SILAHKAN TINGGALKAN PESAN DISINI

Kemenhub Gelar Istigotsah & Salat Gaib untuk Korban Tabrakan KA di Pemalang

Diposting oleh paguyubancirex Jumat, 08 Oktober 2010


Jakarta - Direktorat Jendral Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menggelar acara istigotsah dilanjutkan dengan salat gaib untuk para korban tabrakan kereta api (KA) di Pemalang, Jawa Tengah, pekan lalu. Kecelakaan maut itu telah merenggut nyawa 34 penumpang KA Senja Utama Semarang.

Istigotsah malam ini, Kamis (7/10/2010), digelar di Masjid Cut Nyak Dien, Jl Johar, Menteng, Jakarta Pusat. Acara itu diikuti oleh kurang lebih 70 orang, termasuk di antaranya para pegawai Ditjen Perkeretaapian.

Dirjen Perkeretaapian Tunjung Inderawan juga terlihat hadir. Istigotsah yang dimulai setelah ibadah salat maghrib tersebut dipimpin oleh Habib Ali Muchdar.

"Malam ini Kemenhub bersama masyarakat melakukan istigotsah, mendoakan korban meninggal dunia dalam kecelakaan khususnya di Petarukan Pemalang beberapa waktu lalu," kata Tunjung kepada wartawan.

Menurut Tunjung, istigotsah juga dimaksudkan sebagai bentuk keperihatinan atas terjadinya serangkaian kecelakaan KA belakangan ini.

Tunjung menjelaskan, pihaknya telah memerintahkan kepada PT KA untuk memberi santunan terhadap keluarga korban meninggal. Santunan itu total berjumlah Rp 65 juta per orang, dengan rincian dari PT Jasa Raharja Rp 25 juta, Asuransi Jasindo Rp 35 juta, dan PT KA Rp 5 juta.

"Sedangkan untuk yang luka akan ditanggung sampai sembuh. Ini juga berlaku juga untuk korban di solo, Jawa Tengah," ucapnya.

Seperti diketahui, KA Agro Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya menabrak KA Senja Utama di Stasiun Petarukan, Pemalang, sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (2/10/2010), lalu. Akibat kejadian itu, gerbong terakhir KA Senja Utama ringsek. Kecelakaan maut itu juga menyebabkan 34 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

::: News Link ::