SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI

Direksi PT Kereta Api di Periksa Polisi

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 05 Oktober 2009

Manajemen PT Kereta Api mengakui penyidik dari Kepolisian Daerah Jawa Barat tengah memeriksa dugaan korupsi dalam kerjasama Investasi Saham Perusahaan PT Kereta Api dengan PT Optima Kharya Capital Manajemen pada tahun 2008 senilai 100 milliar
"Setiap tindakan ada resiko. Nah yang kemarin ada resiko yang harus di hadapi"kata kepala Humas PT Kereta Api Adi Suryatmini.
Menurut Adi, perusahaan plat merah itu memepersilahkan penyidik memeriksa karyawannya atau jajaran direksi.Pihaknya kata Adi bersikap kooperatif dan mengikuti penyidikan yang tengah berjalan."Itu namanya dugaan yang perlu di buktikan benar atau tidak kami mengikuti sajalah "ujarnya.
Adi tidak tau siapa saja pejabat PT Kerta Api yang sudah di periksa. Pekan lalu penyidik Polda Jawa Barat memeriksa Inspektur Jendral Departemen Keuangan Hekinus manao dalam kapasitas sebagai Komisaris dan Komite Audit PT Kereta Api. Sebelumnya pemeriksaan juga dilakukan terhadap antara lain tiga anggota Dewan Komisaris PT Kereta Api, Direktur Keuangan dan bekas Direktur Utama PT Kereta Api."Sedangkan dari pihak PT Optima baru beberapa karyawan yang di periksa untuk pihak direksi kami baru melayangkan surat panggilan pemeriksaan "kata Kepala Satuan Tindak Pidana Korupsi Polda Jawa Barat Ajun Komisaris Besar Sonny Sonjaya pekan lalu. Semua yang di periksa berstatus sebagai saksi polisi juga belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Sonny Menjelaskan PT Kereta Api Melakukan kerjasama dengan PT Optima berupa penyertaan dana perusahaan negara itu sebesar 100 milliar PT Optima memberi jaminan Asset senilai Rp 120 Milliar. Memang kata Sonny PT Optima sempat membayarkan keuntungan 11 persen kepada PT Kereta Api " Namun Desember 2008 sampai sekarang PT Optima tidak dapat mengembalikan dana pokok Rp 100 Milliar "kata Sonny begitupun jaminan senilai Rp 120 Milliar tidak dapat di cairkan.

di Kutip dari Koran Tempo