SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI

Jumlah Penggunaan Moda Transportasi Pemudik 2010 Menurun

Diposting oleh paguyubancirex Senin, 20 September 2010

Jakarta - Jumlah pemudik 2010 yang memanfaatkan moda transportasi darat, laut, udara maupun kereta api mengalami penurunan. Dibanding tahun 2009, angka pemudik menurun hingga 0,35 persen.

Pada tahun 2009, pemudik mencapai 13.980.378 orang, sedangkan untuk tahun 2010 ini pemudik hanya 13.931.204 orang.

"Ini artinya dari jumlah pemudik ada penurunan sekitar 0,35 persen," ujar Menteri Perhubungan Freddy Numberi usai mengadakan upacara penutupan Posko Nasional Angkutan Nasional 2010, di Kementerian Perhubungan Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (20/9/2010).

Menurut Freddy, penurunan ini cukup signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Namun tetap saja, moda darat dengan angkutan jalan masih mengalami peningkatan dari tahun 2009 sebanyak 1,5 persen di tahun 2010.

"Moda darat secara total turun sebesar 0,43 persen, tahun 2009 sebanyak 8.666.392 juta menjadi 8.629.030 juta ditahun ini. Tapi angkutan jalan masih meningkat 1,5 persen dibandingkan angkutan penyeberangan yang turun 3,59 persen," kata politisi Partai Demokrat ini.

Untuk angkutan udara, Freddy mengatakan jika tahun ini cukup meningkat penggunanya. Sedangkan untuk angkutan laut justru sangat mengalami penurunan drastis.

"Angkutan udara naik 15,52 persen menjadi 2,4 juta lebih, sedangkan tahun sebelumnya hanya 2,1 juta. Dan untuk angkutan laut turun 43 persen, dimana tahun ini hanya 409 ribu lebih penumpang yang mengunakan," terangnya.

Tak terkeculi untuk angkutan Kereta Api (KA). Meski terlihat tetap diminati tapi jumlah pemudik ternyata malah menurun dari segi jumlah. Jumlah peminat KA turun jadi 1,59 % dari 2,4 juta tahun lalu. Tahun ini, pengguna KA hanya 2,3 juta.

Penurunan ini diakui Freddy akibat banyaknya program mudik gratis yang diselenggarakan oleh perusahaan swasta maupun pemerintah. Penumpang lebih memilih menggunakan kenderaan bus yang disediakan, daripada menggunakan kendaraan masing-masing.

"Maka itu ke depan kita berharap kerja sama seperti ini lebih baik, ini bisa menurunkan tingkat kepadatan tiap moda," jelas Fredy.

"Namun agar lebih efektif saya harap tidak hanya arus mudik yang disediakan kendaraan gratis, tapi juga pada arus balik. Agar semua terakomodir dengan baik," tambahnya.

::: News Link ::