SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI

Markas Aliran Sesat di Cirebon Digerebek Polisi

Diposting oleh paguyubancirex Minggu, 17 Januari 2010

Senin 18 Januari 2010

CIREBON - Kepolisian Daerah (Polda) Jabar menggerebek markas aliran keagamaan surga AND yang diduga sesat, di Desa Pamengkang Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (14/1/2010) pagi.

Petugas menangkap pimpinan, Ahmad Tantowi, dan tujuh orang pengikut lainnya.

Keberadaan aliran surga ADN yang dianggap sesat ini, memang sering dibicarakan warga Cirebon belakangan ini. Berdasar informasi, Ahmad Tantowi selaku pimpinannya diduga mengaku sebagai Tuhan dan menghalalkan persetubuhan terhadap pengikut perempuannya.

Berdasar pantauan, proses penggerebegan yang dilakukan tim Reskrim dan perlindungan perempuan Polda Jabar di dua rumah yang berdekatan itu berlangsung ricuh. Pasalnya, Ahmad Tantowi dan para pengikutnya histeris menolak saat diamankan petugas.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas yang berjumlah sekira 15 anggota itu secara bersamaan melakukan pengepungan dan penggerebekan di dua rumah yang diduga sebagai markas mereka. Tidak hanya itu, belasan anggota ormas Islam dari wilayah Cirebon juga turut menyaksikan proses penggerebekan.

Saat Ahmad Tantowi dan pengikutnya digerebek, mereka sempat menolak dibawa petugas. Bahkan, saat petugas berusaha mengamankan, Ahmad Tantowi sempat melawan. Perlawanan juga sempat dilakukan oleh para pengikut Ahmad Tantowi lainnya.

Dalam penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan empat orang perempuan yang salah satunya istri Ahmad Tantowi, Endang (30), dan empat orang pengikut pria. Alhasil, petugas berhasil mengamankan delapan orang pengikut dan pimpinan aliran surga ADN yang berada di kedua rumah tersebut.

Di kamar Tantowi, petugas menemukan kolam yang diduga digunakan untuk ritual pembaiatan anggota perempuan dengan cara menggaulinya. Petugas juga menemukan sejumlah benda berbau mistis seperti keris dan benda-benda pusaka yang diduga digunakan untuk ritual.

Penyergapan ini dilakukan petugas setelah mendapat laporan dari mantan pengikutnya, Andi (40). Dalam aliran ini, Ahmad Tantowi dianggap sebagai Tuhan Agama Islam yang ajarannya membolehkan pimpinannya menggauli anggota-anggota perempuannya.

“Saya bersyukur Ahmad Tantowi dan para pengikutnya bisa tertangkap. Mudah-mudahan petugas dapat memproses dia sesuai dengan aturan yang berlaku. Saya dulu memang pernah menjadi pengikut dia, namun setelah ada upaya Tantowi akan menggauli istri saya. Saya terus terang tidak terima dan memilih untuk keluar dan melaporkan perbuatan dia ke petugas berwajib,” papar Andi.

Ahmad Tantowi dan 7 orang pengikutnya langsug dibawa petugas ke Mapolda Jabar di Bandung. Sementara, petugas dua rumah milik Ahmad Tantowi langsung diberikan garis polisi oleh petugas

Sumber Berita