Sri, sekitar pukul 08.30 WIB, KA Kertajaya sudah mulai bergerak dari Stasiun Tandes menuju Stasiun Pasar Turi. Pasalnya, air sudah mulai surut.

"Tinggi air di atas rel sudah 10 cm. Kereta sudah bisa bergerak dan diberlakukan gantian dengan kecepatan 5 km/jam," ungkapnya.

Pihaknya kata Sri tidak bisa berbuat apa-apa. Pihaknya saat ini hanya bisa menunggu air yang mengenangi rel surut. "Kita sifatnya menunggu air surut," tandasnya.

::: News Link :::