SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI

KA Logawa Terguling

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 30 Juni 2010 0 komentar

Pemerintah: Perkeretaapian Kita Dalam Kondisi Baik
Madiun - Tergulingnya KA Logawa di di Saradan-Madiun menyebabkan 6 penumpang tewas, mengundang banyak keraguan masyarakat. Meski begitu pemerintah menegaskan kondisi perkeretaapian saat ini dalam kondisi baik dan siap memberikan pelayanan terbaik.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, saat ditemui wartawan disela kunjungannya ke lokasi tergulingnya KA Logawa, Rabu (30/6/2010). Dia meminta masyarakat tidak memvonis PT KA atas kejadian anjloknya KA Logawa, dengan anggapan layanan kereta api tidak aman untuk digunakan.

"Dapat saya tegaskan kalau perkeretaapian kita dalam kondisi baik. Kami siap
melayani masyarakat di musim libur sekolah, termasuk sekarang kami juga sedang
siapkan armada untuk hari raya mendatang," ungkap Bambang didampingi sejumlah
stafnya.

Jaminan jika perkeretaapian dalam kondisi baik, juga diungkapkan atas dasar proses
perawatan yang dilakukan secara berkala dan teratur. Kondisi ini menjadikan
kecelakaan kereta api seharusnya bisa ditekan.

Bambang menambahkan, pihaknya juga mengucapkan rasa bela sungkawa yang
sedalam-dalamnya atas tergulingnya KA Logawa hingga menjadikan 6 nyawa melayang. Terlebih, jalur di lokasi kejadian dianggapnya sebagai titik aman yang semestinya tidak terjadi kecelakaan.

"Keterangan yang saya dapatkan, ini relnya paling ideal dan seharusnya aman. Tapi
kecelakaan kami tidak meminta dan kami tidak mengerti kalau akhirnya terjadi
seperti ini," tegas Bambang.

Sementara informasi yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, 3 gerbong dari KA Logawa yang terguling masuk dalam kategori tua, karena dibuat sejak tahun 1964 bhingga 1965. Meski demikian kondisnya diakui masih sangat layak untuk dioperasikan.

"Yang perlu diingat, kereta yang tua belum tentu tidak laik jalan. Kalau mau
dikatakan tua hampir semua kereta kita tua, tapi yang perlu diingat kami di PT.KA
selalu menjaga kondisinya dengan perawatan rutin," ungkap Dirjen Perkeretaapian
Departemen Perhubungan Tundjung Iderawan, disela kegiatannya mendampingi Wakil
Menteri Perhubungan.

Sebelumnya KA Logawa terguling di Saradan-Madiun, Selasa (29/6/2010) dan memakan 6 korban tewas dan 76 lainnya mengalami luka-luka. Belum diketahui penyebabnya kereta kelas ekonomi ini terguling.

::: News Link :::

KA Logawa Terguling

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 29 Juni 2010 0 komentar

KNKT Kirim Tim Invetigasi Selidiki Insiden KA Logawa
Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah mengirim satu tim investigasi untuk menyelidiki penyebab insiden tergulingnya KA Logawa di sekitar perlintasan Wilangan - Saradan. Tim diperkirakan tiba di lokasi pagi ini.

"Kita sudah mengirimkan satu tim investigasi dari kemarin sore, dan mudah-mudahan tim akan tiba pada pagi ini," kata Ketua KNKT, Tatang Kurniadi kepada detikcom, Rabu (30/6/2010).

Tim investigasi ini, lanjut Tatang berjumlah 5 orang. Mereka adalah Kartomo, Wosep, Ir Lucky Bintri, Sabdono (ketua tim) dan Rossi.

Setibanya di lokasi, tim akan langsung melakukan penyelidikan dan lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelidikan insiden ini lebih kurang 3 bulan. Saat ditanyakan kemungkinan kondisi rel yang tidak layak, dia mengatakan mungkin saja, namun dia belum mau memprediksi apapun sebelum ada laporan dari tim penyelidik.

"Kemungkinan itu saja, karena banyak kasus juga seperti rel yang dipotong. Tapi kita tunggu laporan dari tim yang melihat langsung ke lokasi," tutupnya.

Sebelumnya, menurut Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderwan, lintasan rel dalam kondisi yang cukup baik. Rel kereta dan bantalan pada jalur tersebut baru saja diperbaiki setahun yang lalu.

::: News Link :::

KA Logawa Terguling

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Penyebab Kecelakaan Diduga karena Banyaknya Baut Rel yang Dicuri
Nganjuk - Proses perbaikan rel yang rusak akibat tergulingnya KA Logawa di sekitar perlintasan Wilangan - Saradan, terus dikebut oleh PT Kereta Api. Sementara penyebab kecelakaan diduga akibat banyaknya baut rel yang dicuri oleh orang tak bertanggung jawab.

Dugaan tersebut disampaikan Humas Daops VII Madiun Haryono, saat ditemui detikcom di lokasi kejadian, Selasa (29/6/2010) malam. Salah satu indikasi yang dijadikan alasan adalah kondisi rel yang masih baru, sehingga kecil kemungkinan tak kuat menahan beban kereta.

"Sekadar diketahui rel ini baru diperbaiki 2 tahun lalu, jadi masih baru dan menggunakan rel berstandar R 54. Artinya, setiap 1 meter rel memiliki berat 54 kilogram dan itu sangat ideal," jelas Haryono.

Haryono menambahkan, untuk memastikan penyebab kecelakaan hingga menjadikan rel patah sepanjang sekitar 300 meter, PT KA akan berkoordinasi dengan KNKT. Proses identifikasi dijadwalkan dilaksanakan Rabu (30/6/2010) besok.

"Sekarang kita hanya cari data awal dan belum bisa menyimpulkan dan besok akan kami lakukan bersama KNKT," imbuh Haryono.

Pantauan detikcom di lokasi kejadian, hingga pukul 20.00 WIB proses perbaikan rel terus dikebut dan ditargetkan selesai dilakukan pukul 24.00 WIB, untuk selanjutnya dilakukan uji coba rel. Sementara evakuasi bangkai gerbong yang terguling akan dilakukan apabila rel telah siap digunakan.

"KA Kumbokarno sekarang sudah ada di Stasiun Saradan dan siap meluncur kesini. Pokoknya rel siap, evakuasi akan segera dilakukan," tegas Haryono.

Diberitakan sebelumnya, KA Logawa jurusan Purwakarta - Jember, anjlok dan terguling di sekitar perlintasan Wilangan - Saradan. Kecelakaan tersebut mengakibatkan 3 gerbong terguling, hingga menjadikan 6 nyawa penumpang melayang dan 73 lainnya luka-luka.

:::: News Link :::

KA Logawa Terguling

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

9 Korban Luka Dirawat di RSUD Nganjuk, 2 Belum Teridentifikasi
Nganjuk - Puluhan korban luka akibat tergulingnya KA Logawa di sekitar perlintasan Wilangan - Saradan, tidak hanya dilarikan ke RSU Panti Waluyo, Caruban. 9 Orang lainnya dirawat di RSUD Nganjuk dan 2 di antaranya mengalami luka parah serta belum teridentifikasi.

Data yang berhasil dihimpun detikcom menyebutkan, 7 korban yang sudah teridentifikasi adalah Achmad Husein (17) asal Brebes, Jawa Tengah, Dwi Totayer asal Sragen, Firman (32) asal Jember, Sutrawi (29) asal Jombang, serta pasangan suami istri Sunardi (29) dan Sunarno (35) asal Kebumen, Jawa Tengah. Dari 7 orang tersebut rata-rata mengalami luka cukup parah di bagian kaki, punggung dan kepala.

"Ini yang sakit di kepala, karena memang saya tadi sempat ikut terguling di dalam gerbong," ungkap Dwi Totayer, salah seorang korban luka yang mengaku menumpang gerbong ke 11 yang diketahui terlempar ke jurang sedalam hampir 15 meter, saat ditemui detikcom di rumah sakit, Selasa (29/6/2010) malam.

Dwi menceritakan, dia sama sekali tidak memiliki firasat jika akan mengalami nasib naas. Menurutnya, pertanda kereta akan mengalami kecelakaan baru terasa sekitar 15 menit sebelum kejadian, setelah 4 gerbong terakhir dirasakan menimbulkan getaran yang tidak wajar. "Belakangan saya tahu ternyata memang rangkaiannya mau lepas, sehingga keretanya goyang dan terguling," imbuhnya.

Sedangkan Sutrawi, salah seorang korban luka lain mengaku masih sangat trauma dengan kejadian yang dialaminya. Bahkan dia mengaku akan berfikir ulang untuk bisa melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta api.

"Saya syukur banget sekarang masih hidup, karena memang tadi gerbongnya terguling-guling," cerita Sutrawi sambil menahan rasa sakit akibat luka di punggungnya.

Sutrawi dan 6 korban luka lain yang sudah teridentifikasi berharap, biaya perawatan di rumah sakit dapat ditanggung oleh PT KA. Mereka mengaku sebagai penumpang resmi yang memegang karcis perjalanan.

Sementara 2 korban lain, pihak rumah sakit belum dapat mengetahui identitasnya, karena tidak ditemukan selembar kartu pengenal apapun dari dalam tubuhnya. Kedua korban diketahui masih sangat shock dan belum bisa banyak diajak komunikasi.

Sebelumnya, KA Logawa jurusan Purwokarto - Jember anjlok dan terguling di sekitar perlintasan Wilangan - Saradan. Akibat kejadian tersebut 3 gerbong terakhir terlempar dari rel dan 1 diantaranya jatuh ke dalam jurang, hingga mengakibatkan 6 nyawa korban melayang. PT KA menyatakan akan menanggung biaya perawatan korban luka, serta memberikan santunan bagi korban meninggal dunia.

::: News Link :::

KA Logawsa Terguling

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Niat Hajatan Keluarga Azizah Terganggu
Nganjuk - Tergulingnya KA Logawa di sekitar perlintasan Wilangan - Saradan, menyisakan kisah pilu bagi keluarga Azizah, wanita berusia 66 tahun asal Purwakarta, Jawa Tengah. Niat menghadiri hajatan kerabatnya di Kabupaten Jombang terganggu, setelah salah seorang kerabatnya mengalami luka parah.

Azizah berangkat dengan menumpang KA Logawa bersama 5 anggota keluarganya, yaitu anak kandungnya Dairoh dan menantu Muzamil Abdul Aziz, serta 3 cucunya, Soraya Mahareni Dewi, Soraya Anggi Dewi dan Arya Sukma Jati. Meraka akan menghadiri pesta khitanan salah seorang anak kerabatnya di Kecamatan Sumobito, Jombang.

"Ini tadi sekalian kan maunya juga mengantar anak-anak liburan, makanya berangkat sama-sama. Kami sendiri tidak menyangka kalau akhirnya ada kecelakaan seperti ini," ungkap Azizah kepada detikcom di tempat peristirahatannya di sekitar lokasi kejadian, Selasa (29/6/2010).

Akibat kecelakaan tersebut, menantu Azizah Muzamil Abdul Aziz mengalami luka serius di bagian kepala, sementara dia dan 3 cucunya selamat dan hanya menderita luka lecet di bagian dahi dan tangan. "Ibunya anak-anak juga sama, hanya lecet di kepala dan dia sekarang mendampingi suaminya di rumah sakit," imbuhnya dengan logat Purwakarta yang sangat kental.

Mengenai kronologis terjadinya kecelakaan, Azizah mengaku sudah merasakannya sejak 15 menit sebelumnya, tepatnya saat kereta baru saja keluar dari Stasiun Saradan. Gerbong ke 10 tempatnya duduk terasa sangat bergetar sampai akhirnya terdengar suara hentakan sampai kereta anjlok dan terguling.

"Saat itu saya baru saja selesai dari WC dan hanya bisa nyebut sama dengan anak-anak. Saat kereta ambruk saya masih duduk di kursi dan ikut miring, tapi nggak sampai jatuh karena pegangan jendela," ceritanya dengan mimik wajah serius.

Sementara cucu Azizah, Soraya Mahareni Dewi, membenarkan apa yang disampaikan neneknya. Dia mengaku merasakan getaran yang tidak wajar di dalam gerbong, sampai akhirnya terjatuh dari kursi saat kereta terguling. Akibat kecelakaan tersebut, bocah yang masih duduk di bangku kelas VIII sebuah SMP Negeri di Purwakarta tersebut mengalami luka lecet di bagian dahi.

"Ini di tangan juga sakit kalau disentuh, padahal yang ada lecetnya. Nggak tahu kenapa, mungkin luka di dalamnya," ujar gadis berparas cantik tersebut sambil menunjukkan lukanya.

Sementara akibat kecelakaan tersebut, keluarga Azizah sempat terlantar sekitar 2 jam di sekitar lokasi kejadian, sampai akhirnya keluarga dan Jombang menjemputnya dengan kendaraan pribadi. Meski demikian pesta hajatan yang dilakukannya diakui terasa tidak nyaman, karena menantunya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Tadi saya lihat keluar darah dari telinga dan kepalanya yang belakang, mungkin karena benturan. Tapi sekarang dia dirawat di rumah sakit mana saya juga belum tahu dan semoga baik-baik saja," ujarnya.

Sebelumnya, KA Logawa jurusan Purwakarta - Jember, anjlok dan terguling di sekitar perlintasan Wilangan - Saradan. Kecelakaan tersebut mengakibatkan 3 gerbong terguling, hingga menjadikan 6 nyawa penumpang melayang dan 73 lainnya luka-luka.

::: News Link :::

Kereta Api yang Terus Memakan Korban

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Jakarta - Kecelakaan transportasi sepertinya terus terjadi di negeri ini. Mulai dari kecelakaan udara, laut hingga darat. Terakhir, kecelakaan Kereta Api Logawa jurusan Purwokerto-Jember yang terjadi pada Selasa (29/6/2010) kemarin menenwaskan 6 penumpang. Publik kian was-was dengan keamanan saat melakukan perjalanan.

PT Kereta Api malah menuding kecelakaan terjadi akibat baut rel kereta yang dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Dugaan tersebut disampaikan Humas PT Kereta Api Daops VII Madiun, Haryono, saat ditemui detikcom di lokasi kejadian, Selasa (29/6/2010) malam.

Salah satu indikasi yang dijadikan alasan adalah kondisi rel yang masih baru, sehingga kecil kemungkinan tak kuat menahan beban kereta.

"Sekadar diketahui rel ini baru diperbaiki 2 tahun lalu, jadi masih baru dan menggunakan rel berstandar R 54. Artinya, setiap 1 meter rel memiliki berat 54 kilogram dan itu sangat ideal," jelas Haryono.

Kecelakaan KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember yang menarik 11 gerbong itu menyebabkan 6 gerbong terguling dan mengakibatkan 6 orang tewas dan puluhan lainnya menderita luka-luka. Hingga Selasa (29/6/2010) malam, jalur selatan masih lumpuh. Lalulintas kereta dialihkan melalui jalur utara.

Departemen Perhubungan pada tahun 2009 mencatat, pada tahun 2009 terdapat 90 kecelakaan kereta api. Jumlah tersebut turun dibandingkan kejadian kecelakaan 2008 yang berjumlah 147 kejadian dan pada 2007 yang mencapai 159 kejadian.

Namun demikian, jumlah korban tewas akibat kecelakaan kereta api malah naik selama tiga tahun terakhir. Pada 2007 angka korban tewas sebanyak 34 jiwa, 2008 sebanyak 45 jiwa, pada 2009 sebanyak 57 orang tewas.

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kereta api, pada Desember 2009 Ditjen Perkeretaapian mewajibkan semua masinis, asisten masinis, dan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) untuk mengantongi sertifikat dari Ditjen Perkeretaapian. Proses sertifikasi sendiri sudah dimulai sejak pertengahan 2009. Namun apa yang terjadi, kecelakaan kereta api dengan korban tewas masih saja terjadi.

Hari ini, KNKT akan melakukan investigasi di lapangan untuk mengetahui penyebab kecelakaan kereta. Diharapkan, hasil investigasi ini bisa menjadi pembelajaran bagi dunia transportasi Indonesia, khususnya kereta api untuk lebih memetingkan faktor keselamatan penumpang.

::: News Link::::

KA Logawa Terguling

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar


Nganjuk - PT Kereta Api Daops VII Madiun mengaku menjamin seluruh biaya perawatan dan santunan korban tergulingnya KA Logawa di perlintasan Wilangan-Saradan. Ini setelah seluruh penumpang diakui telah diasuransikan. Kepastian ini seperti disampaikan Wakil Kepala Daops VII Madiun Nur Amin, saat ditemui detiksurabaya.com di lokasi. PT KA akan memberikan bantuan biaya pengobatan dan santunan bagi korban meninggal setelah asuransi dicairkan pihak rekanan. "Itu sudah menjadi tanggung jawab PT KA terhadap penumpangnya. Tapi harus diketahui juga kalau asuransi ini hanya diberikan untuk penumpang yang bertiket, yang tidak bertiket tidak akan diberikan santunan," ungkap Amin, Selasa (29/6/2010). Untuk besaran bantuan biaya pengobatan dan santunan bagi korban luka dan meninggal, Amin mengaku kurang memahaminya. Meski begitu, dia menegaskan para korban tidak perlu resah atas kecelakaan yang dialaminya. "Kami dari PT KA tidak meminta kejadian seperti ini terjadi. Atas hal itu pula, seperti saya katakan tadi jika penumpang yang bertiket akan mendapatkan asuransi," imbuhnya. Sementara penyebab tergulingnya KA Logawa, Daops VII Madiun yang telah melakukan identifikasi awal belum bisa mengetahui. Komisi Nasional Keselamatan Tranportasi (KNKT) diakui yang akan melakukannya. "Besok rencananya KNKT datang melakukan identifikasi, apa yang sebenarnya menjadi penyebab kecelakaan ini. Kami sendiri tidak memiliki kewenangan melakukan identifikasi dan mengungkapkan apa penyebab kecelakaan ini," tegas Amin. Sebelumnya, KA Logawa jurusan Purwakarta-Jember anjlok dan terguling di sekitar perlintasan Wilangan-Saradan. Akibat kejadian itu, 2 gerbong terlempar dan 1 lainnya jatuh ke jurang sedalam hampir 15 meter. Selain itu 6 penumpang tewas di lokasi dan 73 orang luka-luka.

::: News Link :::

KA Logawa Terguling di Nganjuk

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar


Seorang bocah nampak mengalami luka pada kakinya

4 dari 6 korban tewas sudah berhasil diidentifikasi


Seluruh korban luka dan tewas dilarikan ke Rumah Sakit Caruban, Madiun

Rel kereta terputus pasca kecelakaan

6 orang tewas di lokasi kejadian.

Akibat kejadian ini, 3 dari 11 rangkaian gerbong terjungkal dari rel.


::: Link Foto by Sugeng Harianto :::

KA Logawa Terguling

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Nganjuk - Tergulingnya KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember di Wilangan, Nganjuk membuat satu sisi rel terputus sekitar 300 meter. Selain itu, bantalan rel di sepanjang jalur itu hancur.

Dari pantauan detiksurabaya.com, Selasa (29/6/2010) petang, rel yang terputus berada di sisi utara. Sedangkan bantalan rel dari beton hancur berantakan sepanjang 500 meter.

Untuk mempermudah evakuasi, saat ini petugas sudah memasang lampu penerangan di lokasi kereta terguling. Bantalan rel yang hancur kini juga sudah mulai diganti.

Sementara salah satu petugas lapangan PT KA, Sulistiadi, menjelaskan kemungkinan patahnya rel akibat kencangnya laju kereta, serta akibat terkena pengait 3 gerbong paling belakang yang kendor.

"Dari analisa sementara, laju kereta saat kejadian kita perkirakan melaju dengan kecepatan 70-80 kilometer perjam, serta kemungkinan pengait gerbong paling belakang kendor yang membuat terlepas dan rel juga ikut goyang serta patah," ujarnya, kepada detiksurabaya.com di lokasi.

::: News Link :::

Gerbong KA Gajayana Anjlok di Stasiun Kota

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 28 Juni 2010 0 komentar

Jakarta - Sebuah gerbong kereta Gajayana anjlok di Stasiun Kota, Jakarta. Akibat peristiwa ini perjalanan KRL dari Jakarta-Bogor menjadi terhambat.

"Anjloknya di Stasiun Kota. Gerbong yang anjlok ada di bagian belakang kereta," kata Nurman, salah seorang petugas operation center PT KA, kepada detikcom, Jumat (25/6/2010). Gerbong tersebut anjlok di wesel 43 B1 B2 sehingga menghalangi jalur 9, 10 dan 11.

Nurman menjelaskan, saat ini petugas masih melakukan proses evakuasi terhadap gerbong yang anjlok tersebut. Sedangkan perjalanan KRL dari Bogor-Kota dialihkan ke Tanah Abang.

"Masih kita tangani keretanya. Untuk KRL dialihkan rutenya ke Tanah Abang," katanya.

::: News Link :::

Pemalsu Tiket KA Dibekuk Polisi

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 27 Juni 2010 0 komentar

Jakarta - Ada-ada saja perbuatan Aris Purwanto (32), warga Bogor ini. Hanya karena nggak mau mengeluarkan uang untuk bayar tiket kereta api, Aris nekat memalsukan tiket tersebut.

Karena perbuatan melanggar hukum itu diketahui petugas kereta api, kini Aris harus menanggung resiko, meringkuk di balik jeruji besi.

Kapolsek Tebet Kompol Udik Tanang mengatakan pelaku dibekuk petugas keamanan stasiun kereta api Cawang, Tebet pada Kamis (24/6) siang. Pelaku dibekuk saat menggunakan tiket tersebut untuk menumpang kereta dari Bogor.

"Pelaku menggunakan tiket kereta api ekonomi AC palsu dan berangkat dari Bogor. Namun saat hendak turun di stasiun Cawang, petugas yang memeriksa karcis mengetahui bahwa tiketnya palsu," katanya.

Dari tangan pelaku polisi berhasil menyita 161 tiket palsu kelas Ekonomi AC dan Pakuan Express jurusan Bogor-Jakarta. Pelaku sudah mencetak tiket tersebut selama 3 bulan.

"Dan hanya digunakan sebanyak 3 kali," katanya.

Tiket tersebut, kata dia, hanya digunakan untuk keperluan pribadi, tidak untuk dijual ke orang lain. Pelaku yang bekerja di salah satu percetakan yang berada di Pulogadung ini, menggunakan keahliannya untuk membuat tiket palsu.

"Dia men-scan lalu mem-print tiket palsu itu," imbuhnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, tiket palsu tersebut dibuat di salah satu rental komputer yang berada di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Aris mengaku menyesal dengan perbuatannya itu. Hal itu dilakukan dia untuk meringankan ongkos transportasi ke tempatnya bekerja.

"Biar nggak bayar, jadi bisa menghemat ongkos," ujarnya.

Akibat perbuatannya itu, pelaku dikenakan Pasal 263 tentang pemalsuan dengan ancaman 6 tahun penjara.

::: News Link :::

PT INKA Sepi Pesanan

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Jakarta - PT Industri Kereta Api (INKA) pesimistis capai target pendapatan sebesar Rp 811 miliar hingga akhir 2010. Pasalnya, jadwal tender pengadaan kereta api dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) hingga kini belum jelas.

Menurut Direktur Utama INKA Roos Diatmoko, Badan Usaha Milik Negara itu hanya bisa mampu mencapai target sebanyak Rp 611 miliar saja tahun ini.

"Kan jadwalnya (tender pengadaan gerbong) mundur-mundur terus, sehingga enggak bisa masuk tahun ini. Paling mungkin masuk tahun depan," katanya di kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (24/6/2010).

Meski demikian, tidak tercapainya target hingga akhir tahun 2010 itu bukan berarti pendapatannya lebih kecil dari tahun lalu. Tahun lalu, perseroan sudah mencatat pendapatan sebanyak Rp 576 miliar

Rencananya, KAI akan melakukan tender sebanyak 2.400 gerbong untuk mengangkut batubara dalam beberapa tahun ke depan. Jika berjalan sesuai rencana, seharusnya tahun ini INKA bisa menyediakan 170 gerbong.

"Itu untuk program multiyears, kami belum lihat tendernya. Sekarang masih tahap review. Saya enggak tahu juga kapan," imbuhnya.

Sampai saat ini, perusahaan pelat merah itu mengaku sudah dapat kontrak penjualan kereta sebanyak 11 unit ke Malaysia dan 20 unit gerbong ke Singapura. Pengirimannya akan dilakukan tahun depan.

"Kami menunggu tender di Bangladesh. Sampai sekarang belum dilakukan. Mereka butuh 100 kereta, tapi belum tender," tambahnya.

::: News Link :::

Jakarta - Sudah hampir selama dua bulan ini Pelayanan Transportasi Kereta Api Cisadane Jurusan Tangerang - Depok sering kali mengalami gangguan. Terutama masalah penggunaan gerbong kereta yang seharusnya 6 gerbong menjadi 4 gerbong. Pada saat itu jumlah penumpang yang semakin membengkak dipaksakan masuk ke dalam rangkaian kereta api tersebut.

Kami para penumpang harus berdesakan seperti naik bus. Padahal, kereta tersebut adalah salah satu kereta api AC/ Executive.

Belum lagi dengan AC sebagai pendingin atau penyejuk dari kereta tersebut rusak pula. Sungguh, kami penumpang sangat dirugikan bilamana kami tetap harus membayar tiket kereta api dengan harga normal. Belum lagi adanya rencana kenaikan TDL sehingga kemungkinan harga tiket kereta api menjadi naik juga.

Kiranya pemerintah lebih memperhatikan pengguna transportasi umum baik bis/ busway, kereta api, dan sebagainya. Bagaimana penduduk Jakarta mau menggunakan transportasi umum jika selama ini pelayanan atas tranportasi bukan menjadi lebih baik namun makin memburuk.

Fenty
Wisma BNI 46
Jl Jenderal Sudirman Kav 1 Lt 29 Jakarta Pusat
fentyef@yahoo.com
021-5714475

Surabaya - Musim liburan sekolah pertengahan Juni hingga Juli membuat jumlah penumpang Kereta Api (KA) wilayah VIII naik. Kenaikannya 4-6% dari hari biasa.

"Memang terjadi peningkatan penumpang pada musim liburan sekolah ini," kata Humas PT KA Daops VIII, Sri Winarto, kepada wartawan di kantornya, Jalan Gubeng Masjid, Kamis (24/6/2010).

Winarto menjelaskan bahwa waktu liburan siswa tiap daerah memang tidak sama, namun akhir Juni dan awal Juli adalah puncak dari liburan sekolah. Pada puncak liburan sekolah ini, permintaan yang paling banyak adalah permintaan angkutan rombongan siswa baik tujuan lokal maupun jarak jauh.

"Jumlah siswa untuk rombongan yang memesan adalah ratusan, minimal 100 orang,"
tambah Winarto.

Tujuan yang paling banyak dipilih oleh warga yang memanfaatkan musim liburan ini
adalah Bandung dan Jakarta menggunakan KA eksekutif. Dari data yang sudah masuk, tiket KA Bima tujuan Jakarta sudah habis terjual hingga tanggal 27 Juni, hal yang sama juga terjadi pada KA Gajayana dan Sembrani. Sementara tiket KA Gumarang tujuan Jakarta juga sudah ludes terjual hingga tanggal 26 Juni.

Apakah ada penambahan gerbong mengantisipasi kenaikan penumpang, Winarto mengaku tidak. Hanya saja gerbong yang ada akan dimaksimalkan. KA eksekutif yang biasanya membawa 7 gerbong, saat ini akan membawa 8 gerbong.

:: News Link :::

Diterjang KA cepat, 12 tewas

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Aparat Spanyol tengah menyelidiki insiden maut di jalur KA
Rangkaian kereta cepat
Justify Fullyang melewati sebuah stasiun Spanyol menerjang orang yang menyeberangi rel, dan menyebabkan sedikitnya 12 orang tewas, kata pihak berwenang.

Kereta tersebut tengah melewati stasiun Castelldefels Playa di dekat Barcelona ketika insiden itu terjadi, kata pejabat perlindungan sipil.

Sedikitnya 13 orang lain dilaporkan terluka, tiga di antaranya dalam kondisi kritis.

Media Spanyol melaporkan mereka yang tewas dan terluka adalah anak-anak muda yang baru tiba dengan kereta lain.

Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 2330 Rabu waktu setempat (0530 WIB, Kamis), kata kementerian dalam negeri Catalonia.

Mereka diyakini tengah menuju pantai untuk merayakan festival musim panas dan menyeberangi ril bukannya menggunakan perlintasan bawah tanah khusus untuk pejalan kaki.

Salah seorang saksi, Fernando Ortega, mengatakan kepada media Spanyol bahwa kereta yang baru saja menurunkanmereka sangat padat dan banyak orang memutuskan untuk melintasi rel dan menyeberang ke sisi lain stasiun demi menghindari desak-desakan.

Seorang saksi lain, yang namanya tidak disebutkan, mengatakan: Pintu tertutup dan kami tidak mungkin lewat, sehingga kami mencoba sisi kereta untuk keluar, dan tidak ada lampu dan tidak seorang pun memberi tahu kami bahwa kereta api sedang mendekat. Kami lebih dari 30 orang.

Tidak seorang pun dalam kereta cepat yang melaju antara Alicante dan Barcelona terluka, kata kementerian dalam negeri Catalonia.

::: News Link :::

Pelajar SMA di Kediri Tewas Tertabrak KA Dhoho

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 22 Juni 2010 0 komentar


Kediri - Seorang pelajar SMA tewas tertabrak KA Dhoho. Kejadian itu terjadi di perlintasan tanpa palang pintu, Desa Janti, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan bermula saat korban Dani Alvan (16), pelajar SMA Negeri Papar melintas mengendarai sepeda motor Honda Mega Pro AG 3046 GK, beriringan dengan seorang temannya. Dia masih berseragam lengkap dan diduga hendak pergi ke sekolahnya untuk mengambil rapor. Setibanya di lokasi kejadian korban terus melaju, meski temannya berhenti karena mengerti adanya KA Dhoho yang melaju dari arah Stasiun Kertosono. Akibatnya, benturan keras tidak dapat dihindarkan hingga menjadikan korban terpental hingga 10 meter dan meninggal seketika di lokasi kejadian. "Sepurnya (kereta api,red) sudah membunyikan bel (klakson), tapi anak itu terus bablas saja," ungkap Subowo (60), saksi mata yang secara kebetulan melihat kecelakaan itu, Selasa (22/6/2010). Warga kemudian melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Papar, yang tak berselang lama mengirimkan anggotanya untuk melakukan olah TKP. Korban diketahui mengalami luka parah di bagian kepala. "Mungkin terbentur bebatuan ini saat jatuh dari sepeda motor. Tapi untuk pastinya bagaimana, kami akan bawa jenazahnya ke RSUD Pelem, agar dilakukan otopsi sehingga jelas semuanya," kata Kapolsek Papar AKP Suyitno. Suyitno menambahkan, pihaknya juga meminta masyarakat waspada apabila melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Ini setelah kejadian serupa sebelumnya sudah berulang kali terjadi. "Di wilayah kerja saya ada sekitar 5 perlintasan yang tidak berpalang pintu, dan masyarakat saya minta waspada apabila melintas," tandasnya.

::: News Link :::


Jakarta - Anak usaha PT Bukti Asam Tbk (PTBA) yaitu PT Bukit Asam Transpacific Railway (BATR) sedang menjajaki pinjaman dari 5 bank asal China. Untuk mendanai proyek pembangunan angkutan kereta api dan pelabuhan batubara, di Tanjung Enim, yang nilainya mencapai US$ 1,5 miliar. Perbankan yang sudah memasukkan penawaran pinjaman ke BATR adalah Industrial and Commercial Bank of China Ltd (ICBC), The Export-Import Bank of China (China Eximbank), China Development Bank (CDB), dan Bank of China. Pinjaman yang nantinya akan didapat sebesar US$ 1,05 miliar atau 70% dari total investasi. Demikian disampaikan Managing Director Corporate Relation-Mining & Resources Rajawali Group Darjoto Setyawan saat ditemui di Apartemen Sommerset, Jalan DR Satrio Jakarta, Senin (21/6/2010). "China Railway pendanaan otomatis dari bank China, karena kan EPC-nya dari mereka. Ini kan kerja sama dengan PTBA untuk Banko mining. Pinjaman bank secepatnya," ungkapnya. BATR sebelumnya juga telah mengikat kerjasama kontrak Engineering, Procurement and Construction (EPC) dan Kontrak Operator & Maintenance (O&M) dengan China Railway Group Limited. Kontrak jangka waktu 4 tahun sejak ditandatanganinya, dan termasuk jangka waktu pekerjaan desain. Sementara itu, nilai kontrak untuk O&M disepakati sebesar US$ 3,5 miliar untuk jangka waktu 20 tahun. Penyelesaian desain jalur kereta api serta pembebasan lahan sekitar 6 bulan sampai 1 tahun. "Sekarang masih desain 6-8 bulan, konstruksinya tunggu selesai. Juga persiapan pembebasan lahan. 2013 baru bisa selesai," jelasnya. Ia menambahkan, kerjasama proyek Pembangunan Angkutan Kereta Api dan Pelabuhan Batubara ini akan terbangun sepanjang 307 km dan kapasitas angkut 25 juta ton per tahun. Ini didapat dari tambang milik PTBA di Tambang Banko Tengah di Tanjung Enim, dengan cadangan batubara terbukti 500 juta ton. "Ini kapasitas akan kita angkut dalam waktu 20 tahun," paparnya.

::: News Link :::


Bandung - Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang masa liburan kali ini, PT KA akan menambah rangkaian kereta api bagi tujuan wilayah Jawa Tengah atau Jawa Timur yang okupansinya sudah di atas 60 persen. "KA yang okupansinya sudah mencapai di atas enam puluh persen pesanan tempat duduknya, akan kita tambahkan rangkaian. Bisa satu sampai tiga rangkaian," jelas Kepala Humas PT KA Daop II Bandung Bambang S Prayitno saat dihubungi detikbandung melalui telepon selular, Senin (21/6/2010). Saat ini kereta yang okupansinya sudah di atas 60 persen yakni Argo Wilis dan Mutiara. Selain itu, lanjut Bambang, untuk menambah kualitas perjalanan, jalur kereta yang sempat rusak akibat longsor yakni antara Sukatani-Ciganea lintas Purwakarta-Bandung sudah bisa dilalui. "Sejak tanggal 14 Juni lalu sudah bisa dipakai. Mudah-mudahan dengan doble track bisa digunakan kembali, waktu tempuh bisa lebih cepat," terangnya.

:::: news Link :::


Bandung - Pada liburan kenaikan sekolah, PT Kereta Api (KA) menaikkan tarif perjalanan kereta api, khususnya tujuan ke wilayah timur atau Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kenaikan tarif berlaku mulai 28-11 Juli 2010. Hal itu dikatakan Kepala Humas PT KA Daop II Bandung Bambang S Prayitno saat dihubungi detikbandung melalui telepon selular, Senin (21/6/2010). "Memang untuk menjelang liburan ada penyesuaian tarif yang mulai berlaku dari 28 Juni hingga 11 Juli 2010, khususnya untuk perjalanan ke wilayah timur," terangnya. Beberapa kereta yang mengalami kenaikan adalah KA Argo Wilis dan Turangga. Harga normal dua kereta tersebut mulai Rp 200-450 ribu, masa liburan ini naik menjadi Rp 320 ribu. Untuk KA Mutiara dan Harina menjadi Rp 165 ribu. Sementara untuk KA Lodaya pagi dan malam tujuan Yogyakarta dan Solo, menjadi Rp 190 ribu kelas eksekutif, dan Rp 130 kelas bisnis. Sementara itu, ujar Bambang, untuk KA Malabar tidak mengalami kenaikan harga. "Kebetulan kan promo untuk KA Malabar sudah habis. Masa liburan ini tidak naik, tapi sudah berlaku tarif normal," terang Bambang. Saat ini tarif normal yang berlaku untuk KA Malabar yakni Eksekutif Rp 220 ribu, Bisnis Rp 140 ribu, dan Ekonomi Rp 90 ribu. Bambang berharap masyarakat yang akan berlibur ke wilayah timur agar membeli tiket dengan booking terlebih dahulu dan disarankan membeli tiket PP, untuk memudahkan perjalanan pulang. "Biar mudah saja, sudah punya tiket pulang," imbaunya.

:::: News Link :::

TDL Naik, PT KA Ajukan Kenaikan Tarif KRL

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 20 Juni 2010 0 komentar


Jakarta - PT Kereta Api (Persero) telah mengajukan kenaikan tarif kereta rel listrik (KRL) kepada Kementerian Perhubungan. Usulan tersebut diajukan karena mulai 1 Juli mendatang tarif dasar listrik (TDL) untuk KRL naik sebesar 9%. "Memang ada permintaan dari PT KA untuk menaikkan tarif KRL. Penyesuaian tarif ini dilakukan karena adanya kenaikan-kenaikan yang terkait dengan listrik dan sebagainya," ujar Menteri Perhubungan Freddy Numberi di sela acara peresmiaan wahana Indonesia Is Creative di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (21/6/2010). Menurut Freddy, saat ini pihaknya masih mengevaluasi usulan yang diajukan perusahaan pelat merah tersebut. Namun, ia berjanji hal tersebut akan diputuskan secara hati-hati agar tidak memberatkan para pengguna KRL. "Sekarang sedang dalam proses evaluasi. Kita dalam pembahasan juga sesuaikan dengan syarat-syarat tertentu. Kenaikan tarif kita lihat perkembangan di lapangan," jelasnya. Namun sayangnya Freddy enggan menyebutkan besaran kenaikan tarif yang diusulkan PT KA. "Saya belum tahu nanti kita lihat detilnya," ungkapnya. Sementara itu, Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengaku pihaknya masih belum mendapat pemberitahuan secara resmi soal usulan kenaikan tarif KRL tersebut. "PT KA belum secara formal mengusulkan kenaikan tarif kepada Kementerian BUMN," ungkap Mustafa. Seperti diketahui, dalam skema kenaikan TDL dengan rata-rata 10 persen mulai 1 Juli 2010 juga telah disepakati pelanggan traksi (untuk keperluan KRL) naik sebesar 9%. Dengan kenaikan tersebut maka estimasi tambahan rekening bulannya sebesar Rp 12.265.000 per bulan. Menurut Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi, Kementerian ESDM, J. Purwono, kenaikan TDL pada pelanggan traksi seharusnya tidak berimbas pada kenaikan tarif KRL karena kenaikannya tidak terlalu besar dibandingkan pendapatan dari penjualan tiket KRL.

::: News Link :::

Pengguna KRL Ekonomi AC Ciujung - Tanah Abang Tak Terbendung

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 16 Juni 2010 0 komentar


Jakarta - Kami adalah pengguna jasa kereta rel listrik (KRL) Ekonomi AC Ciujung Serpong - Tanah Abang - Serpong. Alat transportasi ini sangat membantu kami dalam menjalankan aktivitas sehari-hari karen beberapa nilai lebih.

Antara lain karena bebas dari kemacetan lalu lintas, waktu tempuh yang singkat, kondisi kereta yang masih baik dan nyaman, kedisiplinan awak kereta yang melarang pedagang asongan ikut naik, letak stasiun kereta api yang strategis, jadwal pemberangkatan dan kedatangan kereta yang sesuai dengan jam kerja, serta harga tiket yang terjangkau. Tidak berlebihan rasanya jika kami mengacungkan jempol kepada PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Commuter Jabodetabek selaku pihak pengelola jasa angkutan transportasi tersebut.

Sejak setahun menjadi pengguna jasa KRL Ekonomi AC Ciujung Serpong - Tanah
Abang - Serpong kami melihat adanya peningkatan pengguna jasa transportasi ini. Hal ini sedikit banyak mempengaruhi nilai lebih sebagaimana kami sebutkan di atas. Khususnya pada KRL Ekonomi AC Ciujung Tanah Abang - Serpong yang diberangkatkan pada pukul 17.15. Sebagaimana lazim kita ketahui bersama jam pulang kantor berkisar antara pukul 16.00 sampai dengan pukul 18.00.

Kereta yang tersedia dan mungkin dijangkau untuk jam-jam tersebut adalah KRL Ekspres AC pada pukul 16.30, 17.45, dan 17.55, serta KRL Ekonomi AC Ciujung pada pukul 17.15. Mengingat KRL Ekspres AC tidak berhenti di setiap stasiun pemberhentian dan harga tiketnya hampir dua kali lipat lebih mahal dari KRL Ekonomi AC Ciujung KRL Ekonomi AC Ciujung lebih memenuhi kebutuhan sebagian besar penumpang.

Dahulu ketika KRL Ekonomi AC Ciujung belum sepopuler sekarang menggunakan kereta ini sangat nyaman. Meskipun tidak mendapat tempat duduk (berdiri) karena penumpangnya tidak berjubel. Namun, saat ini kondisi di setiap gerbong sangat penuh. Terkadang penumpang yang naik dari Stasiun Palmerah yang merupakan stasiun kedua setelah stasiun pemberangkatan Tanah Abang tidak dapat terangkut karena setiap gerbong kereta sudah penuh. Kalau pun terangkut kondisi di dalam sangat tidak nyaman karena terjepit di antara penumpang lain. Sampai-sampai petugas pengecek karcis tidak dapat melakukan tugasnya.

Mereka tidak dapat bergerak maju terhalang penumpang yang berjubel. Kondisi seperti ini membuat kereta ini tidak memungkinkan lagi untuk digunakan oleh para wanita hamil dan lansia. Karena, dapat membahayakan keselamatan.

Bukannya penumpang lain tidak toleran memberi ruang yang lebih leluasa atau memberi tempat duduk kepada para wanita hamil ataupun lansia tetapi hal tersebut memang tidak mungkin dilakukan. Karena, sangat penuhnya gerbong. Para wanita hamil dan lansia inilah yang tidak dapat bergerak menuju tempat yang lebih nyaman atau menuju tempat penumpang yang akan memberikan tempat duduknya.

Jika bagi wanita hamil dan lansia membahayakan maka bagi penumpang lain kondisi gerbong kereta yang penuh tersebut menjadi tidak nyaman. Para penumpang terpaksa harus berdempet-dempetan dengan lawan jenis dengan posisi-posisi yang tidak nyaman.

Tidak hanya bagi penumpang wanita namun penumpang laki-laki pun mungkin merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut. Kami berharap kejahatan pencabulan sebagaimana telah terjadi di transjakarta beberapa waktu yang lalu tidak sampai terjadi di KRL Ekonomi AC Ciujung.

Karena itu melalui surat pembaca ini kami meminta perhatian serius dari PT KAI
Commuter Jabodetabek selaku pengelola angkutan KRL Ekonomi AC Ciujung untuk segera mendesain dan mengimplementasikan solusi efektif dari permasalahan ini. Khususnya untuk KRL AC yang diberangkatkan pada jam pulang kantor. Mungkin penambahan gerbong KRL Ekonomi AC Ciujung atau penggantian salah satu jadwal KRL Ekspres AC yang diberangkatkan sore hari menjadi KRL Ekonomi AC Ciujung dapat menjadi alternatif solusi. Mengingat pada sore hari jadwal KRL Ekspres AC ada tiga kali sedangkan KRL Ekonomi AC hanya satu kali. Padahal, KRL Ekonomi AC Ciujung lebih banyak diminati.

Mohon tanggapan dari PT KAI Commuter Jabodetabek.

Ayu Inayati Shoim
BSD City Sektor 12.4
Kencana Loka Blok R No 55 Serpong
Tangerang Selatan
ayushoim@gmail.com
085714037538

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 15 Juni 2010 0 komentar

KEPADA YTH

Saya atas nama keluarga mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada Rekan-Rekan keluarga besar paguyuban Cirex atas Do’a, ucapan duka cita, dan simpati yang begitu mendalam,berkenaan dengan berpulangnya ke Rahmatulloh ayahanda kami tercinta, kami hanya bisa mendo’akan semoga amal baik dari rekan2 di balas oleh ALLOH SWT tuhan yang Maha ESA, aminn….

Salam

Fajar Iskandar

fajariskandar@yahoo.com

http://fajariskandar.purworejo.asia



Jakarta - PT. SAP Indonesia mengumumkan bahwa PT. Kereta Api Indonesia, perusahaan kereta api terbesar di Indonesia, secara resmi mengimplementasikan solusi SAP ERP (Enterprise Resource Planning). Untuk meningkatkan kinerja dan mempermudah sistem pelaporan di berbagai unit kerja di Kantor Pusat, Daerah Operasi, serta Divisi Regional, PT. Kereta Api Indonesia (KAI) bekerjasama dengan PT. Telkom Indonesia memulai pengaplikasian program yang berbasis teknologi informasi. Program SAP ini implementasinya dimulai pada tanggal 1 Juni 2010, dari hal teknis hingga yang terkait masalah sumber daya manusia untuk mengoperasikan program. Rencananya tanggal 1 Januari 2011, Sistem SAP ERP akan go-live. Dengan adanya penerapan SAP ERP, maka akan menciptakan sebuah platform tunggal yang terinterkoneksi dengan keuangan, sumber daya manusia, dan kegiatan operasional PT. KAI lainnya. Diharapkan, perusahaan dapat melakukan proses terhadap berbagai hal secara tepat waktu, dan meningkatkan kontrol manajemen. Tidak lain hal ini dilakukan bertujuan agar PT. KAI selalu bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna jasa kereta api. Penggunaan SAP ERP bisa memberikan gambaran yang konsisten terhadap kegiatan dan informasi keuangan di seluruh organisasi, yang memungkinkan kegiatan pelaporan menjadi lebih cepat, juga lebih akurat. Dan juga bisa meningkatkan pengawasan dalam kegiatan operasional yang dilakukan bersama-sama. Selain itu, SAP ERP juga bisa berguna untuk menentukan apakah sebuah rute yang dilalui oleh kereta api bisa ditambah frekuensinya atau bahkan bisa dihapuskan. Tidak sebatas itu saja, PT. KAI juga bisa merencanakan, melaksanakan, dan memonitor rolling stock, serta kegiatan pemeliharaan terhadap infrastruktur yang dimiliki agar menjadi lebih baik. Direktur Personalia dan Umum PT. KAI, Joko Margono, mengemukakan bahwa adanya sistem ini telah lama dinanti, mengingat tantangan yang dihadapi PT. KAI sekarang ini semakin lama semakin besar. “Penggarapan akan dikerjakan oleh tim fungsional yang bekerja secara fulltime,” tutur Joko. Tim yang akan menggarap SAP ERP ini berjumlah sekitar 20 orang yang tergabung dari berbagai unit pelaksana teknis di kantor pusat serta tim dari PT. Telkom Indonesia dan Metrasys. Dia mengharapkan, dengan pengalaman yang dimiliki oleh PT. Telkom Indonesia, maka tim dari PT. KAI bisa belajar dengan cepat. Sehingga penggunaan SAP ERP ini bisa sesuai dengan target, yaitu pada 1 Januari 2011 nanti. Senada dengan Joko, Direktur Keuangan PT. KAI, Achmad Kuntjoro, juga menginginkan penggunaan sistem SAP ERP bisa dimulai pada awal tahun. “Sistem ini mesti bisa berjalan pada akhir tahun,” kata Achmad. Menurut Kuncoro, Direktur proyek SAP PT. KAI, diperlukan sebuah transformasi lengkap terhadap infrastruktur teknologi informasi yang dimulai dari tingkat teratas sampai bawah dalam organisasi dan di seluruh unit bisnis. “Kami tidak bisa bergantung lagi pada sistem yang kami kembangkan sendiri. Hampir semua sistem back office perusahaan akan diganti sesuai dengan kebutuhan dan penerapan sistem terpadu akan menjadi platform yang strategis bagi perusahaan,” kata Kuncoro. “Visi kami adalah untuk memberikan layanan yang terbaik bagi pelanggan dan memenuhi tujuan yang ingin dicapai oleh para stakeholders. Penerapan solusi SAP ERP adalah sejalan dengan visi kami tersebut,” jelas Kuncoro.

::: News Link :::


Malang - Keterangan mengagetkan diungkapkan oleh Hendro Diarjo (27), pelaku penyanderaan terhadap penumpang KA Malabar tujuan Bandung-Malang. Warga Kabupaten Jember itu dalam keterangannya kepada polisi, mengaku penyanderaan itu pengaruh dirinya selesai menggelar ritual di Gunung Kawi. "Pelaku mengaku selesai ritual di Gunung Kawi, semua yang dilakukan terkait dengan kegiatannya itu," kata Kasatreskrim Polresta Malang AKP Decky Hermansyah dihubungi melalui telpon genggamnya, Sabtu (11/6/2010) siang. Decky mengaku pihaknya belum dapat mengetahui motif dari aksi penyanderaan ini. Apakah murni dilakukan pelaku atau upaya lain setelah pelaku tertangkap basah melakukan aksi kejahatan. "Motif belum dapat kami ketahui, pelaku sendiri menggunakan pecahan kaca untuk melumpuhkan korban," terangnya. Diketahui, korban Nur Widiastuti (46), warga Jalan Nakulo II No 3, Kecamatan Mahayu, Kabupaten Bekasi, ini menumpang KA Malabar tujuan Bandung-Malang dari Solo. Selama perjalanan korban berada di gerbong bisnis satu. Sementara pelaku sendiri menumpang kereta dari Stasiun Kepanjen atau sekitar 25 kilometer sebelum kereta berhenti terakhir di Stasiun Besar Malang. Aksi penyanderaan sendiri terjadi saat korban hendak meninggalkan tempat duduk. Mendadak pelaku langsung menodongkan pecahan gelas ke arah lehernya. Aksi itu sempat membuat panik penumpang lain dan melaporkan kepada petugas keamanan kereta api. Setelah 15 menit proses negoisasi dilakukan petugas kepolisian yang datang ke lokasi kejadian. Akhirnya mampu membebaskan korban dari jeratan pelaku. "Tidak ada barang bukti berupa senjata tajam atau barang berbahaya lain diamankan dari tangan pelaku. Karena pelaku menggunakan pecahan gelas untuk menodong korban," tegas Decky.

::: News Link :::

Jakarta - Saya adalah salah satu komuter Bandung - Jakarta yang berdomisili di Bandung. Adanya travel cepat via Tol Cipularang sempat membuat saya tidak menggunakan jasa kereta api karena waktu tempuh menggunakan kereta api tidak signifikan dibanding travel.

Tetapi, seiring dengan perbaikan PT Kereta Api (Persero) atas kereta Bandung Jakarta atas pelayanan di kereta, terlebih di saat saya membutuhkan layanan yang menawarkan kenyamanan perjalanan, saya kembali menggunakan kereta api Bandung Jakarta pulang pergi.

Keberadaan Argo Parahyangan sebagai pengganti kereta Parahyangan dan Argo Gede membuat saya semakin yakin akan itikad baik PT Kereta Api (Persero) untuk memperbaiki pelayanannya. Sehingga, moda kereta api yang sempat ditinggalkan konsumen menjadi semakin kompetitif.

Namun, saya akan menyampaikan keluhan mengenai pelayanan PT Kereta Api pada Senin, 7 Juni 2010 lalu. Saat itu saya menaiki Kereta Api Argo Parahyangan dengan jadwal keberangkatan pukul 04:00. Ternyata kereta terlambat sampai 04:15. Selain itu, ternyata kereta berhenti di Stasiun Cimahi, dengan alasan BLB (Berhenti
Luar Biasa) seperti kata kondektur yang saya tanya.

Dari dua hal itu saya sangat kecewa. Karena, pertama, rumah saya berada di Kotabaru Parahyangan letaknya lebih dekat dari Stasiun Cimahi dibanding stasiun Bandung. Untuk perjalanan yang seharusnya jam 04:00 terlambat sampai 15 menit itu sudah luar biasa. Mengingat tidak ada kereta yang lewat di jalur tersebut pada jam itu. Hampir mustahil terlambat karena sedang menunggu kereta yang akan datang (langsir).

Kedua, saya harus datang ke Stasiun Bandung karena petugas loket selalu berkata bahwa untuk perjalanan pukul 04:00 hanya berangkat dari Bandung. Tidak berhenti di
Stasiun Cimahi. Saya yang dari Padalarang harus berangkat ke Bandung selama ini,
tetapi kenapa kereta pukul 4 itu bisa BLB di Cimahi? Apakah yang naik dan meminta kereta untuk BLB di Cimahi adalah 'pejabat' negara?

Secara hukum setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama. Tetapi, mengapa setiap saya minta kereta untuk berhenti di Cimahi, tidak dapat dilakukan untuk keberangkatan Senin, pukul 4 pagi kecuali tanggal 7 Juni 2010 lalu? Ketepatan waktu dan kesesuaian jadwal adalah hal mendasar yang menjadi nilai lebih dari moda kereta api dibanding moda transportasi lain.

Saya menunggu komitmen PT Kereta Api (Persero) atas pernyataan yang sudah disiarkan di media massa bahwa PT Kereta Api (Persero) telah meningkatkan layanan kereta api. Khususnya Bandung Jakarta yang memiliki potensi besar. Sekian dan terima kasih.

Ir Alexander Pratomo MT
Jinggaprakarsa 23 Tatar Jingganagara
Kotabaru Parahyangan Padalarang
allexppratomo_777@yahoo.com
08122027851

Jakarta - Menanggapi Suara Pembaca yang disampaikan oleh Bapak Wahid Najmuddin pada detik.com Rabu, 2 juni 2010 tentang "Petugas Tiket Nakal" di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. Sebelumnya kami menyampaikan permohonan maaf atas kekhilafan petugas kami serta ucapan terima kasih atas kepedulian Bapak.

Semoga dengan kepedulian Bapak akan lebih meningkatkan layanan PT KAI (Persero) Daop VI yang kini terus dilakukan perbaikan.

Tentang keluhan Bapak terkait layanan petugas kami yang melakukan kesalahan sudah ditindaklanjuti dengan memanggil petugas tersebut untuk dilakukan pembinaan. Apa bila kekeliruan ini merupakan sebuah kesengajaan tentunya kepada yang bersangkutan akan dikenai hukuman disiplin sesuai porsi kesalahannya.

Perlu kami informasikan bahwa saat ini PT KAI (Persero) Daop VI Tengah melakukan perbaikan kualitas layanan. Tentunya juga perbaikan kualitas SDM. Terkait perbaikan yang kini tengah berlangsung di Daop VI, kami berharap sekiranya Bapak menemukan petugas kami yang melakukan tindakan tidak terpuji ketika memberikan pelayanan kepada pengguna jasa KA, berkenan Bapak untuk melaporkan kepada Kepala Stasiun terdekat atau manajemen PT KAI (Persero) Daop VI. Supaya, kami dapat terus melakukan perbaikan dan pembinaan pada petugas kami.

Demikian tanggapan suara pembaca ini kami sampaikan teriring harapan semoga Bapak tetap setia menggunakan KA sebagai moda transportasi.

Eko Budiyanto
Ka Humas PT KAI (Persero) DAOP VI Yogyakarta
Jl Lempuyangan No 1 Yogyakarta
08112511270

Biker Tewas Tertabrak Kereta di Ulujami

Diposting oleh paguyubancirex 0 komentar

Jakarta - Seorang biker tewas tertabrak kereta api di perlintasan kereta Ulujami, Jakarta Selatan. Tubuh korban langsung terlempar dari motornya dan tewas di tempat kejadian.

"Korban mengendarai motor Supra Fit dengan nomor polisi B 6803 SHQ dan ditabrak kereta bernomor 903 jurusan Pondok Ranji-Kebayoran," kata Briptu Fajar, seperti dikutip dari situs TMC Polda Metro Jaya, Kamis (10/6/2010).

Fajar menyatakan, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu Suwadi (50), warga Jalan Permai Tengah, Jurangmangu Barat, Pondok Aren, sedang melintasi perlintasan kereta Ulujami ke arah Tanah Kusir.

Suwadi kemudian menerobos perlintasan kereta api setelah kereta pertama melintas. Namun tanpa sepengetahuannya masih ada kereta kedua yang lewat dan akhirnya menabraknya.

"Sebenarnya dari kejauhan, KA tersebut sudah membunyikan klakson. Namun korban diduga tidak mendengar dan tidak tahu ada kereta kedua yang lewat," katanya.

Saat ini, korban dibawa ke RS Fatmawati untuk diotopsi. Kasus kecelakaan ini ditangani petugas Polres Jakarta Selatan.

:: News Link ::

Pekerja Kontrak dan Outsourcing Geruduk PT KA

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 13 Juni 2010 0 komentar


Bandung - Sekitar 50 orang dari Serikat Pekerja Kereta Api Jabodetabek (SPKAJ) menggeruduk kantor pusat PT KA di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Senin (7/6/2010). Mereka yang merupakan pekerja kontrak dan outsourcing ini, menuntut menjadi pekerja tetap di PT KA sesuai nota dari Dirjen Pembinaan dan Kementrian Pengawasan Tenaga Kerja. Koordinator Aksi Jhon Silaban mengatakan, saat ini ada sekitar 280 orang pekerja kontrak di wilayah Jabodetabek. Mereka terdiri dari pekerja antara lain di bagian tiket dan portir (pemeriksa tiket masuk). "Kami menuntut status 280 oran ini menjadi pekerja tetap. Selain itu, kami juga meminta pihak manajemen untuk melaksanakan hasil nota yang dikeluarkan Pengawasan Depnakertrans RI," kata Jhon di lokasi aksi. Jhon mengatakan para pekerja atau buruh ini sudah ada yang bekerja sejak 1996. Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan mereka selama ini ialah pekerjaan yang berhubungan langsung dengan proses produksi. "Maka itu, kami tetap memperjuangkan hak kami yakni menjadi pekerja tetap di PT KA," jelas Jhon. Ia menambahkan, para pekerja ini berada di bawah naungan perusahaan outsourching yaitu Koperasi Wahana Jabodetabek (Kowasjab) dan PT Kencana Lima. Ia menilai, bila menilik UU 13 tahun 2003 pasal 66 ayat 1, para pekerja itu memiliki hak dan status sama dengan pekerja tetap di lingkungan PT KA. Dia menjelaskan, nota tersebut dikeluarkan pada 10 Mei 2010 oleh negara melalui Pengawasan Depnakertrans RI dengan No. B.239/PPK-NK/V/2010. Isinya ialah pekerja yang diipekerjakan di daerah kerja PT KA Jabodetabek melalui perusahaan penyedia tenaga kerja/buruh yaitu Kowasjab dan PT Kencana Lima sebelumnya berstatus sebagai pekerja tetap PT KA. Lalu, pekerjaan bagian loket, administrasi, pelayanan informasi KA, portir dan satpam di daerah PT KA Jabodetabek adalah pekerjaan yang berhubungan langsung dengan proses produksi dan dilakukan secara tetap dan terus menerus dalam operasional KA sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa angkutan umum. "Dengan nota itu, para pekerja ini mempunyai hak sama dengan pekerja tetap PT KA. Bila tak dituruti, kami secara hukum akan melalui jalur Pengadilan Industrial," papar Jhon. Aksi mereka berlangsung tertib dan dikawal puluhan aparat kepolisian. Demonstran ini membawa poster bertulis, 'Pekerjakan Kembali Sebagai Pekerja Tetap PT KA' dan 'Status Tetap Harga Mati'

::: News Link :::



Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memeriksa Sesditjen Kereta Api Kementerian Perhubungan Nugroho Indro. Pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan kereta api hibah bantuan dari Jepang.

"Diperiksa sebagai saksi," kata Juru Bicara Johan Budi SP saat dihubungi lewat telepon, Kamis (3/6/2010).

Nugroho diketahui datang ke KPK sekitar pukul 10.00 WIB. Menurut Johan, pemeriksaan tidak berlangsung lama. Sekitar pukul 12.00 WIB, Nugroho sudah meninggalkan Gedung KPK.

Kasus ini berawal ketika Jepang memberikan bantuan kereta api listrik pada Departemen Perhubungan pada tahun 2006-2007. Nilai proyeknya mencapai Rp 48 miliar. Saat itu Menteri Perhubungan dijabat oleh Hatta Rajasa.

Diduga, telah terjadi mark up dalam biaya transportasi pengiriman kereta tersebut. KPK sudah menetapkan mantan Dirjen Perkeretaapian Dephub Soemino Eko Saputro sebagai tersangka.


::: News Link :::

Diposting oleh paguyubancirex Selasa, 01 Juni 2010 0 komentar

PAGUYUBAN CIREX

KUMPULAN ORANG YANG SUKA SILATURAHMI

VISI & MISI :

1. Menjadi mitra aktif bagi PT. KAI melalui kritik membangun dan mengajak penumpang kereta untuk selalu membeli tiket resmi

2. Berfungsi sebagai social control dalam pelayanan dan kepantasan harga tiket

3. Turut serta menjaga keutuhan fasilitas penumpang dan menjaga kenyamanan penumpang Cirebon Ekspres

4. Menjalin persaudaraan antar penumpang Cirebon Ekspres se Wilayah 3 (Cirebon, Kuningan, Indramayu, Sumber, Majalengka) dan Tegal.

AKTIVITAS :

1. Membantu pembelian tiket pergi pulang dari pelayanan tiket di reservasi Cirebon dengan dana talangan serta mengenakan biaya Rp. 5.000,- per tiket untuk membantu Kas Paguyuban. Pembayaran dapat dilakukan pada saat kereta mau berangkat, pesan via sms.

2. Iuran bulanan sebesar Rp. 20.000,- untuk konsumsi pertemuan keluarga anggota rutin 2 (dua) bulanan.

3. Arisan istri tiap pertemuan keluarga

4. Menjual pulsa dengan menambah biaya Rp. 1.000,- untuk pulsa dengan nilai <> 50.000 (pelayanan cukup pesan via sms yang telah dikenal/terdaftar, pembayaran pada saat ketemu di kereta)

5. Pada saat kumpul di kereta : Membuka ajang diskusi, penyembuhan penyakit ringan (sakit gigi, masuk angin, pusing, salah bantal dan stress) dengan urutan/pijat - gratis.

6. Ajang Konsultasi : Pajak, Asuransi, Perijinan Usaha, Tehnology HP, Perbankan, Produksi Sandang dan Problema Psychology Religy

PENDAFTARAN ANGGOTA :

1. Sampaikan nama lengkap, alamat, nomor hand phone dan tempat kerja kepada Sekretaris Paguyuban

2. Siap berkelakukan baik selama jadi anggota Paguyuban Cireks