SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI

Diposting oleh paguyubancirex Rabu, 25 November 2009

Yth. Penumpang Kereta Api

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Menjelang kiamat ini rupanya banyak manusia terpengaruh untuk siap-siap masuk neraka dengan mulus tanpa hambatan perilaku mereka sangat meresahkan kita yang selalu pergi pulang kerja naik Kereta Api, mereka dalam memperlancar jalan menuju neraka mengambil langkah mengutil/maling/mencuri barang bawaan penumpang kereta. Cara yang umum digunakan adalah : Sank Maling menumpang kereta api dari stasiun awal pemberangkatan (Gambir, Kota, Senen) atau dari stasiun kereta penunggu signal (Manggarai) bagi maling yang menghindari pemeriksaan ticket. Sank Maling menduduki kursi dekat sasaran (di sampingnya, belakangnya atau depannya) sesampai stasiun Jatinegara atau stasiun Bekasi pada saat penumpang terakhir menempati kursinya maka sank Maling terusir (yang punya nomor kursi mau duduk) segera meninggalkan kursi itu seraya meraih tas/ransel di atasnya (bagasi kereta) dengan tenang berjalan menuju bordes/sambungan kereta seperti penumpang lain yang gak beli/punya ticket. Selanjutnya sank Maling keluar dari kereta dengan tas/ransel dipundaknya. Korban celingukan heran bertanya-tanya dalam hati, tas/ranselkua kemana...? kemudian panik dan kesedihanpun tak ter-elak-kan manakala barang yang hilang menyangkut nilai yang tinggi dan dokumen2 penting. Penumpang lain ikut bengong dan tidak tahu harus berbuat apa, paling menyarankan lapor ke polsuska di Restorasi. Modus seperti ini sangat populer karena Stasiun Jatinegara dan Stasiun Bekasi bisa keluar areal stasiun tanpa pemberiksaan apapun dengan jalan tembus ke perkampungan penduduk. Saranku khusus bagi penumpang Cirebon Expres (Cirex) dan penumpang Kereta Api pada umumnya sebagai berikut : 1. Jangan melepas barang bawaan anda sebelum melewati Stasiun Bekasi 2. Waspada dan peduli pada sesama penumpang yang membawa ticket dan mau saling mengingatkan agar terhindar dari kehilangan barang bawaan. 3. Berdo'a sebelum berangkat. Saranku itu tidak menjamin semua aman karena sank Maling punya sejuta cara untuk memperlancar jalan ke neraka. Hal lain yang membuat penumpang Cirex tidak nyaman, kalau dari Jakarta ke Cirebon setelah melewati Stasiun Jatibarang maka pengemis dan menyapu lantai liar mulai menjalankan aksinya yang membuat para penumpang merasa tidak nyaman. Sedangkan untuk perjalanan dari Cirebon ke Gambir setelah melewati Stasiun Bekasi maka pengemis, peminta sumbangan, penyapu liar dan penyemprot pewangi mulai berebut melewati penumpang sehingga sangat tidak nyaman sampai ke Jatinegara. Untuk kenyamanan dan keamanan penumpang kami mohon kepada Polisi Khusus Kereta (Polsus KA) untuk menjaga titik-titik rawan seperti Stasiun Jatinegara, Bekasi dan Jatibarang. Demi kenyamanan pengguna jasa kereta api yang semakin hari dituntut untuk semakin profesional terlepas dari milik pemerintah yang terkesan masa bodoh dan sombong kepada pengguna jasanya saya berharap PT. KAI mulai dengan gebrakan mendahulukan kenyamanan, keamanan dan ketepatan waktu bagi penggunan jasa (penumpang), insya Allah kami siap membantu tanpa pamrih, kalau PT. KAI mau lebih baik.

Salam cinta,

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Pramono Edi