SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI

Penumpang KA Malabar Disandera Pelaku Ngaku Habis Ritual di Gunung Kawi

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 14 Juni 2010


Malang - Keterangan mengagetkan diungkapkan oleh Hendro Diarjo (27), pelaku penyanderaan terhadap penumpang KA Malabar tujuan Bandung-Malang. Warga Kabupaten Jember itu dalam keterangannya kepada polisi, mengaku penyanderaan itu pengaruh dirinya selesai menggelar ritual di Gunung Kawi. "Pelaku mengaku selesai ritual di Gunung Kawi, semua yang dilakukan terkait dengan kegiatannya itu," kata Kasatreskrim Polresta Malang AKP Decky Hermansyah dihubungi melalui telpon genggamnya, Sabtu (11/6/2010) siang. Decky mengaku pihaknya belum dapat mengetahui motif dari aksi penyanderaan ini. Apakah murni dilakukan pelaku atau upaya lain setelah pelaku tertangkap basah melakukan aksi kejahatan. "Motif belum dapat kami ketahui, pelaku sendiri menggunakan pecahan kaca untuk melumpuhkan korban," terangnya. Diketahui, korban Nur Widiastuti (46), warga Jalan Nakulo II No 3, Kecamatan Mahayu, Kabupaten Bekasi, ini menumpang KA Malabar tujuan Bandung-Malang dari Solo. Selama perjalanan korban berada di gerbong bisnis satu. Sementara pelaku sendiri menumpang kereta dari Stasiun Kepanjen atau sekitar 25 kilometer sebelum kereta berhenti terakhir di Stasiun Besar Malang. Aksi penyanderaan sendiri terjadi saat korban hendak meninggalkan tempat duduk. Mendadak pelaku langsung menodongkan pecahan gelas ke arah lehernya. Aksi itu sempat membuat panik penumpang lain dan melaporkan kepada petugas keamanan kereta api. Setelah 15 menit proses negoisasi dilakukan petugas kepolisian yang datang ke lokasi kejadian. Akhirnya mampu membebaskan korban dari jeratan pelaku. "Tidak ada barang bukti berupa senjata tajam atau barang berbahaya lain diamankan dari tangan pelaku. Karena pelaku menggunakan pecahan gelas untuk menodong korban," tegas Decky.

::: News Link :::